SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Program yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan itu membuka layanan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor secara walk in di area Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi dan Gedung Wisma KEIAI.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Begitu selesai berlari, berjalan santai, hingga senam bersama, warga langsung memadati lokasi pelayanan untuk mengurus dokumen perjalanan mereka.
Salah seorang pemohon, Tiari Parasdia, mengaku akhirnya berhasil mengurus paspor setelah sebelumnya kesulitan memperoleh jadwal layanan.
"Saya sebelumnya sudah mencoba beberapa kali, tapi belum dapat jadwal. Pas tahu ada Pasporia di CFD, saya langsung datang. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan semua proses dijelaskan dengan sangat baik," ujar Tiari.
Menurutnya, layanan akhir pekan seperti ini menjadi jawaban bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat pada hari kerja.
"Buat kami yang bekerja sangat membantu. Jadi habis olahraga pagi bisa langsung mengurus paspor tanpa harus izin kerja atau mengambil cuti," katanya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat Iqbal Ma'ruf mengatakan Pasporia merupakan inovasi pelayanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan layanan publik lebih fleksibel.
"Kami ingin masyarakat memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan keimigrasian. Kehadiran Pasporia di Car Free Day menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan alternatif waktu pelayanan di luar hari kerja," ujar Iqbal dalam siaran pers, Senin (6/7).
Ia menegaskan seluruh pelayanan tetap dilaksanakan sesuai standar operasional dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta kualitas pelayanan yang prima.
Menurut Iqbal, Direktorat Jenderal Imigrasi terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan keimigrasian tanpa harus meninggalkan aktivitas produktif mereka.
Program Pasporia pun menjadi bukti bahwa pelayanan publik kini hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak lagi terbatas di kantor pelayanan, layanan keimigrasian kini hadir di ruang publik sehingga masyarakat dapat menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi dengan lebih praktis, cepat, dan efisien.
Dengan konsep tersebut, akhir pekan warga Jakarta kini memiliki nilai tambah. Selain menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas olahraga, masyarakat juga dapat menyelesaikan pengurusan paspor hanya dalam satu kunjungan.
( Jp )
Salah seorang warga mengaku mengetahui layanan tersebut melalui media sosial Instagram @kantahkotajakartabarat. Setelah memperoleh informasi, ia memanfaatkan layanan Mobil Keliling untuk mengurus peningkatan sertipikat tanah milik orang tuanya.
"Awalnya cari tahu di internet, ternyata prosesnya semudah ini dan bisa diurus sendiri tanpa ke kantor BPN sama sekali," ujar warga tersebut.
Melalui layanan itu, masyarakat cukup mendatangi lokasi Mobil Keliling untuk berkonsultasi dan menyerahkan persyaratan kepada petugas. Setelah proses selesai, pemohon akan menerima pemberitahuan melalui WhatsApp saat sertipikat telah selesai diproses dan dapat diambil kembali di lokasi layanan.
Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat menyebut layanan tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat sekaligus mendorong pengurusan sertipikat secara mandiri tanpa menggunakan jasa perantara atau calo.
Kantah juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta pengurus RT/RW yang telah membantu menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.
Selama Juli 2026, Mobil Keliling dijadwalkan hadir di wilayah Kecamatan Grogol Petamburan setiap hari Rabu pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan tersebut untuk memperoleh pelayanan pertanahan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
Report, Jp
Oleh : Nandar Munaidin
BOALEMO, SuaraIndonesia1.com – Desing mesin dompeng memecah keheningan hutan Dulupi, Boalemo. Di balik rimbunnya vegetasi dan aliran sungai yang kian mengeruh, sebuah rahasia umum sedang digali dalam-dalam. Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bukan lagi sekadar urusan perut warga lokal yang terdesak ekonomi. Hari ini, ia telah menjelma menjadi industri bawah tanah yang terorganisir, diduga kuat disokong oleh mereka yang memiliki kuasa dan mandat rakyat.
Ironi terbesar muncul ketika desas-desus di lapangan mulai mengerucut pada satu titik: Indikasi Dugaan keterlibatan oknum Anggota Legislatif (Aleg). Kabupaten Boalemo adalah Sosok yang seharusnya menjadi benteng regulasi dan penjaga konstitusi, justru ditengarai ikut ‘bermain’ di keruhnya air Dulupi.
Karpet Merah di Balik Jeruji Regulasi
Aktivitas PETI di Kecamatan Dulupi bukanlah barang baru. Namun, mengapa riaknya jarang sampai ke permukaan hukum yang tegas? Jawabannya klasik: kekuatan modal dan proteksi politik.
Ketika seorang oknum wakil rakyat partai biru diduga ikut menanam saham, menerima hasil, atau menjadi 'tameng' hukum bagi para cukong, maka penegakan aturan otomatis mandek. Warga Lokal Ditangkap, Pemodal dan penerima hasil tidak tersentuh hukum. PETI tidak lagi dipandang sebagai kejahatan lingkungan, melainkan komoditas politik yang saling menguntungkan.
Dampak Nyata di Lapangan:
• Kerusakan Ekologis: Aliran sungai Dulupi tercemar merkuri dan sedimentasi hebat, mengancam sektor pertanian di hilir.
• Kerugian Negara: Miliaran rupiah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menguap ke kantong-kantong pribadi.
• Konflik Sosial: Kesenjangan tajam antara pekerja lokal yang bertaruh nyawa dengan para pemodal yang duduk manis menerima setoran.
Menuntut Nyali Penegak Hukum
Dugaan Keterlibatan oknum Aleg dalam pusaran PETI Dulupi adalah ujian komitmen bagi aparat penegak hukum (APH) dan institusi kehormatan dewan. Jika terus dibiarkan, opini publik akan semakin liar, dan mosi tidak percaya masyarakat terhadap lembaga legislatif akan mencapai titik nadir.
Masyarakat Boalemo tidak butuh sekadar razia seremonial yang bocor sebelum dimulai. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk menyentuh para aktor intelektual di balik layar.
Aspek Realita Saat Ini Kondisi yang Diharapkan
Penegakan Hukum Cenderung menyasar pekerja kecil di lapangan. Tidak Mengusut tuntas pemodal dan oknum pejabat yang membekingi.
Fungsi Pengawasan Oknum legislatif justru diduga menjadi bagian dari masalah. DPRD Harus bersikap tegas melalui Badan Kehormatan (BK) untuk memeriksa oknum terkait.
Sikap Pemkab Dilema antara penegakan aturan dan stabilitas sosial. Mendorong lokalisasi atau Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang legal dan ramah lingkungan.
Kesimpulan: Jangan Biarkan Dulupi Hancur Demi Syahwat Politik
Menyingkap tabir PETI di Boalemo, khususnya di Dulupi, adalah tentang menyelamatkan masa depan daerah. Ketika oknum Aleg ikut 'bermain', mereka tidak hanya mengeruk emas dari bumi Boalemo, tetapi juga sedang mengeruk habis kepercayaan rakyat yang memilih mereka.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan korban yang berhasil melacak keberadaan sepeda motornya menggunakan perangkat Global Positioning System (GPS) yang terpasang pada kendaraan.
"Dalam waktu kurang lebih dua jam, anggota berhasil mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor," kata Kompol Sutikno, Senin.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi memastikan lokasi terjadinya tindak pidana atau locus delicti berada di wilayah hukum Polsek Jatinegara. Oleh karena itu, proses penyidikan dan penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan kepada Polsek Jatinegara.
"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui locus delicti berada di wilayah hukum Polsek Jatinegara, sehingga proses hukum selanjutnya kami limpahkan ke Polsek Jatinegara," ujarnya.
Kasus ini bermula saat korban menyadari sepeda motornya hilang setelah berkunjung ke rumah kerabat di kawasan Kalimalang pada Minggu (5/7) malam. Berbekal perangkat GPS yang terpasang pada kendaraan, korban berhasil mengetahui posisi sepeda motornya melalui telepon seluler dan segera melaporkannya kepada Polsek Duren Sawit.
Merespons laporan tersebut, Tim Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit yang sedang berpatroli langsung menuju titik koordinat yang diberikan korban. Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua terduga pelaku tengah menunggu calon pembeli sepeda motor hasil curian di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Haji Naman.
Polisi kemudian mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor hasil curian. Sementara itu, seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran aparat.
Pemilik sepeda motor, Ria, mengaku bersyukur kendaraannya berhasil ditemukan meski mengalami kerusakan.
"Alhamdulillah, bersyukur motornya bisa ditemukan. Kondisinya rusak, pelat nomornya sudah tidak ada, bagian kontak kunci juga sudah dirusak," ungkapnya.
Saat ini, kedua pelaku menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Jatinegara untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor lainnya. Polisi juga terus memburu satu pelaku yang masih buron.
Report, Jp
Penyerahan cinderamata tersebut menjadi simbol apresiasi perusahaan kepada para pekerja yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung operasional dan kemajuan IPC Terminal Petikemas selama masa pengabdiannya.
Direktur Utama IPC Terminal Petikemas, Guna Mulyana, mengatakan pemberian penghargaan kepada pekerja yang memasuki masa purna bakti merupakan bentuk terima kasih perusahaan atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama bertahun-tahun.
"Para pekerja purna bakti telah menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan IPC Terminal Petikemas. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas, profesionalisme, serta kontribusi terbaik yang telah didedikasikan bagi perusahaan. Semoga masa purna bakti menjadi awal dari kehidupan yang penuh kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan," ujar Guna Mulyana.
Menurutnya, penghargaan tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang menghargai setiap insan perusahaan atas pengabdian dan kinerja yang telah diberikan.
Melalui kegiatan ini, IPC Terminal Petikemas berharap semangat pengabdian para pekerja purna bakti dapat menjadi inspirasi bagi seluruh karyawan untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung kemajuan perusahaan.
Report, Jp
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengimbau warga untuk mengaktifkan kembali kegiatan siskamling, khususnya pada malam hari, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran yang rawan terjadi di lingkungan permukiman.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan daring yang dilakukan melalui media sosial, telepon, aplikasi pesan singkat, maupun situs web. Warga diminta tidak mudah memberikan data pribadi atau melakukan transaksi kepada pihak yang tidak dikenal.
Bhabinkamtibmas turut mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas dengan menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, Polsek Duren Sawit, atau melalui layanan darurat 110 yang dapat diakses secara gratis.
Melalui kegiatan Cooling System ini, Polsek Duren Sawit berharap terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Report, Jp
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan upaya promotif dan preventif di wilayah kerja Puskesmas Kendahe.
Pada momentum pelayanan kesehatan ini juga dirangkaikan dengan pemasangan meteran listrik di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kawaluso dari PLN UP3 Tahuna dalam program 'Light Up The Dream'
Pemasangan meteran listrik tersebut disaksikan langsung oleh Camat Kendahe, Irwin R. Sasiang, S.P. Koordinator PLN Kawaluso, Kepala Puskesmas Kendahe, dr Nur Islamiah serta Pejabat Kapitalaung Kampung Kawaluso, Auddy R Walukow
Pemasangan aliran listrik tersebut sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah, Tenaga Kesehatan, dan PLN dalam meningkatkan Pelayanan Publik
dr. isma, sapaan akrab Kepala Puskesma Kendahe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Manajer PLN UP3 Tahuna, Camat Kendahe, Kepala Dinas Kesehatan Daerah, serta Pejabat Kapitalaung Kampung Kawaluso atas dukungan dan kolaborasi yang telah diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Manajer PLN UP3 Tahuna, Bapak Camat Kendahe, Kepala Dinas Kesehatan Daerah, serta Pejabat Kapitalaung Kampung Kawaluso atas dukungan yang diberikan. Semoga dengan hadirnya aliran listrik di Pustu Kawaluso, fasilitas ini semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kampung Kawaluso,” ucap dr. isma
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Pulau Kawaluso terus meningkat sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah, nyaman, dan berkualitas.
"Kami harap dengan kehadiran aliran listrik di Pustu Kawaluso ini diharapkan dapat menunjang operasional fasilitas kesehatan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal" tutup dr. isma
Hsn M.
CIKARANG, SuaraIndonesia1.com — Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional Republik Indonesia (PERMIKOMNAS RI) sukses menggelar agenda akbar tahunan Temu Nasional & Permitech Expo 2026. Berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 4–5 Juli 2026, perhelatan berskala nasional ini diselenggarakan secara terpusat di Balai Pelatihan Teknis (BPT) Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Mengusung tema besar "Akselerasi Talenta Digital Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mempertemukan para pemangku kebijakan, akademisi, praktisi industri, serta ratusan delegasi mahasiswa komputer dari berbagai wilayah di Indonesia untuk merumuskan langkah taktis dalam mempercepat kesiapan SDM digital nasional.
Agenda utama ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh nasional, pejabat kementerian, dan pakar industri digital. Di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital RI (Komdigi), Meutya Viada Hafid; Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang; Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto; Plt. Bupati Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja; serta Ketua Umum PERMIKOMNAS RI, Fadli, bersama Koordinator Wilayah VI DKI Jakarta Permikomnas, Niha Nihaya.
Kompetisi Keamanan Siber dan Pameran Karya Inovatif
Guna menguji sekaligus memamerkan kompetensi riil talenta muda Indonesia, Temu Nasional dan Permitech Expo 2026 ini menghadirkan dua pilar kegiatan kompetitif dan edukatif yang menarik perhatian banyak pihak:
Cyber Security Competition: Kompetisi tingkat nasional yang dirancang khusus untuk menguji ketangkasan, analisis, dan kemampuan problem-solving para mahasiswa dalam menangani ancaman serta kerentanan keamanan siber. Kompetisi ini krusial mengingat kebutuhan pertahanan siber Indonesia yang semakin mendesak menjelang era Indonesia Emas.
Pameran Karya (Permitech Expo): Ajang unjuk gigi bagi mahasiswa dan inovator muda dalam menampilkan produk teknologi, aplikasi web/mobile, sistem cerdas, dan cetak biru inovasi digital. Pameran ini berhasil menarik perhatian para praktisi industri yang mencari potensi kolaborasi dan komersialisasi riset mahasiswa.
Fadli, selaku Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS), menyatakan bahwa PERMIKOMNAS memiliki potensi besar dalam mendukung ekosistem digital Indonesia demi kemajuan bangsa. Ia berharap potensi tersebut dapat dioptimalkan dan diwujudkan dengan baik.
Dalam sambutan tambahannya, Fadli menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama. Melalui kompetisi siber dan pameran karya ini, pihak panitia dan organisasi membuktikan bahwa talenta digital muda Indonesia bukan sekadar konsumen teknologi, melainkan kreator dan benteng pertahanan digital masa depan bangsa menuju target besar Indonesia Emas 2045.
Sesi Kolaboratif dan Pandangan Para Ahli
Selain kompetisi dan expo, acara ini juga diperkaya dengan rangkaian talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai klaster strategis digital dan edukasi.
Para panelis ahli yang membagikan pandangannya secara bergantian antara lain Deny Haryadi selaku Dosen Information Technology dari Telkom University, Stepi Anriani selaku Direktur Eksekutif INSS, Naomi Triyuliani selaku Kepala Divisi Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Alfreno Kautsar Ramadhan selaku Staf Khusus Menteri Komdigi RI, serta Wulandari Sawitri selaku Aktivis Mental Health.
Pembahasan dalam talkshow tersebut mencakup penguatan literasi digital, regulasi keamanan data nasional, kesiapan talenta menghadapi kecerdasan buatan (AI), aspek inklusivitas keuangan digital oleh OJK, hingga pentingnya menjaga kesehatan mental bagi para pekerja dan mahasiswa di industri kreatif-teknologi yang bergerak sangat cepat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Temu Nasional & Permitech Expo 2026 ini, PERMIKOMNAS RI meneguhkan perannya sebagai generator pencetak talenta digital yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi nyata dalam peta jalan transformasi digital nasional.
Reporter: Jhul-Ohi
BOLMONG SELATAN, SuaraIndonesia1.com – Menjelang usia ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), berbagai pertanyaan mulai mengemuka mengenai arah regenerasi kepemimpinan di daerah tersebut. Salah satu sorotan datang dari kondisi Kecamatan Bolaang Uki yang merupakan ibu kota kabupaten sekaligus kecamatan tertua di Bolsel.
Dalam dinamika politik menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah, masyarakat menilai keterwakilan figur dari Bolaang Uki semakin minim. Padahal, sebagai pusat pemerintahan, kecamatan ini dinilai memiliki sumber daya manusia yang layak diberi kesempatan tampil dalam panggung kepemimpinan daerah.
Kondisi tersebut memunculkan kritik bahwa wajah ibu kota seolah hanya menjadi penonton dalam setiap kontestasi politik, tanpa memiliki ruang yang cukup untuk melahirkan pemimpin daerah.
Di tengah situasi itu, sejumlah kalangan juga melontarkan kritik terhadap pola kepemimpinan yang dinilai terlalu terpusat pada kelompok tertentu. Mereka mengibaratkan sistem yang berjalan menyerupai “monarki absolut”, di mana kekuasaan dianggap terus berputar pada lingkaran yang sama sehingga regenerasi kepemimpinan berjalan lambat.
Pandangan tersebut turut memunculkan anggapan bahwa pemerintahan daerah seakan dikuasai oleh sistem yang lebih menguntungkan kelompok atau keluarga tertentu. Kritik ini menjadi bahan diskusi publik mengenai pentingnya demokrasi yang lebih terbuka, kompetitif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri terbaik Bolsel untuk berpartisipasi dalam memimpin daerah.
Informasi tersebut memicu pertanyaan warga. Pasalnya MTQ kecamatan merupakan ajang pembinaan dan penjaringan qori-qoriah untuk mewakili Batangasai ke tingkat kabupaten.
Diduga 10 Desa Tidak Hadir,
Hingga saat ini belum ada rilis resmi dari Panitia Kecamatan dan KUA Batangasai terkait jumlah desa yang hadir. Namun berdasarkan data sementara, ada 10 desa yang tidak terlihat mengirim kontingen.
Dugaan Penyebab Absennya 10 Desa,
Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab:
1. Keterlambatan Sosialisasi
2. Undangan dan juknis dinilai telat sampai ke desa, sehingga persiapan peserta tidak maksimal.
3. 2. Kendala Anggaran
4. Biaya pembinaan, transport, dan perlengkapan peserta memberatkan desa yang belum memiliki alokasi dana.
5. 3. Minimnya Pembinaan,
6. Beberapa desa belum memiliki ustadz/ustadzah pembina tetap di TPA, sehingga tidak ada peserta yang siap lomba
Jika 10 desa benar absen, maka target pembinaan di Batangasai tidak tercapai. Selain itu keterwakilan Batangasai di MTQ Kabupaten Sarolangun juga dikhawatirkan berkurang.
Warga berharap Panitia Kecamatan, KUA Batangasai, dan Camat segera memberikan klarifikasi. Sekaligus melakukan evaluasi bersama 10 desa yang tidak hadir agar kejadian serupa tidak terulang.
“MTQ ini ajang syiar Islam. Sayang kalau gagal karena tidak ada peserta. Kami minta ada solusi dan pembinaan agar tahun depan semua desa bisa ikut,” ujar salah seorang tokoh agama di Batangasai. Yang Segan Di Sebut Namanya,
Pihak terkait diharapkan segera menggelar rapat evaluasi dan membuka ruang dialog dengan desa-desa agar pembinaan Al-Qur'an di Kecamatan Batangasai tetap berjalan
Penulis Abdulrazak,
METLIFE STADIUM, NEW JERSEY, SuaraIndonesia1.com – Norwegia sukses menciptakan kejutan besar di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan tim unggulan Brasil melalui kemenangan dramatis 2-1 pada laga yang berlangsung Senin (6/7) dini hari WIB. Dua gol kemenangan The Vikings dicetak oleh bintang andalan mereka, Erling Braut Haaland, yang menjadi pahlawan kemenangan tim asuhan Stale Solbakken.
Jalannya Pertandingan
Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga, bahkan sempat mencetak gol pada menit ketiga melalui Patrick Berg, namun dianulir setelah pengecekan VAR menyatakan terjadi offside dalam proses serangan.
Brasil mendapat peluang emas pada menit ke-10 setelah Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di kotak penalti. Wasit semula membiarkan permainan berlanjut, namun setelah meninjau tayangan VAR, akhirnya menunjuk titik putih. Namun, Bruno Guimaraes yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang dengan gemilang menepis tendangan penalti ke sisi kiri bawah gawang.
Sepanjang sisa babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Sundulan Haaland pada menit ke-37 masih mampu diamankan Alisson, sementara tendangan Vinicius Junior pada menit ke-40 juga berhasil diblok Nyland. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Norwegia tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya pertandingan. Brasil justru mendapatkan peluang pertama pada menit ke-59 melalui Endrick yang baru masuk menggantikan Matheus Cunha, namun penyelesaian akhirnya masih melebar.
Nyland kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang, termasuk memblok tembakan jarak jauh Brasil pada menit ke-62 dan menggagalkan peluang Bruno Guimaraes semenit berselang.
Gol Penentu Haaland
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79. Umpan silang Andreas Schjelderup dari sisi kanan pertahanan Brasil disambut sundulan Erling Haaland setelah memenangi duel udara melawan Gabriel Magalhaes, bola meluncur deras ke gawang Alisson. Norwegia unggul 1-0.
Brasil nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-85 ketika sapuan pemain belakang Norwegia mengarah ke gawang sendiri, namun sekali lagi Nyland menunjukkan refleks luar biasa dengan menggagalkan bola sebelum melewati garis gawang.
Pada menit ke-90, Haaland mencetak gol keduanya melalui tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dihentikan Alisson, mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol Hiburan Brasil
Di masa injury time, Brasil mendapatkan hadiah penalti kedua setelah wasit menilai Leo Ostegard melakukan pelanggaran terhadap Casemiro di kotak terlarang. Neymar yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+7, memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Namun, gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Brasil. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Norwegia yang memastikan langkah mereka ke perempat final.
Penampilan Gemilang Nyland
Kiper Norwegia, Orjan Nyland, layak mendapat pujian atas penampilan briliannya yang menjadi faktor kunci kemenangan. Selain menepis penalti Bruno Guimaraes pada babak pertama, ia juga menggagalkan sejumlah peluang emas Brasil sepanjang pertandingan.
Jadwal Selanjutnya
Kemenangan ini membawa Norwegia melaju ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Meksiko melawan Inggris yang akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, pada Senin (6/7) pukul 07.00 WIB.
Susunan Pemain
Brasil XI (4-3-3): Alisson (kiper); Douglas Santos, Gabriel, Marquinhos, Danilo; Martinelli, Casemiro, Guimaraes; Rayan, Vinicius Junior, Cunha. Pelatih: Carlo Ancelotti.
Norwegia XI (4-3-3): Nyland (kiper); Moller Wolfe, Heggem, Ajer, Ryerson; Berg, Berge, Odegaard; Nusa, Haaland, Sorloth. Pelatih: Stale Solbakken.
Dengan hasil ini, Brasil yang merupakan salah satu tim unggulan harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026, sementara Norwegia terus mencatatkan sejarah dengan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya dalam turnamen ini.
"Siapa Bilang Brasil Tak Terkalahkan? Haaland Buktikan Sebaliknya!"
(JO)
Suaraindonesia1, Jakarta – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, yang diserahkan pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan jemaah, serta penegakan hukum guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan.
Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf.
Menurut Menteri Haji dan Umrah, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.
Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal. Satgas ini hadir untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah preventif, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada calon jemaah haji Indonesia.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri.
Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri.
Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.
“Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. Sinergi yang kuat merupakan kunci untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, hasil evaluasi tahun ini akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun berikutnya,” tambahnya.
Penghargaan yang diterima Polri pada Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Ke depan, Polri akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, serta memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air.
(Si1/Red)
PARIGI MOUTONG, Suara Indonesian.com – Lembaga Analisis Hak Asasi Manusia Indonesia (LA HAM RI) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada prajurit Batalyon Infanteri TP 918/Matufu Maliuntinufu (MM) atas terselenggaranya kegiatan Karya Bakti Kesehatan di Desa Nunuratai, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat di wilayah pelosok.
Apresiasi tersebut secara resmi disampaikan oleh Wakil Ketua Umum LA HAM RI, Akram Pasau, S.H., kepada Komandan Batalyon TP Yonif 918/MM, Mayor Inf. Angga Singgih Lestiawan, S.S.T.Han., S.I.P., M.I.P., beserta seluruh prajurit yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Rangkaian Karya Bakti Kesehatan meliputi pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan masyarakat, serta pembersihan fasilitas umum secara gotong royong. Seluruh kegiatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Akram Pasau menilai bahwa program ini mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di daerah-daerah lain yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas.
Kehadiran yang Membangun Kebersamaan dan Kepercayaan
Melalui Karya Bakti Kesehatan ini, kehadiran prajurit Yonif TP 918/MM di tengah masyarakat bukan sekadar memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepercayaan dengan warga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Dokter Yonif TP 918/MM, Lettu Ckm dr. Mangatur R.
"Program ini menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain memberikan pelayanan medis, kegiatan ini juga mengedukasi warga agar menerapkan kebiasaan hidup sehat sebagai langkah menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan," ujar dr. Mangatur.
Sementara itu, Komandan Yonif 918/MM, Mayor Inf. Angga Singgih Lestiawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam membantu pemerintah daerah dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Kami menjalankan ini sebagai tugas pengabdian kepada masyarakat. Jika kehadiran kami dapat membantu dan meringankan beban warga, maka itu adalah kebanggaan tersendiri bagi seluruh prajurit," tegasnya.
Respon Positif Warga dan Harapan ke Depan
Warga Desa Nunuratai menyambut antusias dan positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi kesehatan yang diberikan tim medis Yonif 918/MM. Kehadiran para prajurit dinilai sangat berarti, mengingat selama ini akses pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Taopa masih sangat terbatas.
Kegiatan Karya Bakti Kesehatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketahanan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik di tingkat kecamatan.
REDAKSI
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Penggilingan, Sekretaris Kelurahan Penggilingan, Ketua Karang Taruna Jakarta Timur, Bendahara Karang Taruna Kecamatan Cakung, Ketua beserta Pengurus Karang Taruna Kelurahan Penggilingan, Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kelurahan Penggilingan, Ketua Unit Karang Taruna Tingkat RW (UKKT) RW 01 hingga RW 20 se-Kelurahan Penggilingan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Cakung, serta Ketua Sanggar Teater Biru Jakarta.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selanjutnya, Lurah Penggilingan menyampaikan sambutan yang berisi apresiasi atas dedikasi, kinerja, dan partisipasi aktif seluruh pengurus Karang Taruna Kelurahan Penggilingan dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Lurah Penggilingan secara resmi membuka Musyawarah Warga Karang Taruna Kelurahan Penggilingan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Karang Taruna Jakarta Timur dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Penggilingan yang menekankan pentingnya sinergi, soliditas organisasi, serta peran aktif generasi muda dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Setelah pembacaan doa, kegiatan memasuki agenda utama berupa Musyawarah Warga Karang Taruna yang menjadi forum evaluasi, penyampaian aspirasi, serta pembahasan berbagai program kerja organisasi ke depan guna meningkatkan kontribusi Karang Taruna bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, aman, dan kondusif serta diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarpengurus maupun anggota Karang Taruna di Kelurahan Penggilingan.
Report, Ida Ismayani
PNS senior di Kementerian ATR/BPN RI ini mengutarakan, bahwa tanah merupakan fondasi utama kehidupan, peradaban, dan pembangunan bangsa. Menurut Doktor Budi sapaan akrabnya, sejarah menunjukkan bahwa kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh tata kelola agraria yang adil dan berkelanjutan.
"Di Indonesia, pengelolaan agraria berlandaskan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan Undang-Undang Pokok Agraria Tahun 1960. Reformasi tata kelola Agraria & Pertanahan dipandang sebagai kunci untuk mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan rakyat, ketahanan nasional, dan Indonesia Emas 2045," kata Dr. Budi Suryanto, SH, CN, MH, M.Si, saat di wawancara wartawan senior Gus Din di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Doktor Budi, Indonesia dalam problem Agraria dan Pertanahan memerlukan Diagnosis Nasional, agar lebih mengetahui persoalan agraria Indonesia. Dimana banyak berbagai persoalan agraria yang dihadapi Indonesia, seperti konflik Agraria & Pertanahan, ketimpangan penguasaan lahan, tumpang tindih perizinan & tata ruang, persoalan kawasan hutan, alih fungsi lahan pertanian, serta lemahnya integrasi data dan koordinasi antar instansi K/L.
"Reformasi Tata Kelola Agraria dan Pertanahan sangat diperlukan untuk menciptakan kepastian hukum, petlindungan hukum, memperkuat tata kelola, dan mendukung pembangunan Nasional yang berkelanjutan. Hal ini agar setiap persoalan agraria dan pertanahan di Indonesia mudah dipecahkan," ucapnya.
Doktor Budi juga menawarkan Grand Strategy Reformasi Agraria Nasional, dimana strategi besar ini melalui enam agenda utama. Yaitu reformasi data spasial dan tekstual, Regulasi, informasi agraria pertanahan, harmonisasi regulasi dan kepastian hukum, pemberdayaan ekonomi berbasis agraria, perlindungan ketahanan pangan dan lingkungan, modernisasi pelayanan melalui digitalisasi, serta penyelesaian konflik agraria secara adil. Pelayanan Agraria Pertanahan akan mudah, gampang, Cepat, murah, ramah dan Transparan.
Untuk di wujudkan mulai dari:
Administrasi Pelayanan yg akuntabel, Penyelesaian seluruh Sengketa Konflik Agraria dan Pertanahan, menghapus kejahatan pertanahan/ mafia Tanah, menjalankan Reforma Agraria Modern, Mewujudkan Peta tunggal/One map Policy, melakukan Sensus bidang tanah secara masif dan holistik seluruh Indonesia, Digitalisasi warkah spasial/ tekstual, dan membangun Big Data Nasional.
"Reformasi ini diposisikan sebagai strategi nasional untuk memperkuat pembangunan dan ketahanan bangsa Indonesia," tandasnya.
Selain itu kata dia, modernisasi sistem pertanahan melalui teknologi, dan penguatan peran agraria sebagai pilar pembangunan Nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Reformasi Peta Jalan Implementasi Reformasi Tata Kelola Agraria Nasional dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan," ujar pria penerima penghargaan Satyalencana Karya Satya XX Tahun 2010 dan XXX Tahun 2012 oleh Presiden Republik Indonesia.
Selanjutnya manfaat reformasi bagi masyarakat dan negara, antara lain meningkatkan kepastian hukum,dan perlindungan hukum, memperkuat ketahanan pangan, memperbaiki pelayanan publik, akuntabel, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan iklim investasi yang sehat, dan mengurangi konflik Agraria pertanahan.
"Agenda prioritas nasional ini meliputi integrasi data, harmonisasi regulasi, digitalisasi pelayanan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan pengawasan dan penegakan hukum yang berintegritas," ujar pria lulusan Doktor of Philosophy In The Field of Law, Internasional Ability Certification Committee ini.
Terakhir dirinya menegaskan, bahwa reformasi tata kelola agraria merupakan strategi nasional untuk mewujudkan keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, dan kedaulatan bangsa. Dengan tata kelola yang transparan, profesional, dan berkeadilan, tanah diharapkan menjadi modal utama pembangunan nasional.
"Reformasi tata kelola agraria merupakan strategi nasional, demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal ini agar kita mewariskan peta jalan agraria dan pertanahan yang komperhensif bagi generasi muda mendatang," pungkas Doktor Budi. (red)
CURRICULUM VITAE:
Dr. Budi Suryanto, SH, CN, MH, M.Si
Pangkat/Jabatan: Widyaiswara Ahli Utama ( IV/E) pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional RI (BPN RI)
Keberhasilan DIsetiap Menjabat:
1.Tahun 2008-2011, meraih Piagam Penghargaan Juara ke 1 Nasional saat menjabat Kepala Kantor Pertanahan Kota Magelang
2.Tahun 2011/2013, meraih Juara ke 2 & 3, menyelesaikan Program Nasional tepat waktu & Akuntabel, dari Menteri Keuangan RI.
3.Tahun 2014/2016 dua tahun berturut turut meraih juara ke satu dan ke dua, menyelesaikan Program Srategis Nasional tepat waktu dan Akuntabel, serta penyelesaian sengketa Konflik besar Mandalika di NTB, yang sudah 29 tahun tidak selesai serta Menggagas Sertifikasi massal desa demi desa. (PTSL awal) di Provinsi NTB pada saat sebagai Kakanwil BPN Propinsi NTB, Serta Melegalisasi pulau-pulau terluar yang perbatasan dengan negara Australia.
4.Tahun 2017-2018, Mengggas sertifikasi massal PTSL bersama pimpinan pimpinan (pendaftaran tanah sistemik lengkap) hingga meraih kenaikan Pangkat Istimewa, saat menjabat Direktur Pendaftaran Tanah Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ BPN.
Penulis/Editor: Gus Din
Suaraindonesia1,Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran di tubuh Polri guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
Adapun enam Kapolda yang melaksanakan serah terima jabatan, yakni:
- Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.;
- Kapolda Sumatera Barat dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.;
- Kapolda Jawa Barat dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.;
- Kapolda Kalimantan Utara dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H.; dan
- Kapolda Papua Barat Daya dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.
“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.
(Red Si1)
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1