BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Slider

latest
randomposts4

SULAWESI UTARA

Sulut/block-7/#E4D932

PAPUA

Papua/block-2/#5351E5

JAKARTA

JAKARTA/block-2/#00A0A2

POHUWATO

Pohuwato/block-1/#235FB6

NUSA TENGGARA

Nusa%20Tenggara/block-2/#0019A2

GORONTALO

Gorontalo/block-2

KESEHATAN

Kesehatan/block-1/#45B623

RIAU

Riau/block-2

SULAWESI SELATAN

Sulsel/block-2/#1200EF

OPINI

Opini/block-7/#990505

KALIMANTAN TIMUR

KALTIM/block-2/#C603AB

ACEH

Aceh/block-2/#C60350

KRIMINAL DAN HAM

Kriminal%20Dan%20Ham/block-5/#FF0000

NASIONAL

Nasional/block-8

DAERAH

Daerah/block-9

EKONOMI

Economy/block-3/#229304

OLAH RAGA

Olah%20Raga/block-5/#FF0000

JABODETABEK

Jabodetabek/block-1

GLOBAL

internasional

Latest Articles

Lagi-Lagi Bantuan Meteran Listrik Untuk Masyarakat Tidak Mampu Mangkrak Di SBD.





SBD, SuaraIndonesia1.Com, Bantuan Meteran Listrik dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bila Cenge kepada warga tidak mampu Mangkrak dan tak terurus sejak 2023 silam.


Pasalnya, sebanyak 56 unit meteran listrik sudah satu tahun lebih berjalan namun hingga kini belum terealisasi.


Bantuan Subsidi tersebut didanai oleh Dana Desa (DD) Tahun 2023 yang diperuntukkan kepada warga tidak mampu yang belum memiliki meteran listrik. Sedangkan daya listrik tersebut sebesar 900 Vol Ampere (VA).


Salah satu warga masyarakat dusun II kampung Jatta Gedo sebagai penerima manfaat meteran listrik gratis tahun 2023,(Agus Bulu ) menyebutkan kalau pemasangan MCB atau Instalasi rumah penerima tidak merata. Menurutnya bahwa ada yang di instalasi tahun 2023 dan yang lain terinstalasi di bulan juni tahun 2024,sebutnya.



Agustinus Bulu mengharapkan,dengan adanya pantaua dari media semoga kami masyarakat yang awam dengan aturan dapat diperhatikan dengan sungguh oleh pemerintah desa Bila Cenge kecamatan Kodi Utara Sumba Barat Daya. Hal ini dikatakan agustinus Bulu karena didusun II kampung Jatta Gedo sebanyak 6 KK yang sudah terpasang MCB,dan belum terpantau lain,sebutnya.


Agus bersama penerima lainnya menambahkan kalau bantuan 65 unit meteran listrik gratis ini yang sudah di pasang MCB,Namun belum di pasang meteran sejak tahun 2023 silam hinggah saat ini tahun 2024.


Kepala desa Bila Cenge kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya, Petrus Pati Ndari,saat di konfirmasi media SuaraIndonesia1.Com Via telepon kaitan dengan keluhan masyarakat di desa Bila Cenge,Kepala desa menyampaikan dan membenarkan kalau pengadaan meteran listrik gratis pada keluarga yang kurang mampu di empat dusun bersumber dari Dana Desa ( DD )  tahun anggaran 2023.


Dalam penjelasan kepala desa,disebutkan kalau satu unit meteran listrik gratis sesuai yang sudah kami masukan di RAB harganya 2800.000,00/unit meteran. Sehinggah dapat di rinci : 60 x 2800.000,00,total Dana Desa yang di anggarkan dan sudah diberikan kepada pihak Vendor sebanyak 168.000.000,00.


Menurutnya, bahwa penerima meteran listrik pada empat dusun sudah terpasang instalasi atau MCB secarah keseluruhan,cuman meterannya yang belum di pasang serta sudah 4 orang yang sudah terpasang meteran listrik . sedangkan yang 56 orang yang sudah terpasang instalasi atau teerpasang MCB walau belum terpasang meteran karena masih berproses,yang jelasnya saya akan koordinasi dengan pihak vendor,sebutnya.


Ditambahkannya lagi, bahwa kaitan sejumlah unit meteran listrik gratis tahun 2023 yang bersumber dari  Dana Desa ( DD ) bagi masyarakat kurang mampu, bahwa sementara menungguh jaringan karena banyak yang mengambil di bawah jaringan di tambah dengan yang belum ada jaringan dan saat ini sementara sistim pelelangan dari PLN setelah dari Vendor karena kecolongan jaringan .


Selanjutnya kata kepala desa, kala itu kami ajukan perluasan jaringan lewat PLN Rayon Sumba Jaya. Nah kaitan dengan sejumlah penerima yang sudah di pasang MCB,meteran sudah ada di Om Ari,untuk itu kami akan koordinasi dengan mereka. Juga soal indikasi atau sepertinya ada permainan,kami tidak mengarah ke sana tetapi kami berupaya agar meteran kesampaian,ungkapnya kepala desa sepertinya tumpang tindih.


Arni F.E.Taopan sebagai Vendor dari PT.Cahaya Kencana Kupang yang di konfirmasi media ini Via telepon kaitan meteran listrik gratis tahun 2023 Desa Bila Cenge kecamatan Kodi Utara Sumba Barat Daya NTT, Arni F.E Taopan membenarkan kalau dia sebagai Vendor .


Arni F.E.Taopan menjelaskan bahwa apa yang di sampaikan oleh kepala desa itu tidak di pungkiri kalau ada 60 unit meteran listrik gratis yang di tanganinya dan keuangan sudah di tangannya serta satu unit harganya 2800.000,00.


Namun menurutnya, bahwa dari 60 unit tersebut, sudah terinstalasi semuanya dan sudah ada empat yang terpasang meteran serta sudah menyala,sedangkan yang 56 meteran sementara berproses dan kami akan tuntaskan semua serta maklum masih berproses, kata Arni F.E.Taopan.


Dengan teruplodnya berita ini,mohon dinas terkait tingkat kabupaten Sumba Barat Daya dalam hal ini,Kepala dinas PMD bersama staf,Kepala Inspektorat bersama staf untuk melakukan Swipping di desa-desa kaitan beberapa fisik yang lahir dari tubuh Dana Desa ( DD ) yang diduga terabaikan asas manfaatnya seperti pengadaan meteran listrik bagi keluarga yang kurang mampu yang hanya terhiasi dengan pemasangan instalasi atau pemasangan MCB namun tindaklanjut pemasangan unit meteran tersebut hanyalah kata MASIH  BERPROSES . pertanyaannya, Vendor kerja apa selama satu tahun lebih. ? Begitu pula dengan Kepala desa, Apa Sepak terjangnya setelah setor keuangan di Vendor, Lalu mengatakan MASIH BERPROSES  ?


Pengawas daera bersama staf bahian lapangan harus turun periksa fisik .Jangan hanya periksa tulisan atau laporan serta ungkapan dari kepala desa bersangkutan tetapi yang sangat menentukan adalah bukti fisik yang lahir dari tubuh Dana Desa ( DD ) Dan ketika mendapatkan bukti yang diduga tidak sesuai , maka tentunya disikapi sesuai aturan yang berlaku.


Oleh karena itu, Jangan kita menata KATA tetapi bagaimana kita menata Loda Wee Maringi-Pada Wee Malala tercinta ini agar masyarakat Aman dan Sejahtera.


Kemudian juga banyak pemdes mengatakan,sudah diperiksa dan Bebas temuan. Apa yang terjadi ketika ada temuan lapangan  ? Semoga .


* Eman Ledu * ( SuaraIndonesia1.Com ).

Bernadius Gena Selaku TA PM, Meresahkan Masyarkat Desa di Kabupaten SBD



KALAKI Kambe, SuaraIndonesia1.Com

Bernadius Gena, SE,Selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan masyarakat (TA PM ) Tingkat Desa-Desa  di  Kabupaten Sumba barat daya


Keberadaan  Bernadius  Gena  Cukup Meresahkan Masyrakat Desa di Kabupaten Sumba Barat daya


Keresahan Masyarakat  desa Akibat  Ulah  Bernardus Gena, ia Memborong  Program Pemberdayaan Masyrakat desa,,


Seperti Program jalan  di Desa Kalaki Kambe,Kecamatan Wewe Barat Menurut Pengakuan   Kepala Desa Kalaki Kambe, Bernardus Bili Ketika di temui Media di rumah Kediamannya beberapa hari Lalu


Dalam Perbincangan Kepala Desa bersama  Media SuaraIndonesia1.Com 


Program Jalan  1 Km dengan Sebuah Sumur Bor di Desanya  di Kerjakan Oleh Bernadius Gena,SE.


Bernadius Gena,Selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan masyarakat (TA PM). jelas Kades Bernardus Bili pada Media


Berdasarkan Informasi Lapangan yang di Himpun Media SuaraIndonesia1.com 

Bernadius  Gena Sudah Terbiasa Mangkarakkan Proyek diDesa   Umbu Riri Wilayah  Kabupaten Sumba  tengah  Jelas Sumber yang enggan di Mediakan Namanya


 Sangat di Sayangkan dalam Mengemban  Tugas Pendampingan

Sebagain  Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD)


Sebenarnya Tupoksi pendampingan adalah melakukan fasilitasi, pendampingan dan penguatan kapasitas pendamping dalam hal :


 Tugas Pokok

  Membantu pemerintah daerah Kabupaten/Kota terkait sosialisasi Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.


   Membantu penyusunan regulasi daerah.


  Melakukan supervisi PD dalam memfasilitasi penyusunan produk hukum desa.


  Meningkatkan kapasitas PD dan PLD dalam memfasilitasi proses pembangunan desa.


  Membantu PD dalam memfasilitasi kaderisasi masyarakat desa.


   Membantu PD dalam Fasilitasi kerja sama antardesa dan pihak lainnya dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.


  Fasilitasi Satuan            Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendampingi desa melaksanakan pemberdayaan masyarakat desa.


  Fasilitasi pengembangan media informasi desa untuk masyarakat desa.



Output Kerjanya.Sudah jelas

   Terselenggaranya Sosialisasi Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

   Tersedianya regulasi daerah dengan prioritas peraturan Bupati/Wali kota tentang daftar kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa dan regulasi tentang pemberdayaan masyarakat Desa.

   Pendamping desa mampu memfasilitasi penyusunan produk hukum Desa.


4 Meningkatnya kapasitas PD dan PLD dalam memfasilitasi proses pembangunan desa.


    Adanya sejumlah kader desa yang terlatih.


  Proses fasilitasi kerja sama antardesa dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berjalan dengan baik.


   Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat memfasilitasi dan mendampingi Desa melaksanakan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa dengan baik.


Adanya sistem informasi desa yang mudah diakses oleh masyarakat desa.


Indikator

·         Terdistribusinya bahan-bahan Sosialisasi Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa;


·         Meningkatnya pemahaman pemangku kepentingan terhadap Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.


Terfasilitasinya regulasi daerah dengan prioritas peraturan Bupati/Wali kota tentang daftar kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa dan regulasi tentang pemberdayaan masyarakat Desa.


Terfasilitasinya penyusunan produk hukum Desa.

a)  Tersusunnya kurikulum dan modul pelatihan PD, PLD dan kader Desa;


  Meningkatnya keterampilan PD dan PLD dalam memfasilitasi Pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat serta penyusunan produk hukum Desa;


Tersedianya buku bimbingan dan pengendalian kinerja pendamping.


  Rencana kegiatan kaderisasi masyarakat desa di desa dan/atau antardesa;

  Terselenggaranya kaderisasi masyarakat desa di desa dan/atau antardesa;


Setiap desa memiliki kader desa sesuai kebutuhan.


Tersusunnya rencana kerja sama antardesa dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa;


Terfasilitasinya kerja sama antardesa dan pihak lainnya dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.


 Panduan pendampingan SKPD dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa;


Pendampingan SKPD dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa terlaksana;


Terselenggaranya kegiatan kerjasama desa dengan pihak ketiga.

Masyarakat memperoleh informasi yang memadai tentang kegiatan pembangunan di desa.(Liputan Tibo SuaraIndonesia1.Com).

Kepala Desa di Kabupaten SBD, Tidak Mau di Beritakan Wartawan yang Menulis Akan Putuskan Kepalanya




Mala Iha, SuaraIndonesia1 - Pada hari Selasa  9 Juli 2024  dari Media SuaraIndonesia1 melakukan Investigasi Pekerjaan  proyek  desa Jalan  dari Galu Kalogho -Sampai Dusun Rada Loko,Desa Mala Iha  kecamatan Kodi ,Kabupaten Sumba barat daya.


Setelah Hasil Pantauan Media SuaraIndonesia1,terdapat Programm Jalan  Desa Mala Iha Yang di Kerjakan tanpa Papan Informasi


  Sehingga dari Media SuaraIndonesia1 menemui Kepala Desa Mala Iha di Rumah Kediaman ,Marten Gheda Duni  yang Beralamat di Wikit  tepat pada siang hari


 Kelepala desa  Marten Gheda Duni,Bersama Teman-Temannya  sedang duduk berlingkar Menikmati  Minuman Alkohol  Bermerk Lokol 


Dalam duduk berlingkar  Bersama Kepala Desa Mengungkapkan Rasa Kekecewaan ada Media Yang Publikasikan Program kerja yang Mangkrak,seperti Program Sanitasi,Proragram Meteran Listrik  yang bersumber dari dana Desa selama Menjabat Kepala Desa


Saya. sangat Kecewa dengan Pemberitaan Media-Media   Baik Media Lokal-Maipun Media Nasional ungkap Kepala Desa Mala Iha,Marten Gheda Duni,di hadapan media SuaraIndonesia1 


Menurut Kades Marten Wartawan /Media yang memberitakan Kelemahan Akan saya Putuskan kepala  para  media Nakal ungkap Kepala desa Dengan Nada Keras sambil Minklamati Minuman Alkohol campuranBir Bintang


Saya ini sudah di Priksa Oleh Tim Innspektorat  Kabupaten Sumba barat daya,dan dari hasil Pemeriksaan saya tidak ada temuan Yang Merugikan Negara  tandas  Marten Gheda Duni .


Wartawan -wartwannYang ada di Kabupaten SBD Wartwan tidak Jelas Semua ungkap Kades Dengan Meradang


Saya tahu Wartwan tidak Ada Gaji  ,kalau Mau dapat Uang baik-baik dengan saya supaya dapat Uang Bensin jelasnya, 

Liputan Tibo SuaraIndonesia1.

Masyarakat Yapen Mengeluh Mobil & Motor Modifikasi Bebas Beli BBM di SPBU.




Yapen-Suaraindonesia1.com. Sejumlah warga mengeluhkan mobil & motor yang diduga sudah memodifikasi tangki BBM-nya, bebas keluar-masuk di SPBU Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua. 


Kendaraan tersebut membeli BBM jenis pertalite melebihi standar. Itu akhirnya menjadi salah satu pemicu antrean memanjang dan kehabisan BBM lebih cepat di SPBU.


Dari pantauan Wartawan selama seminggu di SPBU melihat secara langsung banyak kendaraan mobil dan motor yang sudah dimodifikasi tengki tersebut bisa mengisi pertalite dengan bervariasi liter dan melebihi standar bolak-balik di SPBU. 


"Kalau mobil dan motor modifiikasi yang selalu beroperasi itu kan sudah ada potensi untuk melakukan penimbunan BBM" ujar salah satu warga yang enggan namanya, jumat,(12/07/2024). 


Mobil dan Motor modifikasi yang selalu beroperasi keluar masuk itulah yang menjadi salah satu pemicu antrean panjang di SPBU.


“Mobil dan motor modifikasi yang digunakan ngangkut pertalite harus ditindak oleh pemerintah daerah dan penegak hukum dan juga pihak SPBU juga harus ikut melarang jangan tutup mata, tegasnya.




Penulis :

Mochtar/Narwasti

Polsek Loura Polres SBD Berhasil Melakukan Perdamaian Keluarga dalam Kasus Penganiayaan.





SBD,SuraIndonesia1.Com – Dalam upaya penegakan hukum dan pemulihan keharmonisan komunitas lokal, Polsek Polsek Loura Polres Sumba Barat Daya,berhasil memediasi kasus dugaan.  tindak pidana penganiayaan yang melibatkan keluarga di Kelurahan weetobula ( kaloghodana ), Kabupaten Sumba Barat Daya pada Rabu, 10 juni 2024. Kasus ini melibatkan Martinus Leo Gaina sebagai korban penganiayaan,dengan pelaku yang diduga KAG.


Peristiwa ini terjadi pada, 10 Juni 2024 lalu , di depan SD yang tak jauh dari rumah pelaku maupun korban. Dari kejadian tersebut, hinggah dipolisikan. Namun, berkat intervensi Polsek Loura di bawah kepemimpinan Kapolsek Loura, AKP Yusuf Rindu Tara Panja, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan damai yang telah dilaksanakan pada 11 Juli 2024 serta disaksikan oleh kedua bela pihak keluarga yang berlangsung di rumah besar orang tua korban.



Hadir langsung dalam perdamaian tersebut adalah Kanit Res Polsek Loura Polres SBD bersama beberapa anggota Polsek Loura.


Mediasi yang sudah menjadi keputusan dan di tuangkan dalam berita acafah perdamaian serta dimeterai,kala perdamaian tertanggal 11 do hadiri langsung oleh Aris Lagho Sebagai Kanit res.Polsek Loura-Polres Sumba Barat Daya NTT, berhasil membuat pelaku meminta maaf dangan sistim budaya, Selain itu, kedua belah pihak sepakat bahwa jika pelaku mengulangi perbuatannya, mereka akan dikecualikan dari komunitas lokal. Orang tua pelaku juga menegaskan tanggung jawab mereka dalam memastikan anak-anak mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut.


Pardamean kedua keluarga, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Polsek Loura atas upaya mediasi ini. “Kami merasa lega dan berterima kasih karena keadilan telah ditegakkan namun dalam nuansa kekeluargaan, sehingga tidak merusak hubungan sosial di desa kami,” ungkap Pardamean.


Peristiwa ini menunjukkan pentingnya problem-solving dalam pendekatan penegakan hukum, memperkuat hubungan komunal dan mencegah eskalasi penyelesaian masalah melalui cara-cara yang tidak aman. Kedamaian dan keharmonisan di kalangan keluarga  diperkirakan akan tetap terjaga berkat upaya pihak kepolisian dan masyarakat setempat.( Eman Ledu, SuaraIndonesia1.Com ).


* Wakil Kabiro Sumba Barat Daya *

Kakak Tega Bacok Adik Gara-gara Miras





Kamis 11/07/2024

SBD,SuaraIndonesia1.Com,Warga Desa pibtu sapi RT8 ,RW 4 kelurahan Langga Lero Sumba Barat Daya,Kembali digemparkan dengan peristiwa tragis adik dibacok dengan sajam.


Pembacokan tersebut yang di duga karena miras melibatkan dua kakak beradik pada kamis( 11/07/20224 ). Yakni Dadu (60 tahun) dan Paulus ( 55 ).


Selain itu akibat peristiwa tersebut, Fretin anak kandung dari Paulus atau bapak Noris serta istrinya mengamankan diri di polsek akibat teganya kedua kakak  membacok Adik sendiri, hingga tewas menggunakan sebilah pisau.


Seorang warga setempat yang disambangi media terkait kejadian tersebut mengatakan bahwa kejadian ini terjadi sekitar jam 01 malam.


Menurutnya,sejak kemarin sore tertanggal 10 juli 2024 semuanya mereka ada berkumpul di rumahnya bapak Noris untuk membagi tugas dalam rangkah Syukuran genap satu tahun meninggalnya anak kekasih mereka Noris.


Sepanjang perkumpulan mereka ,diselingi dengan karauke dan miras. Nah karena waktu sudah pukul jam 12 malam dan mengingat untuk kelanjutan pekerjaan besoknya,bapak noris membatasi dan mengatakan istrahat.Namun antara Dadu dan Riku tidak terima serta beradu kata dan terjadilah selisih kata antara Riku dan Dadu yang saling caci maki.


Mendengar keduanya beradu mulut sambil caci maki,Paulus atau bapak Noris dekati keduanya dan langsung menampar Riku sehinggah hidung si korban darah dan saat itu kami leraikan,sebut warga.


Semenjak kami leraikan ungkap seorang warga,suasana sudah aman dan tidak lagi terjadi keributan.tidak lama kemudian si korban kembali merontak ingin keluar rumah untuk membuang air kecil dan istrinyapun tidak mengijinkan keluar.


Namun akibat merontak dan menyikut istrinya akhirnya si korban lolos keluar dan berteriak menyebut : Paulus kenapa engkau pukul saya ? dengan lolosnya si korban,mereka bertiganya langsung berkelahi di samping rumah yang gelap dalam kondisi gelap.


Entah siapa yang menggunakan sajam,saya tidak tahu tetapi kami dekati si korban yang berteriak minta tolong. Distulah kami dapat lihat kalau si korban tergeletak ditanah dengan kondisi tidak berdaya akibat tusukan senjata tajam di bagian rebis kiri,sebut warga.


Setelah itu,korban diangkat dan dibawah lari kerumah sakit karitas untuk mendapatkan pertolongan medis,Namun nyawanya tidak tertolong dan dibawah pulang kerumahnya untuk di semayamkan.


Pihak pelaku, anak dan istri sudah di amankan di rutan polsek Loura.



" Saat mendekati karena minta tolong, Riku ( korban ) sudah dalam kondisi terlentang dengan luka parah di bagian rebis kiri dan bagian belakang rebis kiri . Dan saat itu si korban langsung di bawah di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, Namun nyawanya tidak terlong hinggah dibawah pulang di kediamannya guna disemayamkan, kata warga setempat.


* Eman * ( SuaraIndonesia1.Com ).


* Wakil Kabiro Sumba Barat Daya *

Proyek Dana Desa Tanpa Dilengkapi Adanya Papan Informasi Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Berpotensi Korupsi.




SBD,SuaraIndoneesia1.Com, Adanya Undang-Undang KIP no 14 tahun 2008  tentang keterbukaan informasi publik terkait penggunaan dana desa (DD) harus secara transfaran dan terbuka kepada masyarakat. Namun ternyata masih saja ada desa yang tidak mematuhi dan melaksanakan ketentuan penggunaan (DD) dana desa,seperti desa Mali iha  Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. 


Saat ini Pemerintah Desa Mali iha tengah melaksanakan pembangunan proyek jalan desa yang lahir dari tubuh DD tahun 2024,Namun sayang dalam pelaksanaan  pekerjaan pembangunannya tanpa dilengkapi papan informasi, sehingga tidak jelas darimana sumber anggarannya  dan juga berapa nilai anggarannya.



Terpantau oleh awak media rabu 10/07/2024 di lokasi proyek jalan desa dari Gapura Kalogho hingga Rada Loko, tidak ditemukan adanya papan informasi proyek, sehingga membingungkan bagi para Wartawan dalam melaksanakan tugas sosial kontrol. 


Selain itu dari segi progres pembangunannya-pun  terkesan "asal jadi" pebangunan jalan tersebut tanpa badan jalan,hanya karena alat berat ( walls ) sehingga kelihatan agak rapi namun dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi.


Menurut salah seorang warga Gallu Kalogho yang enggan disebutkan namanya, saat berada di lokasi mengatakan.



"Proyek pembangunan jalan ini sangat membingungkan,sebutnya. Dimana  yang pertama terkait sumber dana anggaranya darimana, nilai anggaran-nya berapa dan berapa lama masa waktu pengerjaannya.


"Selain itu, progres pembangunannya-pun terkesan "asal jadi"dan jelas bangunan jalan ini tidak akan memiliki kualitas kekuatan,"katanya.


"Seharusnya kalau proyek pembangunan jalan ini, bersumber dari (DD) dana desa yang berarti bersumber dana uang Negara.  Semestinya ada papan informasi, biar masyarakat bisa turut serta mengawasi jalannya pembangunan proyek jalan ini," katanya.


Sementara Kepala desa Mali iha yang dihubungi media berulangkali terkait pembangunan jalan desa dari Gallu Kalogho hinggah Rada Loko untuk dikonfirmasi,kepala desa tidak mengangkat sama sekali hp.


* Man * ( SuaraIndonesia1.Com ).

Olahraga Bersama Peringati HKGB ke-72 di Polda Sulut Berlangsung Meriah



SUARAINDONESIA1, Manado - Pengurus Daerah Bhayangkari Sulawesi Utara menggelar olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-72 tahun 2024.


Kegiatan dipusatkan di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (12/7/2024) dihadiri oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan, Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi, para PJU Polda, Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Yunita Yudhiawan, Pengurus Daerah Bhayangkari, para Ketua Cabang dan anggota Bhayangkari serta ratusan personel Polda Sulut.




Kegiatan diawali dengan apel bersama dipimpin oleh Kapolda Sulut, dilanjutkan dengan jalan sehat dan senam aerobik yang dipimpin oleh instruktur Polwan, dan pelepasan balon udara bertuliskan HKGB ke-72 Tahun 2024.


Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyiapkan kuliner gratis dan bazar UMKM produk kerajinan tangan yang dibuat oleh anggota Bhayangkari.



Menurut Ketua PD Bhayangkari Sulut Ny. Yunita Yudhiawan oahraga bersama ini bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan diantara anggota Bhayangkari dan masyarakat.


"Hari ini kami melaksanakan olahraga bersama dalam rangka Hari Kesatun Gerak Bhayangkari ke-72 tahun 2024. Acara hari ini diikuti seluruh ibu-ibu Bhayangkakari dari cabang yang ada di Sulawesi Utara," ujarnya.


Olahraga bersama ini juga lanjutnya, merupakan kolaborasi antara dinas dan Bhayangkari.


"Kita juga menggelar UMKM Bhayangkari yang tujuannya adalah untuk memajukan UMKM Bhayangkari Sulawesi Utara. Dan olahraga bersama agar tubuh menjadi sehat dan bugar," tuturnya. 


Dalam olahraga bersama tersebut, panitia juga menyiapkan ratusan hadiah doorprize, dan hadiah utama berupa 6 buah sepeda.( Si1 - Rom )



Dituduh Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL, Ini Klarifikasi Daenk Jamal



Jakarta – Suaraindonesia1, Hari ini, Kamis, 11 Juli 2024, mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, diputus bersalah oleh majelis hakim Tipikor PN Jakarta Pusat dan diganjar hukuman 10 tahun penjara serta denda 300 juta rupiah. Proses pembacaan putusan hakim siang tadi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Namun demikian, ketika SYL keluar dari ruang sidang untuk memberikan pernyataan kepada wartawan, terjadi desak-desakan yang cukup parah antara para pengawal SYL bersama aparat kepolisian yang mengawal sidang dengan para awak media yang berjubel menunggunya di depan pintu keluar ruangan. Atas kondisi berdesak-desakan yang kemudian menimbulkan insiden itu, team kawal SYL, Daenk Jamal, memberikan penjelasan dan klarifikasinya kepada media ini.


“Kita sangat menghargai dan berterima kasih kepada teman-teman wartawan. Dan untuk itu, saat SYL selesai sidang, seperti biasa kita siapkan ruang bagi wartawan untuk wawancara. Kami bersama pihak keamanan berupaya memberi jalan untuk SYL keluar menemui wartawan yang sudah menunggu di depan pintu keluar ruang sidang. Tapi, saat SYL keluar ternyata desak-desakan teman-teman wartawan tidak terhindarkan akibat wartawan yang dari dalam ruangan juga ikut berdesakan keluar mengikuti di belakang SYL.” Demikian diungkapkan Daenk Jamal mengawali penjelasannya kepada wartawan terkait insiden tersebut.


Dalam kondisi desak-desakan yang mendekati suasana chaos tersebut, lanjutnya, SYL terjepit antara para wartawan di depan pintu keluar dan para awak media yang berdesakan dari dalam mau keluar ruangan. Untuk menyelamatkan SYL, team kawal bersama polisi yang menarik SYL kembali ke dalam ruangan.


“Nah, mungkin karena kecewa dengan tindakan penyelamatan SYL ke dalam ruangan, ada oknum wartawan yang berteriak SYL koruptor, kont*l. Mendengar makian itu, salah satu anggota team kawal SYL naik pitam dan mengejar si oknum wartawan untuk memberinya sedikit pelajaran. Itu sebenarnya yang terjadi, bukan berarti kami melarang wartawan mewawancarai SYL dengan melakukan penyerangan dan intimidasi terhadap wartawan,” imbuh Daenk Jamal.


Sebagaimana diketahui, insiden itu tidak mengganggu terselenggaranya wawancara SYL oleh wartawan yang akhirnya dilakukan di dalam ruangan. “Awalnya sudah kita atur seperti biasa untuk wawancara di luar, tapi tadi sore terjadi desak-desakan karena jumlah media banyak sekali sehingga suasana tidak kondusif, maka SYL kami tarik lagi ke dalam ruangan lalu berlangsnglah wawancara dengan aman,” jelasnya.


Dalam wawancara itu, SYL menyampan permohonan maaf kepada berbagai pihak, termasuk kepada Presiden Joko Widodo, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, masyarakat Sulawesi Selatan, keluarganya, dan para wartawan. SYL juga mengaku siap bertanggung jawab atas apa yang terjadi segala sesuatu yang menurutnya merupakan konsekwensi jabatan yang diembannya selama menjadi Menteri Pertanian.


Sementara itu, terkait kerusakan perangkat kamera wartawan yang diakibatkan oleh dorong-dorongan di tengah kerumunan massa di depan ruang sidang, Daenk Jamal menyatakan bahwa kerusakan itu bukan diakibatkan oleh kekerasan atau penyerangan dari pihaknya, tapi itu terjadi karena saling dorong di antara warga yang ada di tempat kejadian. “Saya pastikan bahwa kerusakan itu bukan karena tindak kekerasan atau penyerangan dari pihak team saya, tapi karena keadaan dorong-mendorong antara semua yang ada dalam kerumunan. Namun begitu, saya sebagai penanggung jawab pengawalan SYL selama persidangan, sudah saya sampaikan bahwa kita siap memberikan ganti rugi atas kerusakan itu,” terangnya menutup klarifikasinya. (TIM/Red)

Acara Rakordes se Kecamatan Tabir Selatan,Kabupaten Merangin provinsi Jambi.




Jambi - SuaraIndonesia1.Com - Pada Pagi Hari Kamis Yang Cerah Ini Sikitar Jam 10:57, 11-Juli - 2024 Tepat Di Gedung Serba Guna Desa Muara Delang Yang Baru Saja Selesai pada Bulan Juli 2024.


Adapun acara Rakordes ,dihadiri oleh: unsur MUSPIKA kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. 


Ibuk Camat Kecamatan Tabir SelatanAntin K. Sulistiawati S. SSTP. besarta sekcam nya.

,Bapak Kapolsek (AKP catur Rohman) besartapersonilnya ,bapak Danramil yang mewakilnya.


Dan unit Korwil pendidikan(Janir S. Pd.) beserta sebahgian guru yang ada di Kecamatan Tabir selatan tidak kalah penting nya juga  seluruh para kepala desa se Kecamatan Tabir selatan Kabupaten Merangin provinsi Jambi. 


Termasuk juga tamu undangan nya juga dari PT yang diikut sertakan untuk memeriahkan HUT ke 79 Kemedekaan 1945  Pada tanggal 17-8-2024 nantui desa muara selang kecamatan Tabir selatan. 



Rakordes tersebut yang di pandu lansung sekcamatan Tabir Selatan bersama Unsur Muspika inri nya adalah membahas terkait dengan akan di ada kan acara hari ulang tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Repoblik indonesia(NKRI ke 79) 17-8-2024. nanti. 


Sekcam(Sunartok) selaku pemandu pelaksana rakordes Kecamatan Tabir Selatan  menyapakati dan menyimpulkan secara bersama-sama bahwa pelaksanaan HUT ke 79 kemerdekaan NKRI 1945 Kecamatan Tabir Selatan yang jatuh pada tanggal 17-8- 2024 di adakan di Desa muara Delang. 


Dan juga dengan bersama-sama menyepakati untuk menjadi insvektur upacara HUT ke79 Kemerdekaan, NKRI.1945 tanggal 17-8-2024 nanti akan dipimpin oleh bapak Kapolsek Kecamatan Tabir Selatan  Kabupaten Merangin provinsi Jambi.  AKP CATUR ROHMAN. 




Pewarwarta : Depi Farizal

Tim PKN Waropen, Ada Apa Proses APBD Menjadi Terlambat




Waropen-Suaraindonesia1.com. Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Waropen telah mempertanyakan ke Pihak Eksekutif dan Legislatif tentang proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga pada hari Selasa 09 Juli 2024 belum ada keterangan resmi oleh Pihak legislatif dan eksekutif kepada masyarakat Waropen.


Ketua Umum PKN RI Patar Sihotang, SH, MH melalui Yohanes Wonatorei selaku anggota PKN Kabupaten Waropen telah mewakili masyarakat Waropen mempertanyakan APBD Waropen.


"Saya selaku Aktivis Anak Muda Waropen mempertanyakan sudah sejauh mana proses APBD Waropen karena sampai bulan Juli APBD masih menjadi pertanyaan buat kita semua seakan-akan APBD ini menjadi rahasia negara yang tidak boleh Publik mengetahui "Ucapnya Yohanes Wonatorei kepada Wartawan sehabis rapat.


Yohanes Wonatorei telah menyampaikan bahwa persoalan keterlambatan APBD Waropen sudah dalam bentuk surat dan tim PKN Kabupaten Waropen telah melaporkan kepada Patar Sihotang Ketua PKN di Jakarta.


"Surat kami sudah siap dan akan melaporkan kepada pimpinan kami yaitu Patar Sihotang di Jakarta dan akan melanjutkan kepada Kemendagri dan juga Kementerian Keuangan terkait APBD yang sampai hari ini belum ada kejelasan" kata Yohanes.


Dalam prosesnya, pembahasan APBD melibatkan dua pihak, yaitu pemerintah daerah (eksekutif) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Berdasarkan Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah, batas waktu pembahasan APBD adalah paling lambat tiga bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran. Namun di tahun 2024 dalam praktiknya, pembahasan APBD mengalami keterlambatan yang sangat luar biasa.


Wonatorei menjelaskan bahwa Eksekutif perlu meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perubahan APBD dengan cara memastikan bahwa dokumen tersebut telah disusun dengan cermat dan akurat.


"Dengan adanya upaya dari kedua belah pihak, keterlambatan pembahasan perubahan APBD dapat diminimalisir, hal ini penting untuk memastikan bahwa anggaran daerah dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk pembangunan Waropen ke depan "jelasnya Wonatorei


Dengan keterlambatan APBD hingga bulan Juli tahun 2024 sangat mengganggu pembangunan di Kabupaten Waropen.


"Kami berharap Pemerintah daerah serius untung menjalankan APBD karena dengan keterlambatan APBD sangat mengganggu banyak faktor dan juga pemerintah daerah menjelaskan kepada masyarakat Waropen apa penyebab keterlambatan APBD tersebut karena selaku Aktivis dari PKN Waropen, kami akan serius untuk mengontrol kinerja Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Sejuta Bakau Waropen tercinta ini"tutupnya.


(Mochtar/Narwasti)

Terima SK Partai Buruh Pusat, Septi Meidodga Resmi Sebagai Ketua Pengurus Exco Kabupaten Manokwari

 



Jakarta -  Suaraindonesia1, Pengurus Pusat Partai Buruh telah resmi memberikan Surat Keputusan (SK) Pengurus Exco Kabupaten Manokwari  Kepada Septi Meidodga S. IP pada Periode 2024 - 2029.


Surat keputusan tersebut di serahkan langsung oleh ketua Bapilu Partai Buruh Pusat, Bung Boing, Bertempat di posko Partai Buruh Exco Pusat, Tebet timur dalam, jakarta selatan. Rabu, (10/07/2024).


Hal tersebut tentunya menjadi  legitimasi kepada ketua Exco Manokwari Septi Meidodga untuk menjalankan roda organisasi partai Buruh di Kabupaten Manokwari ke depan. 


Kepada awak Media, Septi Meidodga menyampaikan, bahwa  harapan Pengurus Exco Partai Buruh di pusat kiranya dengan memberikan SK ini agar dapat mendorong semangat konsolidasi Partai Buruh di Kabupaten  Manokwari guna penambahan kursi pada pemilihan legislatif 2029,  dan tentunya hal itu akan kami kerjakan semaksimal mungkin oleh kami selaku ketua  pimpinan Partai  Buruh di Manokwari, "Tegas Septi.


(RK)

SMAN 2 CIMAHI Diduga Pungli PPDB Tahun 2022 Sebesar 3.3 Millar




CIMAHI, suaraindonesia1.com

Geram para Profesi Pendidikan dari Curhatan Orang tua Siswa SMAN 2 Cimahi diduga telah melakukan Pungli (Pungutan Liar) mencapai Rp. 8 Juta per-siswa dikali jumlah siswa 420 siswa - siswi, hal tersebut sejumlah orang tua siswa - siswi mengeluh dengan nilai cukup fantastis bahkan sangat memberatkan menjadi beban yang harus ditanggung Orang tua siswa. Kejadian tersebut terjadi pada ajar tahun 2022 dan saat ini tahun 2024 ada penagihan baru 50% discon dari kesepakatan dulu tahun 2022. Cimahi Jumat, 28/6/2024.


Seperti diketahui, bahwa pengaduan orang tua siswa kepada elitkita.com Jumat, 14/6/2024 ketika menghubungi dan melakukan kros cek, menyampaikan merasa keberatan dengan nominal mencapai Rp. 8 juta rupiah" pada tahun ajar 2022. Hal tersebut, sangat berat yang dibebankan oleh sekolah melalui pihak komite. Dan, mohon kami sebagai wakil dari sekian ratus orang tua siswa - siswi dengan adanya pungutan atau sumbangan tersebut perlu untuk dipertanyakan dengan jelas dan terperinci. "Ungkapnya.


Dalam keterangan pihak komite SMAN 2 Cimahi, adanya pungutan tersebut alias sumbangan diperuntukan keperluan kondisi Lab Multi Media/Komputer juga untuk keperluan Pemantapan dan Psikotes di kelas XI serta kegiatan siswa - siswi lainnya. Seperti dikutif dalam grup WhastApp (GWA) orang tua siswa, begitupun tertera bukti pengiriman lewat nomor rekening termasuk yang sudah bayar di rekening tersebut perlu dipertanyakan.


Sementara sumber yang dihimpun, sengaja di sembunyikan identitasnya untuk menjaga siswa didik sebagaimana mestinya mendapatkan pendidikan di SMAN 2 Cimahi, mengungkapkan bahwa pungutan hasil sumbangan ini ditekankan kepada orang tua siswa yang sempat dibahas melalui grup WhastApp dengan muncul terbukti nomor rekening salah satu penyimpan pungutan atau sumbangan. Namun, banyak sekali yang menolak dengan pungutan sumbangan termasuk saya sebagai orang tua siswa. Dengan, biaya bisa diringankan melalui beberapa tahap atau secara diangsur dari nilai Rp. 8 Juta untuk kesepakatan dulu kini ada potongan menjadi 50% atau bisa di bayar Rp. 4 juta rupiah yang saat ini harus dibayar secepatnya bahkan menerima untuk ditambahkan Rp. 1 juga hingga 2 juta. Ini bukti adanya Pengkondisian, "pesannya.




Untuk itu, kami sebagai wakil dari orang tua siswa - siswi SMAN 2 Cimahi bahwa media sebagai sarana kontrol sosial berbadan Hukum untuk mempublikasikan atas dugaan informasi ini. Supaya hal semacam ini, agar ditindak oleh pihak - pihak terkait penegakan Hukum, dengan adanya dugaan Pungli (Pungutan Liar) yang tidak jelas diperuntukannya. Mohon maaf juga, kami kepada pihak sekolah cara demikian bisa menjadi contoh perbuatan Pungutan yang membebankan kami dapat terjawab dengan jelas, jangan sampai dunia pendidikan menjadi tercoreng oleh oknum - oknum sengaja memanfaatkan disituasi orang tua banyak yang di PHK. Tentunya, kami sebagai orang tua siswa berupaya anak kami layak mendapatkan pendidikan yang dijamin oleh negara dan kami pun berhak untuk menolak dugaan pungli ini yang membebankan kepada kami. "Jelasnya.


Saat ditemui pihak SMAN 2 Cimahi selaku Humas Siti, menjelaskan bahwa komite dengan korlas (Kelompok Kelas) sudah ada kesepakatan untuk memungut sumbangan dengan nominal tidak ditentukan nilainya yang namanya sumbangan tentunya tidak memasuki ranah demikian dari pihak sekolah itu hanya kesepakatan komite dengan korlas. Di duga adalah Guru atau orang yang dikondisikan ? Dan, hasil tersebut pernah menerima sampai ada yang memberi sejumlah uang sebesar Rp. 9 juta lebih dari PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru).Tentunya hal ini, dipakai untuk keperluan kegiatan sekolah. "Ujarnya.


Siti menambahkan terkait bantuan dari pemerintah melalui BOS dan BOPD dari 12 kelas dengan jumlah murid 420 siswa - siswi dan penerima PIP ada 60 siswa - siswi, memang tidak memenuhi kemampuan kemajuan fasilitas sekolah bahkan malah kami nombok. " Katanya.


Awak media akan meminta Regulasi ke lembaga Dinas terkait, termasuk Wali Kota secara khusus ke Dinas Pendidikan, termasuk beban anggaran PPDB ? dan audit penerima PIP 60 Siswa- siswi, juga dikabarkan lebih mengagetkan dari narasumber diduga ada orang tua siswa menyumbang mencapai Rp. 20 Juta ?



Harian Mataraman

https://ww.harianmataraman.com : Kepada Siswa Kurang Mampu Diharapkan Tetap Mendaftar Pada 6 Jun 2024 — Nadiem Makarim janjikan berikan seragam sekolah gratis kepada siswa kurang mampu dalam PPDB SD SMP SMA tahun 2024. Jelas Tidak ada Pungutan, disetiap jumpa Pers.


Akademisi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN SGD Bandung dan juga Praktisi Hukum penasehat Media Pendidikan Elitkita.com Dr. KH. Aep Tata S. SH,. MM,. MBA., bahwa Pendidikan harus berpihak pada Rakyat kecil memiliki Hak publik, wajib Belajar sesama Anak Bangsa, jangan semata kepentingan - kepentingan yang tidak bertanggung jawab, dengan dalih kesepakatan jadi kebijakan tidak berdasar tertulis (Tanpa Regulasi) ?



Dalam Satuan Pendidikan Pertanggungjawaban Sekolah ada di Kepala sekolah. "Pungkasnya, usai memberikan materi Kuliah Manajemen Mutu Pendidikan Kamis, 27/6/2024.


Lebih lanjut KH. Aep, ketika terjerat hukum tidak ada yang menolong bahkan ditinggalkan. Dan menyebut itu adalah Oknum ; dikarenakan Ancaman Pungutan liar, bila ter Pidana berakhir pada Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) ;


Dalam UU No. 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2016, tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Pengertian Pungutan Liar, adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh pegawai negeri atau penyelenggara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. "Lanjutnya.


Pungutan liar (Pungli) merupakan, sebuah tindak pelanggaran hukum yang diatur dalam KUHP. Pada Pasal 368 KUHP, menyatakan : Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang lain dengan kekerasan ancaman kekerasan, untuk memberikan sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain atau supaya memberikan hutang maupun menghapus piutang, diancam, karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama Sembilan (9) tahun. Dalam Penuturannya, berhati-hati berharap mengerem diri, dari kebijakan yang tidak ada dasar tertulis, selaku PNS sangat membahayakan. "Tegasnya. 



Sumber : elitkita.com

(  RED  )

Dipalsukan Tanda Tangannya 2 Warga Bandar Setia Lapor Polisi Hasilnya Mengerikan.



Tamiang Hulu--Suaraindonesia1com--Beredar Isu Mengerikan Yang Terjadi Di desa Bandar Setia Dusun Karang Rejo Kab. Aceh Tamiang Terkait Viralnya Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan Disurat Hibah Atas Nama Samsul Yang Dihibahkan Kepada Anaknya Pada,24 Februari 2023 lalu.




Kasus Tersebut Mulai Terungkap Saat Inisial S. Dan KD Melaporkan Kejadian Tersebut Ke polsek Tamiang Hulu Pada Hari Rabu 10/07/24, Pukul 11:30 Wib Yang Didampingi Anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakrawala Keadilan Rakyat.



Kasus Yang Mengerikan Ini Ternyata Hampir Mirip Dengan Cerita Film Horor Pasalnya, Ada Surat Tanah Yang Sudah Jadi, Namun Tidak Ada Satu pun Nama Yang Ada Didalam Surat Tersebut  Mengakui Ada Tangan Termasuk Datok Bandar Setia. 



Anehnya Surat Tanah Tersebut Bisa Diagunkan Disalah Satu Bank Di Aceh Tamiang, namun Pada Saat Menunggak Saat Dikunjungi Petugas Bank, Suratnya Ada Namun Tanahnya Tidak Ada Tapi Bisa Cair Pinjaman.


( BERSAMBUNG EPISODE KE- 4.Dengan Judul, Polisi Diminta Usut Tuntas Pelaku Kasus Mapia Surat Tanah ) RED

Polda Sulut Terima Kunjungan 151 Pasis Sekkau Angkatan ke-115



Suaraindonesia1, Manado - Polda Sulawesi Utara menerima kunjungan 151 Perwira Siswa (Pasis) peserta kuliah kerja/seminar Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) angkatan ke-115 TA 2024.


Rombongan yang dipimpin oleh Komandan Sekkau Marsekal Pertama TNI Sri Duto Dhanisworo didampingi Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatau Marsekal Pertama TNI Ferdinand Roring ini, diterima oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi didampingi para PJU Polda, di aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, Rabu (10/7/2024).



"Kami segenap keluarga besar Polda Sulut mengucapkan selamat datang di bumi nyiur melambai Sulawesi Utara," ucap Wakapolda.


Kunjungan Pasis Sekkau ini mengusung tema 'Pertahanan Nasional dalam mengamankan Ibu Kota Nusantara'.



Terkait tema tersebut, Polri sebagai aparat penegak hukum kata Wakapolda, memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terkhusus di wilayah Sulawesi Utara ini. 


"Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan keamanan nasional yang efektif," ujarnya.


Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi forum yang produktif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam menghadapi tantangan di masa depan. "Mari kita perkuat komitmen dan kerja sama demi keamanan dan ketahanan bangsa," pungkas Wakapolda.


151 Pasis Sekkau ini terdiri dari 140 orang Pasis TNI Angkatan Udara, 4 orang Pasis TNI Angkatan Darat, 4 orang TNI Angkatan Laut dan 3 orang Pasis mancanegara, yaitu daru Malaysia, Filipina dan Kamboja.(Si1-Rom)

Tanamkan Kecintaan Untuk Tanah Air, Komandan Lanal Nabire Menjadi Pemateri MPLS



Nabire - Suaraindonesia1, Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Pius Herdasa Krisna Murti, S.T, M.T, CBEI, CACA, CRMP, CHRMP.  Menjadi Pemateri dalam Kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) kepada peserta didik baru SMPN 6 Nabire, Bertempat di ruang kelas SMPN 6 Nabire. Selasa, (09/07/24). 



Dalam kegiatan tersebut Komandan Lanal Nabire mengisi Pembinaan Materi tentang "Wawasan Kebangaaan", Siswa - siswi SMP N 6 Nabire sangat antusias dalam menerima materi dari Komandan Lanal Nabire, Selain itu Siswa - siswi tersebut aktif dalam mengajukan pertanyaan pertanyaan dan menjawab pertanyaan. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Onesimus Karena, S.Pd (Kepala Sekolah SMPN 6 NABIRE) serta Bapak Andresias, S.Pd. 



Diakhir materi Komandan Lanal Nabire menyampaikan, Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan harapan agar Siswa - siswi dapat menanamkan rasa Cinta tanah air, Menumbuhkan kesadaran terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga para Siswa-siswi dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari hari, serta diharapkan menjadi bekal kemampuan awal bela negara".


(RK)