SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Warga setempat mengungkapkan keresahan karena kebisingan terjadi secara berulang, khususnya pada malam hingga dini hari. Kondisi ini tidak hanya mengganggu ibadah, tetapi juga memengaruhi kenyamanan anak-anak, lansia, serta masyarakat yang sedang beristirahat.
“Bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan ketenangan dan kekhusyukan, bukan justru diwarnai keresahan akibat ulah segelintir orang,” ujar salah seorang warga.
Penggunaan knalpot brong sendiri melanggar ketentuan lalu lintas karena tidak memenuhi standar teknis dan persyaratan laik jalan. Selain mengganggu ketertiban umum, tindakan tersebut juga berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, warga mendesak aparat kepolisian, khususnya Polsek Posigadan, untuk segera bertindak tegas melalui razia rutin dan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Langkah preventif dan edukatif juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengendara, terutama kalangan remaja.
Masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap upaya aparat dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan Ramadan. Dengan adanya tindakan yang tegas dan konsisten, diharapkan suasana ibadah di bulan suci dapat kembali berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Demikian rilis ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian bersama demi terciptanya lingkungan yang nyaman dan harmonis selama bulan Ramadan.
Reporter: Jhul-Ohi
Jakarta, suaraindonesia1.com, Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tradisi munggahan kembali digelar dengan penuh kehangatan. Kali ini, momen tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna di Warung Sate Ca Anwar yang beralamat di Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, tak jauh dari kawasan kantor JNE Pusat.
Menariknya, acara munggahan tersebut hanya dihadiri tiga sahabat yang sudah lama saling mengenal, yakni Juanto yang biasa disapa “C”, Dwi Anugrah yang akrab dipanggil Pak Danu, serta Zakaria yang dikenal dengan sapaan Bang Zeck. Meski hanya bertiga, suasana tetap meriah dengan canda dan tawa yang tak henti-hentinya pecah di antara mereka.
Sederhana Tapi Penuh Makna
Tidak ada panggung, tidak ada seremoni resmi. Hanya meja kayu sederhana, asap sate yang mengepul, dan obrolan santai yang mengalir apa adanya. Namun justru di situlah letak maknanya.
Juanto “C” mengungkapkan bahwa munggahan tidak harus ramai untuk terasa hangat.
“Yang penting bukan jumlahnya, tapi kebersamaannya. Bertiga pun kalau kompak dan hatinya bersih, sudah cukup,” ujarnya sambil tersenyum.
Pak Danu menambahkan bahwa momen seperti ini penting untuk saling menguatkan sebelum memasuki bulan penuh ibadah.
“Kita kerja tiap hari dengan tekanan dan tanggung jawab. Menjelang Ramadhan, kita kumpul sebentar, saling maaf-maafan, itu sudah luar biasa,” katanya.
Bang Zeck Bikin Suasana Pecah
Di tengah obrolan serius soal kerja dan kehidupan, Zakaria alias Bang Zeck justru beberapa kali melontarkan candaan segar yang membuat suasana semakin cair.
Salah satu celetukannya tentang “jatah tambah sate tapi tetap diet Ramadhan” membuat Juanto dan Pak Danu tak kuasa menahan tawa. Gelak ngakak pun pecah di warung sederhana itu, menarik perhatian beberapa pelanggan lain yang ikut tersenyum.
“Munggahan itu harus bahagia, jangan tegang. Kalau belum ngakak, belum sah,” ujar Bang Zeck setengah bercanda.
Angkat Nama UMKM Lokal
Selain menjaga tradisi, ketiganya juga sepakat untuk mengangkat nama Warung Sate Ca Anwar agar semakin dikenal. Menurut mereka, rasa sate yang empuk dengan bumbu kacang khas menjadi alasan utama memilih tempat tersebut.
Aroma daging yang dibakar di atas arang, lontong hangat yang dipotong rapi, serta sambal kecap yang pedas-manis menjadi pelengkap kebersamaan sore itu.
“Rasanya konsisten, pelayanannya ramah. Kita harus dukung usaha seperti ini,” kata Juanto.
Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih
Menjelang bubar, ketiganya saling berjabat tangan dan bermaafan. Tidak ada formalitas, hanya doa sederhana agar diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kekuatan menjalani ibadah puasa.
Munggahan di Warung Sate Ca Anwar itu membuktikan bahwa kebahagiaan tak selalu diukur dari kemewahan. Tiga sahabat, sepiring sate hangat, sedikit humor, dan tawa lepas sudah cukup untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh syukur.
Report, Jp
WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen, Yonatan Y. Reri, melaksanakan kunjungan reses dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Kegiatan ini berlangsung di Distrik Soyoi Mambai dan Distrik Risei Sayati, Kabupaten Waropen, dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat setempat. Rabu (18/02/2026)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kampung Napani, Yan Yunus Imbiri, Kepala Kampung Fafarui, Yohosua Ramandi, serta para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat,tokoh perempuan dan masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari peningkatan infrastruktur kampung, perbaikan akses jalan, penyediaan air bersih, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh masukan tersebut dicatat dan akan diperjuangkan melalui jalur legislatif sesuai dengan mekanisme dan kewenangan DPRK.
Yonatan Y. Reri menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRK untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat. Ia berkomitmen untuk membawa seluruh aspirasi yang disampaikan ke dalam pembahasan di DPRK Waropen agar dapat diakomodir dalam program pembangunan daerah.
“Reses ini menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan agar dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat Waropen, khususnya di Distrik Soyoi Mambai dan Risei Sayati,” ujar Yonatan.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat yang telah hadir dan menyampaikan aspirasi secara terbuka, serta berharap sinergi antara DPRK, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kabupaten Seribu Bakau Waropen tercinta. (UGT)
YAPEN-Suaraindonesia1.com. Dalam rangka mendukung program non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Kodim 1709/Yawa melaksanakan kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang berlangsung di Pasar Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen.Selasa(17/02/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini dipimpin langsung oleh Pasi Ter Kodim 1709/Yawa, Kapten Dili Aryadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1709-04/Ansus, perwakilan Polsek Brida Melikianus Kamusi, Kepala Kampung Rembai Johanis Kirihio, para guru dari Pedalaman Tangan Pengharapan, Bamuskam, para murid SD dan SD Negeri Wooi, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Suasana Pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas jual beli, hari itu berubah menjadi ruang belajar kebangsaan yang hangat dan penuh keakraban. Anak-anak sekolah duduk rapi bersama warga, mendengarkan materi yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.
Mengawali kegiatan, Kepala Kampung Rembai, Johanis Kirihio, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD ke-127 Kodim 1709/Yawa, yang tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun karakter dan semangat persatuan masyarakat. Ia berharap melalui penyuluhan ini, generasi muda semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mencintai tanah air.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pasi Ter Kodim 1709/Yawa. Dalam paparannya, Kapten Dili Aryadi menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, seperti cinta tanah air, disiplin, gotong royong, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
“Melalui TMMD, kami ingin hadir bukan hanya membangun rumah dan fasilitas umum, tetapi juga membangun semangat persatuan dan wawasan kebangsaan masyarakat. Desa adalah pondasi negeri, jika desa kuat maka bangsa pun akan kokoh,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang melibatkan para siswa dan warga. Antusiasme terlihat dari semangat anak-anak yang berani mengajukan pertanyaan serta menjawab pertanyaan seputar nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan.
KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Di tengah padatnya kegiatan pembangunan fisik dalam program TMMD ke-127 Kodim 1709/Yawa, terselip momen hangat yang menyentuh hati di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen.Rabu(18/02/2026).
Adalah Serda Ardo Amsamsyum, salah satu personel Satgas TMMD, yang meluangkan waktu istirahatnya untuk berkumpul bersama anak-anak kampung. Di sela kesibukannya membantu percepatan pembangunan, ia memilih duduk bersama mereka, membagikan permen, serta mengajak bernyanyi lagu-lagu sekolah minggu dengan penuh keceriaan.
Suasana yang awalnya sederhana berubah menjadi penuh tawa dan kebahagiaan. Anak-anak yang biasanya hanya melihat para prajurit bekerja kini bisa merasakan kehangatan dan kedekatan secara langsung. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti setiap lagu yang dinyanyikan, bahkan tak sedikit yang berebut ingin duduk lebih dekat dengan “Om Tentara” yang ramah tersebut.
Serda Ardo mengatakan bahwa kebersamaan dengan anak-anak merupakan bagian dari pengabdian yang tak kalah penting dari pembangunan fisik.
“Melihat mereka tersenyum dan tertawa itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kehadiran TNI melalui TMMD bukan hanya membangun rumah atau infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan dan harapan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Menurutnya, anak-anak adalah masa depan Kampung Rembai. Dengan memberikan perhatian kecil seperti bermain dan bernyanyi bersama, diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat mereka untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi.
Kehadiran Satgas TMMD di Kampung Rembai memang membawa dampak nyata, bukan hanya dalam bentuk bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga dalam jalinan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Interaksi hangat seperti yang dilakukan Serda Ardo menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
Di Kampung Rembai, Distrik Wonawa, tawa anak-anak yang menggema sore itu menjadi saksi bahwa pengabdian sejati tidak hanya tentang kerja keras, tetapi juga tentang ketulusan hati.
WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Polres Waropen menggelar Press Release Hasil Operasi Keselamatan Cartenz 2026, yang dilaksanakan di Ruang Video Conference Polres Waropen, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Waropen Kompol. Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., dan didampingi oleh Kasat Lantas Iptu. Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., serta dihadiri oleh Personel Satuan Lalu Lintas dan lainnya.
Dalam rilisnya, Wakapolres Waropen Kompol. Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakan Operasi Keselamatan Cartenz 2026 Polres Waropen adalah untuk menekan pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin pengguna jalan diwilayah hukum Polres Waropen, sehingga dapat tercipta kamseltibcar lantas yang aman, lancar dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
"Pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2026 Polres Waropen dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 s/d 15 Februari 2026, dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif." Terangnya lagi
"Sebanyak 202 kali pelanggaran yang terjaring, atau turun sebanyak 44 pelanggaran di Tahun 2025 yang berjumlah 246 kali pelanggaran, atau turun sebanyak 21,78%, dan semuanya diberikan sanksi berupa teguran simpatik yang humanis serta memberikan edukasi dan pemahaman dalam berkendara yang baik dan taat terhadap aturan tertib berlalu lintas." Tambahnya
Wakapolres Waropen Kompol. Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., juga menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi sebanyak 3 kasus atau turun sebanyak 2 kasus di Tahun 2025 yang berjumlah 5 kasus, atau turun sebesar 66,67%, dengan jumlah korban sebanyak 6 orang yang merupakan pengendara R2, dengan rincian 5 orang luka berat dan 1 orang meninggal dunia.
"Dan untuk kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi, sebanyak Rp. 3.700.000,- atau naik sebesar 12,17% dibandingkan Tahun 2025 sebanyak Rp. 3.250.000,-." Tandasnya
Sementara itu diakhir rilis tersebut, Kasat Lantas Iptu. Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., juga menyampaikan bahwa selain melaksanakan pemeriksaan kelengkapan kendaraan maupun kelengkapan perorangan, maupun surat-surat, Polres Waropen juga melakukan kegiatan Patroli baik siang hari maupun Patroli Blue Light dimalam hari, guna meminimalisir pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas, kegiatan sosialisasi atau penyuluhan aturan tertib berlalu lintas, guna mewujudkan kamseltibcar lantas yang aman, lancar dan kondusif di Kabupaten Waropen.
Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dalam panen jangung sebanyak 1 ton dengan luas lahan 1 hektar Kades Adi Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian seluas kurang lebih 1 hektare milik Desa Pasar Singkut yang dikelola oleh Kelompok Tani setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pelawan Singkut, PPL Desa Pasar Singkut, Ketua BUMDes Pasar Singkut, pendamping kecamatan, Bhabinkamtibmas Desa Pasar Singkut, masyarakat, serta personel Polsek Pelawan Singkut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan panen jagung secara simbolis, foto bersama, ramah tamah, dan penutup.
Kapolsek Pelawan Singkut, IPTU Andico Jumarel, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Hasil panen diperkirakan mencapai kurang lebih 1 ton, sambil menunggu proses panen keseluruhan dan pengeringan jagung. Ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K.MH. menegaskan bahwa jajaran Polres hingga Polsek akan terus mengawal dan mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian.
“Kami mendorong seluruh jajaran untuk aktif bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan, agar ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil,” tegas AKBP Wendi Oktariansyah.Kegiatan panen jagung ini selesai sekira pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Singkut semakin kuat serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Desa Pasar Singkut.
Djarnawi Kusuma
Suaraindonesia1.com, Merangin - Jambi. Mengisi waktu libur perayaan Imlek 2026, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi,S.I.K.,M.H menyambangi masyarakat Desa Tambang Emas Kec. Pamenang Selatan Kab. Merangin.
Kegiatan silaturahmi yang dilakukan di Kantor Pospol Desa Tambang Emas pada Selasa (17/02/2026) pagi tersebut, langsung mendapat sambutan hangat dari Kapolsek Pamenang dan anggota beserta tokoh masyarakat sekitar. Mengingat dihari libur,Kapolres masih meluangkan waktunya untuk menyapa warganya.
Selain bersilaturahmi, momen tersebut juga menjadi ajang Curhat oleh tokoh masyarakat sekitar terkait situasi kamtibmas khususnya diwilayah Kecamatan Pamenang Selatan, Renah Pamenang dan Pamenang Barat.
Seperti yang diutarakan oleh Sdr Juarno, salah satu tokoh masyarakat yang berharap agar Pospol Tambang Emas bisa dinaikan statusnya menjadi Polsubsektor atau Polsek, mengingat selama ini apa bila ada suatu kejadian tindak pidana masyarakat harus lapor ke Polsek Pamenang yang jaraknya cukup jauh
“Saat ada kejadian tindak pidana, warga harus lapor ke Polsek Pamenang yang jaraknya cukup jauh sehingga menyita waktu,dan pelaku kejahatan keburu kabur”, ujarnya.
Sementara itu dalam momen tersebut Kapolres Merangin mengucapkan terimakasih atas sambutan, masukan dan dukungannya, Kapolres mengatakan bahwa ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk meningkatkan status Pospol menjadi Polsubsektor atau Polsek. Salah satunya akan diusulkan dari Pospol menjadi Polsubsektor dan setelah itu baru diajukan ke Mabes Polri untuk ditingkatkan satusnya menjadi Polsek.
“Inn syaa Allah, kami akan segera mengajukan apa yang menjadi harapan masyarakat disini. Semoga Pospol Tambang Emas bisa dinaikan statusnya menjadi Polsubsektor dan bisa dapat nomenklatur jadi Polsek, apa lagi masyarakat juga bersedia swadaya untuk membangun Polsek”, sebut Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan Sistem keamanan lingkungan (Siskamling) menjelang bulan suci Ramadan dan apa bila mengetahui suatu tindak pidana agar segera melaporkan ke polisi terdekat.
( Bg nasri)
Pohuwato — Suaraindonesia1, Polemik portal jalan di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, kini memasuki fase yang lebih serius. Sorotan tidak lagi semata pada legalitas administrasi, tetapi pada dugaan penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan masyarakat secara sistematis. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, menilai persoalan ini tidak boleh dipersempit sebagai masalah teknis desa, melainkan sebagai isu tata kelola dan integritas pemerintahan.
Menurut Kevin, ketiadaan Peraturan Desa (Perdes) atau regulasi resmi yang menjadi dasar pungutan merupakan indikasi awal adanya pelanggaran prosedural. Dalam prinsip negara hukum, setiap pungutan kepada masyarakat wajib memiliki dasar legal yang sah, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan publik.
“Jangan kaburkan ini sebagai sekadar kelalaian administratif. Jika pungutan berjalan tanpa dasar hukum yang jelas, maka itu berpotensi menjadi praktik pungutan liar. Ini menyangkut legitimasi kekuasaan di tingkat desa,” tegas Kevin.
Ia menambahkan, pembiaran terhadap praktik semacam ini berbahaya karena menciptakan preseden bahwa kekuasaan dapat dijalankan tanpa kontrol regulatif. Dalam konteks otonomi desa, kewenangan memang diberikan, tetapi bukan tanpa batas dan bukan tanpa mekanisme akuntabilitas.
Kevin secara terbuka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan objektif. Ia menekankan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada relasi kuasa atau kedekatan politik.
“Jangan pernah anggap ini persoalan kecil hanya karena yang diduga terlibat adalah kepala desa yang memiliki relasi kuasa. Justru di situ letak bahayanya. Hukum harus berdiri independen, tidak boleh kompromi terhadap posisi jabatan,” ujarnya.
Lebih jauh, Kevin juga mendesak seluruh instansi terkait untuk tidak bersikap pasif. Ia meminta Bupati Pohuwato, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, inspektorat, serta pihak-pihak pengawas lainnya untuk segera turun tangan melakukan evaluasi dan pengawasan terbuka.
“Kami mendesak Bupati, Ketua DPRD, dan seluruh pihak terkait untuk ikut terlibat. Jangan ada pembiaran struktural. Ini bukan sekadar soal portal, ini soal tata kelola pemerintahan desa dan kepercayaan publik,” katanya.
Menurutnya, diamnya para pemangku kebijakan justru dapat ditafsirkan sebagai bentuk toleransi terhadap dugaan penyimpangan. Ia mengingatkan bahwa legitimasi pemerintahan dibangun di atas transparansi dan akuntabilitas, bukan pada jejaring kekuasaan.
Sebagai bentuk komitmen pengawalan, Kevin memastikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Aksi tersebut, katanya, merupakan langkah konstitusional untuk memastikan kasus ini tidak berhenti pada narasi tanpa tindak lanjut.
“Kami akan turun aksi demonstrasi. Ini bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memastikan publik tahu dan aparat bekerja. Jangan sampai hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Hulawa belum memberikan klarifikasi resmi terkait legalitas portal maupun transparansi aliran dana yang dipungut. Publik kini menunggu keberanian aparat dan pemangku kebijakan daerah untuk membuktikan bahwa supremasi hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang jabatan.
Menurut Nasruddin, hasil analisis yang dilakukan menunjukkan pola penyebaran informasi yang cenderung tendensius, berulang, dan terkoordinasi. Narasi yang dibangun, kata dia, tidak lagi mengarah pada kritik kebijakan atau kinerja pemerintahan, melainkan lebih menitikberatkan pada serangan terhadap aspek pribadi yang berpotensi merusak reputasi dan kepercayaan publik.
Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aktivitas buzzer bayaran tersebut. Data yang dikumpulkan berasal dari penelusuran aktivitas digital, pola distribusi informasi, serta keterkaitan antar akun yang dinilai memiliki kesamaan pola komunikasi dan narasi yang disebarkan.
"Serangan yang dilakukan melalui buzzer bayaran bukan lagi kritik yang sehat, melainkan upaya sistematis untuk merusak reputasi dan menggiring opini publik. Praktik seperti ini berpotensi mencederai demokrasi serta menyesatkan masyarakat dalam menerima informasi yang objektif," ungkap Nyak Dhien Gajah.
Nasruddin menilai praktik penggunaan buzzer bayaran untuk kepentingan tertentu dapat merusak ekosistem demokrasi dan kebebasan pers yang sehat. Ia menegaskan pentingnya masyarakat untuk lebih kritis dalam menyaring informasi serta mengedepankan verifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan sebuah informasi di ruang publik.
Lebih lanjut, ia berharap aparat penegak hukum serta lembaga terkait dapat menindaklanjuti dugaan praktik tersebut apabila ditemukan pelanggaran hukum, demi menjaga stabilitas pemerintahan dan kondusivitas ruang informasi di Aceh.
Reporter: Jhul-Ohi
Acara yang dihadiri oleh puluhan perwakilan himpunan mahasiswa teknologi dari berbagai universitas se-DKI Jakarta ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan gerakan mahasiswa dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan ibu kota.
Kegiatan diawali dengan sambutan kunci (keynote speech) yang disampaikan oleh Bapak Firmansyah, selaku Lead Security Operation Center Siber Sandi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta.
Forum diskusi yang menjadi inti acara menghadirkan para panelis ahli dari beragam sektor strategis, meliputi perbankan, teknologi, kewirausahaan, media, serta tenaga ahli kebijakan publik. Mereka membahas secara mendalam mengenai urgensi kepemimpinan visioner, pemanfaatan inovasi teknologi, dan pengembangan kewirausahaan strategis dalam rangka memperkuat daya saing Jakarta di kancah global.
Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah PERMIKOMNAS DKI Jakarta, Niha Nihaya, menegaskan komitmen organisasi terhadap pentingnya regenerasi kepemimpinan, penguatan kaderisasi yang sehat, serta sinergi lintas sektor antara mahasiswa, pemerintah, dan industri.
"Forum ini kami harapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang mampu menjembatani kesenjangan antara ide, kebijakan, dan implementasi nyata di lapangan," ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan menyoroti sejumlah isu krusial, antara lain kebutuhan akan ekosistem digital yang adaptif, percepatan peningkatan talenta digital muda, serta penguatan kolaborasi antara komunitas, startup, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah. Para peserta sepakat bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus berperan sebagai pencipta solusi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat luas.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, PERMIKOMNAS Wilayah VI DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah strategis dalam membangun kepemimpinan mahasiswa yang progresif, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Semangat “From Code to Impact” menjadi penegasan bahwa setiap baris kode, gagasan, dan inovasi yang lahir dari kalangan mahasiswa memiliki potensi besar untuk membawa Jakarta menuju posisi yang semakin kuat sebagai kota global.
Reporter: Jhul-Ohi
Menyikapi hal tersebut, BEM Nusantara Gorontalo menilai kasus ini bukan persoalan sepele, melainkan bentuk nyata penyalahgunaan anggaran publik yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan menjadi ladang bancakan elite politik.
“Jika dugaan ini benar, maka ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap mandat rakyat. Anggaran perjalanan dinas bukan ruang gelap untuk manipulasi, apalagi hingga merugikan negara belasan miliar,” tegas Verdiansyah, Koordinator Isu BEM Nusantara Gorontalo.
BEM Nusantara Gorontalo mendesak Kejaksaan Tinggi Gorontalo agar tidak menutup mata dan segera mengambil langkah hukum yang tegas, transparan, serta akuntabel. Penegakan hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah.
Berikut tuntutan BEM Nusantara Gorontalo:
BEM Nusantara Gorontalo menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Korupsi dalam bentuk apa pun adalah musuh rakyat dan ancaman serius bagi pembangunan daerah.
“Kejati jangan tutup mata. Jika hukum masih berdiri tegak di Gorontalo, maka kasus ini harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya,” tutup pernyataan tersebut.
Reporter: Jhul-Ohi
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memimpin langsung jalannya sidang yang dihadiri oleh para pimpinan Komisi VIII DPR RI, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), para ahli falak, perwakilan ormas Islam, serta duta besar negara sahabat. Dalam konferensi pers setelah sidang, Menag membacakan langsung keputusan resmi pemerintah.
"Setelah mendengar laporan hisab dan rukyat serta mempertimbangkan pendapat para ulama, diputuskan secara musyawarah bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, tanggal 19 Februari 2026," ujar Menteri Agama di hadapan awak media.
Landasan Hisab dan Rukyat
Keputusan ini didasarkan pada metode hisab (perhitungan astronomi) dan konfirmasi rukyat (pemantauan hilal) yang dilakukan di 134 titik lokasi di seluruh Indonesia. Tim hisab dan rukyat Kementerian Agama melaporkan bahwa secara astronomis, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia saat matahari terbenam pada Selasa sore (29 Syakban 1447 H) masih berada di bawah ufuk.
Berdasarkan data yang dihimpun, ketinggian hilal di wilayah Indonesia berkisar antara minus 0 derajat 54 menit hingga minus 0 derajat 12 menit. Dengan posisi tersebut, kriteria visibilitas hilal (imkanur rukyat) belum terpenuhi, sehingga bulan Syakban digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.
Proses Sidang yang Transparan
Rangkaian sidang isbat dimulai sejak sore hari dengan Seminar Posisi Hilal yang bersifat terbuka. Seminar ini memaparkan data-data objektif terkait pergerakan bulan dari sisi astronomi dan syariah.
Selanjutnya, dilakukan verifikasi terhadap laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh provinsi. Data hisab dan laporan rukyat tersebut kemudian dimusyawarahkan secara mendalam oleh para peserta sidang untuk menghasilkan keputusan yang final dan mengikat secara keagamaan sekaligus legal-formal.
Perbedaan dengan Muhammadiyah
Sebagai informasi, keputusan pemerintah ini berbeda dengan metode hisab yang digunakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H dimulai pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati perbedaan tersebut dan menjunjung tinggi toleransi dalam menyambut bulan suci Ramadan.
– REDAKSI –
Pembukaan acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, yakni Bapak Bupati Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si, Bapak Asisten III, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kepala Bagian Pembangunan, serta para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta rombongan. Dari pihak PT. JRBM, hadir Bapak Anderas Siragi, Bapak Rudy Rumengan, Ibu Riska Ariyanti, Bapak Fauzi Permata, beserta jajaran tim external perusahaan. Tak ketinggalan, para ketua paguyuban di lingkungan Bolaang Mongondow Raya dan seluruh mahasiswa se-Bolaang Mongondow Raya juga turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, pengurus KPMIPB berinisiatif untuk mengadakan pelatihan ini sebagai wujud tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat.
"Kami sadar bahwa untuk memajukan bangsa, diperlukan kolaborasi dan pemerataan kesempatan, termasuk bagi rekan-rekan mahasiswa dari berbagai daerah di Bolaang Mongondow Raya," ujar perwakilan panitia.
Pengurus KPMIPB bersama mitra kerja PT. JRBM berharap agar program pelatihan seperti ini dapat berkelanjutan. Keberlanjutan program dinilai penting untuk memberikan dampak yang lebih baik dan akurat bagi kemajuan daerah, khususnya bagi generasi muda di wilayah Pinolosian Bersatu.
Reporter: Jhul-Ohi
WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota Legislatif Kabupaten Waropen dari Partai Bulan Bintang (PBB), Nixon Yenusi, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Waropen.Selasa (17/02/2026)
Dalam pernyataannya, Nixon Yenusi mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim, untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama.
“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat semangat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Waropen,” ujar Nixon Yenusi.
Sebagai wakil rakyat, ia juga berharap suasana Ramadhan tahun ini dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah, saling menghormati antarumat beragama, serta terus membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Nixon Yenusi menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Waropen demi terwujudnya pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Waropen.
“Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin memperkuat persaudaraan di Kabupaten Waropen,” tutupnya.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
Marhaban Ya Ramadhan.
Jakarta utara, perisaihukum.com, Anggota DPRD DKI Jakarta Jonny Simanjuntak menggelar Reses ke-II di wilayah Rawabingun 1, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung serta menindaklanjuti berbagai persoalan yang dihadapi warga, Selasa (17/02/2026)
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan dan keluhan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, penanganan saluran air, persoalan banjir, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan seperti KJP, Tebus ijazah, BPJS Kesehatan.
Jonny Simanjuntak menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat guna memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran.
“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi komitmen kami untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga agar dapat direalisasikan melalui program kerja dan penganggaran di DPRD,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dicatat dan dibahas dalam rapat-rapat komisi serta disampaikan kepada instansi terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Warga Rawabingun 1 menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Rawa Badak Utara.
Kegiatan reses ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta perwakilan unsur kelurahan setempat.
Suasana dialog berlangsung interaktif dengan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun wilayah Jakarta Utara.
Jumlah peserta 65 Orang
penanggung jawab BPK Jony Simanjuntak,SH Anggota DPRD DKI Komisi E Fraksi PDIP
Hadir Dalam kegiatan :
1. BPK Jony Simanjuntak,SH Anggota DPRD DKI Komisi E
2. Ibu Ester Laura Kartini Lurah Rawabadak Utara
3. BPK RT 02
4. BPK RW 06 & RW 07
5. LMK RW 06
6. Pak ustad Edi
7. Anggota PKK
8. Anggota Jumantik
Report, Jp
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1