BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Tragedi PETI di Hulawa: BEM UIGU Serukan Penghentian Segera dan Prioritas Keselamatan Rakyat


GORONTALO UTARA, SuaraIndonesia1.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo Utara (BEM UIGU) menyatakan duka mendalam serta keprihatinan serius atas jatuhnya korban jiwa dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Desa Hulawa, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara.


Sekretaris Jenderal BEM UIGU menegaskan bahwa peristiwa ini bukanlah sekadar kecelakaan kerja biasa, melainkan cerminan dari sistemiknya praktik ilegal yang telah mengancam keselamatan warga.


“Kami memandang bahwa aktivitas PETI di Desa Hulawa tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Ketika sebuah aktivitas ilegal mulai memakan korban jiwa, maka itu adalah peringatan keras bahwa praktik tersebut telah menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat,” tegas Sekjen BEM UIGU dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).

Menurut pihak mahasiswa, dampak PETI tidak hanya berhenti pada risiko kecelakaan kerja, tetapi meluas pada kerusakan kawasan hutan, pencemaran lingkungan, hingga hilangnya rasa aman di tengah masyarakat.


“Tidak ada keuntungan ekonomi yang sebanding dengan hilangnya nyawa manusia. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. PETI bukan solusi pembangunan apabila dampaknya justru meninggalkan kerusakan dan penderitaan bagi warga,” ujarnya.

BEM UIGU menilai tragedi di Desa Hulawa harus menjadi momentum evaluasi kolektif bagi seluruh elemen daerah untuk menghentikan praktik pertambangan ilegal. Pihaknya mengajak masyarakat Gorontalo Utara untuk bersatu menolak PETI dan tidak menjadikan aktivitas tersebut sebagai mata pencaharian utama yang berisiko tinggi.


“Desa Hulawa harus dikenal karena potensi dan masa depannya, bukan karena praktik tambang ilegal yang terus mengancam keselamatan. Kami tidak ingin ada lagi kabar duka akibat PETI. Satu korban saja sudah terlalu banyak,” tambahnya.

Di akhir pernyataan, Sekretaris Jenderal BEM UIGU menegaskan bahwa mahasiswa akan terus berada di garda depan menyuarakan kepentingan masyarakat, sebagai wujud tanggung jawab moral terhadap masa depan Gorontalo Utara.


“Keselamatan rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan apa pun,” pungkasnya.

Rep: JO

« PREV
NEXT »