Dominggus mone dari posisi Kanan saat berfoto bersama Rato Nale tepatnya di Lapangan Pasola Sumba
Sumba Barat Daya NTT-" Skrinews.com
Pelaksanaan penutupan pasolla Pada hari ini selasa 17 maret 2020 pukul 2;25 siang wita di wainyapu , Pada dasarnya Kodi Balaghar memeliki cerita yang panjang dalam perjalanan sejak mereka mendiami pulau sumba ini
Seorang Penunggang Kuda Ketika hendak Melakukan antraksi Pasola
sehingga kodi balaghar dalam syair adat *Ana MbalI Wainyapu Ana Balaghar Runggu Tana Ana Tena wailalo ana maghu bekaliba artinya Umbu Djoko ini sebelum ke Kodi Sumba barat Daya beliu sudah membentuk parano (pararato) di sumba Timur tempat berlabu pertama nya ketika pulang perang melawan furtugis di pulau flores Dalam cacatan sejarah analisis bahwa kodi Balaghar di bawah naungan kepimpinan UMBU DJOKO (UMBU DOKO) dalam bhs sumba timur Umbu Djaka Beliu yang memeliki peranan penting dalam menghadapi fenomena perang dalam menghadapi penjajah fortugis,belanda sehingga pembentukan Kodi juga bersama UMBU Dulla (Abdullah/ Dollo&Dolla atau DOLLO Ngundung ) sehingga Musyawarah Adat istiadat dan dalam perhitungan Kalender Kodi (Ilmu falaq) baik Bulan(bulan Mangata,Nalli wallu,Nalli kiyo,WULLA Habbu -sampai 12 bln ,tanggal dan tahun ),
kenapa Umbu Djoko(Umbu Doko) terakhir karena memang beliu adalah salah satu ifarnya Umbu Dulla dan istri nya Umbu Djoko bernama LERE KODI saudara RAMBA TOKKO LOR (Tammonya dari pangeran sebrang Loro ),Dalam pasolla di Wainyapu hanya memeliki kuda kramat yakni Kuda Nyale dalam.bahas Daerah kodi(NDARA Nali dan NDARA Halota)
Lain dengan pasola Kodi Bangedo tempat Kampung adat nya Umbu Dulla* Sayyid Abdullah Al Qodi (Dollo/Dolla) memeliki kuda kramat 3 ekor kuda Halota,kuda Nyali,Kuda ( Waro Mbibi)/ kuda Al Waro yang sehingga ditunggangi oleh Umbu Dulla dalam Perang melawan penjajah begitu cerita salah satu Pandita Adat LERE MUDA atau memiliki nama lain Ngedo Ramba alias RANGGA MONE ,alias Sangaji alias RA MONE ,
akan tetapi dengan berakhirnya pasolla ini adalah oleh tokoh-Tokoh adat dan masyarakat hidup dengan Damai dan tentram ,namun dalam beberapa sumber tokoh adat juga memberikan kajian yang berbeda yakni bertepatan dengan pemilihan Nyali atau cacing laut sehingga dianggap kramat juga cacing laut karena hanya setiap tahun aja diadakan pemungutan ilihan cacing laut itu sehingga mereka menganggap juga sebagai makanan yg jarang ditemui harus dinantikan dulu tiap tahun ini adalah salah satu kebiasaan dalam turun temurun ,sehingga pembukaan nya dibuka oleh Umbu Dulla dan diakhiri oleh UMBU Djoko (Doko) dan cara pembuangan kayu pasolla harus menghadap ke Barat menurut pendapat tokoh adat (sumber redaksi *Gus Mone*) sebagai hasil penelitiannya,(Liputan Tibo Skrinews,
Home
Nusa Tenggara
Skrinews - PASOLLA DIBUKA OLEH UMBU DULLA(Sayyid Abdullah alQodi ) DITUTUP OLEH UMBU DJOKO(DOKO) KODI BALANGHAR
Skrinews - PASOLLA DIBUKA OLEH UMBU DULLA(Sayyid Abdullah alQodi ) DITUTUP OLEH UMBU DJOKO(DOKO) KODI BALANGHAR
suaraindonesia1
-
3/17/2020 09:26:00 PM



