BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Slider

latest
randomposts4

SULAWESI UTARA

Sulut/block-7/#E4D932

PAPUA

Papua/block-2/#5351E5

JAKARTA

JAKARTA/block-2/#00A0A2

POHUWATO

Pohuwato/block-1/#235FB6

NUSA TENGGARA

Nusa%20Tenggara/block-2/#0019A2

GORONTALO

Gorontalo/block-2

KESEHATAN

Kesehatan/block-1/#45B623

RIAU

Riau/block-2

SULAWESI SELATAN

Sulsel/block-2/#1200EF

OPINI

Opini/block-7/#990505

KALIMANTAN TIMUR

KALTIM/block-2/#C603AB

ACEH

Aceh/block-2/#C60350

KRIMINAL DAN HAM

Kriminal%20Dan%20Ham/block-5/#FF0000

NASIONAL

Nasional/block-8

DAERAH

Daerah/block-9

EKONOMI

Economy/block-3/#229304

OLAH RAGA

Olah%20Raga/block-5/#FF0000

JABODETABEK

Jabodetabek/block-1

GLOBAL

internasional

Latest Articles

BUNGKAM DAN PENUH MISTERI! BPJN Gorontalo Diduga Tutupi Kejanggalan Anggaran Jembatan Dilehito Senilai Rp 12,4 Miliar


Boalemo - Suaraindonesia1, Aroma tak sedap dugaan pemborosan anggaran dan ketidakberesan proyek infrastruktur kembali mengguncang Gorontalo. Pengurus DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Provinsi Gorontalo secara terang-terangan membongkar kejanggalan fantastis pada proyek penggantian jembatan di bawah naungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Gorontalo.


Roy Syawal, Pengurus DPD Akpersi Provinsi Gorontalo, menyoroti tajam perbedaan angka yang sangat jomplang pada proyek pekerjaan jembatan yang secara spesifikasi panjang dan lebarnya hampir sama, khususnya di kawasan Desa Tapadaa.


Fakta di lapangan menunjukkan ketimpangan anggaran yang tidak masuk akal:

- Jembatan Dulimata: Menelan anggaran hanya sekitar Rp 5 Miliar lebih.

- Jembatan Palu-Palu: Menelan anggaran sekitar Rp 8 Miliar lebih.

- Jembatan Dilehito - Hutamonu - Boalemo: Anggarannya membengkak fantastis hingga mencapai Rp 12.402.743.000 (Dua Belas Miliar Empat Ratus Dua Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah).



"Ini adalah angka yang sangat irasional! Ketiga jembatan ini memiliki volume, panjang, dan lebar yang hampir serupa. Lalu dari mana datangnya selisih miliaran rupiah pada Jembatan Dilehito? Ketimpangan harga yang sangat jauh ini jelas memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Jangan salahkan publik jika mencium adanya indikasi mark-up atau permainan kotor di balik angka 12,4 miliar ini!" tegas Roy Syawal.


Yang lebih memprihatinkan, pihak BPJN Provinsi Gorontalo seolah-olah bermain petak umpet dan lari dari tanggung jawab. Roy Syawal mengungkapkan bahwa sejak bulan lalu, dirinya telah berupaya menempuh jalur persuasif dengan menghubungi pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN melalui Kepala Satuan Kerja (KaSatker) untuk mempertanyakan dasar dari perbedaan angka yang mencurigakan tersebut.

Namun, hingga rilis ini diturunkan, tidak ada satu pun jawaban, balasan, atau klarifikasi dari pihak BPJN.


"Sikap bungkam dari pihak BPJN ini justru semakin mempertegas kecurigaan kami. Ada apa sebenarnya di balik proyek 12,4 Miliar ini? Apakah ada oknum yang sedang melindungi kepentingan tertentu? Institusi negara yang menggunakan uang rakyat tidak seharusnya bersikap antikritik dan tertutup seperti ini," cecar Roy dengan nada geram.



DPD Akpersi Provinsi Gorontalo mendesak agar BPJN Provinsi Gorontalo segera membuka rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) Jembatan Dilehito ke ranah publik. Jika sikap bungkam ini terus dipertahankan, Akpersi tidak akan segan-segan untuk membawa temuan ini ke aparat penegak hukum dan instansi pengawas terkait agar dilakukan audit investigasi secara menyeluruh.


"Uang rakyat bukan untuk dibagi-bagi dalam keheningan. Kami tunggu keberanian BPJN Gorontalo untuk bicara!" tutup Roy SyawaL 


Yonif TP 860/NSK Laksanakan Karya Bakti Jumat Bersih di Gereja GKI Imanuel Batu Zaman


Waropen-Suaraindonesia1.com. Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, prajurit Yonif TP 860/NSK melaksanakan kegiatan Karya Bakti Jumat Bersih di Gereja GKI Imanuel Batu Zaman, Kampung Ronggaiwa, Kabupaten Waropen.


Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan antara prajurit Yonif TP 860/NSK bersama masyarakat setempat yang dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Kampung Batu Zaman. Pada kesempatan tersebut, prajurit bersama warga melaksanakan pengecoran bangunan gereja sebagai bagian dari proses pembangunan rumah ibadah agar dapat segera digunakan oleh jemaat untuk melaksanakan kegiatan peribadatan.


Sebanyak 50 personel prajurit Yonif TP 860/NSK diterjunkan dalam kegiatan karya bakti tersebut. Para prajurit bersama masyarakat bahu-membahu mengangkat material, mencampur semen, serta melakukan proses pengecoran secara gotong royong.


Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan fasilitas masyarakat serta wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.


 Selain membantu percepatan pembangunan gereja, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat hubungan yang harmonis antara prajurit Yonif TP 860/NSK dengan masyarakat di wilayah binaan.


Melalui kegiatan karya bakti ini diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat akan terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan dan menjaga kebersamaan di wilayah Kabupaten Waropen.

Harapan Warga Jakarta Utara di Balik Sertifikat Elektronik: Mudah, Cepat, dan Tanpa Beban


Jakarta, suaraindonesia1.com, Program transformasi sertifikat tanah dari bentuk analog ke elektronik yang digagas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mulai dirasakan masyarakat, termasuk di wilayah Jakarta Utara


 Inovasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan pertanahan yang lebih modern, aman, dan efisien.


Bagi sebagian warga, kehadiran sertifikat elektronik menjadi angin segar. Selain meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan dokumen, sistem digital dinilai mampu mempercepat proses administrasi yang selama ini kerap memakan waktu.



“Kalau memang lebih cepat dan aman, tentu kami mendukung. Harapannya jangan ribet dan biayanya jelas,” ujar salah satu warga Jakarta utara


Menanggapi hal tersebut, Ketua Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara Jakarta Utara, *Chaerul Syah Hasibuan* , menegaskan bahwa digitalisasi sertifikat merupakan langkah maju, namun harus diimbangi dengan pelayanan yang transparan dan berpihak pada masyarakat.


“Program ini baik dan kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam modernisasi layanan pertanahan. 


Namun yang paling penting adalah implementasinya di lapangan. Jangan sampai masyarakat justru dibingungkan dengan prosedur yang kurang jelas atau biaya yang tidak transparan,” tegasnya.


Sementara itu, pihak Kantor Pertanahan Jakarta Utara dari Badan Pertanahan Nasional memastikan bahwa program sertifikat elektronik dirancang untuk memberikan kemudahan serta kepastian hukum kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sertifikat elektronik merupakan bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan keamanan dokumen serta mempercepat proses layanan pertanahan,” ujar *Adie* perwakilan BPN Jakarta Utara.


Pihaknya juga menegaskan bahwa seluruh proses pelayanan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk terkait biaya yang mengacu pada PP No. 128 Tahun 2015.


“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurus langsung melalui kantor resmi dan tidak melalui perantara yang tidak jelas. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas kami dalam memberikan pelayanan,” tambahnya.


Di sisi lain, masyarakat berharap program ini tidak hanya menjadi inovasi di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan. Kemudahan akses, kecepatan pelayanan, serta kejelasan biaya menjadi faktor utama yang terus menjadi perhatian publik.


Dengan adanya sinergi antara masyarakat, media, dan pemerintah, implementasi sertifikat elektronik diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.



Report, Jp

Sampaikan Pesan Moral di Hari Raya, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis Jadi Khotib Idul Fitri 1447 H



SUARAINDONESIA1, TOMOHON – Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis menjadi khotib dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang berlangsung di Masjid Al Muhajirin Uluindano, Kota Tomohon.

Dalam khutbahnya, AKBP Nur Kholis menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual kepada jamaah, menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk kembali kepada fitrah dan meningkatkan kualitas keimanan.

Ia mengajak umat Muslim untuk menjadikan nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadan, seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial, sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah kemenangan sejati bagi mereka yang mampu mengendalikan diri dan menjaga hati tetap bersih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga dipengaruhi oleh kesadaran dan ketulusan setiap individu dalam menjaga harmoni sosial.

Kehadiran Kapolres sebagai khotib menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, sekaligus menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut membangun nilai-nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat.

Di akhir khutbah, AKBP Nur Kholis mengajak seluruh jamaah untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan, sehingga tercipta kehidupan yang aman, damai, dan harmonis di Kota Tomohon.

(Rom/RedSi1)

Sinergi KMI-Parimo dan Karang Taruna Desa Palapi: Pawai Obor Meriahkan Malam Kemenangan


TAOPA, suaraindonesia1.com – Ratusan cahaya api dari obor bambu membelah kegelapan malam di Desa Palapi. Kerukunan Mahasiswa Indonesia Parigi Moutong (KMI-Parimo) berkolaborasi dengan Karang Taruna Desa Palapi sukses menyelenggarakan Pawai Obor akbar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, Jumat malam.


Kegiatan yang diikuti oleh ratusan warga ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi lokal sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antara mahasiswa dan masyarakat desa.


Pawai dimulai setelah salat Isya, dengan rute melintasi jalan-jalan utama desa. Gema takbir yang dikumandangkan peserta menambah suasana khidmat di sepanjang jalur pawai. Kehadiran KMI-Parimo dalam agenda ini menegaskan peran mahasiswa tidak hanya di ranah akademik, tetapi juga dalam pengabdian sosial dan budaya.


Dalam kesempatan tersebut, Saprin Sumar, Ketua Umum KMI-Parimo, memberikan pernyataan penting terkait makna filosofis di balik kegiatan ini. Menurutnya, pawai obor bukan sekadar iring-iringan lampu, melainkan simbol hak masyarakat untuk merayakan identitas budayanya.


Sinergi antara KMI-Parimo dan Karang Taruna Palapi membuktikan bahwa pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial. Kami ingin memastikan bahwa semangat kebersamaan ini tidak padam seiring berakhirnya pawai.


Pawai obor diakhiri dengan tertib di titik finis yang ditentukan. Panitia pelaksana berharap kegiatan kolaboratif ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar ke depannya.


"Kami mengapresiasi seluruh warga Desa Palapi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ini adalah kemenangan kita bersama," tutup Saprin.


Reporter: Jhul-Ohi

Kapolda Sulut Irjen Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Patroli R2, Pastikan Malam Takbiran di Manado Aman dan Kondusif

 



SUARAINDONESIA1, Manado – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pada malam takbiran, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus melaksanakan patroli bersama di wilayah Kota Manado, Jumat (20/3/2026).


Patroli tersebut dilakukan usai mendampingi Gubernur dalam kegiatan pelepasan pawai malam takbiran. Keduanya turun langsung ke lapangan menggunakan kendaraan roda dua (R2) guna menjangkau sejumlah titik keramaian secara lebih fleksibel.


Dalam pelaksanaannya, rombongan menyambangi beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Idul Fitri yang berada di wilayah hukum Polresta Manado, di antaranya Pos Pam TKB Pusat Kota, Pos Pam Kemang Jalan Paving, serta Pos Terpadu Kawasan Megamas.


Di setiap lokasi, Kapolda bersama Pangdam melakukan pengecekan terhadap kesiapsiagaan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.


Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas yang berjaga di malam hari raya, Kapolda turut menyerahkan bingkisan kepada para personel.


Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memotivasi personel yang tengah bertugas.


“Patroli menggunakan kendaraan roda dua ini dilakukan agar Bapak Kapolda dapat memantau langsung dinamika di lapangan dengan lebih leluasa. Fokus utama kami adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa secara umum situasi di Kota Manado dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta saling menghormati dalam merayakan malam kemenangan.


“Rayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita, namun tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tutupnya.


(Rom/RedSi1)




THR TAK KUNJUNG DIBAYAR, PETUGAS KEBERSIHAN BITUNG TERABAIKAN — LSM GARDA TIMUR: PEMERINTAH JANGAN KEHILANGAN NURANI



Bitung - Suaraindonesia1, Di balik wajah Kota Bitung yang tetap terjaga kebersihannya, ada ironi yang sulit ditutupi. Para petugas kebersihan—mereka yang setiap hari memastikan kota tetap layak huni—justru belum menerima hak normatif mereka berupa Tunjangan Hari Raya (THR).


Situasi ini memantik reaksi keras namun terukur dari Ketua LSM Garda Timur Indonesia (GTI). Dalam pernyataannya, ia menilai keterlambatan ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan dari lemahnya keberpihakan terhadap pekerja lapisan bawah.


“Ketika mereka yang bekerja dalam diam justru diabaikan haknya, maka yang dipertanyakan bukan hanya kinerja, tetapi juga nurani pengambil kebijakan,” ujarnya tajam.


Ia menegaskan bahwa THR bukan bentuk belas kasih, melainkan kewajiban yang melekat dan harus dipenuhi tanpa kompromi. Keterlambatan, apalagi tanpa kejelasan, dinilai sebagai preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan.


Lebih lanjut, LSM Garda Timur mendesak Wali Kota Bitung untuk tidak sekadar menerima laporan di atas meja, tetapi hadir dengan keputusan yang konkret dan berpihak. Momentum hari raya, menurutnya, adalah ujian empati bagi pemerintah terhadap rakyat kecil yang selama ini menopang kehidupan kota.


“Jangan biarkan mereka menyambut hari raya dengan ketidakpastian. Pemerintah harus memastikan hak itu tiba sebelum harapan mereka benar-benar habis,” tegasnya.


LSM Garda Timur juga menuntut transparansi penuh terkait alokasi dan distribusi anggaran THR, serta evaluasi menyeluruh terhadap instansi yang bertanggung jawab. Akuntabilitas, kata dia, tidak boleh berhenti pada laporan, tetapi harus terasa dalam keadilan yang nyata.


Hingga pernyataan ini disampaikan, belum terlihat langkah konkret maupun penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Bitung. Publik kini menunggu: apakah pemerintah akan hadir sebagai pelindung, atau justru absen di saat keadilan paling dibutuhkan.

Sholat Idul Fitri di Mapolda Sulut Dipadati Ribuan Jamaah, Wujud Kebersamaan dan Persatuan





SUARAINDONESIA1,Manado– Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Presisi Mapolda Sulawesi Utara untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Momen hari raya ini berlangsung penuh khidmat sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Pelaksanaan sholat dipimpin oleh Bripda M. Akmal Dwi Putra sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Ustad Aswin Kiay Demak yang mengajak seluruh jamaah menjaga persatuan setelah menjalani bulan suci Ramadan.


Dalam khutbahnya, Ustad Aswin menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat kebersamaan.

“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Dengan persatuan, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, personel Polri dan ASN, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran ribuan jamaah menciptakan suasana hangat yang mencerminkan nilai toleransi dan kebersamaan di Sulawesi Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang mengikuti ibadah dengan tertib.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjalan aman dan lancar. Semoga semangat kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ungkapnya.

Momentum ini menjadi simbol harmonisasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sulawesi Utara.

(Rom/RedSi1)


Malam Takbiran, Kapolsek Batangasai Berhasil Cegah Tawuran Antara Desa Sungai Bemban vs Muara Pemuat



Sarolangun, Suaraindonesia1, Kapolsek Batangasai, Berserta Anggotanya berhasil mencegah tawuran antara pemuda Desa Sungai Bemban dan Muara Pemuat, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada malam Takbiran  Tanggal 20/3/2026 malam.


Kejadian ini bermula dari pertemuan antara pemuda kedua desa Di Desa Sunggai Baung Kacamatan Batangasai Kabupaten Sarolanggun Jambi berujung pada perkelahian. Namun, berkat kesiapan dan kecepatan Kapolsek Batangasai dan tim, tawuran dapat dicegah dan situasi dapat dikendalikan.


Alhamdulillah, situasi malam Takbiran di Kecamatan Batangasai aman dan kondusif. Kami telah melakukan pengamanan di beberapa titik rawan dan berhasil mencegah tawuran,kata Kasat Intel, Batangasai,


Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri. Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan tegas jika terjadi Ter ulang kem Bali keributtan,


Pemuda Desa Sungai Bemban dan Muara Pemuat yang terlibat dalam perkelahian telah diminta untuk membuat pernyataan damai Pada Tadi Malam,   Ketua, Pemuda Desa Pemuat, Telah Berjanji Akan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu tawuran kembali. Ujar Di depan Pihak kepolisian dan Di hadiri Kedua Kades Pemuat& Sungai bemban,


Kasus Tawuran ini Masih Dalam penyidikan kasat Intel Kapolsek Batangasai,


penulis Abdulrazak,

Kapolres Bolmut AKBP Juleigtin Siahaan Pererat Silaturahmi, Berbagi Berkah Ramadan Bersama Anak Yatim dan Insan Pers




SUARAINDONESIA1, Bolmut – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di aula lantai dua Mapolres, Senin (17/03/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri, anak yatim, serta insan pers di wilayah Bolmut.


Kapolres Bolmut AKBP Juleigtin Siahaan hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bolmut, jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polres, serta sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bolmut.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama Bhayangkari menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan janda sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen Polres Bolmut untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.


Kapolres menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk berbagi dan memperkuat hubungan kemanusiaan, baik dengan masyarakat maupun dengan media sebagai mitra strategis Polri.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara Polres Bolmut, masyarakat, dan rekan-rekan media,” ungkap AKBP Juleigtin Siahaan.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan insan pers sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menyejukkan kepada publik.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kekeluargaan, yang semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polres Bolmut, anak yatim, dan para jurnalis di daerah tersebut.

(RedSi1)

PEMERINTAH KOTA BITUNG DIDUGA ABAIKAN PETUGAS KEBERSIHAN — THR TAK KUNJUNG CAIR, KADIS DLH DIPERTANYAKAN!



Bitung - Suaraindonesia1, Nasib petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung kian memprihatinkan. Di saat mereka menjadi garda terdepan menjaga kebersihan kota setiap hari, hak mereka justru diduga diabaikan oleh Pemerintah Kota Bitung.


Tunjangan Hari Raya (THR) yang seharusnya menjadi hak wajib, hingga kini belum juga diterima. Kondisi ini memicu kemarahan dan kekecewaan, sekaligus membuka pertanyaan besar: ke mana tanggung jawab pemerintah?


Kepala Dinas DLH Kota Bitung dinilai gagal total dalam memperjuangkan hak para petugasnya. Alih-alih menjadi pelindung bagi pekerja lapangan, Kadis justru dianggap bungkam tanpa langkah konkret.


Lebih parah lagi, Pemerintah Kota Bitung terkesan tutup mata dan lepas tangan, seolah tidak peduli terhadap nasib para petugas kebersihan yang setiap hari bergelut dengan sampah demi menjaga wajah kota tetap bersih.


Ini bukan sekadar keterlambatan—ini adalah bentuk kelalaian serius terhadap hak pekerja.


Jika pemerintah terus diam, maka wajar publik menilai bahwa ada ketidakbecusan dalam pengelolaan hak pegawai, bahkan patut diduga adanya pembiaran sistematis.


Petugas kebersihan bukan alat yang dipakai lalu dilupakan. Mereka tulang punggung kebersihan kota!


Pemerintah Kota Bitung harus segera:


Memberikan kejelasan terkait THR


Bertanggung jawab penuh atas keterlambatan


Mengevaluasi kinerja Kadis DLH



Jika tidak, maka krisis ini bukan hanya soal THR, tapi soal hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.


Cukup sudah petugas kebersihan diperlakukan tidak adil

Sambut Idulfitri 1447 Hijriah, Kemenimipas Berangkatkan 661 Peserta Mudik Bersama


Jakarta, suaraindonesia1.com, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyelenggarakan kegiatan Mudik Bersama dengan tema “Mudik Prima, Silaturahmi Bermakna” dalam rangka menyambut Hari Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Kemenimipas yang bertujuan memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi para pegawai beserta keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik.


Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program mudik bersama merupakan bentuk perhatian kementerian kepada keluarga besar Kemenimipas, sekaligus dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur arus perjalanan saat musim mudik.



“Ini adalah tahun kedua (penyelenggaraan mudik bersama). Tentunya ini adalah upaya dari kita untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kita, agar ikut membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka mudik, sekaligus juga mendukung program pemerintah untuk mengurai jangan sampai terjadi kemacetan,” ujar Menteri Agus.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus juga mengingatkan para peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara selama di kampung halaman, khususnya bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua. Menteri Agus juga berpesan agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan sehingga nantinya dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya.


“Oleh karena itu saya berpesan tolong nanti driver-nya hati-hati, enggak usah buru-buru. Lebaran masih panjang, ini masih ada dua minggu lagi, jadi pelan-pelan saja, jaga keselamatan. Jangan lupa juga kalau naik motor (selama di kampung halaman) pakai helm. Jadi tolong jaga keselamatan,” ucap Menteri Agus.



Sebelumnya, berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas, Asep Kurnia, program Mudik Bersama tahun 2026 menyediakan 17 armada bus yang melayani 6 rute perjalanan, yakni Lampung (1 bus), Palembang (1 bus), Surabaya (5 bus), Yogyakarta (4 bus), Surakarta (3 bus), dan Semarang (3 bus). Dari total 803 pendaftar, sebanyak 661 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti program mudik bersama ini, yang terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.


Pelaksanaan program ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp.


Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang diselenggarakan Kemenimipas, termasuk Safari Ramadan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.


Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berharap para peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, mempererat silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, serta kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.



Report, Jp

Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo Tegaskan Kesiapan Pengamanan Lebaran di Aceh

 



SUARAINDONESIA1, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda Aceh, Kamis (12/03/2026), sebagai tanda dimulainya pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Seulawah 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik serta pelayanan kepada masyarakat.

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, serta melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan stakeholder lainnya.

Kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi nasional, termasuk saat momentum Idulfitri.

Kapolri menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Dalam operasi ini, disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk memberikan layanan informasi serta pengamanan bagi masyarakat.

Selain itu, pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek penting seperti masjid, lokasi Salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik sosial, melalui peningkatan patroli di titik rawan.

Jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Di sisi lain, optimalisasi layanan call center 110 serta strategi komunikasi publik juga menjadi perhatian untuk memastikan informasi layanan kepolisian dapat diakses dengan cepat oleh masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat menghadirkan mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.

(RedSi1/Rom)




Jelang Arus Mudik, AKBP Irwanto Dampingi Audit Wasops di Kotamobagu, Ini Hasilnya

 






SUARAINDONESIA1, Kotamobagu – Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, memastikan kesiapan jajarannya dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 saat menerima kunjungan Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Sulawesi Utara, Selasa (17/03/2026).

Kunjungan tim yang dipimpin Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulut, Kombes Pol C. Bambang Harleyanto, tersebut merupakan bagian dari audit untuk memastikan kesiapan operasional, administrasi, serta penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

AKBP Irwanto bersama jajaran menyambut langsung kedatangan tim dan mendampingi seluruh rangkaian pemeriksaan di Mapolres Kotamobagu.
Dalam arahannya, Ketua Tim Wasops menekankan pentingnya ketelitian dalam administrasi dan akuntabilitas anggaran sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.
Selain itu, seluruh Pejabat Operasi diingatkan agar menyusun data pendukung secara cermat agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan optimal dan sesuai instruksi pimpinan.

“Kesiapan personel dan ketelitian administrasi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat selama operasi dapat berjalan maksimal, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Usai audit di Mapolres, AKBP Irwanto turut mendampingi tim melakukan peninjauan ke sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta kehadiran personel di lapangan.

Kapolres AKBP Irwanto menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan.

“Kami pastikan seluruh instruksi telah dilaksanakan oleh setiap satuan tugas. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman selama perayaan Idul Fitri dan arus mudik,” ujarnya.

(Rom/RedSi1)

Kombes Pol C. Bambang Harleyanto Pimpin Audit Wasops, Pastikan Operasi Ketupat 2026 di Kotamobagu Berjalan Optimal

 



SUARAINDONESIA1, Kotamobagu – Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Sulawesi Utara melaksanakan audit terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 di Polres Kotamobagu, Selasa (17/03/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulut, Kombes Pol C. Bambang Harleyanto, yang didampingi tim pengawas.


Kedatangan rombongan disambut oleh Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, bersama jajaran. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari administrasi operasi, kesiapan personel, hingga penggunaan anggaran.


Dalam arahannya, Ketua Tim menegaskan bahwa pengelolaan administrasi dan realisasi anggaran harus dilakukan secara cermat dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik.


Ia juga mengingatkan seluruh Pejabat Operasi agar teliti dalam menyusun data pendukung, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai dengan arahan pimpinan.


“Kesiapan personel dan ketelitian administrasi menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat selama operasi dapat berlangsung optimal, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya.


Usai pemeriksaan di Mapolres, tim melanjutkan peninjauan ke sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 guna memastikan kesiapan sarana prasarana serta kehadiran personel di lapangan.


Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh arahan dan petunjuk teknis dari Tim Wasops.


“Kami memastikan seluruh instruksi telah dijalankan oleh masing-masing satuan tugas. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman selama perayaan Idul Fitri dan arus mudik,” ujarnya.

(Rom/RedSi1)

Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie Pastikan Pengamanan Lebaran di Manado Berjalan Maksimal

 



SUARAINDONESIA1, Manado – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie turun langsung meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kota Manado, Rabu (18/3/2026).

Peninjauan tersebut menyasar beberapa titik strategis, di antaranya Pos Pam Kawasan Megamas, Pos Pam Pelabuhan Manado, serta Pos Pam Bandara Sam Ratulangi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.




Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2026.

“Kapolda ingin memastikan seluruh personel, baik dari Polri maupun instansi terkait, benar-benar siap dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujarnya.



Ia menegaskan, pengamanan Idul Fitri menjadi prioritas utama guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para personel yang sedang bertugas di Pos Pam sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka.




Diharapkan, pemberian bingkisan ini dapat menambah semangat para petugas yang tetap siaga menjaga keamanan wilayah di tengah suasana perayaan.

Dalam Operasi Ketupat Samrat 2026, Polda Sulut mengerahkan sebanyak 623 personel Polri dan mendirikan 80 Pos Pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum jajaran.

Polda Sulut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 H dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


(Rom/RedSi1)