BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Kepri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepri. Tampilkan semua postingan

Kolaborasi Yorindo, APTIKNAS, APKOMINDO dan BSSN Sukses Gelar Roadshow ke-4 “AI Driven Secure & Efficient” di Batam


BATAM, Suaraindonesia1, Rangkaian Roadshow Nasional 10 Kota bertajuk “AI Driven Secure & Efficient: Engineering Digital Transformation Blueprint” kembali mencatatkan keberhasilan pada penyelenggaraan ke-4 di Kota Batam. Inisiatif strategis ini merupakan kolaborasi antara Yorindo Communication bersama APTIKNAS dan APKOMINDO, dengan dukungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI serta sinergi bersama KADIN Batam dan berbagai asosiasi industri di setiap daerah.


Diselenggarakan di Harmoni One Hotel Batam, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, praktisi IT, serta pelaku industri manufaktur, logistik, dan kesehatan. Kehadiran kolaboratif antara pengambil kebijakan dan pelaksana teknis menjadi fondasi utama dalam membangun transformasi digital yang efektif, aman, dan berkelanjutan.


Direktur Yorindo Communication, Yolanda Roring, menegaskan bahwa roadshow ini dirancang sebagai platform strategis untuk membangun blueprint transformasi digital nasional yang komprehensif. “Kami menghadirkan ekosistem lengkap, mulai dari kebijakan keamanan siber, infrastruktur digital, hingga implementasi AI yang aplikatif. Batam menjadi titik penting karena merupakan hub industri dan perdagangan internasional,” ujarnya.



Dari sisi kebijakan nasional, Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng., Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI, kembali menegaskan pentingnya keamanan siber sebagai fondasi utama transformasi digital. Dalam sesi utama, beliau memaparkan konsep Autonomous Cyber Defense sebagai pendekatan strategis dalam menghadapi ancaman siber yang semakin cepat dan kompleks. Sistem pertahanan yang adaptif serta mampu merespons secara otomatis dinilai krusial dalam melindungi infrastruktur kritis, baik di sektor manufaktur maupun kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Slamet Aji Pamungkas, yang akrab disapa Mamung.


Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun fondasi digital yang kuat sebelum mengadopsi AI secara luas. “Adopsi AI tanpa infrastruktur digital yang kokoh berisiko menimbulkan Black Box Syndrome, yaitu kondisi di mana sistem berjalan tanpa transparansi dan kontrol. Kita harus membangun digital backbone yang mandiri dan berdaulat, baik melalui on-premise maupun cloud lokal,” tegas Hoky.


Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya mengadopsi teknologi AI, tetapi harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan keamanan. “Tanpa fondasi yang kuat, AI justru berpotensi menjadi sumber risiko baru. Karena itu, kami menghadirkan blueprint yang lengkap di setiap kota,” tambahnya.



Apresiasi tinggi disampaikan kepada KADIN Batam dan IndoHC atas kontribusinya dalam mendorong pengembangan SDM digital. “Kami sangat bangga melihat antusiasme KADIN Batam dan IndoHC. Ini adalah langkah nyata menuju terciptanya 1.000 Digital Transformation Leaders di Indonesia. Peran Bapak Dr. Paimin Siahaan, M.Hum., selaku Founder IndoHC sekaligus Wakil Ketua Kadin Batam sangat krusial dalam menyelaraskan kebutuhan industri dengan pengembangan talenta digital,” ujar Hoky.


Ketua APTIKNAS Kepulauan Riau, Robert Liandro, turut menegaskan komitmennya dalam mengawal kolaborasi jangka panjang antara industri dan penyedia teknologi. “APTIKNAS Kepri siap memastikan transformasi digital berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Kami hadir untuk menjembatani kebutuhan industri dengan solusi teknologi terbaik,” ujarnya.


Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan praktisi terkemuka, antara lain Dr. Paimin Siahaan, M.Hum., Agus Dedi Supriyadi (Direktur SMARTTRUS, Ketua APTIKNAS & APKOMINDO DPD Bekasi, Praktisi AI & IoT), Wahyu M. Sun (CEO & Founder Smartnetindo), Saputra Kurniawan (Head of Area Batam, Pekanbaru, Padang), serta Iswadi Suwrana (Regional Sales Manager QSAN). Para narasumber berbagi wawasan strategis mulai dari kebijakan, infrastruktur, hingga implementasi teknologi terkini di lapangan.



Puncak acara diisi dengan workshop interaktif yang dipandu oleh Agus Dedi Supriyadi, di mana peserta mempraktikkan langsung otomasi proses bisnis menggunakan platform n8n serta integrasi AI dan IoT. Sesi ini memberikan pengalaman nyata dalam mengintegrasikan sistem lintas platform secara efisien dan aplikatif.


Kesuksesan acara ini juga didukung oleh berbagai mitra teknologi global yang menghadirkan solusi nyata, di antaranya Smartnetindo (Ekahau) untuk optimasi jaringan Wi-Fi industri, Weefer dengan solusi HRIS berbasis AI, serta QSAN dan VEEAM yang menghadirkan solusi penyimpanan dan backup data yang aman dan andal. Para mitra juga membuka sesi konsultasi langsung yang memberikan nilai tambah bagi peserta.


Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus APTIKNAS dan APKOMINDO, antara lain: Arseto Hartantiyo selaku Sekretaris Daerah APTIKNAS dan APKOMINDO Kepulauan Riau; Willyanto (Djui Huang) selaku Bendahara APTIKNAS dan APKOMINDO Kepulauan Riau; serta anggota APTIKNAS dari Jakarta, Andreas (PT Taitan Teknologi Indonesia) dan Mike Gunawan (PT. Aktivitas Menarik Indonesia) yang juga memiliki perusahaan EO LiveLife Activities Pte Ltd, di Singapura.



Hadir pula secara daring: Andi Mulja Tanudiredja selaku Wakil Ketua Umum III Bidang Kerjasama, Event, dan Hubungan Internasional; Hartanto Sutardja selaku Wakil Ketua Komite Tetap Kerjasama Luar Negeri; Yuliasiane Sulistiyawati selaku Ketua Komite Tetap Cyber Security Solusi; serta Nazir Danuarta Sudirman selaku Ketua APTIKNAS dan APKOMINDO DPD Banten.


Sebagai bagian dari gerakan nasional, roadshow ini menargetkan pemerataan transformasi digital di 10 kota strategis Indonesia, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Surabaya, Bali, dan Cikarang serta Batam. Selanjutnya, kegiatan akan berlanjut ke Purwakarta, Tangerang, Solo, Jakarta, Semarang, hingga Balikpapan-Samarinda.


Melihat antusiasme dan dampak nyata yang dihasilkan, penyelenggara membuka peluang luas bagi sponsor dan mitra strategis untuk berpartisipasi pada Roadshow ke-5 hingga ke-10. Keterlibatan sponsor tidak hanya memberikan eksposur brand kepada lebih dari 100 pengambil keputusan di setiap kota, tetapi juga membuka peluang kolaborasi langsung dalam pengembangan ekosistem digital nasional. Dengan dukungan publikasi media dan asosiasi kredibel, kegiatan ini menjadi platform ideal untuk memperluas jejaring bisnis dan kontribusi strategis.



“Roadshow ini adalah gerakan kolaboratif lintas ekosistem. Kami mengundang para vendor dan penyedia solusi untuk ikut serta dalam perjalanan menuju kedaulatan digital Indonesia. Kehadiran sponsor bukan hanya investasi bisnis, tetapi juga kontribusi nyata bagi kesiapan industri nasional menghadapi era AI,” tutup Hoky yang juga menjabat sebagai Sekjen PERATIN dan Wakli Ketua Umum SPRI.


Seluruh rangkaian seminar dan workshop tidak dipungut biaya bagi peserta. Informasi pendaftaran serta kerja sama sponsor dapat diperoleh melalui: 0819 3267 4333 / 0813 2175 8222 / 0812-1414-9098.

APBD Tertekan, Migas Terabaikan: Kepri di Persimpangan Kebijakan

Oleh: La Dewasatria Perdana Shandy

Ketua Umum SEMMI Kepulauan Riau


KEPULAUAN RIAU, SuaraIndonesia1.com — Di tengah tekanan APBD yang kian terasa, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau justru dihadapkan pada ironi besar: berdiri di atas potensi migas strategis nasional, namun gagal mengonversinya menjadi kekuatan fiskal daerah. Natuna dan Anambas menyimpan sumber daya energi yang signifikan, tetapi hingga hari ini masih banyak blok migas yang terbengkalai, tidak digarap secara optimal, dan seolah dibiarkan berjalan tanpa arah yang jelas.


Ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan kegagalan dalam membaca momentum.


Dalih bahwa sektor migas adalah kewenangan pusat tidak bisa terus dijadikan tameng. Justru di sinilah dituntut keberanian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk tampil menekan, bukan menunggu. Fakta di lapangan menunjukkan, belum ada tekanan yang cukup kuat dan konsisten dari daerah kepada pemerintah pusat untuk mengevaluasi blok-blok migas yang mangkrak. Ketika potensi besar dibiarkan diam, maka yang hilang bukan hanya energi, tetapi juga masa depan fiskal daerah.


Lebih jauh, Kepulauan Riau tampak berjalan tanpa peta jalan energi yang jelas. Hingga kini, belum terlihat adanya grand design yang mampu mengintegrasikan Natuna dan Anambas sebagai pusat produksi dengan Batam sebagai simpul industri dan logistik migas. Padahal, tanpa integrasi ini, Kepri hanya akan menjadi penonton dalam rantai nilai energi yang seharusnya bisa dinikmati sendiri.


Fragmentasi kebijakan semakin memperparah keadaan. Perizinan yang tidak selaras, regulasi yang tidak sinkron antar wilayah, serta minimnya koordinasi lintas daerah membuat investasi migas kehilangan daya tarik. Investor tidak hanya mencari potensi, tetapi juga kepastian. Dan hingga hari ini, Kepulauan Riau belum sepenuhnya mampu memberikan keduanya.


Situasi ini diperburuk oleh lemahnya langkah promosi investasi ke tingkat global. Di saat daerah lain berlomba membuka pintu dan menawarkan peluang ke investor internasional, Kepulauan Riau justru terkesan pasif. Nyaris tidak terdengar upaya agresif berupa presentasi langsung ke luar negeri, penjajakan kerja sama strategis, atau diplomasi ekonomi yang terarah untuk menarik investasi di sektor migas.


Yang tak kalah penting, hubungan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan BP Batam juga belum menunjukkan kekuatan optimal. Padahal, Batam adalah kunci dalam membangun ekosistem industri migas di wilayah ini. Tanpa koordinasi yang kuat dan visi yang selaras antara Pemprov dan BP Batam, peluang menjadikan Batam sebagai offshore energy hub hanya akan menjadi jargon tanpa realisasi. Ego sektoral dan lemahnya kolaborasi hanya akan memperpanjang daftar potensi yang gagal dimanfaatkan.


SEMMI Kepulauan Riau menilai bahwa potensi besar yang dimiliki daerah ini seperti dibiarkan terabaikan begitu saja. Entah karena pemerintah terlena oleh rutinitas administratif, atau bahkan karena ide, visi, dan misi besar tentang masa depan energi daerah ini tidak pernah benar-benar terlintas dan diperjuangkan secara serius. Yang jelas, kondisi ini tidak bisa terus didiamkan.


Sebagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa, SEMMI Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas. Kami akan terus mendorong, mengkritisi, dan memastikan bahwa potensi migas Kepulauan Riau tidak lagi menjadi sekadar wacana, tetapi benar-benar diwujudkan sebagai kekuatan ekonomi nyata bagi masyarakat.


Kondisi ini seharusnya menjadi titik balik. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak bisa lagi berjalan dengan pendekatan administratif semata. Dibutuhkan kepemimpinan yang berani menekan pusat, menyusun grand design energi yang konkret, menyelaraskan kebijakan lintas wilayah, memperkuat sinergi dengan BP Batam, serta secara aktif membuka pintu investasi global.


APBD yang tertekan tidak akan pernah pulih jika potensi besar dibiarkan tidur. Kepulauan Riau tidak kekurangan sumber daya. Yang kurang adalah keberanian untuk mengelola dan memperjuangkannya.


Jika situasi ini terus berlanjut, maka Kepulauan Riau akan selamanya berada dalam paradoks yang sama: kaya akan potensi, namun miskin dalam realisasi.


Reporter: Jhul-Ohi

Lolos dari Hukuman Mati, ABK Fandi Tetap Divonis 5 Tahun Penjara



Batam - Suaraindonesia1, Fandi Ramadhan, anak buah kapal Sea Dragon, akhirnya lolos dari tuntutan hukuman mati yang sebelumnya diajukan jaksa atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba.


Meski demikian, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam tetap menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dalam sidang yang digelar Kamis (5/3).


Putusan ini memang jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun, sorotan publik serta perhatian Komisi III DPR RI terhadap berbagai kejanggalan dalam kasus ini ternyata belum mampu membebaskan Fandi dari jerat hukum.


Suasana sidang berubah haru setelah putusan dibacakan. Ibu Fandi, Nirwana, langsung menghampiri dan memeluk putranya sambil menangis.


Dalam persidangan terungkap bahwa sejumlah saksi dari awak kapal, termasuk kapten, menyebut Fandi berulang kali mempertanyakan isi kardus yang mereka pindahkan.


Menurut pengacara Hotman Paris Hutapea, hal tersebut menunjukkan bahwa Fandi tidak mengetahui atau terlibat dalam peredaran narkoba di atas kapal.


Peristiwa itu bermula pada 14 Mei 2025 saat kapal Sea Dragon berlayar menuju Phuket. Di tengah perjalanan, Fandi bersama lima awak lainnya diperintahkan memindahkan 67 kardus berisi sabu dengan total berat hampir dua ton.


Fandi mengaku hanya menjalankan perintah kapten kapal dan tidak mengetahui isi muatan tersebut.


Atas putusan ini, jaksa masih memiliki kesempatan untuk menempuh upaya hukum lanjutan.

Oky Mustofa dan Maysita Angraini Terpilih Secara Aklamasi dalam Pemilwa STAIN SAR Kepri


KEPULAUAN RIAU, suaraindonesia1.com
— Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi menetapkan Oky Mustofa sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Maysita Angraini sebagai Wakil Ketua DEMA untuk periode mendatang. Pasangan ini terpilih secara aklamasi setelah melalui tahapan pemilwa yang berlangsung demokratis, tertib, dan penuh musyawarah.


Aklamasi tersebut menunjukkan kuatnya dukungan dan kepercayaan mahasiswa terhadap pasangan Oky–Maysita sebagai figur yang dinilai mampu membawa perubahan positif dalam tubuh organisasi kemahasiswaan. Proses Pemilwa berjalan lancar dan mendapat apresiasi karena sesuai mekanisme serta menjunjung asas keterbukaan.


Pasangan Oky dan Maysita mengusung visi Bangun–Bentuk–Bangkit, yang menjadi arah gerak kepemimpinan mereka:


1. Mewujudkan DEMA STAIN SAR sebagai pusat gerak mahasiswa yang responsif (Bangun), kolaboratif (Bentuk), dan inspiratif (Bangkit).

2. Menghasilkan kampus yang mendukung pertumbuhan akademis (Bangun), sosial (Bentuk), dan kesejahteraan mahasiswa (Bangkit).


Lebih dari sekadar visi internal, keduanya menegaskan komitmen untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang selaras dengan pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Melalui riset-riset mahasiswa yang aplikatif, program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, serta kolaborasi bersama lembaga pemerintah dan komunitas lokal, mereka ingin memastikan bahwa gerakan kemahasiswaan STAIN SAR Kepri memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kepri.


Oky dan Maysita juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Menurut mereka, Tri Dharma bukan hanya konsep akademik, melainkan tanggung jawab moral bagi mahasiswa untuk hadir dan memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat, terutama di daerah kepulauan yang memiliki beragam tantangan sosial dan ekonomi.


Terima kasih kepada rektorat serta seluruh unsur pimpinan STAIN SAR Kepri yang telah memberikan kesempatan penuh bagi mahasiswa untuk menjalankan Pemilwa sesuai aturan dan prinsip demokrasi. Dukungan institusi dianggap menjadi faktor penting terselenggaranya pemilihan yang jujur, inklusif, dan kondusif.


Dengan terpilihnya Oky Mustofa dan Maysita Angraini sebagai Ketua dan Wakil Ketua DEMA, mahasiswa STAIN SAR Kepri berharap hadirnya kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, serta mampu menjembatani aspirasi mahasiswa demi kemajuan kampus dan kontribusi nyata bagi pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.


(JO)

Pembangunan Pelabuhan Roro Letung di Duga Bermasalah, APH di desak Periksa pihak terkait.



Anambas, 9 agustus 2025, SuaraIndonesia1.com - Aliansi Anambas Menggugat (ALAM) melalui sekretarisnya Eko Pratama melayangkan kritik keras terhadap para pihak yang terlibat dalam pembangunan pelabuhan roro yang letung yang terletak di desa kuala maras kecamatan jemaja timur kabupaten kepulauan anambas.


Bagaimana tidak, pelabuhan yang sudah lama di nanti masyarakat pulau jemaja untuk memperlancar konektivitas masyarakat di bangun secara serampangan. Pembangunan yang molor tidak sesuai dengan jangka waktu pekerjaan yang di sepakati menjadi permasalahan awal, di lanjut dengan kondisi konstruksi pelabuhan yang sudah rusak bahkan sebelum sempat di resmikan.


"kami kira ini harus menjadi perhatian serius oleh seluruh warga jemaja, ini bukan sekedar soal pembangunan, jika benar kemudian ada permainan nakal oleh kontraktor Pelaksana dan Pejabat terkait, masyarakat Jemaja harus bergerak, bersama-sama mengumpulkan keterangan dan fakta di lapangan terkait kondisi rill pembangunan pelabuhan tersebut dan kemudian kita serahkan kepada penegak hukum, Demi harga diri kampung. Kata Eko Pratama yang juga merupakan putra asli Jemaja.


Dari sisi pengawasan pekerjaan, pembangunan pelabuhan roro letung ini seperti di lindungi betul oleh Satuan Kerja dalam hal ini BPTD Kelas II Kepri, dari awal keterlambatan pekerjaan mereka bungkam, tidak ada satupun keterangan resmi dari pihak BPTD Kelas II Kepri terkait keterlambatan proyek tersebut, bagaimana mekanisme perpanjangan waktu pekerjaan, apakah ada panismen yang di berikan kepada kontraktor pelaksana, atau denda dan lain sebagainya itu semua kita tidak mendapatkan informasi apa-apa. Tandas eko


"Bersadarkan kondisi rill di lapangan, kami mendesak penegak hukum untuk segera mengambil tindakan, kondisi konstruksi proyek tersebut sudah cukup menjadi petunjuk awal untuk aparat penegak hukum bertindak, serta masalah lainnya yang terjadi di lapangan. kami meyakini bahwa proyek tersebut bermasalah, permainan kotor yang kasat mata di pertontonkan oleh kontraktor pelaksana dan pejabat terkait harus segera di usut, ini harga diri orang pulau jemaja, jangan sampai kita di permainkan oleh oknum yang hanya mengejar keuntungan besar tanpa berempati kepada masyarakat, pelabuhan yang di nantikan oleh masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan malah di jadikan ladang korupsi. Tegas eko.


"Periksa dari awal, pejabat terkait, PT.Samudra anugrah indah permai, penanggung jawab BPTD Kelas II Kepri, hingga yang Punya Pokok Pikiran (Pokir) dalam hal ini ibu cen suilan anggota DPR RI komisi V periode 2019-2024, jika di lakukan pengembangan kami yakin benang merahnya akan ketemu". Tutup Eko


Reporter: Jhul Ohi

Resmi Dilantik, SEMMI Tanjungpinang-Bintan Siap Jadi Mitra Kritis dan Mitra Strategis Pemerintah



Bintan, SuaraIndonesia1.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan resmi melantik jajaran pengurus barunya pada tanggal 4 Agustus 2025 dalam sebuah prosesi yang khidmat dan penuh semangat juang. Acara ini menandai babak baru dalam gerakan mahasiswa Islam di wilayah Tanjungpinang-Bintan, dengan semangat memperkuat perjuangan intelektual, sosial, dan keumatan.  


Taufiq Akbar resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Cabang SEMMI Tanjungpinang-Bintan, didampingi oleh Natasha Hardianti sebagai Sekretaris Umum dan Ismet Dwi Agus Riauwaldi sebagai Bendahara Umum. Ketiganya diamanahkan untuk memimpin roda organisasi dengan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan perjuangan mahasiswa.  


Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi gerakan. Acara dilanjutkan dengan kegiatan Sekolah Kader sebagai penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan bagi seluruh kader SEMMI. Materi sekolah kader disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Internal Pengurus Besar SEMMI, Kanda Eko Pratama, yang menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan, militansi intelektual, dan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa.  



Dalam pemaparannya, Kanda Eko menyampaikan bahwa “SEMMI bukan sekadar organisasi, tetapi merupakan ruang pembinaan ideologis dan intelektual untuk melahirkan pemimpin umat dan bangsa. Kader SEMMI harus siap berada di garda terdepan dalam perjuangan keadilan sosial, keberpihakan kepada rakyat, serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah dinamika zaman.”


Dengan pelantikan ini, SEMMI Tanjungpinang-Bintan berkomitmen menjadi lokomotif gerakan mahasiswa Islam yang transformatif, inklusif, dan progresif di wilayah Kepulauan Riau.  


Reporter: Jhul Ohi

Wujud Komitmen Kader Muda Islam dalam Membangun Kepulauan Riau



Batam, 3 Agustus 2025, SuaraIndonesia.com – Hari ini telah terselenggara dengan sukses Pelantikan Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kepulauan Riau, bersamaan dengan pelaksanaan Sekolah Kader SEMMI Cabang Batam. Kegiatan ini menandai semangat baru dalam pergerakan mahasiswa Islam di wilayah tersebut.  


Acara ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi gerakan mahasiswa dalam menjawab tantangan sosial, budaya, dan pembangunan daerah. Turut hadir berbagai pemangku kepentingan, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh-tokoh pemuda di Kepulauan Riau.  


La Dewasatria Perdana Shandy, Ketua Pengurus Wilayah SEMMI Kepulauan Riau yang baru dilantik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap SEMMI di Kepulauan Riau mampu memberikan pembeda, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong partisipasi pemuda dalam proses transformasi sosial dan ekonomi Kepri,” ujarnya.  


Lebih lanjut, La Dewasatria memaparkan arah gerak SEMMI Kepulauan Riau ke depan. Ia menegaskan bahwa langkah pertama adalah memperkenalkan kembali SEMMI di Kepri, yang sempat mengalami kevakuman. Dengan semangat baru, ia berkomitmen menghidupkan kembali SEMMI dan menjadikannya organisasi yang diperhitungkan di dunia akademik maupun masyarakat Kepri.  


“Kami ingin SEMMI hadir tidak hanya sebagai organisasi seremonial, tetapi sebagai lokomotif pemikiran dan gerakan. Kami akan berkolaborasi serta berjalan beriringan dengan pemerintah dalam menunjang investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memberikan kontribusi dalam bentuk ide-ide konstruktif,” jelas La Dewa.  


Selain itu, SEMMI juga akan berfokus pada penguatan kemandirian organisasi serta distribusi kader yang berorientasi pada kualitas. Ia meyakini bahwa kader-kader SEMMI adalah sosok-sosok yang berkompeten di bidangnya masing-masing dan siap memberikan dampak positif di masyarakat.  


“Kami pastikan kader SEMMI bukan hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kapasitas, integritas, dan kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.  


Sekolah Kader SEMMI Cabang Batam yang dirangkaikan dengan pelantikan ini menjadi wadah pembinaan ideologis dan kepemimpinan bagi anggota baru. Hal ini memperkuat komitmen organisasi dalam mencetak kader-kader muda Islam yang berpikir progresif dan bertindak solutif.  


Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah strategis SEMMI dalam membangun kolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah, akademisi, dan elemen masyarakat lainnya.  


Reporter: Jhul Ohi

Negara, Simbol, dan Ruang Ekspresi: Dialektika antara Imajinasi Rakyat dan Sensitivitas Kekuasaan


(Oleh: Taufiq Akbar, Ketua Senat Mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman)


Kepulauan Riau, SuaraIndonesia1.com - Sebagai bagian dari generasi yang tumbuh dalam pusaran arus budaya global, saya memandang simbol tengkorak bertopi jerami—yang dikenal luas sebagai ikon dalam serial One Piece—bukan semata-mata sebagai produk hiburan, melainkan sebagai ekspresi budaya pop yang sarat makna. Dalam kajian budaya kontemporer, simbol semacam ini dapat dikategorikan sebagai representasi identitas kolektif generasi muda yang mencari ruang untuk menyuarakan eksistensinya secara damai dan kreatif.  


Namun demikian, respons sejumlah pejabat publik terhadap pengibaran bendera tersebut justru menunjukkan gejala resistensi negara terhadap bentuk-bentuk ekspresi yang tidak konvensional. Simbol budaya yang seyogianya bersifat inklusif dan multivokal malah direduksi menjadi ancaman terhadap keutuhan nasional. Fenomena ini memperlihatkan betapa sensitifnya negara dalam membedakan antara kritik simbolik dan gerakan disintegratif. Ini merupakan pertanda adanya disonansi antara ruang ekspresi warga negara dengan sensitivitas politik negara—sebuah ketegangan yang terus menjadi perdebatan dalam demokrasi deliberatif.  


Pernyataan seorang anggota DPR RI yang menyebut bahwa pengibaran bendera One Piece adalah bagian dari kritik sosial yang sah dalam demokrasi, sekaligus menyiratkan adanya kekhawatiran terhadap gerakan sistematis untuk memecah belah persatuan bangsa, mencerminkan paradoks dalam wacana politik kita. Di satu sisi, simbol itu diterima sebagai alat ekspresi dalam ruang demokratis, tetapi di sisi lain, dicurigai sebagai ancaman laten terhadap kohesi sosial. Ketegangan semacam ini menunjukkan bagaimana simbol budaya dapat dengan cepat dikriminalisasi, bahkan tanpa keterlibatan kekerasan, ujaran kebencian, atau bentuk penistaan terhadap lambang negara.  


Menurut hemat saya, negara yang cenderung menunjukkan cultural defensiveness—yakni sikap defensif terhadap ekspresi simbolik masyarakat—justru sedang memperlihatkan ketakutannya terhadap bentuk kritik yang bersifat imajinatif. Respons yang berlebihan terhadap simbol non-politik ini dapat ditafsirkan sebagai gejala ketidaksiapan negara dalam mengelola keragaman ekspresi warga di era digital dan keterbukaan informasi.  


Alih-alih bersikap represif terhadap fenomena kultural yang tidak merugikan secara struktural, negara seharusnya mengarahkan fokusnya pada persoalan-persoalan substansial dan struktural seperti ketimpangan ekonomi, rendahnya kesejahteraan sosial, serta ancaman terhadap stabilitas sistem keuangan nasional. Dalam konteks ini, governance responsiveness—yakni kemampuan negara merespons isu prioritas publik secara tepat—menjadi lebih mendesak dibandingkan mencurigai simbol budaya sebagai alat subversif.  


Apabila negara terus bersikap alergi terhadap simbol budaya, maka secara tidak langsung negara memperlihatkan ketakutannya terhadap daya imajinasi rakyatnya sendiri. Padahal, demokrasi yang sehat seharusnya mampu menampung, mengelola, dan mendialogkan simbol-simbol tersebut, bukan malah menegasikan atau mengkriminalkannya.  


Jurnalis : Jhul Ohi

SEMMI BATAM AKAN LAPORKAN LIK KHAI KE BK DPRD KEPRI BUNTUT KASUS PENIMBUNAN DAS BALOI



Batam - SuaraIndonesia1.com ,Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kota Batam menyuarakan keprihatinannya atas dugaan praktik penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di baloi indah lubuk baja kota batam yang diduga melibatkan tokoh publik dan anggota DPRD Kepulauan riau Lik Khai, Tindakan ini dinilai mencoreng semangat pembangunan berkelanjutan dan merupakan kejahatan serius terhadap lingkungan.


Dalam pernyataannya, Murset pahmi Ketua Umum SEMMI Batam menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh proses hukum yang sedang Berjalan di Direktorat kriminal khusus Polda Kepri. "Kami mendorong Proses hukumnya dilakukan secara terbuka dan bebas dari intervensi politik  " katanya  (08-04-2025)



SEMMI juga mendorong DPRD kepulauan riau melalui Badan kehormatan DPRD untuk segera mengambil tindakan serius, dengan memeriksa Lik Khai, Dugaan keterlibatan Lik Khai selaku anggota DPRD kepri dalam Penimbunan Daerah Aliran Sungan (DAS) tersebut sedang menjadi perhatian publik .yang tentunya akan mencoreng nama instansi DPRD Kepri itu sendiri .Berbagai media pemberitaan merilis berita keterlibatan Lik Khai dalam kehahatan lingkungan tersebut "Tandasnya


DPRD Kepri tidak boleh diam saja, DPRD Memiliki alat kelengkapan yaitu Badan kehormatan (BK) DPRD yang memiliki fungsi Menjaga martabat dan kehormatan anggota, menjatuhkan sanksi, serta melaporkan hasil penyelidikan kepada rapat paripurna DPRD



Dan kami kira Badan kehormatan (BK) DPRD Kepri harus menerapkan fungsi tersebut dalam kasus Lik Khai ini .jika memang harus berdasarkan Laporan Masyarakat Maka SEMMI Batam Minggu ini akan membuat Laporan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kepri dan mengawal Laporan tersebut sampai Lik Khai di Proses  "Tutur Murset Pahmi


Terakhir SEMMI Batam mengajak kepada seluruh elemen Masyarakat Kepulauan riau khususnya kota Batam untuk bersama-sama menjaga lingkungan, aktif bersuara dan melaporkan pejabat publik yang menyalahgunakan wewenang terkhusus yang berkaitan dengan perubahan tata ruang


Batam ini Kota langganan banjir akibat praktik perubahan tata ruang yang brutal, kasus Penimbunan DAS baloi indah hanya satu dari sekian banyak kasus perubahan fungsi tata ruang di Batam, ini harus jadi perhatian kita semua  "pungkas Murset Pahmi Ketua  Cabang SEMMI Batam

Salurkan Bantuan Sosial Sebagai Bentuk Kedekatan Polri Kepada Masyarakat



Kepri - Suaraindonesia1, Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, personel Kepolisian Resor Lingga melalui Polsek Dabo Singkep kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Dabo Singkep, Senin, 19 Agustus 2024.


Kegiatan tersebut menyasar buruh becak yang sehari-harinya mengandalkan penghasilan dari aktivitas di pelabuhan Dabo.


Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, Kapolsek Dabo Singkep IPTU Maidir Riwanto, S.H di sambut dengan penuh rasa syukur dari masyarakat.


IPTU Maidir menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan sebagai bentuk kedekatan Polri sebagai pelundung, pengayom dan pelayan masyarakat.


“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak oleh situasi saat ini, dan semoga kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.


Bantuan sosial ini mencerminkan kepedulian dan perhatian POLRI terhadap masyarakat yang kesulitan secara ekonomi, terutama akibat terganggunya aktivitas kapal barang di pelabuhan Dabo.


Cuaca ekstrem belakangan ini telah menyebabkan banyak kapal barang tidak dapat bersandar, sehingga mengakibatkan penurunan pendapatan harian bagi para buruh becak yang biasanya mengangkut barang dari kapal ke daratan.


Kapolsek Dabo Singkep, IPTU Maidir Riwanto, S.H., menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap minggunya.


"Saya berharap, bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,"tutup Kapolsek.

    


( Mdl )

Kapolres Lingga Pimpin Upacara Peringati Hari Bhayangkara Ke-78




Suaraindonsia1,  Lingga - Kepolisian Resor Lingga menggelar Upacara dan Syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 bertempat di Mapolres Lingga, Senin(1/7/2024).


Adapaun upacara dan syukuran Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 dengan mengusung Tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.


Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa,S.I.K,M.H selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya mengatakan pada hari ini Institusi Polri Sudah berumur yang ke-78 Tahun, Polri sebagai salah satu instansi yang berada di Negara Republik Indonesia tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab yang telah di atur dalam UU Negara Republik Nomor 2 Tahun 2002,Polri mengemban tugas sebagai Pemelihara Keamanan, Ketertiban Masyarakat, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat serta Penegakan Hukum.


“Jika melihat dari sejarah yang ada maka Kepolsian Negara Republik Indonesia sudah melalui banyak proses sejalan dengan perkembangan dan kemajuan negara Indonesia, Panjangnya proses dan perkembangan di tubuh Polri sampai saat ini sudah menjadi bukti bahwa Polri senantiasa bertransformasi untuk menjadi lebih baik”jelas Kapolres.


Kapolres Lingga juga berharap dalam peringatan Hari Bhayangkara ini bukan sekedar perayaan, tapi dapat menjadi momentum untuk merefleksi diri guna meningkatkan pelaksanaan tugas fungsi Polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarkat.


“Terimaksih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota Polri khususnya Personil Polres Lingga atas pengabdiannya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan kita tetap menunjukan dedikasi, Loyalitas dan integritas yang tinggi demi mewujudkan situasi Kamtibmas tetap kondusif,"tegas Kapolres.


Sementara itu Asisten 1 Kab. Lingga mengucapkan selamat hari Bhayangkara yang ke-78, dirinya berharap dengan bertambahnya usia kedepannya dapat lebih semakin produktif dalam rangka menjaga keamanan khususnya di Kabupaten Lingga. 


“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lingga mengucapkan selamat hari Bhayangkara yang ke -78, semoga diusia ini, Korps Bhayangkara Semakin profesional, kamtibmas semakin kondusif, semakin produktif serta selalu berada di garis depan dalam mengayomi masyarakat,” Harapnya. 


Dirinya menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polres Lingga, yang selama ini telah berhasil mewujudkan keamanan, keselamatan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran lalu lintas yang aman di wilayah Kabupaten Lingga.


“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak Kapolres Lingga atas Kerja kerasnya dan para jajaran Polres Lingga selama ini hasilnya sudah dirasakan masyarakat”,tutupnya.


Kegiatan Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 Polres Lingga juga di isi dengan Persembahan Tari Kolosal Pemberian hadiah perlombaan yang di selenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78, sekaligus memberikan penghargaan kepada Personil Polres Lingga dan Masyarakat dan di lanjutkan dengan acara syukuran.



Mdl

Antisipasi Peringatan May Day 2024 Polres Lingga Gelar Apel Siaga




Suaraindonesi1, Kepri – Polres Lingga mengantisipasi berbagai kemungkinan kejadiaan pada peringatan hari buruh internasional atau May Day, Polres Lingga melaksanakan Apel sebagai kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam pengamanan May Day di Lapangan Upacara Tri Brata Polres Lingga, Rabu, (01/05/2024).



Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa S.I.K, melalui KaBagOps KOMPOL Efendri Alie, S.IP, MH yang memimpin langsung jalannya apel, menyampaikan bahwa hari ini seluruh personel Polri khususnya di jajaran Polres Lingga melaksanakan apel kesiapsiagaan dan masuk seperti biasa.



“Meskipun diwilayah kita belum ada aksi demonstrasi, namun seluruh personel diharapkan tetap stanby di kantor masing-masing nanti jika sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dengan cepat dalam pergeseran.”ujarnya.



Tak hanya itu, Kapolres Lingga juga mengimbau kepada seluruh personil Polres Lingga agar selalu bersikap Humanis dalam menjalankan tugas dan penuh rasa tanggungjawab sesuai prosedur (SOP) yang ada.



“Untuk itu, pelaksanaan pengamanan May Day agar di laksanakan dengan ikhlas, Profesional, Proporsional dan penuh rasa tanggung jawab serta meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang ada di masyarakat,”tutup Kapolres.


( Mdl )

Bukti Kedekatan Polri Kepada Masyarakat Dengan Nonton Bareng Pertandingan Sepak Bola


Suaraindonesi1, Kepri - Bukti Kedatakan Polri kepada masyarakat Polres Lingga melaksanakan Kegiatan "Nobar Bersama Polres Lingga" pada pertandingan AFC U-23, antara Tim Nasional Indonesia melawan Tim Sepakbola Korea Selatan, yang  disiarkan langsung dari Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifah Stadium


Kegiatan nonton bareng ini di laksanakan di Kedai Kopi Merdeka Laksana Polres Lingga, Jumat, 26 April 2024.


Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa S.I.K, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud dukungan sekaligus kebanggaan terhadap Tim Nasional Sepakbola Indonesia.


“Bukan hanya tentang sepakbola, ini tentang kebanggaan sebagai sebuah Negara. Menang atau kalah itu belakangan, yang penting kita dukung dulu Timnas kita,” kata Kapolres.


Kapolres juga mengungkapkan bahwa kegiatan Nonton Bareng tersebut diikuti Personel Polres Lingga yang sedang tidak bertugas guna meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan antar personel serta di hadiri oleh masyarakat Kabupaten Lingga.


"Nonton bareng ini digelar secara sederhana, namun tampak keakraban dan penuh dengan kekeluargaan antara anggota Polri dengan Masyarakat Kabupaten Lingga, ini juga bentuk kecintaan kita terhadap Indonesia," terangnya.


"Saya juga mengucapkan terimakasih atas kesediaan Personel Polres Lingga dan masyarakat Kabupaten Lingga yang sudah menyaksikan jalannya pertandingan Timnas Indonesia Vs Korea Selatan,"tutup Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa S.I.K.


Humas Polres Lingga

Polisi Berikan Sosialisasi Pencegahan Bullying Kepada Siswa



Suaraindonesi 1.com -Lingga   Dalam rangka memberikan pelayanan dan edukasi kepada para pelajar Polsek Daik Lingga berikan sosialisasi tentang Pencegahan Bullying kepada para pelajar SD IT Al-Madani yang bertempat di Polsek Daik Lingga, Kamis, 25 April 2024.


Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kanit Binmas Polsek Daik Lingga Bripka Mastur menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sebagai program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yaitu pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.


Kapolsek Daik Lingga melalui Kanit Binmas Polsek Daik Lingga Bripka Mastur mengatakan semua potensi, bakat, minat para pelajar harus diberikan wadah sesuai dengan program kurikulum merdeka, agar mereka bisa terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat, minat dan potensi yang dimiliki supaya senang serta enjoy belajar di sekolah.


"minat para pelajar harus diberikan wadah sesuai dengan program kurikulum merdeka, agar mereka bisa terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat, minat dan potensi yang dimiliki supaya senang serta enjoy belajar di sekolah," ujarnya.


Dalam sosialisasi tersebut Kanit Binmas Polsek Daik Lingga Bripka Mastur menjelaskan tentang pengertian Bullying, jenis-jenis Bullying, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan serta solusi pencegahan terjadinya Bullying.


Selain itu Bripka Mastur juga menjelaskan tentang Bahaya Laka Lantas dan Bahaya Penggunaan Handphone secara berlebihan terhadap kesehatan, terutama dikalangan pelajar, para pelajar harus fokus belajar, isi waktu luang dengan kegiatan yang positif, perhatikan teman bergaul, bentengi diri dengan keimananan.


"Permasalahan Bullying yang saat ini cenderung meningkat dan mengkhawatirkan, peran serta orang tua harus peka dan senantiasa memberikan wawasan serta edukasi kepada putra putrinya jangan sampai terjadi Bullying baik didalam maupun diluar lingkungan sekolah, jika ada permasalahan langsung dikomunikasikan untuk dicarikan solusi pemecahannya," ucapnya.


Sementara itu Kapolsek Daik Lingga IPTU Palti Simangunsong, pada kesempatan terpisah mengatakan “Kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pencegahan Bullying, Laka Lantas dan Bahaya Penggunaan Handphone dalam waktu yang lama sangat penting untuk menyelamatkan generasi muda agar bisa berprestasi dan berguna bagi bangsa serta negara," tegasnya.


Humas Polres Lingga

Polsek Daik Lingga Sosialisasikan Penerimaan Anggota Polri T.A 2024




Suaraindonesia1 - kepri,

kepulauan Riau Senin 22 April 2024 Kepolisian Resor Lingga melalui Polsek Daik Lingga melakukan roadshow ke masyarakat sosialisasikan pembukaan rekrutmen penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2024 di Wilayah hukum Polres Lingga, Senin(22/04/2034).


Personel Polsek Daik Lingga memasang brosur tentang penerimaan Polri dengan selogan Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis serta Clear and Clean kegiatan sosialisasi ini merupakan program tahunan dari Polres Lingga dalam mencari minat calon calon anggota Polri di wilayah Kabupaten Lingga.


Kapolres Lingga AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Palti Simangunsong mengatakan  sosialisasi penerimaan calon anggota Polri ini bertujuan untuk meningkatkan animo pendaftaran calon anggota Polri di wilayah Kabupaten Lingga.


“Untuk itu bagi pelajar dan orang tua yang memiliki anak yang berminat mengabdikan dirinya di institusi Polri, agar segera mendaftarkan dirinya dan mempersiapkan diri sedini mungkin mulai dari sekarang selain Akademik tentunya perlu persiapan Fisik dan Mental,”jelas Kapolsek.


Kapolsek menambahkan bagi calon pendaftar juga diharapkan untuk mempersiapkan diri secara fisik, karena salah satu tahap seleksi adalah seleksi ketahanan fisik. Fisik yang bugar tidak tercipta secara instan, jadi calon pendaftar sudah harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum proses seleksi.


Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan calon anggota Polri ini dapat lihat dengan mengakses laman resmi Polri di www.penerimaan.polri.go.id atau dapat mendatangi Polres Lingga.


Humas Polres Lingga

Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Rempang

 



Suaraindonesia1, Batam - Polri menyelenggarakan bakti kesehatan bagi masyarakat Kampung Cate, Rempang, Galang dan Simpang Sembulang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Penyelenggaraan bakti kesehatan itu juga dilakukan di Panti Jompo Titian Kasih dan Yayasan Tunas Karya Sembulang.


Kabiddokkes Polda Kepri Kombes. Pol. dr. Muhammad Haris dan Karumkit Bhayangkara Batam Pembina dr. Rr. Novita Wahyu Handayani, M.M., turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 


Kegiatan bakti kesehatan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengukur kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Tidak hanya itu, penyuluhan kesehatan juga diberikan kepada peserta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta pembagian obat dan vitamin guna memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan masyarakat.



Kabiddokkes Polda Kepri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Polda Kepri terkait kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang Kota Batam. Masyarakat pun menyambut hangat bakti kesehatan tersebut. 


“Saya berharap melalui kegiatan bakti kesehatan ini, kami dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Kepulauan Riau. Semoga upaya kami dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan memberikan perawatan medis yang tepat dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ikatan antara kepolisian dan komunitas dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan Sejahtera," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/23).


Di sisi lain, Polda Kepri juga melakukan trauma healing kembali di SDN 034 dan SMP 22. Sebanyak 120 murid SDN dan 157 murid SMP mengikuti kegitan tersebut dengan antusias.


Mulai dari bermain bersama, bernyanyi, games berhadiah, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan kesehatan diberikan kepada murid-murid di dua sekolah tersebut. Dengan semangat mereka dalam mengikuti kegiatan, digarapkan juga menjadi penyemangat menempuh pendidikan hingga menjadi penerus bangsa.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan menerangkan, pemberian bantuan sosial tersebut merupakan wujud Polri peduli dan berupaya menyejahterakan masyarakat. Hal itu sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.


“Saya berharap semoga kegiatan ini mampu memberikan bantuan nyata dan membantu masyarakat,” ungkap Karopenmas.


Lebih lanjut Karopenmas menerangkan, jajaran Polda Kepri juga sudah melakukan door to door untuk mendengarkan keluh kesah untuk mencari solusi bersama terkait persoalan Rempang. Polri pun memberikan sosialisasi mengenai rencana pembangunan Rempang Eco-City yang menjadi persoalan. Selama kunjungan ini, masyarakat diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai relokasi mereka ke lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah.


Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, diantaranya Dit Pamobvit Polda Kepri yang diwakili oleh AKP. R. Sudiyono dan AKP. Tuti Elfi, Polsek Galang dengan perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Galang, Bripka E. Juliansyah, serta satu perwakilan dari Pers TNI AD.


“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait proses relokasi yang akan mereka hadapi serta memberikan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian yang tulus dari Polda Kepulauan Riau terhadap kesejahteraan masyarakat yang terdampak,” jelasnya.


Karopenmas berharap, solusi bersama tetap menjadi cara utama untuk semua. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban tetap terjaga.


Di samping itu, ujarnya, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya. Sebab, hoaks dapat merusak reputasi, menciptakan kekacauan, dan bahkan menyebabkan dampak serius pada masyarakat. 


“Dengan bertindak bijak dalam berkomunikasi dan berbagi informasi, kita dapat bersama-sama melawan penyebaran informasi palsu serta menjadikan dunia maya sebagai tempat yang lebih aman dan berdaya guna bagi semua orang,” ujarnya. (SI1-Red)

JENAZAH AYUB FITRIA KORBAN TABRAK LARI DIMAKAMKAN SECARA KEDINASAN DI PEMAKAMAN UMUM SUNGAI TEMIANG




Suaraindonesia 1. Batam – Jenazah Briptu Ayub Fitrah, anggota Sabhara Polsek Bulang yang menjadi tragedi tabrak lari, Selasa (6/6/2023) pagi dimakamkan di Sei Temiang.


Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri mempimpin upacara pemakaman secara kedinasan Selasa sore itu sebagai inspektur. Sementara komandan upacara adalah Ipda Zainal.


Tampak kesedihan dari orang-orang yang hadir dalam pemakaman itu, yakni para perwira dan personil Polresta Barelang serta dari pihak keluarga


Kapolres mengatakan upacara pemakaman dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian dan pengorbanan almarhum kepada Bangsa dan Negara Negara Republik Indonesia.


“Saya berpesan kepada kita semua termasuk saya sendiri supaya kita tetap berbuat baik kepada semua orang sebagai makhluk ciptaan Allah yang pada akhirnya kita juga akan di panggil Allah SWT,” ucap Kapolres.


Kami keluarga besar Polresta Barelang menyampaikan turut berdukacita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya almarhum, semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” sebutnya.



( Redaksi )

Resmikan Rumah Ibadah di Kepri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo : Bagian Etalase Kerukunan dan Toleransi Beragama





Suaraindonesia1, Kepri - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau sekaligus meresmikan pembangunan rumah ibadah dan tempat tinggal bagi personel Kepolisian di Kepulauan Riau (Kepri), Jumat, 23 Desember 2022. 


"Tadi juga kita tinjau dan resmikan pembangunan rumah ibadah ada dua, Gereja dan Pura. Disamping tentunya Masjid yang sudah berdiri," kata Sigit di Polda Kepri. 


Pembangunan rumah ibadah, dikatakan Sigit, merupakan cerminan dari menjaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Menurut Sigit, toleransi merupakan salah satu dasar untuk terus  menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 



"Tentunya ini menjadi bagian etalase kerukunan dan toleransi beragama yang ada di Polda. Dan ini yang tentunya kita imbau bahwa rumah ibadah yang ada bukan hanya untuk anggota tapi bisa digunakan untuk masyarakat. Dan tentunya ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan karena yang namanya keberagaman, kerukunan, toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan adalah modal dasar bagi siapapun untuk menjaga stabilitas kamtibmas," ujar Sigit. 


Sigit menekankan, dengan terjaganya stabilitas keamanan dan politik serta tingkat toleransi beragama yang tinggi maka hal itu dapat memengaruhi pertumbuhan perekonomian. 



Terkait isu itu, Sigit menegaskan, selalu menggelorakan di berbagai macam kesempatan. Mengingat, Indonesia telah mulai memasuki tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024. Sehingga, Sigit betul-betul mengingatkan kepada seluruh jajarannya serta masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari politik identitas. 


"Karena kita ingin, kita maju kedepan, tidak mundur menghadapi situasi global yang sangat berat. Sehingga kita butuh persatuan dan kesatuan sebagai fondasi awal untuk Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik, demokrasi yang mapan, pertumbuhan baik dan rakyatnya menjadi sejahtera," ucap Sigit. 


Sigit pun mengapresiasi sinergisitas Forkopimda yang terjalin di wilayah Kepri. Mengingat, provinsi itu berada di peringkat enam dari 34 wilayah Indonesia terkait toleransi kerukunan umat beragama. Oleh sebab itu, Sigit berharap, Polda jajaran lain dapat menjadikan hal tersebut sebagai Role Model. 


Lebih dalam, Sigit menjelaskan, dengan tingginya kerukunan antar umat beragama, maka akan mengundang investor dalam negeri maupun asing untuk bisa menginvestasikan kemudian melakukan transfer knowledge membangun industri. 


"Dan itu semua salah satunya yang dilihat adalah bagaimana terkait hal-hal mendasar yang ditakutkan terkait masalah isu-isu SARA. Ini menjadi salah satu perhatian mereka. Manakala ini bisa kita jaga, saya yakin tingkat toleransi, tingkat kerukunan akan meningkat dan pasti pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan tentunya harus kita jaga," papar Sigit. 


Disisi lain terkait tinjauannya ke pembangunan rumah tinggal untuk personel kepolisian, Sigit menyebut, saat ini sudah berdiri sebanyak delapan dari target 365 rumah yang akan didirikan. 


"Tadi sudah saya tanyakan bahwa hampir 100 persen semua sudah diambil. Tentunya saya ucapkan selamat ke Pak Kapolda dan seluruh anggota. Dan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus melakukan kerja sama dengan stakeholder terkait ada pak Gubernur tentunya, kemudian teman-teman dari Perbankan ada perusahaan gas negara yang semuanya mendukung," tutur Sigit. 


Sigit berharap, dengan adanya pembangunan rumah tinggal untuk personel, maka akan semakin meningkatkan kinerja Kepolisian dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. 


"Sehingga rumah untuk anggota tentunya menjadi salah satu kebutuhan dasar yang akan meningkatkan motivasi. Sehingga akan mendukung di dalam bekerja dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik," tutup Sigit.

Memperingati Hari Pahlawan Dengan Semangat 45 Di lingkungan perusahaan




Batam - Suaraindonesia1, PT.Elnusa Fabrikasi Kontruksi Batam , Memperingati hari pahlawan ke 76 tahun

Dengan mengadakan upacara bendera dibawah pembina upacara Plant manager Bapak Katimin selaku pimpinan tertinggi dibatam .


Walau hari hujan gerimis tidak menurun kan semangat 45 dari karyawan PT. EFK untuk melaksanakan upacara bendera dengan penuh hikmat .


Sewaktu berlangsung nya menghening kan cipta, lagu telah gugur pahlawanku banyak yang sedih sampai meneteskan air mata.


Salah seorang pengikut upacara Bapak Ulul Azmi ( HSSE Eksekutif ) menutur kan kepada awak media ,kita ini belum apa - apa bang , di bandingkan dengan para pahlawan kita dulu memperjuangkan negara kita .


Mereka bersimbah darah , Meninggalkan Anak dan istri  " demi perjuangan,dengan semboyan " Merdeka atau Mati"  Tinggal kita semua sekarang yang meneruskan cita-cita Mereka dengan Rajin Belajar dan jadi inspirasi semangat para pejuang untuk membangun negeri tercinta NKRI.


Ingat pesan Bung Karno, " Hanya Bangsa yang menghargai Jasa para Pahlawan nya dapat jadi Bangsa yang besar "


Menjadi pahlawan masa kini khusus nya di lingkungan perusahaan dapat kita lakukan Menjaga nama baik perusahaan dan loyal terhadap perusahaan . 


Menolong sesama karyawan yang dapat musibah , dan membantu anak yatim , tidak melakukan perbuatan anarkis yang merugi kan perusahaan dan lain - lain " pungkas nya. *Cyr

Saat Ceramah Di Masjid Ustadz Chaniago Di Serang Orang Tak Di Kenal






Suara Indonesia 1.com Batam – seorang ustadz yang sedang berceramah di masjid diserang oleh seorang pria tak dikenal pada Senin (20/09/2021) pukul 14.40 WIB, ustadz tersebut bernama Ustadz Chaniago (Abu Syahid Chaniago) yang sedang berceramah di Masjid Baitus Syakur, Batam, Kepulauan Riau.


Dalam deskripsinya, disebutkan bahwa Ustadz Chaniago adalah seorang penceramah terkekenal di Batam yang sering mengisi acara acara keagamaan di masjid masjid. Kejadian penyerangan ini terjadi pada  saat sang ustadz memberikan tausiah Senin (20/09/2021).


Menurut informasi yang didapat ketika sang ustadz sedang berceramah di hadapan jamaah, ada seorang pria yang tidak berpeci dan memakai celana jeans dan kemeja agak gelap, berlari ke arah ustadz Chaniago.


Dia berusaha untuk memukul ustadz Chaniago,saat pria itu datang sang ustadz telah melihat orang itu sehingga sang ustadz juga berusa untuk menghindar dari serangan tersebut.


Kejadian itu membuat jamaah yang kebanyakan ibu-ibu berdiri dan berteriak, akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh jemaah laki laki yang hadir saat ceramah.


Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari polisi maupun pihak berwenang terkait  kejadian ini.



( Mdl )