SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Mewakili para pendahulu, Presiden BEM Universitas Bina Taruna Gorontalo periode sebelumnya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan merupakan momentum strategis dalam proses regenerasi kepemimpinan intelektual mahasiswa.
"Dalam tradisi gerakan mahasiswa, proses pergantian kepemimpinan adalah bagian penting dari mekanisme kaderisasi. Tujuannya adalah untuk menjaga keberlanjutan gagasan, nilai-nilai kritis, serta komitmen perjuangan mahasiswa dalam merespons berbagai dinamika sosial, akademik, dan kebijakan publik," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara konseptual, organisasi kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi memiliki posisi vital sebagai ruang dialektika gagasan dan laboratorium kepemimpinan.
"Perguruan tinggi bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran kritis yang mendorong mahasiswa untuk mampu membaca realitas sosial secara objektif, ilmiah, dan bertanggung jawab," tambahnya.
Oleh karena itu, BEM sebagai representasi kolektif mahasiswa diharapkan mampu menjalankan fungsi advokasi, kontrol sosial, serta penguatan partisipasi mahasiswa dalam pembangunan ekosistem akademik yang demokratis dan berkeadilan. Kepengurusan yang baru diharapkan dapat menghadirkan paradigma kepemimpinan yang progresif, responsif, dan berbasis pada analisis ilmiah. Tantangan mahasiswa saat ini, mulai dari dinamika kebijakan pendidikan tinggi hingga isu sosial kemasyarakatan, menuntut gerakan mahasiswa yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dan berargumentasi akademik yang kuat.
"Organisasi kemahasiswaan harus mampu menjadi ruang produksi gagasan dan inovasi yang berkontribusi terhadap kemajuan kampus serta pembangunan daerah. Hindari praktik organisasi yang pragmatis, dan fokuslah pada penguatan kapasitas intelektual serta keberpihakan terhadap kepentingan publik," pesannya.
Presiden BEM periode sebelumnya juga menekankan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur formal, tetapi juga pada kualitas gagasan, integritas kepemimpinan, dan solidaritas kolektif. "Saya berharap pelantikan ini menjadi titik awal bagi lahirnya kepemimpinan mahasiswa yang mampu menghidupkan tradisi intelektual, memperkuat gerakan mahasiswa yang kritis dan konstruktif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan universitas, daerah, dan bangsa."
Acara ditutup dengan ucapan selamat kepada seluruh pengurus baru. "Selamat mengemban amanah dan tanggung jawab organisasi. Semoga kepemimpinan yang baru mampu membangun gerakan mahasiswa yang progresif, ilmiah, dan berpihak pada kepentingan mahasiswa serta masyarakat."
Reporter: Jhul-Ohi
Batam - Suaraindonesia1, Fandi Ramadhan, anak buah kapal Sea Dragon, akhirnya lolos dari tuntutan hukuman mati yang sebelumnya diajukan jaksa atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba.
Meski demikian, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tetap menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dalam sidang yang digelar Kamis (5/3).
Putusan ini memang jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun, sorotan publik serta perhatian Komisi III DPR RI terhadap berbagai kejanggalan dalam kasus ini ternyata belum mampu membebaskan Fandi dari jerat hukum.
Suasana sidang berubah haru setelah putusan dibacakan. Ibu Fandi, Nirwana, langsung menghampiri dan memeluk putranya sambil menangis.
Dalam persidangan terungkap bahwa sejumlah saksi dari awak kapal, termasuk kapten, menyebut Fandi berulang kali mempertanyakan isi kardus yang mereka pindahkan.
Menurut pengacara Hotman Paris Hutapea, hal tersebut menunjukkan bahwa Fandi tidak mengetahui atau terlibat dalam peredaran narkoba di atas kapal.
Peristiwa itu bermula pada 14 Mei 2025 saat kapal Sea Dragon berlayar menuju Phuket. Di tengah perjalanan, Fandi bersama lima awak lainnya diperintahkan memindahkan 67 kardus berisi sabu dengan total berat hampir dua ton.
Fandi mengaku hanya menjalankan perintah kapten kapal dan tidak mengetahui isi muatan tersebut.
Atas putusan ini, jaksa masih memiliki kesempatan untuk menempuh upaya hukum lanjutan.
Jakarta - Suaraindonesia1, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita lima mobil operasional yang diduga dibeli menggunakan uang hasil korupsi dalam kasus dugaan gratifikasi terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Penyitaan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti bahwa dana korupsi yang dikumpulkan para tersangka digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membeli kendaraan operasional.
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil-mobil tersebut turut diamankan sebagai barang bukti dalam perkara ini.
Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, mobil-mobil itu bahkan sempat digunakan untuk memindahkan uang hasil korupsi. Salah satunya dipakai membawa lebih dari Rp5 miliar yang dimasukkan ke dalam lima koper dari sebuah rumah aman di Jakarta Pusat ke lokasi lain di Ciputat, Tangerang Selatan.
Kendaraan yang disita tersebut terdiri dari Daihatsu Granmax, Honda BRV, dua unit Mitsubishi Xpander, dan Toyota Innova.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, termasuk pejabat di Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik gratifikasi terkait importasi barang.
Kasus ini masih terus dikembangkan, sementara KPK menelusuri aliran dana serta aset lain yang diduga berasal dari praktik korupsi tersebut.
Jakarta - Suaraindonesia1, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk membatasi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor pada arus mudik Lebaran 2026. Usulan ini disampaikan menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua selama musim mudik dalam beberapa tahun terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Huda dalam diskusi bertajuk “Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman” yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurut Huda, data yang ia catat menunjukkan bahwa kecelakaan yang melibatkan pemudik sepeda motor masih sangat dominan.
“Saya mencatat sejak tahun 2022 hingga 2025, persentasenya sangat tinggi. Sekitar 75,9 persen kecelakaan saat mudik dialami oleh para pemudik pengguna sepeda motor,” ujarnya.
Ia menilai angka tersebut menjadi sinyal kuat bagi pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan mudik, terutama terkait penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh. Huda menekankan bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan arus mudik setiap tahunnya.
Komisi V DPR, kata dia, mendorong pemerintah bersama para pemangku kepentingan transportasi untuk memperkuat kebijakan yang dapat mengurangi risiko kecelakaan, termasuk dengan menyediakan alternatif transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Selain pembatasan, Huda juga mengusulkan agar program mudik gratis serta transportasi massal diperluas, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada sepeda motor untuk perjalanan pulang kampung.
Menurutnya, tanpa langkah serius untuk mengurangi jumlah pemudik bermotor, potensi kecelakaan pada musim mudik akan terus tinggi dan berisiko menimbulkan korban jiwa setiap tahunnya.
KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1709/Yawa terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Pembangunan 8 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD kini telah memasuki tahap finishing dengan progres mencapai 97 persen, dan segera rampung sepenuhnya di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (6/3/2026).
Delapan unit rumah yang dibangun oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat kini sudah berdiri kokoh. Tahapan pekerjaan yang tersisa hanyalah penyempurnaan akhir seperti perapihan bagian dalam rumah, serta beberapa sentuhan kecil agar rumah benar-benar siap ditempati oleh para penerima manfaat.
Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Bapak Heskia Horota, salah satu warga yang menerima bantuan rumah layak huni tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka kini dapat memiliki rumah yang nyaman untuk ditempati bersama keluarganya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI melalui program TMMD. Rumah ini sangat berarti bagi kami. Sekarang kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan aman,” ungkap Heskia dengan wajah penuh haru.
Sementara itu, Serka Burhan, salah satu anggota Satgas TMMD yang selama ini terlibat langsung dalam proses pembangunan rumah milik Heskia, mengungkapkan rasa bangganya dapat membantu masyarakat melalui program tersebut.
Menurutnya, kebahagiaan warga menjadi motivasi tersendiri bagi para prajurit yang bekerja di lapangan.
“Kami merasa bangga melihat senyum dan rasa bahagia dari warga yang menerima rumah ini. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja dengan maksimal hingga seluruh pembangunan selesai dengan baik,” ujarnya.
KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Pembangunan bak penampungan air bersih dalam program TMMD ke-127 oleh Kodim 1709/Yawa kini menunjukkan progres signifikan. Bangunan yang sebelumnya tampak polos dengan dinding abu-abu, kini telah berbalut warna dan terlihat semakin sempurna. Jaringan pipa pun mulai terpasang rapi, menandakan proyek tersebut telah memasuki tahap akhir pengerjaan di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (5/3/2026).
Di lokasi kegiatan, Danpok TMMD Serka Prayogo menyampaikan bahwa proses pengecatan merupakan bagian penting sebelum bak air difungsikan. Selain memperindah tampilan, pengecatan juga bertujuan melindungi struktur bangunan agar lebih tahan lama.
“Kami optimis sasaran ini dapat rampung sebelum penutupan TMMD,” ujarnya penuh keyakinan.
Menurutnya, pekerjaan yang saat ini dilakukan bukan sekadar sentuhan akhir, melainkan bagian dari upaya memastikan bangunan benar-benar kokoh dan siap digunakan masyarakat. Pemasangan jaringan pipa menjadi elemen vital sebagai jalur utama distribusi air bersih ke rumah-rumah warga.
Program TMMD Ke-127 ini memang menyasar pembangunan infrastruktur dasar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil. Kehadiran bak penampungan air bersih tersebut diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan mendasar warga Kampung Rembai yang selama ini mendambakan akses air bersih yang lebih mudah dan layak.
Dengan progres yang terus dikebut, bak penampungan air ini tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga menjadi “harapan” baru bagi masyarakat—membawa kemudahan, kesehatan, dan kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.
Suaraindonesia1,Manado - Personel Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Sulut bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar aksi simpatik berupa pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan, di depan Mapolda Sulut, Rabu (4/3/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Wadir Lantas Polda Sulut AKBP Dasveri Abdi serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Dit Lantas, Kepala Bapenda Sulut beserta staf, serta seluruh Polwan Dit Lantas Polda Sulut.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 500 paket takjil ludes dibagikan dalam waktu singkat. Sasaran kegiatan ini adalah para pengemudi ojek online (Ojol), sopir angkutan kota (Angkot) dan masyarakat umum yang melintasi jalur depan Mapolda Sulut.
Kegiatan ini juga menjadi sarana Kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memberikan edukasi tentang tertib berlalulintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulut melalui Wadir Lantas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
"Kegiatan ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci ini. Kami berkolaborasi dengan Bapenda Sulut untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan edukasi secara humanis kepada pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara," ujar Wadir Lantas.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan hubungan antara aparat penegak hukum, instansi terkait, dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang ideal di Kota Manado. (Rom/RedSi1)
Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan yang penuh makna, Polres Sarolangun menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat serta buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintasi depan Mako Polres Sarolangun. Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, bersama personel turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Aksi sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang melintas.
Usai kegiatan berbagi takjil, acara dilanjutkan di Masjid Asmaul Husna Polres Sarolangun dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kapolres Sarolangun secara simbolis menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.
Dalam sambutannya, Kapolres Sarolangun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Momentum Ramadhan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk berbagi dan mempererat tali silaturahmi. Semoga kegiatan ini membawa berkah serta kebahagiaan bagi adik-adik kita dan masyarakat Kabupaten Sarolangun,” ujarnya.
Sebelum waktu berbuka puasa tiba, kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Imam Masjid Asmaul Husna Polres Sarolangun. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadhan, memperbanyak amal ibadah, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Ustazd Fauzan juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Suasana masjid tampak khidmat saat para personel, anak-anak yatim, dan tamu undangan menyimak ceramah yang disampaikan. Tausiyah tersebut menjadi pengingat sekaligus motivasi spiritual.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa bersama dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Sekira pukul 19.00 WIB seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sarolangun tetap terjaga dengan baik selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Djarnawi Kusuma
Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. H. Hurmin, SE Bupati Kabupaten Sarolangun resmi melantik M. Maini sebagai Sekretaris Camat di Kecamatan Singkut. Bersama 142 pejabat Administrator dan Pengawas untuk mengisi berbagai posisi strategis di Lingkungan Pemerintah Daerah Sarolangun, Rabu. 4/3/2026 di Aula Kantor Bupati Sarolangun.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Gerry Trisatwika SE, Sekretaris Daerah (Sekda). Ir, Arief RH, MUM, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawaty SH.,MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Sarolangun M. syatar serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan yang pertama dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Ia menegaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja birokrasi.
“Selamat kepada saudara-saudara yang hari ini resmi dilantik. Jalankan tugas dengan baik, jujur, ikhlas, dan penuh rasa tanggung jawab. Jabatan ini adalah amanah untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan”, tegasnya.
Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat langsung beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, bekerja secara profesional, serta mengedepankan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kepimpinan harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Bekerjalah sesuai aturan perundang-undangan, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta utamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan”, pesan Hurmin.
Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintah terutama di Kecamatan Singkut dapat berjalan optimal serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. M. Maini sebagai pemangku jabatan Sekretaris Camat semoga mampu bertindak sebagai perantara operasional dan pembina hubungan internal di lingkungan kantor Kecamatan Singkut dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Djarnawi Kusuma
Malang, suaraindonesia1.com, Jawa Timur – 5 Maret 2026 Di tengah hiruk-pikuk bulan Ramadhan, pengacara Tuty Rahayu Matari dari Tuty dr Law Office “Tuty Rahayu Matari, S.H & Partners” berani turun langsung ke jalan.
Pada Rabu, 4 Maret 2026, ia membagikan takjil gratis kepada puluhan pengendara dan warga sekitar di kawasan Malang, Jawa Timur, tepat saat waktu berbuka tiba.Kegiatan bertajuk "Berbagi Kasih di Bulan Suci Ramadhan" ini secara tegas menyasar pengguna jalan yang terjebak kemacetan, belum sempat berbuka di rumah.
Takjil berisi minuman dingin, kurma, dan makanan ringan dibagikan secara gratis, menunjukkan komitmen nyata meringankan beban sesama di tengah tantangan ekonomi Ramadhan tahun ini."Tujuan kami sederhana: ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, khususnya saudara-saudara kita yang masih di jalan saat berbuka puasa," tegas Tuty Rahayu saat ditemui di lokasi.
Aksi ini langsung menuai antusiasme tinggi. "Alhamdulillah, terima kasih atas takjilnya. Sangat membantu bagi kami yang masih di jalan," ujar salah satu pengendara motor yang enggan disebut namanya, sambil menyeruput minuman dinginnya.
Tuty Rahayu tak berhenti di situ. Ia berharap inisiatif ini menginspirasi masyarakat luas untuk terus berbagi kebaikan, terutama di bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di tengah kesenjangan sosial yang kian nyata.
Kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana profesional hukum seperti Tuty memanfaatkan posisinya untuk aksi sosial langsung, bukan sekadar retorika.
Report, Jp
Suaraindonesia1, Pohuwato - Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadan/Pasar Senggol yang dipusatkan di Terminal Marisa, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Rabu (04/03/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Ibrahim Kiraman, Camat Marisa, Usman Bay, perwakilan Kapolsek Marisa, Kepala Desa Marisa Utara, Ilham Langago, Ketua Panitia, Rahmat Pakaya, pemilik wahana hoya-hoya, Aldi Agus Midar, serta para pedagang peserta bazar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato yang belum dapat hadir karena agenda pemerintahan lain yang tidak kalah penting.
Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Daerah mendukung penuh pelaksanaan Bazar Ramadan/Pasar Senggol sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan selama bulan suci Ramadan.
“Momentum Ramadan ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan agar kegiatan seperti ini dapat memberi dampak positif bagi pelaku UMKM dan masyarakat secara umum,”ujar Wabup.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Selain itu, Wabup memberikan penegasan kepada pengelola wahana permainan hoya-hoya agar tidak menyediakan maupun mengizinkan aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian, sehingga kegiatan tetap berjalan sesuai norma dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Ibrahim Kiraman, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pasar Senggol di area Terminal Marisa dinilai strategis.
Menurutnya, lokasi tersebut sebelumnya pernah digunakan untuk kegiatan serupa dan memberikan hasil yang baik, baik dari sisi kunjungan masyarakat maupun perputaran ekonomi.
Ia berharap kehadiran Pasar Senggol selama bulan suci Ramadan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pohuwato, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Pembukaan Bazar Ramadan/Pasar Senggol ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Pohuwato, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lapak-lapak pedagang di area bazar.
Secara umum, pelaksanaan pembukaan Bazar Ramadan/Pasar Senggol berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali, dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap kegiatan tersebut.(*)
Kondisi ini mencerminkan bahwa sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) belum sepenuhnya menjalankan kewajiban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Selain itu, terdapat indikasi pengabaian terhadap komitmen kepatuhan yang melekat pada status operasional mereka di Indonesia.
Sebagai negara dengan populasi besar dan tingkat penetrasi internet yang terus meningkat, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap dampak negatif kejahatan digital, termasuk praktik perjudian online. Jika dibiarkan, hal ini tidak hanya berpotensi merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mencederai prinsip negara hukum serta melemahkan kepercayaan publik terhadap kehadiran negara dalam melindungi warganya di ruang digital.
Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (BPP PERMIKOMNAS) menyoroti bahwa salah satu faktor utama masifnya penyebaran situs dan konten judi online ilegal berasal dari lemahnya pengendalian distribusi konten pada platform milik Meta. Maraknya iklan dan promosi judi online di platform tersebut menunjukkan adanya kegagalan dalam menjalankan sistem moderasi konten secara optimal, preventif, dan bertanggung jawab sesuai hukum dan norma yang berlaku di Indonesia.
Ketua Umum PERMIKOMNAS, Fadli, menegaskan bahwa pembiaran terhadap penyebaran konten judi online merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum nasional, khususnya peraturan tentang larangan perjudian serta kewajiban PSE untuk mencegah dan menanggulangi konten ilegal.
"Situasi ini menuntut adanya langkah tegas, konsisten, dan akuntabel dari penyedia platform digital untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum Indonesia. Platform yang terbukti melanggar hukum—khususnya dengan memfasilitasi atau membiarkan penyebaran konten ilegal—harus dikenakan tindakan tegas berupa pemblokiran secara menyeluruh," ujar Fadli dalam keterangannya, Rabu.
Menurutnya, langkah pemblokiran merupakan bentuk penegakan hukum yang adil, upaya perlindungan terhadap masyarakat, serta instrumen penting untuk memastikan tanggung jawab dan kepatuhan penyedia platform digital terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Reporter: Jhul-Ohi
Krisis ini dipicu oleh operasi penegakan hukum terhadap sindikat yang diduga sebagai mafia pembelian emas ilegal. Penangkapan terhadap salah satu pembeli emas terbesar beserta barang bukti yang diamankan, dikaitkan dengan potensi kerugian negara yang mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp 1.000 triliun.
Dampak dari peristiwa tersebut langsung terasa di tingkat akar rumput. Para penambang rakyat di berbagai wilayah kesulitan untuk menjual hasil tambang mereka. Situasi ini diperparah dengan ketakutan akan jerat pidana jika nekat menjual emas, sementara di sisi lain, para pembeli ilegal juga enggan bertransaksi karena alasan serupa. Akibatnya, permodalan usaha dari para pemodal besar terhenti, melumpuhkan aktivitas pertambangan rakyat yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga.
Pengamat akademisi, Nandar Suleman, menilai persoalan ini bukanlah masalah kecil karena telah menyentuh hajat hidup orang banyak. Menurutnya, polemik ini memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
"Sampai saat ini, belum ada kebijakan konkret yang diambil oleh pemerintah provinsi untuk menyelamatkan para penambang lokal. Saya berpikir ini bukan masalah sepele. Pemerintah, dalam hal ini Gubernur, harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata, tidak boleh hanya terpaku pada pasal-pasal dalam undang-undang," tegas Nandar Suleman.
Ia merujuk pada ketentuan dalam Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang mengatur sanksi pidana. Nandar menekankan bahwa meskipun penegakan hukum penting untuk memberantas mafia, negara tidak boleh abai terhadap nasib ribuan penambang tradisional yang terdampak kolateral dari operasi tersebut. Ia mendorong agar pemerintah daerah segera merumuskan kebijakan yang memberikan kepastian hukum dan solusi ekonomi bagi para penambang rakyat di Gorontalo.
Reporter: Jhul-Ohi
Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. Bupati Kabupaten Sarolangun akhirnya melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada Rabu, 4/3/2026. di Aula Kantor Bupati Sarolangun.
H. Hurmin SE Bupati Kabupaten Sarolangun resmi melantik Debi Lurah Sungai Benteng Kecamatan Singkut.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Gerry Trisatwika SE, Sekretaris Daerah (Sekda). Ir, Arief RH, MUM, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawaty SH.,MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Sarolangun M. syatar serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan yang pertama dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Ia menegaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja birokrasi.
“Selamat kepada saudara-saudara yang hari ini resmi dilantik. Jalankan tugas dengan baik, jujur, ikhlas, dan penuh rasa tanggung jawab. Jabatan ini adalah amanah untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan”, tegasnya.
Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat langsung beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, bekerja secara profesional, serta mengedepankan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kepimpinan harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Bekerjalah sesuai aturan perundang-undangan, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta utamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan”, pesan Hurmin.
Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintah terutama di Kecamatan Singkut dapat berjalan optimal serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat .
Djarnawi Kusuma
Kepulauan Yapen-Suaraindonesia1.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1709/Yawa terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap lanjutan sasaran fisik, anggota Satgas TMMD mulai mengerjakan pemasangan daun pintu dan jendela pada delapan unit rumah di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (4/3/2026).
Tahap pemasangan pintu dan jendela ini menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian rumah, karena menentukan kerapihan, kekuatan, serta kenyamanan bangunan. Pengerjaan dilakukan secara teliti dan penuh perhitungan oleh personel yang memiliki keahlian pertukangan.
Danpok TMMD, Serka Prayogo, menjelaskan bahwa proses pembuatan dan pemasangan daun pintu harus disesuaikan secara presisi dengan ukuran kusen yang telah dibuat sebelumnya.
“Dalam pengerjaan daun pintu dan jendela, ukuran harus benar-benar menyesuaikan dengan kusen. Jika ukuran tidak sama, maka pintu tidak dapat dipasang. Karena itu dibutuhkan tukang kayu yang ahli agar hasilnya maksimal,” ujar Serka Prayogo.
Ia menambahkan bahwa tahapan ini memerlukan ketelitian ekstra, mulai dari pengukuran hingga pemilihan bahan kayu yang berkualitas. Selain faktor kekuatan, aspek kerapihan dan kesimetrisan juga menjadi perhatian utama.
“Balok kayu yang sudah diserut harus diperhatikan kelurusannya, sehingga saat dibentuk menjadi daun pintu hasilnya simetris dan siku. Ini membutuhkan perhitungan matang dan kehati-hatian,” jelasnya.
Menurutnya, proses pembuatan satu set kusen dan daun pintu rumah dapat memakan waktu sekitar satu setengah hingga dua hari. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid antaranggota Satgas agar target penyelesaian delapan unit rumah dapat tercapai tepat waktu.
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1