BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan

Astacita Merah Putih Kerakyatan Pusat Gelar Safari Kerja di Magelang, Fokus Dorong Pariwisata, UMKM, dan Telekomunikasi


MAGELANG, suaraindonesia1.com, Pengurus Pusat Astacita Merah Putih (AMC) Kerakyatan yang di nahkodai Drs H.Basri ,SH,MH selaku direktur eksekutif lembaga AMC kembali melanjutkan rangkaian roadshow program kerjanya. Kali ini, Kabupaten Magelang menjadi destinasi strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi program pembangunan daerah bersama pemerintah setempat.


Rombongan AMC Pusat yang dipimpin oleh Nuni Juleha selaku Ketua Bidang Ekonomi Kerakyatan AMC Pusat, diterima dalam pertemuan resmi pada hari Senin, 28 September 2026. 


Agenda audiensi tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Magelang, Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Magelang.

Kedatangan jajaran pengurus pusat ini disambut hangat oleh Wakil Bupati Magelang, H. Sahid,S.H.

Pertemuan formal ini digelar sebagai tindak lanjut atas surat audiensi yang telah dilayangkan sebelumnya oleh pihak AMC. 



Mengingat padatnya agenda kerja Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, penerimaan delegasi diserahkan sepenuhnya kepada Wakil Bupati guna memastikan aspirasi pembangunan tetap berjalan beriringan.


Sesuai dengan agenda surat audiensi, pertemuan terfokus pada sinkronisasi program kerja strategis nasional dan daerah. 


AMC melalui Nuni Juleha menegaskan komitmen penuh organisasi untuk memberikan dukungan (support) nyata terhadap tiga sektor pelayanan publik dan ekonomi di Kabupaten Magelang, yaitu:


1. Akselerasi Pelaku Pariwisata: Mendorong kebangkitan ekosistem wisata Magelang agar semakin berdaya saing global melalui pendampingan inovatif pada berbagai destinasi lokal potensial.


2. Penguatan UMKM: Membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam hal kapasitas produksi, perluasan pasar, serta implementasi nyata penguatan ekonomi kerakyatan secara mandiri.


3. Infrastruktur Industri Telekomunikasi: Mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas konektivitas digital guna menopang transformasi digital pelaku UMKM serta sistem pariwisata daerah.


Wakil Bupati Magelang, H. Sahid, S.H.,yang juga di dampingi Kepala Dinas Pariwisata,Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora ) Kabupaten Magelang  menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif AMC Pusat yang sejalan dengan visi akselerasi ekonomi daerah. Pertemuan yang berlangsung dinamis ini diharapkan dapat melahirkan kolaborasi operasional yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang,pungkasnya 



(Jp)

Keadilan Akhirnya Menemukan Jalannya: PN Salatiga Kabulkan Gugatan Tiga Dosen FH UKSW


Salatiga – Suaraindonesia1, Perjalanan panjang Umbu Rauta, Ninon Melatyugra, dan Freidelino P.R.A. de Sousa, tiga dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (FH UKSW) dalam mencari keadilan akhirnya menemukan titik terang. Setelah sebelumnya gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang dinyatakan tidak dapat diterima karena persoalan kewenangan absolut pengadilan, kini Pengadilan Negeri (PN) Salatiga mengabulkan gugatan para penggugat untuk sebagian.


Putusan tersebut dijatuhkan PN Salatiga pada Kamis (24/09/2026) dalam perkara Nomor 29/Pdt.G/2026/PN Slt., 30/Pdt.G/2026/PN Slt., dan 31/Pdt.G/2026/PN Slt. Adapun Tergugat dalam perkara ini adalah Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., selaku Rektor Universitas Kristen Satya Wacana sebagai Tergugat I dan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana sebagai Tergugat II.


Dalam amar putusannya, Majelis Hakim terlebih dahulu menolak eksepsi Tergugat I, Tergugat II, dan Turut Tergugat. Majelis kemudian masuk ke pokok perkara dan menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan untuk sebagian.


Salah satu bagian penting dalam putusan tersebut adalah pertimbangan terhadap tindakan pemberhentian Penggugat dari jabatannya di FH UKSW. Majelis Hakim menyatakan bahwa tindakan Tergugat I tersebut bertentangan dengan Statuta UKSW sehingga merupakan perbuatan melawan hukum terhadap Penggugat. Tidak berhenti sampai di situ, Majelis Hakim juga menyatakan Tergugat I telah lalai dan bertanggung jawab secara perdata atas tindakan yang dilakukan dalam kedudukannya sebagai Rektor Universitas Kristen Satya Wacana.


Atas dasar tersebut, PN Salatiga menghukum para Tergugat untuk membayar ganti rugi materiil kepada masing-masing Penggugat yakni kepada Umbu Rauta sebesar Rp 155.000.000,- ; Ninon Melatyugra sebesar Rp 77.500.000,- dan Freidelino P.R.A. de Sousa sebesar Rp 37.200.000,-.

Majelis juga menyatakan Turut Tergugat wajib tunduk dan patuh terhadap isi putusan tersebut, khususnya sepanjang berkaitan dengan akibat hukum perdata dari putusan. Selain ganti rugi, para Tergugat juga dihukum membayar biaya perkara.


Usai membaca putusan yang memenangkan kliennya, Kuasa Hukum Penggugat, Yakub Adi Krisanto mengapresiasi putusan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi putusan hakim PN Salatiga untuk tiga perkara atau gugatan perbuatan melawan hukum khususnya ke Rektor UKSW. Ini menjadi pembelajaran buat kita bahwa sebuah kebijakan mempunyai konsekuensi hukum. Untuk itu kebijakan juga perlu memperhatikan good governance agar tidak menabrak peraturan perundang-undangan dan aturan internal namun juga tata kelola organisasi dan etika,” papar Yakub.


Sementara itu, salah satu Penggugat Freidelino menyampaikan rasa syukur atas putusan yang mengabulkan gugatannya. “Putusan ini adalah cerminan keadilan. Terima kasih kepada tim kuasa hukum yang sudah banyak membantu, dan semua pihak yang turut memberikan dukungan kepada Kami,” ujar Fred.


Berbeda Jalur, Berbeda Persoalan


Putusan PN Salatiga ini menjadi penting jika dilihat dari rangkaian proses hukum sebelumnya. Sebelumnya, perkara terkait pemberhentian Prof. Umbu Rauta dari jabatan Dekan FH UKSW telah diperiksa oleh PTUN Semarang. Dalam perkara tersebut, PTUN Semarang pada 3 Desember 2025 menerima eksepsi mengenai kompetensi absolut pengadilan dan menyatakan gugatan tidak dapat diterima. Pemberhentian pejabat struktural di perguruan tinggi swasta dipandang berada dalam ranah hukum privat sehingga bukan merupakan objek sengketa tata usaha negara. 


Dengan demikian, putusan PTUN tersebut pada pokoknya tidak memutus bahwa tindakan yang disengketakan benar atau salah secara substansi, melainkan menyatakan bahwa PTUN tidak memiliki kewenangan untuk mengadili perkara tersebut. Di sinilah proses hukum kemudian berlanjut melalui jalur perdata.


Para Penggugat mengajukan perkara ke PN Salatiga dengan dasar Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jalur ini memungkinkan pengadilan umum untuk memeriksa aspek keperdataan dari tindakan yang dipersoalkan, termasuk apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan internal yang mengikat para pihak dan apakah tindakan tersebut menimbulkan kerugian.


Dalam putusan yang dibacakan pada 24 September 2026 tersebut, PN Salatiga sampai pada kesimpulan bahwa terdapat tindakan yang bertentangan dengan Statuta UKSW dan memenuhi kualifikasi sebagai perbuatan melawan hukum.


Bagi para Penggugat, putusan ini menjadi babak baru setelah sebelumnya perjuangan hukum mereka melalui PTUN Semarang berakhir dengan putusan tidak diterima. Keadilan tidak berhenti ketika satu pintu peradilan tertutup. Ia menemukan jalannya melalui forum hukum yang dinilai berwenang untuk memeriksa persoalan yang disengketakan. (Vct)

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Berikan Pengarahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia


Jawa Tengah, suaraindonesia1.com, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia Emas 2045”, bertempat di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).


Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran strategis Ketua DPRD sebagai bagian dari pilar kepemimpinan daerah. Kehadiran Presiden dalam forum tersebut menjadi wujud komitmen untuk menyampaikan pandangan secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah. “Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.



Presiden juga menekankan bahwa para pimpinan DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat. “Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.


Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya bertumpu pada pemerintah pusat, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di daerah yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.



TNI berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka memperkuat stabilitas nasional serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan. Dalam pelaksanaan tugasnya, TNI senantiasa bersinergi dengan seluruh komponen bangsa guna mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera.



Report, IDA

Kukuhnya Muhammad Zainnur Abdillah Sebagai Koordinator BEM Nusantara Jawa Timur: Energi Baru Gerakan Mahasiswa sebagai Kompas Moral Menjaga Integritas



BLITAR, Suaraindonesia1, 13 Desember 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Timur kembali menorehkan babak penting dalam sejarah pergerakan nasional. Hari ini, kepengurusan BEM Nusantara Jawa Timur resmi dikukuhkan, menandai dimulainya sebuah fase kolaborasi baru yang lebih solid, progresif, dan berorientasi pada perubahan nyata.


Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Kota Blitar ini menjadi sorotan berbagai pihak. Acara tersebut dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Wali Kota Blitar, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakesbangpol Jatim, serta Koordinator Pusat BEM Nusantara, Muksin Mahu. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap eksistensi mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan daerah maupun nasional.


Pengukuhan ini tidak hanya menjadi simbol formal berdirinya struktur kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk meneguhkan peran mahasiswa Jawa Timur sebagai mitra kritis pemerintah, penggerak sosial, serta motor penguatan nilai demokrasi.


Muhammad Zainnur Abdillah, Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur yang baru saja dikukuhkan, dalam sambutannya menegaskan komitmennya. Pria yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Merdeka Madiun ini memaparkan bahwa kepengurusan di bawah nahkodanya akan membawa agenda besar yang berfokus pada tiga misi utama:


Penguatan literasi kebangsaan dan integritas, sebagai landasan bagi mahasiswa untuk tetap objektif, progresif, serta berpihak pada nilai keadilan.

Kolaborasi lintas kampus dan daerah, untuk memperkuat jejaring advokasi maupun program pemberdayaan yang inklusif.

Akselerasi gerakan sosial mahasiswa, melalui program-program yang berdampak nyata, terutama pada isu pendidikan, lingkungan, pemberantasan korupsi, dan kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat.

“Pengukuhan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi deklarasi komitmen. Kami siap membawa suara mahasiswa Jawa Timur lebih lantang, lebih terarah, dan lebih solutif,” ungkap Zainnur dengan tegas dalam orasi resminya.


Para tamu undangan menyambut pengukuhan ini dengan penuh optimisme. Kehadiran BEM Nusantara Jawa Timur dalam format yang lebih terstruktur diyakini akan menjadi penyegar ruang demokrasi generasi muda, terutama di tengah dinamika sosial politik yang semakin kompleks. Harapan besar digantungkan agar organisasi ini menjadi pelopor gerakan moral yang cerdas, beretika, dan berbasis data, bukan sekadar gerakan reaktif.


Dengan dikukuhkannya Muhammad Zainnur Abdillah beserta jajarannya, harapan baru bagi gerakan mahasiswa kini terbentang luas. Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai episentrum pergerakan intelektual dan sosial, kembali memperlihatkan taringnya bahwa kekuatan mahasiswa tetap relevan, berpengaruh, dan siap menjadi kompas moral dalam panggung kebangsaan.

Di Duga Demi Meraup Keuntungan Program P3 TGAI di Desa Sumberejo Dikerjakan Asal Asalan,Kepala Desa Keluarkan Jurus Petak Umpet.



Blora,Suaraindonesia1.Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3-TGAI ) adalah program Padat Karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Kementrian PUPR )  Kegiatan ini untuk Rehabilitasi, Peningkatan, atau Pembangunan Jaringan Irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan secara  swakelola. 


Saat awak media datang di lokasi pekerjaaan (13/11/2025) di Desa Sumberejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora ,terlihat sekali dalam pelaksanaan amburadul sekali,seperti dalam melakukan pencampuran  kurang semen.


Pelaksanaan pembangunaan yang di kerjakan oleh Kelompok Berkah Abadi Sumberejo Desa Sumberejo Kecamatan  Ngawen Kabupaten Blora dengan biaya 195 juta di laksanakan dengan asal asalan.



Kepala Desa Sumberejo saat mau di klarifikasi menghindar dan saling lempar tanggung jawab. tapi dalam pesan whatsapp  Kepala Desa menyampaikan"bahwa Desa hanya menerima Manfaat ,yang mengerjakan pihak aspirator bernama Khoirul,"ungkap Kepala Desa dalam pesan Whatsapp. 


Anehnya saat khoirul mau di klarifikasi di rumahnya tiba tiba Kepala Desa Telfon mengatakan bahwa kalau ada yang mencari saya (Kepala Desa) bilang kalau saya baru Pergi.


Jurus petak umpet yang di lakukan oleh Kepala Desa Sumberejo seolah olah ada yang di sembunyikan terkait program  P3 TGAI yang ada di Desa. 


Karena di lokasi Kegiatan tanpa di pasang papan infomasi kuat di duga bahwa pelaksanaan di kerjakan hanya asal asalan.  Sedangkan dari amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.(tr)

PEWARNA Indonesia Kukuhkan Pengurus Daerah Jawa Tengah 2025–2030 di UKSW Salatiga



Salatiga, suaraindonesia1.com

18 Oktober 2025 — Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) secara resmi melantik Pengurus Daerah (PD) Jawa Tengah masa bakti 2025–2030 dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung B Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi (FISUKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga. Kegiatan pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bertema “Jurnalisme Berkejujuran serta Berkeadilan Mewujudkan Persatuan dan Cinta Kasih Anak Bangsa.”


Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ester Krisnawati, S.Sos., M.I.Kom., yang juga menjabat sebagai Kaprodi Ilmu Komunikasi FISUKOM UKSW. Dalam sambutannya, Ester menegaskan pentingnya nilai kejujuran dan keadilan dalam dunia jurnalisme, terutama bagi insan pers yang berlandaskan iman Kristen. Menurutnya, integritas merupakan roh utama dalam praktik jurnalistik yang membawa nilai kebenaran dan kemanusiaan.



Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah pembukaan yang diawali dengan doa oleh Pdt. Samuel dan penyampaian Firman Tuhan oleh Pdt. Agus Santoso, S.Th., M.A., dari GIA dr. Cipto Semarang. Dalam renungannya bertema “Beritakan Kebenaran di Arus Global,” ia mengingatkan dua tugas utama wartawan Nasrani, yakni memberitakan kebenaran dalam segala situasi seperti tertulis dalam 2 Timotius 4:2, serta meluruskan berita yang bengkok dengan kasih dan kebenaran sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 3:13–15. Ibadah ditutup dengan doa oleh Pdt. Henock.


Pelantikan PD PEWARNA Jawa Tengah dilakukan langsung oleh jajaran Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia, yang dipimpin oleh Ketua Umum Yusuf Mujiono, didampingi Sekretaris Jenderal Ronald Stevly Onibala, dan Departemen Litbang Dwi Urif Premono. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh tamu undangan dari berbagai daerah. Turut hadir pula Erina Tien Nastiti, S.Sos., dari Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah serta perwakilan dari PEWARNA Malang, PEWARNA Solo, PGPI, dan berbagai denominasi gereja.


Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Em. Drs. Suyito Basuki, M.Th., resmi dikukuhkan sebagai Ketua PD PEWARNA Jawa Tengah periode 2025–2030. Ia didampingi oleh Stefanus Kristiyanto, M.Pd., sebagai Wakil Ketua, Drs. Purwoto, M.Pd., sebagai Sekretaris, serta Pdt. Dr. Paulus Suyatno sebagai Bendahara. Struktur kepengurusan juga dilengkapi dengan dewan penasehat, pengawas, dan sejumlah bidang yang mencakup organisasi, komunikasi, litbang, hukum, hingga pelayanan masyarakat.


Dalam sambutannya, Ketua Umum PEWARNA Indonesia Yusuf Mujiono menegaskan bahwa wartawan Nasrani memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menghadirkan suara kebenaran, keadilan, dan kasih Kristus di tengah masyarakat. “Wartawan Nasrani bukan hanya peliput berita, tetapi juga pelayan Tuhan di ruang publik,” ujar Yusuf. “Kita dipanggil untuk menghadirkan terang Kristus melalui karya jurnalistik yang berintegritas dan membangun persatuan bangsa.” Pada kesempatan itu, Yusuf juga menyampaikan terkait pelaksanaan Rakernas dan API 2025 yang akan dilaksanakan di Palangkaraya Kalimantan Tengah pada tanggal 12-15 November 2025.


Sementara itu, Sekjen PEWARNA Indonesia Ronald Stevly Onibala menjelaskan bahwa kehadiran PEWARNA di Jawa Tengah diharapkan menjadi wadah yang memperkuat kolaborasi antara jurnalis Kristen lintas daerah. Ia juga memaparkan ketentuan keanggotaan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). “Anggota PEWARNA Indonesia adalah mereka yang berprofesi sebagai wartawan aktif, baik di media cetak, online, radio, maupun televisi, serta memiliki semangat pelayanan dan pengakuan iman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat,” jelasnya. Ronald menambahkan bahwa organisasi ini juga membuka ruang pembinaan bagi pegiat media, penulis artikel, dosen, dan pendeta yang memiliki komitmen pada nilai-nilai jurnalistik Kristen.


Kegiatan pelantikan dan Rakerda PEWARNA Jawa Tengah 2025–2030 ditutup dengan doa dan ramah-tamah. Seluruh peserta menegaskan komitmen untuk menjadikan PEWARNA sebagai wadah bagi jurnalis Kristen yang beretika, profesional, dan berdampak positif bagi bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan kasih Kristus, PEWARNA Jawa Tengah siap melangkah dalam pelayanan jurnalistik yang berintegritas dan membawa damai bagi masyarakat.



Report, jp

Indonesia Game Experience (IGX) 2025 Berlangsung Sukses di Semarang



Semarang, Suaraindonesia1 -  Setelah sukses digelar di Tangerang dan Surabaya, Indonesia Game Experience (IGX) 2025 kini hadir di The Park Semarang sebagai kota ketiga dalam rangkaian roadshow nasional.


Acara industri game dan konten digital terbesar ini diselenggarakan oleh Asosiasi Game & Konten Digital Indonesia (AGKDI), dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, APTIKNAS, APKOMINDO, APGI, dan PERATIN. 


Mengusung semangat integrasi budaya, teknologi, dan kecerdasan artifisial (AI), IGX 2025 dirancang untuk menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi kreatif digital di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah.



Acara ini menghadirkan beragam aktivitas, termasuk turnamen esports amatir dengan total hadiah Rp 50.000.000 untuk game populer seperti Point Blank, VALORANT, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Ayodance, Counter Strike 2, Free Fire, dan Honor of Kings.


Selain itu, ada juga AGKDI Tech Summit 2025 yang mengangkat tema “Educating the Future: Integrating Culture, Technology, and AI in Creative Industries”.


Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, asosiasi, dan perwakilan industri teknologi ternama. Berikut adalah mereka yang turut hadir dan memberikan sambutan:



• Hernowo Budi Luhur, Asisten Ekonomi, Pembangunan Dan Kesejahteraan Rakyat Kota Semarang, mewakili Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti yang berhalangan hadir.

• Andi Syamsu Rijal, S.S., M.Hum. (Direktur Pengembangan Budaya Digital, Kemenbud RI) mewakili Ahmad Mahendra, M.T.r.AP. (Dirjen Kebudayaan Kemenbud RI)

• Dr. Ir. Feri Arlius, MSc., Direktur Sarana Prasarana Kemenbud RI.

• Ir. Soegiharto Santoso, SH. (Ketua Umum DPP APTIKNAS dan DPP APKOMINDO)

• Bheri Priyo Hartanto, General Manager Household Consumer Business Region Jawa Tengah and DIY Telkomsel

• Edy Joko Kiswanto (Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jawa Tengah)

• Andi Mulja Tanudiredja (PT Masterdata Digital Cyberindo, Partner TAITRA Jakarta)

• Santi Silviana (Operations Manager The Park Semarang)


Hernowo Budi Luhur, dalam sambutan mewakili Walikota menyatakan menyambut baik acara ini dan mengatakan, "Semarang bangga menjadi tuan rumah IGX 2025. Event ini menggerakkan ekonomi kreatif, pariwisata, dan menjadi wadah positif untuk anak muda Kota Semarang.”



Pernyataan senada disampaikan oleh Ir. Soegiharto Santoso, SH., Ketua Umum DPP APTIKNAS & Ketua Umum APKOMINDO, mengatakan IGX Semarang sebagai momentum penting untuk menghubungkan teknologi, budaya, dan industri kreatif.


"Saya yakin acara ini bisa mendorong Jawa Tengah menjadi salah satu pusat ekosistem digital nasional," ujar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Waketum Serikat Pers Republik Indonesia, dan Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.


Dari sisi pemerintah pusat, Direktur Jenderal Kemenbud RI, Ahmad Mahendra, M.Tr.AP., yang diwakili oleh Andi Syamsu Rijal, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara. "Kita tahu bahwa ini visi yang luar biasa untuk ekosistem game, animasi, dan teknologi diwujudkan dalam acara sebesar ini. Potensi ini tidak hanya dalam hal hiburan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong inovasi," ujarnya.


Beliau menambahkan, "Kehadiran kita semua hari ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama untuk mengembangkan ekosistem game, animasi, dan teknologi digital di Indonesia. Kita tidak hanya melihat potensi, tetapi juga bertindak nyata untuk mewujudkannya."


Dalam sambutannya, Andi Syamsu Rijal juga berharap agar IGX 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga jembatan yang membuka peluang ekonomi baru serta mendorong talenta-talenta muda bangsa untuk berkarya dan berprestasi. "Mari kita jadikan IGX sebagai titik tolak untuk terus berinovasi, melahirkan kolaborasi, dan ide-ide brilian. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah rumah bagi karya kreatif yang tak terbatas di bidang digital," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Umum AGKDI, Hendri Andrigo Sutanto, menegaskan bahwa IGX Semarang adalah langkah penting dalam misi asosiasi untuk menghubungkan industri game, konten digital, dan budaya Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa game tidak hanya dilihat sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi, pelestarian budaya, dan penggerak ekonomi kreatif," ujarnya. Ia berharap Semarang menjadi salah satu pusat ekosistem digital yang terus berkembang berkat dukungan komunitas dan sponsor.


Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Sekjen APGI, yang juga menjabat sebagai Ketua Komtap Teknologi Finansial dan Inovasi Pembayaran Digital DPP APTIKNAS, Angelika Putri, menyatakan komitmen APTIKNAS untuk mendukung infrastruktur digital, memastikan industri game dan konten kreatif memiliki fondasi teknologi yang kuat.


Edy Joko Kiswanto, Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jawa Tengah, berharap acara ini dapat membantu komunitas teknologi dan gamer di Jawa Tengah naik level, menjadikannya sebagai titik awal kolaborasi.


Andi Mulja Tanudiredja dari PT Masterdata Digital Cyberindo, sebagai partner TAITRA Jakarta, mengatakan bahwa mereka membawa inovasi global ke Semarang. Menurutnya, IGX adalah jembatan antara teknologi dunia dan kreativitas lokal.


Santi Silviana, Operations Manager The Park Semarang, menambahkan bahwa The Park selalu mendukung kegiatan yang menginspirasi anak muda dan IGX Semarang menghadirkan suasana yang berbeda dan penuh semangat.


AGKDI Tech Summit: Edukasi dan Insight bagi Pelaku Industri

Sebagai bagian dari rangkaian acara, AGKDI Tech Summit diselenggarakan pada 18 September 2025 pukul 13.00 - 17.00 WIB. Summit ini menghadirkan pembicara ahli untuk membahas pemanfaatan teknologi mutakhir dalam industri kreatif, dengan narasumber:

1. Dr. Ir. Feri Arlius, M.sc (Direktur SarPras Kemenbud RI) - Revitalisasi Infrastruktur Budaya untuk Transformasi Ekonomi Digital

2. Andi Mulja Tanudiredja (Wakil Ketua Umum DPP APTIKNAS)

3. Michael Edward (Giga Computing Indonesia) - Cloud Computing: Tulang Punggung Ekosistem AI

4. Ridwan Fariz (AMD) - Era Baru AI dan Inovasi Teknologi

5. Malvino Sukamito (Seagate) - Menyimpan Data Dunia Tanpa Batas

6. Vincent Suriadinata, SH., MH. (Mustika Raja Law Office)


Rangkaian Acara Unggulan

• Opening Ceremony (18 September 2025) - Dibuka secara resmi dengan sambutan tokoh penting nasional, pemerintah, asosiasi industri, hingga mitra internasional.

• AGKDI Tech Summit (18 September 2025) - Mengusung tema: “Educating the Future: Integrating Culture, Technology, and AI in Creative Industries”.

• Cosplay Parade (21 September 2025) - Parade kostum terbesar di Semarang yang melibatkan cosplayer dari berbagai komunitas.

• Esports Tournament (20–21 September 2025) - Pertandingan Point Blank, Valorant, Ayodance, Counter-Strike 2, Mobile Legends, Free Fire, dan Honor of Kings dengan total prize pool Rp 50.000.000.

• Marketplace & Promo Produk - Pengunjung bisa mencoba produk gaming, hardware, dan aksesori teknologi dari brand-brand internasional dengan penawaran spesial.


Event ini didukung oleh para Main Sponsor terkemuka, yaitu: Taiwan Excellence, AMD, GIGA COMPUTING, Samsung Lexar, RYUNIX, ASRock, MSI, Steelseries, HYTE, TEAM, THRUSTMASTER, Telkomsel, IndiHome, Seagate, FINPAY, dan lain-lain.


IGX 2025 terbuka untuk umum. Para gamer dan tech enthusiast dapat melakukan registrasi gratis melalui tautan linktree/IGX2025SMR.

Guru SMA Negeri 1 Tayu di Duga Mengharuskan Beli Seragam di Toko IQ-MA Shop Demi Meraup Keuntungan Pribadi.



Pati,Suaraindonesia1.pada awal penerimaan siswa siswi baru pada tahun ajaran 2025-2026 di SMA Negeri  1 Tayu Kabupaten Pati  menjadi peluang bisnis yang menjanjikan oleh oknum guru untuk mengarahkan kepada siswa untuk membeli seragam sekolah di toko IQ-MA SHOP yang berada di Desa Pakis Kecamatan Tayu Kabupaten  Pati.


Berdasarkan informasi  yang di terima di saat siswa yang sudah  membeli kain untuk seragam Sekolah SMA Negeri  1 Tayu di toko lain maka di minta untuk mengembalikan dan harus membeli di toko IQ-MA SHOP yan sudah menjadi toko tunjukan tersebut.bagi  sudah terlanjur membeli kain seragam di lain toko maka di minta untuk di kembalikan sesuai arahan dari salah satu oknum guru SMA Negeri  1 Tayu bernama  Koko.



Penjaga toko IQ-MA SHOP saat di Klarifikasi Membenarkan Bahwa tokonya hanya di titipi kain seragam dari SMA Negeri  1Tayu untuk Menjualkan ,setelah selesai semua kain seragam dan atributnya di tarik kembali oleh pihak Sekolahan.terang penjaga toko.


Kepala SMA Negeri  1Tayu Belum bisa di klarifikasi terkait hal tersebut sampai berita ini di terbitkan.


Padahal sesuai  dengan Amanah peraturan SMA Negeri tidak boleh menyediakan dan menjual seragam sekolah kepada siswa. Peraturan pemerintah melarang sekolah, termasuk SMA Negeri, untuk menjual seragam sekolah atau bahan seragam. Pengadaan seragam sekolah adalah tanggung jawab orang tua/wali siswa, bukan sekolah. 

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 dan Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 mengatur larangan penjualan seragam oleh sekolah. 

Tanggung jawab orang tua:

Pengadaan seragam sekolah menjadi kewajiban orang tua/wali siswa, bukan sekolah. 

Peran sekolah:

Sekolah hanya boleh membantu pengadaan seragam bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi, bukan menjualnya. 

Sanksi:

Sekolah yang melanggar aturan ini dapat dikenakan sanksi, seperti diminta mengembalikan uang pembelian seragam. 

Koperasi sekolah:

Koperasi sekolah juga dilarang menjual seragam, karena dianggap sebagai bagian dari sekolah. 

Dengan demikian, jika ada SMA Negeri yang menjual seragam, hal tersebut melanggar aturan dan dapat dilaporkan.(tr)

Pembangunan Rehabilitasi Jalan Ngemlak Kidul - Purworejo Kecamatan Margoyoso Tak Sesuai, Hanya Asal Jadi.



Pati,Suaraindonesia1.Pelaksanaan pembangunan Jalan yang ada di Desa Ngemlak Kidul - Purworejo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah  di duga tidak sesuai spek , Pembangunan yang tidak mementingkan kualitas dengan biaya Rp:196.810.000,dari Sumber  Dana APBD Kabupaten Pati Tahun 2025 Yang di laksanakan CV  Tlaga Kusuma.


Pembangunan yang di duga kuat telah mengurangi Kualitas  bangunan sangat  terlihat sekali, Pasalnya Bahan Material  Untuk Drainase dengan Mengunakan Abu Batu yang di campuri pasir laut.



Menurut keterangan warga setempat menyayangkan Bahan baku yang di gunakan tidak sesuai dengan standar bangunan  hanya terkesan asal jadi,   ungkap warga.


Pembangunan yang tidak sesuai dengan standar pekerjaan ada indikasi kecurangan demi meraup keuntungan yang lebih banyak.


Saat awak media datang di lokasi proyek (31/7/2025) menemukan ketidak sesuaian dalam pelaksanaan, dan saat di konfirmasi Dedi  melalui telefon whatsapp pemilik CV Tlaga Kusuma  tenyata  CV nya di pinjem orang lain untuk melaksanakan pekerjaan,terang Dedi.


Akhirya wawan warga Dukuhseti  Kecamatan Dukuhseti kabupaten Pati yang mengaku melaksanakan proyek tersebut mengakui, kalau dalam pelaksanaan talut memang mengunakan bahan Abu batu yang di campuri pasir laut.ungkap  Wawan.(tr)

PT Semar Beton Perkasa Di Ngawen Di Duga Tidak Mengantongi Izin, DLH Kabupaten Blora Tutup Mata.




 Blora,Suaraindonesia1. Perusahaan Batching Plant (Ready Mix ) yang berada di Desa Trembulrejo Kecamatan  Ngawen Kabupaten Blora di duga Kuat telah menyalai aturan Pemerintah. Kabupaten Blora.


Pelaku Usaha

PT SEMAR BETON PERKASA

dengan  Nomor Induk Berusaha (NIB)9120005612216

yang beralamatkan Kantor pusat

Desa Sumberagung, Kecamatan  Plumpang,

Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. perusahaan yang bekerja di bidang Industri

Mortar

atau Beton

Siap Pakai, ternyata yang di Kabupaten Blora Perizinanya tidak sesuai.



PT.Semar Beton Perkasa yang membuka Cabang di  Desa Trumbulrejo Kecamatan  Ngawen Kabupaten Blora Jawa Tengah ternyata di duga tidak mengantongi izin.

Andre  salah satu karyawannya mengakui  kalau terkait Perizinanya tidak sesuai, dan kini akan menanyakan terkait proses perizinanya di kantor pusat,ungkap Andre.(10/7/2025)


Perusahaan Batching Plant (Ready Mix ) yang berada di Desa Trembulrejo Kecamatan  Ngawen Kabupaten Blora diduga ilegal,karena tak mematuhi aturan Pemerintah ,dan mengharapkan Pemerintah Kabupaten Blora yang membidangi supaya menindaklanjuti terkait hal tersebut.dan mengharapkan kalau memang  Batching Plant (Ready Mix )PT SEMAR BETON PERKASA tidak mengantongi izin supaya di segel atau di tutup sampai dilengkapi  perizinan yang berlaku.


Kalau di biarkana beroperasi dan beraktivitas PT SEMAR BETON PERKASA  di Kabupaten Blora.akan sangat merugikan bagi pengguna karena di duga ilegal.


Berdasarkan amanah Undang Undang Perizinan berusaha berbasis risiko adalah sistem perizinan yang memberikan legalitas kepada pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan tingkat potensi risiko yang ditimbulkan oleh kegiatan usaha tersebut. Sistem ini diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan turunannya, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, yang mengatur penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.


Pelanggaran izin usaha dapat dikenai sanksi administratif seperti teguran, denda, pencabutan izin, hingga sanksi pidana jika melanggar ketentuan yang lebih berat.(tim)

Telah Ditemukan mayat Membusuk di Dalam Ruko Lapangan Desa Sendangrejo.



Pati,Suaraindonesia1 Sesosok mayat laki laki yang sudah membusuk ditemukan di dalam sebuah Ruko lapangan Desa Sendangrejo  Kecamatan Tayu Kabupaten Pati, (28/6/2025). 


Mayat seorang pria yang diketahui bernama Mat Sudadi (65) warga Desa Sambiroto Kecamatan Tayu yang kondisinya terbujur kaku, membengkak sudah keluar blatung, mengeluarkan bau busuk. Mat Sudadi (65)  diperkirakan sudah meninggal 5 hari yang lalu.


Awalya kecurigaan pedagang sekitar Ruko mencium bau busuk yang sangat menyengat, awalya di kira bangkai tikus.setelah di cari dan ditelusuri ada lalat yang keluar masuk lewat  bawah pintu ruku no 6 yang terkunci dari dalam.



Karena merasa curiga akhirnya menelefon Afdulah salah satu perangkat Desa Sendangrejo,setelah di cek lewat plafon  yang menghubungkan ruko tersebut di dapati orang tergeletak dan menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat.terang warga


Akhirnya setelah  di pastikan adanya mayat di dalam ruko kemudian warga menghubungi Kepolisian Resort Tayu untuk olah Tempat kejadian dan di dampingi dari Puskesmas terdekat,dan kini jenazah di bawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat Tayu.

 

Menurut keterangan warga Mat Sudadi baru sekitar 2 bulan menyewa ruko tersebut untuk jualan alat peraga pramuka sekaligus untuk tempat tidur dan dirinya tinggal seorang diri di ruko tersebut. dan menurut keterangan warga Mat Sudadi sudah sering sakit sakitan.ungkapnya(tr)

Polusi Udara dari pengelolaan Bulu Ayam, Ancaman Genting Tak Kasat Mata



Rembang, Suaraindonesia1.Polusi udara  menghantui masyarakat sehingga menjadi ancaman serius yang meresahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan akan memberikan dampak yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Setiap napas yang dihirup oleh penduduk  menjadi semakin berisiko, dengan partikel-partikel berbahaya dan gas beracun yang menyusup ke dalam sistem pernapasan. Dalam keseharian, polusi udara menyebabkan peningkatan kasus penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernafasan Akut (ISPA).


Dengan adanya pabrik UD,Anugrah Bulu Raya yang berada di Desa Purworejo Dukuh Matalan Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, membuat masyarakat di sekitar lokasi setiap hari harus menghirup bau yang sangat tidak sedap yang di duga di akibatkan oleh  pabrik pengelolaan bulu ayam milik jamhari warga purworejo,Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang.



Berdasarkan informasi dari masyarakat munculnya Bau yang menyengat di sekitar lokasi  tepatnya tempat pemrosesan  bulu ayam sampai menyebar di Desa Karangsekar dan Babadan.terang warga


Jamhari selaku pemilik usaha  saat mau di klarifikasi terkait bau yang tidak sedap ,yang di akibatkan dari usahanya tidak ada di tempat, dan di telfon lewat  WhatsApp belum ada jawaban.(4/6/2025)


 Sampai kapan masyarakat terpaksa menghadapi polusi udara setiap hari, tanpa jaminan akan udara bersih ,dan harus menghadapi resiko kesehatan yang lebih tinggi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan kondisi kesehatan yang sudah melemah.


Padahal Setiap perusahaan harus punya dokumen usaha pengelolaan lingkungan maupun AMDAL (Analisa mengenai dampak lingkungan). Dua hal ini penting untuk diperhatikan oleh semua perusahaan yang melakukan kegiatan produksi,


Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kabupaten Rembang yang memiliki kewenangan  untuk segera  melakukan pemantauan kualitas udara, memberikan rekomendasi perbaikan, dan menegakkan aturan terkait pencemaran udara. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab dalam sosialisasi dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara.pintanya.(tr)

Klarifikasi Atas Pemberitaan di Media Online yang Mengatasnamakan LAZISNU MWCNU Tayu



Pati,Suaraindonesia1. Beberapa hari terakhir ini ada  berita yang berjudul "Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga" Setelah beredar secara luas di berbagai platform media online. Bahwa berita tersebut mengangkat isu tentang bantuan yang diberikan oleh LAZISNU MWCNU Tayu kepada warga yang terdampak banjir rob. namun dengan narasi yang tidak akurat dan merugikan lembaga kami Lazisnu MWCNU Tayu.

Maka kami yang merasa disebut dalam berita tersebut, perlu adanya memberikan klarifikasi dan sanggahan atas beberapa poin penting yang termuat dalam berita tersebut.


Dalam isi berita tersebut menyebutkan bahwa kami sebagai lembaga Lazisnu MWCNU Tayu sangat merasa dirugikan. Dalam kenyataan kemarin tidak didukung oleh data yang valid dan akurat sesuai yang ada di lapangan.kemudian kami telah melakukan investigasi internal dan menemukan bahwa narasi yang disampaikan dalam berita tersebut tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Dikutip dari media jurnalindo.com dan jateng.nu.or.id. 



“Mohon dengan hormat lagi sangat, kerendahan hati yang paling dalam agar narasi yang dikirimkan tidak menyinggung dan menciderai orang lain maupun pihak dan lembaga lain. Saya yakin seyakin yakinnya bahwa narasi itu tidak dari Ketua dan lembaga LAZISNU Tayu, MWCNU Tayu mohon maaf yang sebesar besarnya  atas munculnya berita-berita yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Terus semangat LAZISNU Tayu selalu bergerak dibidang sosial dengan koridor menjaga Marwah NU,” ujar Ah. Syarwo (Ketua Tanfidiyah MWCNU Tayu) dalam WhatsApp Group (19/6/2025)


Di dalam isi berita tersebut telah menyebarkan informasi yang tidak akurat dan tendensius. Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menyebarkan informasi palsu untuk merusak reputasi lembaga LAZISNU MWCNU Tayu.

Beberapa contoh informasi yang tidak akurat adalah:

1. Narasi bahwa Ketua LAZISNU Tayu mengatakan bahwa “Kami tidak bisa terus menunggu bantuan yang tak kunjung datang dari pemerintah. Ini adalah bentuk kepedulian kemanusiaan kami kepada masyarakat yang sudah berminggu-minggu terendam banjir rob tanpa perhatian,” dan narasi “Banjir rob yang terjadi sejak akhir Mei 2025 ini bukan hanya soal genangan air, tetapi juga mencerminkan lemahnya respons pemerintah daerah dalam menangani bencana yang berdampak luas.” itu TIDAK BENAR. Ketua LAZISNU Tayu tidak pernah melakukan wawancara dengan media tersebut dan tidak mengatakan demikian.k

2. Narasi bahwa “Lazisnu Kecamatan Tayu mengambil inisiatif untuk turun tangan. Organisasi kemanusiaan ini menyalurkan 100 paket sembako yang berisi beras, minyak, gula, dan mie instan kepada warga yang terdampak banjir rob.” itu TIDAK BENAR. Paket Sembako yang diberikan oleh LAZISNU Tayu kepada warga yang terdampak tidak memberikan gula, hanya berupa beras 2,5 kg, minyak goreng 1 liter, dan 10 pack mie instan. Sehingga narasi yang dituliskan dalam media online tersebut tidak tepat.


Pemerintah Desa Tunggulsari dan Pemerintah Kabupaten Pati sudah turun tangan dalam penanganan bencana banjir ROB di Desa Tunggul Sari dengan memberikan bantuan pada warga terdampak.


Kami berharap klarifikasi dan sanggahan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas dan berimbang kepada pihak-pihak terkait. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Terima kasih.terang Lazisnu MWCNU Tayu.(tr)

POLRES Sukoharjo Pionir Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan Publik



Sukoharjo - Suaraindonesia1, Polres Sukoharjo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan kepolisian. Kali ini, Polres Sukoharjo menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kinerja di bidang intelijen dan kehumasan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi POLRI dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.


Pelatihan yang dilaksanakan di Ruang Vicon Polres Sukoharjo ini diikuti oleh 54 peserta, yang terdiri dari personel Polres Sukoharjo serta perwakilan dari Polres Tegal, Polres Tegal Kota, Polres Karanganyar, dan Polres Semarang, tanggal 18 Juni 2025.


Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., dalam sambutannya menegaskan pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan Polri, khususnya untuk mendukung fungsi intelijen dan kehumasan. Menurutnya, kecerdasan buatan dapat menjadi alat strategis untuk mendeteksi isu, mengungkap kasus, dan merancang strategi pelayanan publik yang lebih presisi.



"Polri harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Dengan teknologi seperti AI, kita dapat lebih cepat mendeteksi isu, mengungkap kasus, dan menyusun strategi yang lebih tepat. Ilmu yang kita peroleh hari ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan pelayanan maksimal kepada masyarakat," ujar Kapolres.


Pelatihan ini menghadirkan AI SmartX Academy sebagai mitra strategis. Lembaga yang dipimpin oleh Karim Taslim, praktisi AI sekaligus Ketua Komtap AI APTIKNAS, memberikan pelatihan praktis mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam tugas kepolisian sehari-hari.


Tiga narasumber turut hadir memberikan wawasan mendalam, yaitu: Karim Taslim (CEO AI SmartX Academy dan Ketua Komtap AI APTIKNAS), Dr. Dirgantara Wicaksono, CH., CHT., S.Pd., M.Pd., M.M. dan Ekki Rinaldi, S.Kom., M.Kom.



Para narasumber memaparkan peran AI dalam memperkuat intelijen, deteksi dini ancaman keamanan, monitoring sentimen publik, serta meningkatkan efektivitas komunikasi publik yang humanis.


Karim Taslim menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan teknologi kecerdasan buatan guna menciptakan pendekatan yang modern dan responsif.


"Perpaduan keahlian kepolisian dengan kemampuan AI akan menciptakan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terpercaya. Kami mendorong Polres Sukoharjo menjadi pionir dalam adopsi AI di lingkungan POLRI," ujarnya.


Urgensi dan Manfaat AI bagi POLRI


Di era digital, kecerdasan buatan bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra strategis yang mampu: Mendeteksi pola kejahatan tersembunyi yang sulit diidentifikasi secara manual, Menganalisis data dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi, Memprediksi tren kejahatan untuk mendukung langkah pencegahan dan Meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan respons yang lebih cepat dan tepat.


Melalui pelatihan ini, POLRES Sukoharjo menegaskan keseriusannya menjadi institusi kepolisian yang modern, proaktif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Sukoharjo atas inisiatifnya dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan publik.


Langkah yang diambil ini, menurut Hoky sapaan akrabnya, menunjukkan kesiapan Polres Sukoharjo menjadi institusi kepolisian yang modern, adaptif, dan proaktif dalam menghadapi tantangan era digital.


"Kami meyakini bahwa integrasi AI dalam tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang intelijen dan kehumasan, akan menghasilkan proses kerja yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini adalah wujud sinergi yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem pelayanan publik yang presisi dan berbasis data," ungkap Hoky yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), dan Waketum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), serta Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.  


Ia juga menambahkan, APTIKNAS bersama AI SmartX Academy dan Komtap AI akan terus mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor keamanan, agar semakin banyak institusi di Indonesia yang mampu memanfaatkan teknologi dengan tepat guna.


Tentang AI SmartX Academy


AI SmartX Academy adalah lembaga pelatihan dan inkubasi kecerdasan buatan yang berfokus pada pengembangan talenta dan solusi AI untuk kebutuhan industri dan pemerintahan di Indonesia. Dipimpin oleh Karim Taslim, AI SmartX Academy menjadi mitra strategis POLRI dalam percepatan transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi AI.


Tentang APTIKNAS


APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha TIK Nasional) merupakan wadah bagi pelaku industri Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia yang aktif mendorong adopsi teknologi, termasuk kecerdasan buatan, di berbagai sektor strategis seperti keamanan dan pelayanan publik. (Hen)

Ngilen Jadi Pilot Project Desa Anti Korupsi Di Kabupaten Blora



Blora Suaraindonesia1.Untuk mendukung program pemerintahan pusat dalam upaya pencegahan tindak korupsi, Pemerintahan Desa Ngilen Kecamatan Kunduran bersama Inspektorat Kabupaten Blora mendeklarasikan Desa Anti Korupsi.


Desa Ngilen Kecamatan Kunduran  menjadi salah satu pilot project Desa Anti korupsi yang mewakili kabupaten Blora untuk maju di tingkat Propinsi  Jawa Tengah .



Dari tiga Desa di Kabupaten Blora diantaranya Desa Cabak Kecamatan Jiken, Mojorembun Kecamatan Kradenan dan Desa Ngilen Kecamatan Kunduran. tiga Desa tersebut dalam waktu dekat ini akan mewakili  Desa di Kabupaten  Blora untuk mengikuti lomba Desa Anti Korupsi di tingkat propinsi Jawa Tengah.


Kepala Desa Ngilen  Purwo Suharto S,Pd saat di konfirmasi menyampaikan " Bahwa Program Desa Anti Korupsi menjadi salah satu contoh untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan juga diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang baik,  dalam mencegah praktik KKN di tingkat desa."terang Kades.

Red.

Dengan Dalih Menyelesaikan Masalah Akhirnya Oknum LSM di Pati Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan.




Pati  -  Suaraindonesia1, Oknum ketua LSM berinisial EFR yang di laporkan ke polresta pati pada tanggal 11 April 2025 dengan laporan dugaan  menipu atau bujuk rayu kepada korban akhirnya terlapor di panggil Unit 1 Polresta pati untuk di periksa Rabu 12 Juni 2025.


 Terlapor nisial EF di saat keluar dari ruang penyidikan polresta pati diminta konfirmasi oleh beberapa awak media  tetapi ia berusaha lari dan enggan memberikan jawaban, sertakan bergumam sambil memperlihatkan wajah  marah 


Awal mula kejadian, oknum ketua LSM yang ada di pati berinisial EF bersama rekannya menemui korban atau pelapor  dengan tujuan untuk membantu menguruskan permasalahan yang di alami korban, setelah bertemu antara pelapor dan terlapor terjadi kesepakatan dan terlapor meminta uang kepada terlapor senilai 3 juta rupiah ,dengan alasan buat oprasional untuk menyelesaikan perkaranya pelapor dan ahirnya pelapor menyetujui dan menyerahkan uangnya kepada terlapor.



Setelah itu dengan berjalanya waktu, pihak pelapor menanyakan perkembang perkara yang di tangani terlapor, akan tetapi hasilnya sangat di sayangkan,  karena pihak terlapor meminta sejumlah uang lagi dengan jumlah 7 juta  kalau perkaranya mau di selesaikan.  Dan pihak pelapor merasa keberatan dengan pernyataan terlapor kepada pelapor pada saat itu.


Lanjut pihak pelapor menanyakan lagi, akan tetapi terlapor mengabaikan dan tidak mengakuinya dan pelapor di arahkan ke temanya yang mengurusi perkara tersebut. Dan perkara tersebut di kuasakan kepada rekanya bukan saya, saya cuma menemani rekan saya, ucap terlapor kepada korban.


Dan pelapor menanyakan lagi melalui panggilan telepon kepada terlapor,  pihak terlapor dengan nada lantang, saya tidak tau perkara itu karena yang ada di surat kuasa itu nama rekan saya kalau yang menerima uang 3 juta memang benar saya. Ketika pihak pelapor ngomong kepada terlapor, perkara ini mau aku adukan ke polresta pati, pihak terlapor dengan tegas kalau memang mau melaporkan saya silahkan laporkan saja.


Dengan adanya peristiwa seperti ini, saya selaku korban/pelapor memohon dengan hormat kepada APH khususnya Polresata pati untuk segera menindak lanjuti laporan ini, supaya tidak ada korban lain saya.(tim)

Pengangsu dan Truk Bermuatan Solar Bersubsidi di Amankan SATPOLAIRUD Polresta Pati.



Pati,Suaraindonesia1. Dengan di amankanya  truk di duga bermuatan solar ilegal dan sopir beserta berinisial TJ oleh SATPOLAIRUD Polresta Pati , pada tanggal 27 mei 2025 di Desa Kembang Kecamatan  Dukuhseti Kabupaten Pati, belum ada informasi terkait perkembangan  proses hukum yang berlanjut.


Truk yang bermutan solar dan puluhan jerigen berisikan solar saat di grebek dan di amankan oleh SATPOLAIRUD polresta pati menui tanda tanya masyarakat. pasalnya  truk bermuatan solar bersubsidi yang sempat di amankan dan di bawa di kantor Satpolairud  juana  kini sudah tidak ada di tempat atau dikantor SATPOLAIRUD Juana.



Berdasarkan hasil penelusuran dari awak media ternyata truk yang sempat di amankan oleh SATPOLAIRUD beberapa waktu yang lalu kini malah sudah keluar, dan sudah berkeliaran dan beraktifitas seperti semula.


KASAT POL AIR KOMPOL Hendrik Irawan S.H.,M.M saat mau di klarifikasi terkait hal tersebut Belum bisa di temui di kantor juana sampai berita ini di terbitkan


Dengan keluarnya Truk sebagai barang bukti saat penangkapan di Desa Kembang ada dugaan kuat bahwa proses hukum yang terjadi ada indikasi permainan antara oknum dan pengangsu solar.


Padahal sesui aturan penyalahgunaan BBM subsidi yang tertera pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp.60 miliyar,(tr)

Program Unit Pengelolaan Pupuk Organik di Desa Gerit Ra'ib, Usut Tuntas Penyelewengan 5 Ekor Sapi



Pati ,Suaraindonesia1. Kementerian Pertanian merealisasikan program bantuan ternak sapi, untuk Unit pengelola Pupuk Organik (UPPO) dari Kementerian Pertanian. untuk program Unit Pengolahan Pupuk Organik, Program  yang diterima Kelompok Ternak di Desa  Gerit Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati Jawa Tengah. menuai tanda tanya dari masyarakat setempat.


Nilai bantuan untuk program Unit Pengolahan Pupuk Organik  sebesar 200 juta. yaitu untuk pembuatan kandang komunal, Kemudian pengadaan ternak 8 ekor sapi, Kendaraan roda tiga dan mesin pencacah rumput. 



Dari hasil pantauan dan investigasi awak media di lapangan, didapati program  di Desa Gerit Kecamatan  Cluwak Kabupaten Pati Raip hanya tingal 3 ekor, (7/6/2025). saat mendatangi  kandang sapi hanya tersisa 3 ekor sapi.


Sukar selaku yang merawat sapi menerangkan bahwa sapi awalnya  8 ekor, tapi yang 5 ekor sudah di jual sekitar 2 tahun yang lalu. dan sampai sekarang belem di belikan lagi,terangnya


Dirinya juga menambahkan bahwa motor roda 3 sekarang di kuasai oleh pengurus  kelompok,dan tidak boleh di gunakan  untuk operasional mencari rumput .


Dengan raipnya program yang di kucurkan oleh Pemeritah,  dan harus di pertanggungjawabkan  maka mengharapkan supaya permasalahan yang terjadi di kelompak Penerima Program Unit Pengolahan Pupuk Organik di Desa Gerit di usut tuntas. jangan sampai program di manfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab  untuk kepentingan Pribadi.(tr)

Pembangunan Di Desa Sumurtawang Ada Indikasi Pembohongan Publik, Pelaksanaan Bangunan Tidak Sesuai



Rembang - Suaraindonesia1, Pembangunan tebing jalan di Rt1 Rw 2 Desa Sumurtawang Kecamatan  Kragan Kabupaten Rembang menuai kontrofersi dan pertanyaan  warga setempat, pasalya pembangunan yang tidak terpasang Papan informasi  di lokasi kegiatan biasanya sebagai trik pembohongan warga.


Tak hanya itu bangunan rabat beton yang di bangun tahun lalu kondisinya juga sangat memperihatinkan,sudah terkelupas dan ada indikasi tidak sesui dengan RAB (Rencana Anggaran Belanja). ungkap Warga 



Kepala  Desa Sumurtawang saat mau di konfirmasi di rumah istri  pertama dan istri Kedua tidak ada.dan  belum ada jawaban saat di bubungi lewat  telefon Whatsapp. 


Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan informasi proyek itu ada indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitorring besaran dan sumber anggaran.


Sedangkan dari amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan,sumber anggaran,besar anggaran  lokasi proyek, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.


Pelaksanaan pembangunan tebing jalan di Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang sangat di sayangkan masyarakat setempat,  bahkan mengharap pemerintah kabupaten Rembang untuk segera menindaklanjuti  oknum pelaksana proyek, karena ini uang rakyat yang harus di pertanggungjawabkan , jangan sampai program di laksanakan hanya asal asalan tanpa mempertimbangkan kualitas bangunan,(tr)