BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

Dies Natalis ke-40 STT IKAT: Hadir di Wilayah 3T, Dorong Guru Jadi Pemimpin Pembelajaran


Ketapang, suaraindonesia1.com, 9 April 2026 – Dalam rangka Dies Natalis ke-40, STT IKAT menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) melalui Workshop Peningkatan Mutu Guru.


Sebanyak 70 guru dari empat kecamatan di Kabupaten Ketapang mengikuti workshop bertema Manajemen dan Kepemimpinan Kelas untuk Meningkatkan Deep Learning dan Multikultural yang digelar pada 8–9 April 2026 di Gedung Serba Guna Kecamatan Singkup, Desa Sukaraja, Kalimantan Barat.


Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara STT IKAT, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Universitas Pakuan, Kecamatan Singkup, serta alumni STT IKAT di Ketapang. Peserta berasal dari jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP di Kecamatan Singkup, Kendawangan, Marau, dan Air Upas.



Workshop dibuka oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang diwakili Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Rajiansyah. 


Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan tersebut.


“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan guru sebagai manajer sekaligus pemimpin di kelas, serta meningkatkan mutu pendidikan melalui implementasi deep learning dan pendidikan multikultural,” ujar Rajiansyah.



Ketua panitia, Asin, menekankan pentingnya pelatihan luring, khususnya di wilayah Kalimantan yang masih minim kegiatan peningkatan kompetensi guru dengan menghadirkan pakar pendidikan secara langsung.


“Kami bersyukur kolaborasi ini menghadirkan guru besar di bidang manajemen pendidikan yang turun langsung berbagi ilmu dengan guru-guru di daerah,” katanya.


Kepala Desa Sukaraja, Try Setiawan, turut menyampaikan dukungannya terhadap dunia pendidikan.

“Saya merasakan bahwa hanya pendidikan yang mampu mengubah masyarakat,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Sekretaris Camat Singkup, Daniel Laumakany, yang juga alumni STT IKAT. 



Ia mengungkapkan bahwa kegiatan serupa pada 2016 sangat membantu pengembangan kariernya.

“Saya yakin pelatihan ini juga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kalimantan Barat, Kasdi, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.


“Karier seringkali terhambat oleh administrasi pendidikan. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting,” katanya.


Dalam sesi materi, Donna Sampaleng menekankan pentingnya growth mindset dalam meningkatkan mutu pendidikan.


“Hanya dengan pola pikir bertumbuh, mutu pendidikan akan meningkat, tentu dengan dukungan manajemen dan kepemimpinan yang kuat,” jelasnya.


Sementara itu, Rais Hidayat menegaskan bahwa implementasi deep learning membutuhkan integrasi manajemen dan kepemimpinan yang efektif dalam pengelolaan kelas.

Narasumber lainnya, Yuyun Elizabeth Patras, menghadirkan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, sekaligus memberikan contoh konkret manajemen kelas yang efektif.


Workshop ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas guru di daerah serta mendorong pemerataan mutu pendidikan di Kalimantan Barat. Salah satu peserta, Dina Sarpina, guru SDN 10 Air Upas, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.


“Kami sangat senang, workshop ini berbeda dan penuh semangat. Harus terus dilanjutkan,” ujarnya.


Rektor STT IKAT Jakarta, Jimmy Lumintang, dalam sambutan yang diwakili Ketua II STT IKAT, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-40 yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk kegiatan pengabdian masyarakat hingga tingkat internasional.


“STT IKAT hadir untuk menjawab kebutuhan bangsa, dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat manusia melalui pendidikan,” tegasnya.


Report, Ida

Empat Rumah Warga dan Satu Gereja Rusak Berat Akibat Longsor yang Terjadi di Desa Lihai Kecamatan Menukung



Polres Melawi, suaraindonesia1.com Polsek Menukung – Bencana alam terjadi di Dusun Bodong Desa Lihai Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi Kalimantan Barat, Sabtu (2/10/2021).


Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, longsoran menyebabkan empat unit bangunan rumah warga dan satu unit bangunan tempat ibadah Gereja Santa Louisa Desa Lihai mengalami rusak berat.


Bencana longsor ini terjadi dua kali di Desa Lihai. Pertama, pada Jum’at pukul 21.00 WIB dan yang kedua pada pukul 23.00 WIB malam.


Pada Sabtu tanggal 2 Oktober 2021 sekira jam 14.30 WIB siang, Kapolsek Menukung Iptu Tri Jumadi melakukan pengecekan ke lokasi tanah longsor.


“Longsor pertama terjadi pada pukul 21.00 WIB dan menimbun sebagian rumah Singgah Veranti, Maman Efendi, dan mengenai Gereja Katholik Santa Luisa Desa Lihai. Kemudian longsor kedua terjadi sekira pukul 23.00 WIB dan mengenai rumah Makerius Suprianto Pi’i. Dari hasil pengecekan tempat ditempat kejadian, terdapat empat unit rumah warga yang rusak berat akibat kejadian longsor tersebut,” kata Tri Jumadi.


Menurut Kapolsek, longsor tersebut diakibatkan terjadinya intensitas curah hujan yang tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Menukung dan bangunan rumah warga berdiri tepat dibawah kaki bukit.


“Menurut keterangan, cuaca pada saat kejadian longsor, cuaca hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada malam sampai pagi hari. Terdapat tujuh KK (Kepala Keluarga) yang terdampak terjadinya longsor dari 4 (empat) unit bangunan rumah warga tersebut,” ungkap Kapolsek.


Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun, akibat longsoran tanah terdapat empat unit bangunan rumah warga dan satu unit bangunan tempat ibadah Gereja Santa Louisa Desa Lihai mengalami rusak berat.


“Tidak ada korban jiwa akibat terjadinya longsor yang terjadi di Desa Lihai Kecamatan Menukung tersebut. Akibat musibah longsor tersebut mengalami kerugian materil sekira sejumlah Rp 300 juta rupiah. Kami menyampaikan prihatin dan turut berduka cita atas kejadian longsor yang menimpa rumah para korban. Kami mengimbau agar para korban yang masih mendiami rumah agar segera pindah ke tempat penampung yang sediakan oleh pihak desa, karena dikemungkinan berpotensi terjadi longsor susulan apabila terjadi hujan kembali,” imbau Kapolsek.



Report, Supriyadi

Upacara HUT RI ke 76 Satgas Yonif 144/JY Bersama Instansi Pemerintah di Perbatasan




Badau, suaraindonesia1.com Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY melaksanakan Upacara Bendera  Hari  ulang tahun kemerdekaan RI ke 76 Bersama Instansi Pemerintah di desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas hulu Kalbar.


Ditempat yang sama disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman

Selasa (17/08/2021)


Kegiatan upacara merupakan bentuk syukur kita terhadap kemerdekaan republik Indonesia yang ke 76 tahun usianya,selain itu agar warga di seputaran perbatasan dapat menanamkan rasa cinta tanah air dan menambah wawasan kebangsaan terhadap negara kesatuan republik Indonesia", ucapannya.


Dalam upacara HUT RI ke 76 yang di hadiri oleh, Koramil Badau,Polsek, Beacukai, Karantina Pertanian, Karantina Perikanan, PNS.Mahasiswa, imigrasi, Staf BRI,kordik Puskesmas, Kades,BPD desa dan ibu PKK Badau.


Kegiatan upacara berjalan dengan penuh semangat bertindak sebagai komandan upacara Letda Inf Habrin dari anggota satgas yonif 144/JY dan sebagai inspektur upacara Edy Suharta SE MM, selaku Camat Badau.


Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan Aman serta tidak luput dari mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak agar terhindar dari Penyebaran Covid-19.


Report, Supriyadi

Musda Ke-V DPD Partai Golkar Melawi Digelar Di Pontianak



Melawi, suaraindonesia1.com  Dewan Pengurus Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, gelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V tahun 2021 di Sekretariat DPD Partai Golkar Kalimantan Barat (Gedung Zamrud) Kota Pontianak. Minggu (4/7/21).


Musda DPD Partai Golkar Melawi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman.


Tampak hadir di acara tersebut antara lain Bupati dan Wakil Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Drs. Kluisen, Anggota DPR RI Dapil 2 Kalimantan Barat, Pengurus DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Anggota Fraksi Golkar DPRD Melawi unsur pimpinan DPRD Melawi, para pimpinan partai politik di Melawi dan sejumlah undangan lainnya di lingkup Pemkab Melawi.


Ketua Pelaksana Musda ke-V DPD Partai Golkar Melawi, H. Indra Laksamana Putra, melaporkan, bahwa Musda ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja pengurus masa bakti periode sebelumya, untuk kemudian memilih ketua dan menetapkan komposisi pengurus DPD Partai Golkar Melawi periode 2021-2026, sekaligus menyusun program kerja strategis daerah kedepan dalam rangka menyukseskan beberapa agenda-agenda politik.


“Melalui Musda ini kita berharap Ketua DPD Partai Golkar Melawi yang baru bisa melakukan revitalisasi dan konsolidasi serta menghadirkan pemikiran yang positif guna kesinambungan partai Golkar Melawi ke depan, terutama

konsolidasi vertikal organisasi, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa,” harapnya.


Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Golkar Melawi, Nugroho Henray Ekasaputra, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus DPD Partai Golkar Kabar dan Melawi yang telah mempercayakan dirinya sebagai Plt Ketua DPD Golkar Melawi kurang lebih 2 tahun.

Henray berharap, Partai Golkar Melawi bisa menjadi lebih baik ke depan dipimpin ketua yang baru.


“Saya juga berharap ke depan Partai Golkar Melawi bisa menambah kursi di DPRD Melawi dari 4 kursi yang ada sekarang ini,” ujarnya.


Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dalam sambutannya menyampaikan akan memperhatikan Partai Golkar Melawi, sembari menyebut harapan kepada pengurus, kader, simpatisan maupun anggota fraksi di DPRD untuk dapat bersinergi dan mendukung program Pemkab Melawi, terkhusus mensukseskan pelaksanaan berbagai pembangunan berlandaskan gotong royong.


“Saya berharap Golkar Melawi, terkhusus Fraksi Golkar di DPRD Melawi, dalam menjalankan perannya sebagai legislatif untuk mendukung program-program pemerintah selama itu baik dan bermanfaat bagi rakyat dan kritik kami jika program dan kebijakan yang kami buat tidak pro rakyat,” ungkap bupati.


Ditempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman, mengatakan, dalam setiap kontestasi Musda, Partai Golkar selalu mengedepankan musyawarah mufakat.


Ia menjelaskan, dengan lebih mengedepankan musyawarah dan mufakat serta tidak keluar dari AD/ART Golkar itu, sehingga lebih cepat tercapai apa yang menjadi tujuan Partai Golkar.


“Alhamdulillah karena ada semangat kebersamaan dan kekeluargaan Partai Golkar Melawi mengarah pada musyawarah mufakat. Serta mendorong satu calon saja. Tetapi, proses pemilihan tetap melalui mekanisme yang ada,” kata Maman Abdurahman, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu.


Ia mengatakan, tujuan Musda juga merupakan momen partai politik untuk konsolidasi, regenerasi dan pra kondisi menuju kontestasi pemilu tahun 2024.


“Tantangan DPD Golkar Melawi khususnya ke depan juga semakin besar. Di antaranya membawa partai berlambang Pohon Beringin ini bisa lebih baik serta terus menjadi poros di Kabupaten Melawi terhadap tiap-tiap perhelatan politik, termasuk di Pemilu Pilpres 2024,” pungkas Maman



Report. Supriyadi

Suaraindonesia1 - Ketua DPD RI Mendapat Gelar Kehormatan Datuk dari Kesultanan Pontianak



PONTIANAK - Suaraindonesia1, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat gelar kehormatan, Datuk, saat berkunjung ke Keraton Kadriah Kesultanan Pontianak, Minggu (13/6/2021). 

LaNyalla datang ke Keraton Kadriah Kesultanan Pontianak bersama Anggota Komite III DPD RI Maya Rumantir, serta dua senator asal Kalbar Erlinawati dan Sukiryanto. 

Kedatangan mereka disambut Tarian Persembahan khas Melayu dan diterima langsung pimpinan Kesultanan Pontianak, Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie, beserta permaisuri, Tania Ahmad, dan ibunya, Mas Ratu Laila.

LaNyalla juga sempat diajak berkeliling untuk melihat peninggalan-peninggalan Kesultanan Pontianak. Rombongan senator ini juga dijamu oleh makanan khas Pontianak, Singkep-singkep.

“Terima kasih kepada Bapak Ketua DPD RI yang telah bersedia hadir di sini. Mudah-mudahan dalam acara silaturahim ini, hubungan antara kerajaan di daerah-daerah maupun hubungan kerajaan nusantara semakin erat sehingga persatuan semakin terjaga di mana kita kerajaan-kerajaan Nusantara sudah bergabung semua dengan NKRI,” tutur Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie.

Dalam kesempatan itulah Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie menganugerahi gelar Datuk untuk LaNyalla.

“Saya memberi gelar kepada bapak, yaitu Datuk LaNyalla M Mattalitti. Artinya, bahwa tamu yang kita beri gelar tersebut sudah menjadi keluarga besar Istana Kadriah Kesultanan Pontianak,” jelas Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie.

LaNyalla menyampaikan rasa terima kasih atas pemberian gelar kehormatan dari Kesultanan Pontianak. Ia mengatakan pentingnya peran Kerajaan Nusantara bagi lahirnya negeri ini.

Menurutnya, negara dilahirkan melalui proses panjang yang dimotori oleh kelompok civil society yang mandiri dan madani. Termasuk di dalamnya adalah kerajaan dan kesultanan Nusantara. Bukan oleh kelompok politik yang ingin menguasai dan mendominasi. 

“Karena kerajaan dan kesultanan nusantara adalah pondasi peradaban yang mempengaruhi semangat kemerdekaan dan semangat lepas dari penjajahan,” ujarnya.

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan, negeri ini lahir dari kesadaran kolektif kaum terdidik, bangsawan dan mereka yang terlibat dalam sejarah dan nilai-nilai adiluhung serta peradaban nusantara yang disebarkan melalui kesultanan dan kerajaan nusantara. 

“Dari situlah kemudian lahir perkumpulan dan persyarikatan, diawali lahirnya Budi Utomo tahun 1908 dan Sumpah Pemuda tahun 1928. Puncaknya Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Bahkan ideologi bangsa yang dirumuskan lewat sidang BPUPKI dan PPKI juga mendapat banyak masukan pikiran-pikiran luhur dari hampir seluruh pemangku kerajaan dan kesultanan nusantara,” katanya. 

LaNyalla mengatakan, sudah sepantasnya jika negara mengakui, menghormati dan memberikan tempat khusus bagi keberadaan Kerajaan Nusantara, seperti tertulis di dalam Pasal 18B Ayat (2) Undang-Undang Dasar kita, dimana Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.

“Agar keberpihakan dan dukungan Negara terhadap kerajaan nusantara lebih konkrit dan nyata, DPD RI sebagai representatif daerah berkomitmen mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah senantiasa menghormati dan melindungi Kerajaan Nusantara sebagai fondasi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya. 

Ditambahkannya, DPD RI juga mendukung berbagai upaya pelestarian nilai-nilai tradisi beserta peninggalan Kerajaan Nusantara sebagai bagian dari upaya pembangunan kebudayaan Nasional. 

“Salah satu agenda utama DPD RI adalah Kunjungan Kerja di Kerajaan-Kerajaan Nusantara. Ini merupakan wujud nyata dari komitmen DPD dalam penguatan peran Kerajaan Nusantara tersebut,” lanjutnya. 

Dalam kesempatan itu LaNyalla juga mengundang pemangku kerajaan dan kesultanan Nusantara untuk bertemu dalam sebuah forum di Jakarta, yang direncanakan pada Oktober mendatang. 

“Dari forum tersebut, diharapkan akan lahir beberapa rekomendasi yang fundamental terkait dengan arah perjalanan bangsa ke depan supaya menjadi lebih baik lagi,” katanya. 

Hadir dalam acara silaturahmi ini, Sekjen DPP Majelis Adat Kesultanan Nusantara (MAKN) Yani WS Koeswodidjoyo dan Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara, Dr Yurisman Star. (*)


KETERANGAN FOTO : Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat gelar kehormatan, Datuk, saat berkunjung ke Keraton Kadriah Kesultanan Pontianak, Minggu (13/6/2021).

Skrinews1 - Di Tengah Pandemi , Ditpolairud Polda Kalbar Siapkan Sarana WiFi Gratis



Skrinews1 - Kalbar,
Dalam rangka kebersamaan dan peduli lingkungan khususnya pendidikan anak-anak sekolah yang bertempat tinggal di pesisir sungai kapuas , Ditpolairud Polda Kalbar menyiapkan sarana WiFi gratis untuk membantu proses belajar.

Adapun kegiatan dilaksanakan setiap hari yang beralamat di jalan khatulistiwa no 300 telah di siap kan tempat khusus untuk membantu siswa dalam mengerjakan soal atau tugas dari sekolah nya  , Rabu (16/9/2020).

“Di sana anggota menyampaikan program ‘Polri Peduli Pendidikan’, tata tertib pengunaan WiFi serta agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dan  pencegahan Covid 19,” terang Dir polairud polda kalbar, Kombes Pol Benyamin Sapta T, S.I.K. M.si di pontianak.
“Kita berharap proses belajar online berjalan sesuai harapan dan tetap memperhatikan  protokol kesehatan,” tambahnya.

Sekedar informasi, launching hotspot WIFI gratis sebagai ruang ramah pendidikan anak ini berlangsung secara  Serempak di jajaran markas unit patroli polda kalbar .

Skrinews - Polsek Sajingan Besar Berhasil Amankan HG Tersangka Dugaan Kasus Trafficking



Skrinews1 - Sambas, Kalbar
Berawal dari Laporan warga Polsek Sajingan Besar dimana telah menerima Laporan Polisi nomor : LP/180/VII/2020/Res.1.15./Kalbar/Res Sambas/Sek Sajingan tanggal 31 Juli 2020 tentang Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Terhadap laporan tersebut Polsek Sajingan Besar Berhasil mengamankan tersangka kasus dugaan trafficking atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO)
“Pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020 sekira Pukul 13.00 Wib setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang terjadi di Penginapan yang berada di Dusun Aruk Rt. 001 / Rw. 001 Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Pelapor AL beserta anggota Polsek Sajingan melaksanakan tindakan pemeriksaan di TKP. Selanjutnya mengamankan dugaan korban dan terlapor “HG” Tindak Pidana TPPO dan membawa ke Polsek Sajingan Besar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.”ungkap Kapolsek Sajingan Besar Iptu Rio Charles Hutahaean, SH. MH di Mapolsek Sajingan Besar,Jumat (7/8)
Penginapan tersebut dekat dengan Perbatasan Aruk dan Malaysia.
Adapun kronologis penangkapan menurut Kapolsek, Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Sajingan Besar selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap Terlapor HG. Pada saat dilakukan penangkapan terlapor tidak melakukan perlawanan.
Tersangka HG adalah Laki-laki 28 Tahun Alamat Kecanatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya
Terhadap hal tersebut Tersangka HG dijerat dengan Pasal 2, Pasal 4, Pasal 10 UU No. 21 tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 81, Pasal 83 UU nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan, 8 (delapan) buku pasport atas nama DE, HG, BI, AN, SJ, FL, VF, ER,  Uang Ringgit Malaysia senilai RM 350, Handphone beserta nomer handphone. (Urai Rudi/Mj)

Skrinews - Mengingat Cuaca, Kadis BMSDA Minta Kontraktor Segera Selesaikan Kerjaan Proyek


Skrinews1 - SANGGAU, Kalbar Mengingat cuaca yang tak menentu dimana curah hujan cukup tinggi terjadi di Kabupaten Sanggau, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Sanggau H.  John Hendri meminta agar para pelaksana proyek yang sudah selesai melaksanakan proses lelang untuk segera melakukan eksen di lapangan.

"Cuaca sekarang tidak bersahabat. Curah hujan cukup tinggi. Saya minta para kontraktor yang sudah selesai lelang segera mulai kerja, jangan lagi menunggu - nunggu," ujarnya ditemui belum lama ini.

Untuk itu,  sebagai Kepala Dinas. John Hendri mengaku sudah merintahkan stafnya untuk membantu pelaksana proyek untuk cepat mengurus administrasi pekerjaan yang sudah selesai tender agar pelaksanaan pekerjaan cepat dilakukan di lapangan.
"Sayapun sudah meminta kepada para kontraktor,  mengingat masih dalam pandemi Covid-19, untuk mematuhi protokol kesehatan agar semua pekerjaan dapat berjalan lancar,"katanya.

John juga mengatakan,untuk pelaksana yang sudah melakukan termen pencairan uang muka segera untuk mulai melaksanakan perkerjaan.
"Jika dalam waktu dua minggu belum juga melakukan eksen, maka akan kita berikan surat peringatan. Karena kontrak batas waktu pekerjaan sudah ditentukan dan tertuang didalam kontrak, konsultan pengaawas juga sudah kami minta untuk memantau progres pekerjaan mengingat cuaca sekarang tidak memungkinkan," pungkas. (pek/mj)

Skrinews - Rekaman Dugaan Korupsi Singkawang Terus Bergulir, Ujian Bagi Kajati Kalbar





Pontianak,Kalbar - Skrinews1,
Dugaan Korupsi Singkawang, Ujian Kejati Kalbar
Pontianak – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar dibawah kepemimpinan Kajati Dr Jaya Kesuma SH MHum mendapatkan ujian besar dalam penanganan kasus-kasus korupsi, setelah beberapa periode kepemimpinan sebelumnya tidak cukup menggembirakan.
Hal ini terungkap dalam audiensi tahap kedua Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar di Kantor Kejati Kalbar, Selasa (14/7/2020) pukul 14.00 WIB. Audiensi ini terkait pelaporan kasus ‘rekaman singkawang’ yang didalamnya ada dugaan korupsi APBD 2018 dan APBD 2019 Kota Singkawang. Laporan tersebut telah dilayangkan dua minggu minggu sebelumnya.

“Perihal laporan yang telah disampaikan, kami tetap akan menjunjungtinggi asas Equality before the law (semua orang sama dihadapan hukum) dan tetap berkomitmen seperti halnya dikemukakan Jaksa Agung yang ingin membangun citra institusi kejaksaan,” kata Chandra Yahya Welo SH MH, Asisten Intelijen Kejati Kalbar yang mewakili Kajati dalam audiensi tersebut.
Chandra yang ditemani rekan-rekannya dari bidang Penkum menjelaskan, hal tersebut telah ditanamkan bagi insan adhyaksa di seluruh Indonesia. “Yakin dan percayalah bahwa kami selalu bersungguh-sungguh dan komitmen. Jabatan Ibarat baju, setiap saat bisa dilepaskan. Tapi kalau kepercayaan, itu yang perlu pertanggungjawaban,” ujarnya seraya menunjuk foto-foto yang terbingkai rapi di ruang pertemuan antara lain Baharuddin Lopa –seorang jaksa agung terdahulu yang dikenal integritas dan kejujurannya.

Dijelaskan Chandra, pelaporan yang telah masuk dari FW-LSM sudah ditindaklanjuti dipelajari dan ditelaah seperti halnya prosedur penanganan di bidang intelijen. “Kami mensortir, pertama-tama siapa dan kapan terjadinya, bagaimana kronologisnya dan lain-lain syarat formil. Kami melihat memang ada pembahasan di luar forum resmi sehingga inkonstitusional,” papar Chandra.
Sosok jaksa yang sopan ini memaparkan pentingnya pembuktian, minimal dua alat bukti sehingga bias menuntun pada fakta materilnya dari rentetan peristiwa yang dimulai dari rekaman tersebut. Selain itu, menyangkut kerugian Negara juga harus terpenuhi untuk masuk dalam tahap persidangan nantinya. “Kami berterimakasih dengan adanya informasi awal dari pihak pelapor dan kami juga akan terus bekerja,” kata Chandra.

Dalam audiensi kedua itu, dari pihak FW-LSM dihadiri langsung Ketua Umum Yayat Darmawi SE MH yang juga Direktur Tindak Indonesia, Sekjen Wan Dally Suwandi, Penasehat forum Sukahar SH MH yang juga Ketua LP-KPK Komda Kalbar, Rudi Wisnu dan belasan anggota forum yang sebagiannya di ruang tunggu.

“Kami dari forum sangat memercayai kepada kejaksaan tinggi Kalbar saat ini dalam menindaklanjuti pelaporan. Mohon maaf, kinerja kejaksaan sebelumnya masih jauh dari harapan. Sebab sedikitnya ada 20 pelaporan dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini, hanya ada satu saja yang ditindaklanjuti,” ujar Rudi Wisnu.
Rudi yang juga Sekretaris LP-KPK Komda Kalbar mengatakan atensi kapada pihak Kejati Kalbar untuk menanggapi serius karena pengalaman sebelumnya banyak kasus yang sudah cukup bukti, tetapi menguap begitu saja. “Saya miris, dalam dua puluh tahun baru satu yang terjerat hukum di Kota Singkawang. Ini kesempatan bagi saya sebagai warga Singkawang menyampaikan unek-unek dan akan menjadi tolok ukur kedepannya bagi kinerja Kejati Kalbar,” kata Rudi Wisnu seraya memaparkan daftar kasus yang terhenti padahal cukup bukti dan sudah masuk pro justitia serta semua saksi sudah diperiksa.

Hal senada dikemukakan Yayat Darmawi yang mengharapkan periodisasi Kejati Kalbar sekarang tidak seperti sebelumnya. Ada bahasa pesimisme yang masuk kepada pihak FW-LSM soal penanganan kasus yang mandek hanya karena ada kedekatan pejabat di Singkawang dengan pihak aparat hukum yang menjadi teman makan dan teman naik sepeda. “Ini sangat berbahaya kalau ada yang memelintir. Kami berharap para jaksa bisa menunjukkan adanya power hukum,” papar Yayat. Terkait pernyataan Yayat ini, langsung dijawab Chandra bahwa pihaknya akan tetap professional.

Baca Juga .....  Dirikan Posko Check Point, Kasat Lantas Polres Melawi AKP Aang Permana : Mengedepankan Tindakan Preemtif Dan Preventif, Guna Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Menurut Yayat, FW-LSM akan terus mengawal jalannya proses hukum terutama pelaporan dugaan korupsi APBD 2018 dan 2019 Kota Singkawang. “Ini komitmen kami yang membawa pesan masyarakat. Sejumlah data tambahan telah kami siapkan antaralain potensi kerugian Negara yang nantinya bisa ditindaklanjuti dengan audit investigative serta data lainnya,” ujar Yayat.
Seperti diberitakan sebelumnya, FW-LSM telah menyampaikan laporan dimaksud yang didalamnya terdiri dari kronologis terjadinya kasus, pihak atau orang yang terlibat disertai perannya masing-masing, lokasi kejadian, unsur perbuatan melawan hukum, bukti-bukti petunjuk (surat dan dokumen pendukung), transkrip rekaman pemufakatan jahat dan lainnya. “Dua buah data akan kembali kami serahkan dalam waktu dekat ini sehingga dapat memperkuat konstruksi hukumnya yang saling menopang,” ujar Yayat.(mj)

Skrinews - Selamat Datang KPK Dikota Singkawang




Skrinews - SINGKAWANG, KALBAR kedatangan  Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di kota Singkawang diharapkan memberi angin segar terhadap Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi di Kota Singkawang, khususnya maraknya Dugaan – dugaan korupsi di Kota Singkawang sejak beberapa tahun belakangan ini. Demikian rilis Gerakan Rakyat Anti Korupsi Kota Singkawang  Rabu (15/7/2020).
Ia mengatakan mulai dari dugaan mark up Pengadaan Lapangan Parkir Kridasana yang dilaporkan semenjak 2017, dugaan Pengaturan proyek aspirasi/pokir 2018, Pembangunan Gerbang Kota Pusaka di sungai Singkawang yang diduga tidak memiliki ijin lingkungan, Penutupan/ Pembangunan kawasan pantai di ujung Gang Kelapa Dua yang merusak hutan mangrove hingga berlanjut dengan yang sekarang sedang jadi perhatian media tentang “Rekaman” pembicaraan antara Walikota Singkawang dengan beberapa orang Anggota DPRD Kota Singkawang masih dinantikan kesudahannya.

“Semua permasalahan ini sebenarnya sudah dilaporkan kepada Instansi yang berwenang, mulai dari Kejaksaan Negeri Singkawang, Polres Kota Singkawang dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat. Tapi hingga kini belum ada titik terang, apakah sudah selesai atau belum,” terangnya.
Oleh karena itu GRAK mendesak dengan banyaknya permasalahan yang belum tuntas terhadap dugaan-dugaan Praktek Korupsi di Kota Singkawang ini KPK harus berpartisipasi aktif dalam rangka Pemberantasan Korupsi di Republik Indonesia ini.

“Jangan sampai kehadiran Unsur Pimpinan KPK hadir di Singkawang memberikan kesan seolah – olah tutup mata dan telinga terhadap banyaknya dugaan Korupsi di Kota Singkawang ini,” tegas Deky. (Topan/editor-mj)

Skrinews - Bupati Sanggau Rapat Koordinasi Penanganan Permasahalan Pasca Bencana Banjir




SANGGAU, Kalbar - Skrinews,
Sebagai salah satu langkah membahas penanganan pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sanggau pada tanggal  8 Juli 2020 lalu di Dusun Gramajaya dan Dusun Nekan Desa Nekan Kecamatan Entikong, Pemerintah Kabupaten Sanggau mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Permasahalan Pasca Bencana Banjir, Senin (13/72020).
Kegiatan yang berlangsung di ruangan rapat Wakil Bupati Sanggau tersebut dipimpin secara langsung oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi S.IP M.Si.
Kegiatan Rakor sendiri diikuti Sekda Sanggau, Ir. Kukuh Triyatmaka, MM dan sejumlah dinas instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Bina Marga Dan Pengairan, Dinas Cipta Karya, Dinas Perkebunan Dan Perternakan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Dinas Pemerintah Desa , Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tim Reaksi Cepat.
Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si dalam kesempatan tersebut mengatakan meskipun bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sanggau hanya sebentar, namun dampak yang dirasakan sangat besar dan masih dirasakan hingga saat ini. Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang menjadi korban bencana banjir tersebut, melainkan juga turut timbul permasalahan sejumlah infrastruktur yang juga rusak seperti pagar SDN 08 Nekan, Kantor Desa Nekan dan putusnya jembatan penghubung akses utama Dusun Gramajaya menuju Dusun Punti Kayan yang harus segera diperbaiki.
Setidaknya ada dua dusun yang terdampak banjir yaitu dusun Gramajaya ada 135 rumah warga terendam dan di Dusun Nekan 118 rumah warga juga terendam. Oleh karena itu lanjut Bupati, sangat penting bagi seluruh pihak terkait, khususnya mereka yang memiliki tanggung jawab dan memiliki kewenangan dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Sanggau, untuk dapat benar-benar melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan kewenangan mereka untuk menangani permasalahan pasca banjir serta meminimalisir terjadinya bencana banjir di masa yang akan dating,”ujarnya.
Wakil Bupati Sanggau Drs yohanes ontot M.Si berharap proses bantuan kepada masyarakat harus cepat dilaksanakan karena masyarakat yang terdapak sudah mulai kesulitan dalam memperoleh air bersih serta bahan pangan untuk sehari – hari, kemudian untuk rumah yang rusak serta lahan pertanian yang terdampak untuk segera didata agar dapat diperbaiki,”tegasnya.(mj)

Skrinews - Anggaran Peningkatan Jalan Bodok Meliau dan Kembayan Balai Sebut Dipangakas



Sanggau, kalbar - Skrinews,
Rombongan Komisi IV DPRD Kalbar yang dipimpin H Subhan Nur pada Jumat (10/7) menemui Bupati Sanggau, Paolus Hadi di ruang kerjanya untuk beraudiensi.
“Kita melihat sebagian besar jalan provinsi ini kan rusak berat. Karena itu kita audiensi ke Bupati ini sejauhmana kita sharing informasi. Kemudian dari aspek-aspek regulasi apa yang diperlukan. Baik kami yang di provinsi maupun kepala daerah, khsusunya Bupati, supaya nyambung ini,” ujar Ketua Komisi IV, Subhan Nur kepada awak media usai audiensi
Dalam rombongan tersebut, Politisi Partai Nasdem itu juga mengaku membawa instansi teknis yakni Dinas Bina Marga Kalbar.
“Pada dasarnya teman-teman di Komisi IV yang membidangi infrastruktur siap memperjuangkan kepada Gubernur untuk menganggarkan perbaikan-perbaikan jalan provinsi yang ada di Sanggau ini,” tegasnya.
Bahkan jika pun APBD Provinsi nantinya tak mampu, pihaknya bersama Bupati Sanggau bisa bersama-sama memperjuangkan ke Komisi V DPR-RI.

Sekretaris Komisi IV yang ikut dalam rombongan, Fransiskus Ason membeberkan untuk tahun ini telah dianggarakan peningkatan ruas jalan Bodok-Meliau Rp 7 miliar. Namun lantaran kasus COVID, dana tersebut dipangkas dan hanya tinggal Rp2,6 miliar.
Demikian juga ruas jalan Kembayan-Balai Sebut. Yang seharusnya belasan miliar, juga Rp 2,6 miliar.
“Kita juga membawa dinas teknis dari provinsi yaitu Bina Marga itu kita sampaikan ‘tolong pak ini sudah rusak parah’. Mereka mengatakan ya sesuai anggaran itu. Terpenting bisa untuk fungsional,” ujar Fransiskus Ason.
Ason mengaku ia bersama robongan Komisi IV DPRD Kalbar itu sudah mengecek langsung ruas jalan provinsi di Kabupaten Sanggau. Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan bahwa ruas jalan Bodok-Meliau dan Kembayan-Balai Sebut sampai ke Belitang sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2021.
“Dalam perencanaan PU, Meliau-Bodok itu sekitar Rp 25 miliar. Kemudian Kembayan-Balai Sebut sampai ke daerah Belitang dalam perencanaan Rp 35 miliar, mudah-mudah tidak berubah. Dan mudah-mudahan bertambah. Mudah-mudahan juga masalah COVID ini bisa berlalu dan bisa normal kembali,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Sanggau, Paolus Hadi berharap masyarakat Sanggau bersabar. Dikatakannya, bukan berarti pemerintah tak peduli.
Saya ulangi lagi, untuk ruas jalan Kembayan-Balai Sebut itu sudah ada tahun ini anggaranya. Tapi dibatalkan karena DAK ditarik pusat. Kalau tak salah saya Rp16 miliar. Itu didorong oleh provinsi. Mudah-mudahan tahun depan bisa lagi mambantu kita,” pungkasnya.( mj)

Skrinews - 6.464 Hewan Disuntik Vaksin Rabies


Sanggau, Skrinews - Kalbar
Dinas Perkebunan kabupaten Sanggau dan Peternakan (Disbunnak)  melakukan vaksin rabies kepada 6.464 ekor hewan yang tersebar di 15 Kecamatan.
Rinciannya, Anjing sebanyak 4.934 ekor, Kucing sebanyak 1.489 ekor, Monyet 35 ekor dan Musang 6 ekor.
Jumlah ini berdasarkan data yang sudah dilaporkan ke Integrated Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (ISIKNAS),” ujar Kepala Dinas Bunnak Sanggau, Syafriansyah, Senin (6/7) pagi.

Dikatakannya, Vaksin rabies mulai dilakukan pada akhir bulan Juni dan dijadwalkan berakhir bulan Juli 2020. Untuk petugas vaksin atau Vaksinator berjumlah 150 orang yang sudah terlatih dan tersebar di 15 Kecamatan.
Rencana kita vaksin akan selesai di akhir Juli 2020,” ungkapnya.
Hingga 13 Juni 2020, Disbunnak mencatat ada sekitar 336 gigitan hewan penyebab rabies di Kabupaten Sanggau yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan.
Dari jumlah tersebut, ada dua sampel anjing yang sudah dikirimkan ke laboratorium Pontianak. Dari dua sampel tersebut, hasilnya positif rabies.
Ini menunjukan ancaman Rabies itu nyata dan ada disekitar kita,” ujarnya.
Syafrianasyah mengimbau kepada orang yang terkena gigitan anjing untuk segera mencuci bekas gigitan dengan air yang mengalir menggunakan sabun.
Itu langkah pertama apabila kita jauh dari Puskesmas. Luka bekas gigitan dicuci dengan air mengalir dan gunakan sabun. Dan luka bekas gigitan jangan sampai ditutup. Misalnya diberi perban atau dijahit, karena virus rabies ini mudah berkembang biak di luka luka yang tertutup. Selanjutnya langsung bawa ke Puskesmas untuk mendapatkam vaksin anti rabies,” pungkas. (Mj)

Skrinews - Audiensi ke Kejati, Forum Wartawan – LSM Kalbar Lapor “Rekaman” Singkawang



Pontianak, Skrinews -Kalbar Puluhan orang perwakilan Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar menggelar audiensi ke Kantor Kejaksaaan Tinggi Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak sekaligus memasukan laporan dugaan tindak pidana korupsi, Kamis (2/7/2020).

Dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, anggota FW-LSM diterima pihak Kejati Kalbar di ruang tunggu. Selanjutnya yang diperkenankan untuk berdialog langsung di ruang pertemuan hanya enam orang saja.  Kajati Dr. Jaya Kesuma, SH, MHum yang sedang menerima tamu lainnya, menugaskan Asintel Chandra Yahya Welo, Kasi Penkum Pantja Edy Setiawan dan sejumlah pejabat di lembaga adhyaksa tersebut.

Juru bicara FW-LSM, Sukahar SH MH menyatakan terimakasih dapat diterima beraudiensi dan memberikan dukungan moril kepada pihak kejaksaan sebagai penuntut maupun lembaga yang memiliki peran dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, selain Polri dan KPK. “Kedatangan kami juga memberikan laporan sebagai tindaklanjut pemberitaan yang dimuat rekan-rekan media,” kata Sukahar yang juga Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komisariat Daerah Kalbar.

Ia memberikan dukungan kepada pihak kejaksaan untuk menjalankan tugasnya dalam koridor penegakkan hukum atau law enforcement. “Sebagai bukti kepedulian kami, pada hari ini memberikan laporan kepada Kejati Kalbar,” ujar Sukahar yang sering menjadi dosen terbang di banyak perguruan tinggi ini.

Menurutnya, FW-LSM telah membuat laporan secara tertulis sesuai fakta di lapangan. Hal-hal lainnya diharapkan pihak Kejati agar menelusuri dugaan tersebut, karena bukti-bukti sudah kita lampirkan sehingga layak diteliti dan ditindaklanjuti agar tidak menjadi berita bohong di publik.

Pada kesempatan itu, Sukahar didampingi Sekretaris Presidium FW-LSM, Wan Dally Suwandi menyerahkan dokumen pelaporan mengenai dugaan bagi-bagi proyek di Kota Singkawang yang sudah menjadi pemberitaan di banyak media. “Apakah bisa ditindaklanjuti atau tidak, bukanlah menjadi kewenangan kami. Dokumen laporan ini terkait rekaman bagi-bagi proyek yang diduga dilakukan walikota singkawang bersama sejumlah oknum DPRD kota singkawang,” ujar Wan Dally Suwandi yang akrab disapa Wawan ini.

Wawan menyatakan dirinya bersama ratusan anggota forum yang terdiri dari puluhan lembaga unsur wartawan dan LSM, menyanggupi untuk melengkapi bukti pendukung lainnya jika penyidik merasa masih kurang bukti dari minimal dua alat bukti.

Asintel Kejati Kalbar, Chandra Yahya Welo mengucapkan terimakasih kepada FW-LSM Kalbar yang sudah memberikan kepercayaan kepada kejaksaan tinggi dengan menyerahkan laporan dokumen awal ini meskipun belum tahu seperti apa dokumen ini. “Terimakasih dan akan ditindaklanjuti dalam bentuk koordinasi dan komunikasi. Kami terima dengan senang hati,” kata Chandra.

Diwawancarai usai penyerahan laporan, Kasi Penkum Kejati Kalbar, Pantja Edy Setiawan memaparkan akan bekerja lebih cepat dan maksimal untuk membuktikan kebenaran laporan tersebut. Untuk itu diperlukan bukti-bukti hukum yang lengkap.

“Kita tidak bisa menargetkan karena ini kita buktikan dulu secara mendalam, kita analisa secara yuridis, kemudian kita lakukan ekspose secara internal apakah ini masuk dalam tindak pidana korupsi atau tidak masuk. Setiap ada kejadian, tidak hanya ini saja, semua informasi kita lakukan penelitian dan ekspos dengan jaksa penyelidik, khususnya di bidang intelijen,” kata Pantja.( penulis - wans / edetor- mj)

Skrinews - Gerakan Kemanusian, Dinas Kominfo Sanggau Gelar Aksi Donor Darah



Skrinews - SANGGAU, Kalbar  Sanggau menggelar aksi donor darah, dalam hal ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sanggau, yang juga dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia, bertempat di Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau, Selasa (30/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau, H. Joni Irwanto menyampaikan dalam hal ini dari Dinas Kominfo beserta Bappeda dan beberapa perangkat daerah yang terdekat melakukan gerakan donor darah.
“Hal ini dalam rangka mendukung gerakan kemanusiaan dan memperingati hari donor darah sedunia. Ini kita tujukan untuk memberikan sumbangsih atau partisipasi kita bagi pendonor darah di Kabupaten Sanggau yang akan menyalurkan darah-darahnya kepada beberapa pasien yang nantinya memerlukan. Karena memang sifatnya donor darah ini diperlukan dalam keadaan yang mendesak. Oleh karena itu, melalui PMI Kabupaten Sanggau kita harus menyediakan stok darah yang sehat dan bermutu,” ucapnya.
H. Joni Irwanto katakan dengan adanya stok darah di PMI Kabupaten Sanggau akan bisa menolong seluruh pasien-pasien yang membutuhkan.
“Sehingga akan mengurangi resiko gagal dalam penanganan yang disebabkan oleh kekurangan darah. Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini kami berterimakasih kepada PMI Kabupaten Sanggau yang sudah bekerjasama dengan para perangkat daerah untuk melakukan donor darah,” ujar Kadis Kominfo Sanggau, H. Joni Irwanto.
Donor darah ini juga, lanjut dia, kita dorong individu-individu untuk dapat melakukan donor darah secara rutin.
Karena donor darah ini akan mampu menjaga imunitas dan kesehatan tubuh kita. Apabila kita menjadi pendonor secara teratur, maka sirkulasi perubahan darah didalam tubuh kita akan secara teratur juga mengalami peremajaan,” tuturnya.
Ia juga menyarankan, bagi mereka yang akan mendonorkan darahnya, pastikan dalam keadaan sehat dan tidak terimbas Covid-19 ataupun penyakit-penyakit lainnya yang dapat menularkan.
“Sebelum kita mendonorkan darah, kenali diri kita sendiri dan periksa dengan baik kepada petugas yang akan memeriksakan darah kita. Saya kira ini sebuah gerakan sosial, gerakan kemanusian, yang apabila menjadi sebuah gerakan bersama, maka Kabupaten Sanggau akan maju, sehat dan bahagia”, pungkasnya. (Penulis - alfian / editor - mj)

Skrinews - Polsek Entikong Ungkap Peredaran Narkoba Tujuan Poantianak, Sita Sabu 2,9 Kilogram



Skinews1 - SANGGAU, Kalbar   Kapolres Sanggau, AKBP Raymond Marcellino Masengi membenarkan adanya pengungkapan narkotika jenis Sabu diwilayah hukum Polsek Entikong, Polres Sanggau.
Dua orang ditangkap terkait kasus tersebut dengan barang berupa Sabu seberat 2,9 kilogram. Barang haram tersebut dibawa dalam bentuk kemasan plastik berwarna oleh pelaku.
Kapolsek Entikong, AKP Kombo via seluler mengatakan pihaknya mendapatkan informasi pada Senin (22/6) sekira pukul 17.00 WIB. Kemudian anggota Polsek Entikong melakukan penyelidikan berdasarkan informasi tersebut.

Pada Senin malam, lanjut dia, sekira pukul 21.00 WIB anggota Polsek Entikong menangkap seorang pria berinisial RDM yang mengendarai sepeda motor KB 3156 KP. Pria tersebut telah mengambil sebuah barang berbungkus plastik berwarna hitam di Jalan Baru Patoka Desa Entikong.
“Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kantong plastik hitam itu didapati berisikan tas kain warna biru bergambar yang didalamnya ditemukan empat bungkus plastik berisikan butiran kristal warna bening diduga Sabu,” ungkapnya, Rabu (24/6) siang.
Usai menginterogasi RDM, didapati keterangan bahwa Sabu tersebut akan dibawa menuju Kota Pontianak. Polsek Entikong melakukan pengembangan menuju Pontianak. Setiba di Pontianak tepatnya di depan Indomaret Jalan 28 Oktober di Siantan Hulu, anggota Polsek Entikong kembali menangkap pria berinisial S sebagai orang yang menerima barang itu.
Usai pria berinisial S ditangkap, barang dan orang langsung dibawa ke Polsek Entikong untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Dalam kasus tersebut, Kombo menyebutkan ada dua orang yang ditangkap. Sementara total barang berupa Sabu yang disita seberat 2,9 kilogram terdiri dari empat paket berbungkus plastik berbagai warna." Pungkas. (Matnaji)

Skrinews - Kapolda Kalbar Kunjungi Keuskupan Sintang dan Serahkan Tali Asih



Skrinews1 -  SINTANG, Kalbar
Polda Kalbar, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda), Irjen Pol Dr. Drs. Remigius Sigid Tri Harjanto, SH,M.Si, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) Kesatker Polres Sintang, Minggu (21/06/2020) pagi.
Kedatangan Kapolda Kalbar dan Rombongan di Polres Sintang, Disambut langsung oleh Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting, S.I.K, MH, didampingi Wakapolres Sintang Kompol Alber Manurung, serta Pejabat Utama Polres Sintang.
Dalam Kunjungan Kerja ke Polres Sintang, Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Drs. Remigius Sigid Tri Hardjanto, SH, M.Si tidak lupa berkunjung ke Keuskupan Sintang yang berlokasi di Jalan Akcaya 1 Kelurahan Akcaya dan disambut langsung oleh Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, O.F.M. Cap serta memberikan langsung tali asih kepada keuskupan Sintang selesai berkunjung ke keuskupan Sintang.
Kapolda Kalbar yang juga didampingi oleh Ketua Bhayangkari PD Kalbar Ny. Nunuk Sigit Tri Hardjanto, Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting, S.I.K, MH dan Ketua Bhayangkari Cabang Sintang Ny. Putri Halilintar Ginting kembali ke Polres Sintang.
Dihari yang sama bertempat di lobby Mapolres Sintang kembali Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Drs Remigius Sigid Tri Hardjanto, SH, M.Si dan Ketua Bhayangkari PD Kalbar Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto menyerahkan Tali Asih kepada Warakawuri Polri.
Warga Masyarakat dan Perwakilan Panti Asuhan Insan Jemelak Kec. Kelam Permai berupa Tali Asih dengan tetap memperhatikan dan mengikuti Protokol Kesehatan. Kegiatan ini dalam rangkaian Bakti Sosial Polda Kalbar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-74 pada 1 Juli 2020 mendatang.
Melalui kunjungan kerjanya di Polres Sintang sebagai umat beragama yang taat, Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Drs Remigius Sigid Tri Hardjanto dan Ketua Bhayangkari PD Kalbar Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto juga tidak lupa melaksnakan ibadah dengan cara virtual bertempat diruang kerja Kapolres Sintang.
Walaupun Kunjungan Kerja Kapolda Kalbar di Polres Sintang berlangsung singkat, Namun sangat memberikan kesan baik bagi seluruh Personil Polres Sintang, Karena dikunjungi oleh orang nomor satu di Polda Kalimantan Barat.
Dalam kunjungan ini, Kapolda Kalbar dan Rombongan juga mengecek secara langsung kesiapan seluruh Personel Jajarannya dalam menghadapi Pilkada kedepannya dan kegiatan-kegiatan Kepolisian dalam masa pandemi ini.
Baik kegiatan bantuan sosial kemanusiaan Polri maupun kegiatan dalam rangka penerapan disiplin masyarakat ditengah pandemi Covid-19."pungkas.(mj)

Skrinews - 329, Kasus Gigitan Anjing Di Sanggau



Sanggau, kalbar  Disbunnak Sanggau mencatat dalam kurun waktu lima bulan terakhir di tahun 2020 terdapat 329 kasus gigitan anjin.Jumlah itu tersebar di semua kecamatan,” kata Kepala Disbunnak Sanggau, Syafriansyah disela pelatihan vaksinator, Senin (15/6)
Ia berharap para peserta dapat menjadi vaksinator untuk hewan-hewan penular rabies seperti anjing, kucing, musang maupun monyet.
“Memang ini belum tentu rabies, tapi kita melihat potensi penularan rabies masih ada. Oleh karena itu kita memastikan masyarakat itu aman, kita harus vaksin hewan-hewan tersebut.

Sementara dalam hal sosialisasi dan koordinasi, Syafriansyah mengaku melibatkan banyak unsur, termasuk tokoh adat dan tokoh agama.
“Terutama dalam tahap sosialisasi, memberikan pemahaman masyarakat, bahwa tujuan kita memvaksin ini, supaya hewan peliharaan sehat. Jangan sampai menularkan penyakit, baik pada diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Vaksinasi, sebut Safriansya merupakan langkah pertama membasmi rabies.
“Sudah kita lakukan tiga tahun berturut-turut. Kemudian kita juga melaksanakan sosialisasi, bulan Januari, Februari, sebelum wabah COVID,” pungkasnya. (Mj)

Skrinews - Karyawan PT SISU II Tuntut Pembayaran



Sanggau, kalbar Sebanyak 43 perwakilan Karyawan Harian Lepas (KHL) PT SISU II di Lubuk Sabuk, Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam kembali mendatangi Disnakertrans Sanggau, Senin (15/6) siang.
Kedatangan mereka guna mempertanyakan tindaklanjut permasalahan yang mereka hadapi dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta tersebut.
Tungkat Temenggung Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, Tiotinus Suding yang mendampingi para karyawan harian lepas ini mengatakan, permasalahan yang dihadapi karyawan harian lepas PT SISU II sudah disampaikan secara tertulis ke Disnakertrans pada 7 Juni 2020 lalu.
“Dan hari ini untuk kedua kalinya saya bersama perwakilan karyawan harian lepas mendatangi Disnakertrans untuk menindaklanjuti permasalahan yang telah disampaikan sebelumnya,” ujar Suding.
Menurut dia, persoalan tersebut berawal dari upah karyawan harian lepas yang akan dibayarkan pihak PT SISU II tidak sesuai kesepakatan awal, yaitu Rp100.612 per HK.
“Untuk periode 21 April-20 Mei 2020 yang kerja full jumlah HK 12 hari dalam satu bulan. Tetapi upah yang akan dibayarkan pihak perusahaan untuk 12 HK itu hanya sebesar Rp428.000,” ungkap Suding.
Merasa haknya tidak dipenuhi, karyawan harian lepas kemudian melakukan pemagaran kantor perusahaan. Setelah itu mereka dipanggil perusahaan yang siap untuk membayar full 1 HK tanpa proporsi asalkan bertanda tangan di surat pernyataan.
Surat pernyataan yang disodorkan pihak perusahaan itu, ditolak karyawan harian lepas. untuk mencari keadilan, kemudian pada tanggal 7 Juni 2020, karyawan harian lepas mendatangi Disnakertrans.
Pada saat pertemuan itu, pihak Disnakertrans akan menentukan hari pertemuan antara karyawan karian lepas dengan pihak perusahaan. Namun pertemuan belum digelar, pihak perusahaan malah mengirim surat yang ditujukan kepada Emilia Juidah dan Supina,” beber Suding.
Ia menyebut, surat itu berisikan permintaan agar mesin finger print yang ditahan segera dikembalikan ke pihak perusahaan.
Dalam surat itu ada ancaman akan dibawa ke jalur hukum jika mesin finger print yang dipegang kedua karyawan harian lepas tersebut tidak dikembalikan.
Seakan-akan, penahanan finger print ini dilakukan ibu berdua ini. Padahal penahanan ini kesepakatan 43 karyawan. Dan ini dikembalikan sampai ada tindaklanjut dari upah karyawan dibayarkan sesuai kesepakatan awal, tanpa syarat penandatanganan surat pernyataan.
Ia menambahkan, persoalan lain yang menjadi tuntutan karyawan harian lepas ini adalah HK dalam satu bulan hanya 12 hari. Kemudian setiap kali menerima upah, ada pemotongan Jamsostek.
“Dipotong untuk jamsostek tapi kartu jamsosteknya tidak ada. selain itu, masalah jemputan karyawan, ibu hamil setelah melahirkan tidak dipekerjakan lagi dan ketika kecelakaan kerja saat jam kerja tidak ditanggung pihak perusahaan,” pungkasnya. (Mj)

Skrinews - PMI Sanggau Mendapatkan Batuan Satu Unit Mobil Ambulance dari Bank Kalbar




Sanggau, kalbar
Demi kelancaran dan pencegahan di PMI Sanggau mendapatkan bantuan dari Bank Kalbar,bantuan satu unit mobil ambulance kepada PMI Sanggau Oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si di kantor bupati Sanggau.Selasa,(9/6/2020).

Penyerahan secara simbolis satu unit Mobil Ambulance diterima langsung oleh Ketua PMI Sanggau Yohana Kusbariah Ontot dengan didampingi oleh Sekretaris PMI Sanggau Urbanus, S.Sos beserta pengurus dan anggota UDD PMI Kabupaten Sanggau.

Bantuan dari Bank Kalbar selain 1 unit mobil ambulanc, Bank Kalbar juga menyerahkan bantuan berupa 1 ton beras bagi warga yang terdampak Covid-19 dan 50 APD berupa baju Hazmat kepada gugus tugas pencegahan dan percepatan penangan Covid-19.

Pesan dari Ketua PMI Kabupaten Sanggau, Ny. Yohana Kusbariah Ontot mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalbar yang sudah menyerahkan bantuan CSRnya berupa 1 Unit mobil ambulance kepada PMI Sanggau, mobil ini tentu kita gunakan untuk pelayanan masyarakat,dan digunakan dengan baik untuk membantu mobilisasi kegiatan PMI Sanggau.Ucapnya.

Saat yang bersamaan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Kalbar atas bantuan ambulance untuk PMI Sanggau, serta Beras dan APD, semoga bantuan ini dapat kita pergunakan dengan baik untuk kepentingan bersama, bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Kalbar yang sudah menggunakan CSRnya kepada kita, kedepannya akan kami ajukan kendaraan untuk yang lain juga seperti mobil sampah, karena diberapa kecamatan masih kurang. Harapannya.

Bupati juga menghimbau sekaligus mengajak masyarakat Kabupaten Sanggau untuk Donor Darah ke PMI Sanggau, karena stock darah kita sangat begitu kurang, sementara kebutuhan darah diperlukan setiap hari, jangan takut PMI sudah mengikuti protokol kesehatan.Pesannya.

Pimcab Bank Kalbar senang saat menyerahkan bantuan CSR dari Bank Kalbar berupa 1 unit mobil ambulance, 1 ton beras bagi warga yang terdampak Covid-19 dan 50 APD berupa baju Hazmat kepada gugus tugas pencegahan dan percepatan penangan Covid-19.

Pimpinan cabang Bank Kalbar Kabupaten Sanggau Mas Yusmidi, S.IP, MM, semoga bantuan ini bisa membantu kegiatan PMI Sanggau dan membantu penangan Covid-19 Semoga wabah Pandemi yang sangat menakutkan ini hilang dan kegiatan masyarakat seperti dahulu Kembali normal di Kabupaten Sanggau."pungkas.(matnaji)