BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

"Kampus Bukan Ruang Jagal!" BEMNUS Jatim Kutuk Keras Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau



TULUNGAGUNG – Suaraindonesia1, Insiden pembacokan yang menimpa mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Farradhila Ayu Pramesti (23), pada Kamis (26/2/2026) pagi, mengguncang dunia pendidikan tinggi Indonesia. Kejadian tragis yang berlangsung di lantai dua Gedung Fakultas Syariah dan Hukum itu mendapat kecaman keras dari berbagai elemen mahasiswa, termasuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bhinneka PGRI (UBHI) Tulungagung.


Salsabila Tahtahirani, Presiden BEM UBHI PGRI Tulungagung yang juga menjabat sebagai Koordinator Isu Gender BEM Nusantara (BEMNUS) Jawa Timur, menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.


"Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ini adalah cerminan dari krisis yang jauh lebih dalam krisis budaya, krisis moral, dan krisis perlindungan terhadap perempuan di ruang-ruang yang seharusnya paling aman: kampus kita," tegas Salsabila.


Kampus Bukan Ruang Bebas Kekerasan

Menurut Salsabila, insiden ini menegaskan bahwa ruang akademik masih jauh dari kata aman bagi mahasiswa, khususnya perempuan. Pelaku, yang diduga datang dari Bangkinang dengan membawa parang dan kampak, menyerang korban di ruang ujian akhir karena tidak terima hubungannya akan diputus.


"Fakta bahwa pelaku sengaja datang ke kampus membawa senjata tajam untuk menyerang perempuan yang menolaknya adalah gambaran nyata dari toxic masculinity sebuah pola pikir yang memandang penolakan sebagai penghinaan dan kekerasan sebagai solusi," ujar Salsabila.


Ia menambahkan, sebagai Koordinator Isu Gender BEMNUS Jatim, dirinya melihat pola ini bukan pertama kali terjadi dan tidak akan berhenti jika tidak ada intervensi struktural yang serius.


"Kekerasan berbasis gender di lingkungan kampus terus berulang. Kita tidak bisa lagi hanya mengutuk dan diam. Harus ada langkah nyata," katanya.


Tuntutan kepada Kampus dan Aparat Hukum

Salsabila secara tegas mendorong pihak UIN Suska Riau untuk mengambil tindakan komprehensif, bukan hanya menyerahkan pelaku ke pihak kepolisian semata.


"Kampus harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan mekanisme pencegahan kekerasan. Pendampingan psikologis dan legal bagi korban harus segera diberikan. Ini bukan pilihan, ini kewajiban institusional," desak Salsabila.


Dari sisi hukum, ia mendukung penuh proses penegakan hukum yang adil dan transparan. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 dan 354 KUHP tentang penganiayaan berat, bahkan berpotensi dikenai Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana mengingat pelaku telah menyiapkan senjata sebelum datang ke kampus.


"Aparat penegak hukum harus bekerja profesional, tanpa intervensi, dan memastikan keadilan betul-betul ditegakkan untuk korban," tegasnya.


Seruan kepada Gerakan Mahasiswa

Salsabila juga menyerukan solidaritas aktif dari seluruh elemen kemahasiswaan, khususnya di Jawa Timur dan Riau, untuk bersama-sama mengawal kasus ini hingga tuntas.


"Sebagai bagian dari BEMNUS Jatim, saya mengajak seluruh rekan mahasiswa untuk tidak membiarkan kasus ini tenggelam begitu saja. Kawal proses hukumnya. Pastikan korban mendapatkan keadilan. Jangan biarkan ini menjadi sekadar berita sehari lalu dilupakan," serunya.


Ia menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong kebijakan perlindungan mahasiswa yang lebih konkret di seluruh perguruan tinggi Indonesia.


"Pendidikan tentang pengendalian emosi, empati, dan penghormatan terhadap batas personal seseorang harus masuk ke dalam kurikulum pembinaan karakter mahasiswa. Ruang aman di kampus bukan belas kasihan itu adalah hak fundamental setiap mahasiswa," pungkas Salsabila.

YORINDO, APKOMINDO & APTIKNAS Gelar Roadshow di Surabaya, BSSN Beri Peringatan Keras soal Keamanan Siber



Surabaya – Suaraindonesia1, Dalam sebuah kolaborasi strategis yang melibatkan sektor swasta dan pemerintah, Yorindo Communication bersama APKOMINDO dan APTIKNAS sukses menggelar rangkaian kegiatan edukasi teknologi selama dua hari pada 10 hingga 11 Februari 2026. Bertempat di Hotel Grand Inna, Surabaya, acara ini mengusung dua tema berbeda yang dirancang secara spesifik untuk menjawab tantangan transformasi digital di sektor kesehatan dan industri umum. Sorotan utama kegiatan ini adalah partisipasi penuh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) selama dua hari, yang mendapat apresiasi tinggi sebagai wujud sinergi nyata antara regulator, asosiasi industri, dan pelaku usaha.


Hari pertama, 10 Februari 2026, dikhususkan bagi para direktur, manajemen, dan tim Teknologi Informasi (TI) rumah sakit dengan tema "AI Driven Hospital: Strategi Menyiapkan Ekosistem Smart Hospital Menuju Hospital 5.0." Forum ini secara khusus menyoroti urgensi transformasi mendalam, tidak hanya sekadar implementasi rekam medis elektronik, tetapi juga kesiapan infrastruktur untuk teknologi mutakhir seperti bedah robotik dan layanan kesehatan jarak jauh (telesurgery).


Ir. Soegiharto Santoso, SH., (Hoky), yang menjabat sebagai Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, merangkap Sekretaris Jenderal PERATIN dan Wakil Ketua Umum SPRI, membuka sesi dengan paparan berjudul “The Digital Backbone for Telesurgery.” Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa transformasi menuju layanan kesehatan tanpa batas (borderless healthcare) hanya akan terwujud jika ditopang oleh infrastruktur digital berstandar medis. Ia menekankan bahwa di era Hospital 5.0, konektivitas bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan telah menjadi sistem penopang keselamatan pasien. “Pada telesurgery, gangguan koneksi bukan lagi soal administrasi, tetapi menyangkut nyawa manusia. Kita tidak bisa main-main dengan latensi,” ujarnya dengan tegas.



Lebih lanjut, ia memaparkan pentingnya peta jalan (roadmap) menuju infrastruktur tanpa latensi (zero latency) yang harus diwujudkan melalui backbone fiber optik dedicated, adopsi private 5G network, serta integrasi ekosistem Internet of Medical Things (IoMT) yang aman dan andal. Menurutnya, rumah sakit masa depan harus dibangun dengan prinsip integrasi data yang seamless, redundansi sistem untuk mencegah waktu henti (anti-downtime), dan yang terpenting, keamanan siber yang sudah dipertimbangkan sejak tahap desain awal. “Teknologi kesehatan tidak cukup hanya canggih, tetapi harus medical-grade, patuh regulasi, dan berintegritas secara hukum,” tuturnya.


Menguatkan pesan tersebut, Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng., selaku Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN RI, memaparkan materi yang sangat spesifik mengenai seluk-beluk perlindungan data pasien dan keamanan perangkat medis. Dengan kapasitasnya sebagai salah satu arsitek keamanan siber nasional, ia membuka mata para peserta bahwa ancaman terbesar saat ini tidak lagi terbatas pada pencurian data semata. "Risiko yang jauh lebih mengerikan adalah peretasan terhadap perangkat medis (medical devices) yang terhubung ke jaringan. Bayangkan jika infusion pump, alat pacu jantung, atau ventilator pasien tiba-tiba tidak terkendali karena diretas. Ini bukan lagi tentang kebocoran data, ini tentang potensi hilangnya nyawa secara langsung," tegasnya.


Mengutip data monitoring BSSN sepanjang tahun 2024, Slamet Aji memaparkan lanskap ancaman siber di Indonesia. "Sepanjang tahun lalu, BSSN mencatat adanya 351,7 juta anomali trafik atau serangan siber. Dari jumlah tersebut, aktivitas Malware mendominasi dengan persentase mencapai 66,59%. Ini adalah sinyal bahaya yang sangat nyata," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa BSSN terus mendorong implementasi standar keamanan seperti ISO 27001 dan kerangka kerja keamanan siber spesifik untuk IoMT di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia.



Sesi hari pertama ditutup oleh Maxy Academy dengan pendekatan yang inspiratif. Mereka mengajak para peserta untuk tidak berpuas diri sebagai pengguna teknologi. Melalui sesi interaktif, Maxy Academy mendemonstrasikan bagaimana menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) rumah sakit agar menjadi "AI Talent Ready." Tujuannya adalah memastikan tenaga medis dan staf TI tidak hanya mampu mengoperasikan, tetapi juga dapat memanfaatkan kecerdasan buatan secara optimal dalam pelayanan kesehatan sehari-hari.


dr. Muhammad Ardian CL, Sp.OG., Subsp. Obginsos, M.Kes., Ketua PERSI Komisariat Surabaya, menyatakan pentingnya transformasi menuju smart hospital yang menuntut rumah sakit menyusun peta jalan digital terintegrasi, termasuk kesiapan telesurgery dan bedah robotic.



Memasuki hari kedua, 11 Februari 2026, perhatian beralih pada dunia industri yang lebih luas. Mengusung tema "AI Driven Secure & Efficient: Engineering The Digital Transformation Blueprint," acara ini dihadiri oleh peserta lintas sektor, mulai dari manufaktur, perbankan, pendidikan, hingga logistik. Fokus diskusi bergeser pada strategi konkret membangun ekosistem digital yang tidak hanya cerdas, tetapi juga efisien dan aman dari ancaman siber.



Ir. Soegiharto Santoso, SH. kembali tampil dengan topik "The AI Empowerment, Orchestrating Digital Infrastructure." Ia menegaskan bahwa adopsi AI tidak boleh berhenti pada euforia teknologi, karena tantangan utamanya adalah kesiapan fondasi infrastruktur digital. "AI hanya akan memberikan lompatan produktivitas jika diorkestrasi di atas infrastruktur yang efisien, aman, dan berdaulat. Tanpa itu, kita berisiko terjebak solusi ‘kotak hitam’ ('Blackbox') yang tidak transparan dan mengancam kedaulatan data nasional," tegasnya, seraya menantang pelaku usaha untuk tidak menjadi penonton pasif di tengah lonjakan produktivitas global.


Ia memaparkan pilihan strategis antara Cloud AI publik dan infrastruktur AI mandiri (On-Premise), terutama bagi sektor dengan data sensitif seperti kesehatan dan keuangan. Soegiharto menekankan bahwa kepatuhan regulasi dan keamanan siber justru menjadi pilar utama pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. "Dengan arsitektur tepat, termasuk pendekatan On-Premise dan jaringan terisolasi, AI dapat menjadi mesin otomatisasi nyata bukan sekadar chatbot, tetapi agen cerdas yang bekerja langsung di lini produksi untuk efisiensi fundamental," ujarnya, mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun kedaulatan digital Indonesia melalui infrastruktur AI yang tangguh dan bertanggung jawab.


Menyambung diskusi, Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng. kembali hadir dengan konteks pembahasan yang lebih luas, yaitu perlindungan siber untuk korporasi dan industri strategis. Pada sesi ini, ia mengupas tuntas tentang standar keamanan untuk Internet of Things (IoT) dan sistem otomasi industri (Industrial Control Systems/ICS). "Jika di hari pertama kita bicara tentang perangkat medis, hari ini kita bicara tentang pabrik pintar dan infrastruktur publik. Skenario ancamannya sama: bagaimana agar sistem otomasi ini tidak mudah dilumpuhkan oleh serangan ransomware yang meminta tebusan mahal, atau bahkan menjadi sasaran spionase industri untuk mencuri rahasia perusahaan," paparnya.



Ia menjelaskan bahwa BSSN secara aktif melakukan pemantauan dan memberikan rekomendasi teknis terkait keamanan siber untuk sektor industri. "Kami tidak henti-hentinya mengingatkan agar setiap perangkat IoT yang dipasang di lingkungan industri harus memiliki standar keamanan sejak awal. Jangan sampai kita membangun pabrik pintar di atas fondasi yang rapuh. Keamanan siber harus menjadi bagian integral dari proses pengadaan, bukan hanya menjadi lapisan pelindung di akhir," tambahnya. 


Sebagai puncak acara sekaligus penutup yang aplikatif, Praktisi AI dan IoT, Agus Dedi Supriyadi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Bekasi, membuka wawasan peserta mengenai peluang efisiensi energi dan operasional melalui kombinasi kecerdasan buatan dan sensor IoT. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan workshop teknis yang sangat interaktif. 


Para peserta diajak untuk praktik langsung membuat sistem otomatisasi alur kerja (workflow automation) menggunakan platform n8n. Hal ini memberikan bekal praktis dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di perusahaan masing-masing untuk mereduksi pekerjaan manual yang repetitif dan meningkatkan produktivitas.


Kesuksesan acara dua hari ini tidak lepas dari peran aktif para vendor teknologi yang memberikan wawasan solutif atas permasalahan industri yang dihadapi para peserta:

• Wahyu M. Sun, selaku Founder & CEO dari SMARTNETINDO: Memberikan solusi infrastruktur IT end-to-end yang terintegrasi dengan keamanan siber.

• dr. Hafiz Muhammad Ikhsan, selaku Implementation Lead Commercial dari Ksatria Medical Systems (KMS): Memaparkan solusi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis AI.

• Titin, selaku Direktur dari PT. Solusi Amanillah Indonesia: Mengedukasi peserta mengenai sistem pengelolaan limbah dan manajemen energi yang tersentralisasi secara digital.

• PT. IMAGO: Menghadirkan solusi jaringan (networking) dan proteksi data mutakhir melalui produk QSAN dan solusi Cloud VEEAM untuk menjamin kelangsungan bisnis.


Melengkapi wawasan peserta, Ony Prabowo, selaku Sekretaris DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jatim, menyampaikan materi tentang Pencegahan Kehilangan Data (Data Loss Prevention) di hari pertama. Sementara itu, di hari kedua, Ageng Permadi, selaku Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jatim, memberikan perspektif mengenai keamanan siber otonom (Autonomous Security) yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan merespons ancaman secara real-time. 


Mewakili penyelenggara, Yolanda Roring selaku Event Organizer dari Yorindo Communication, menyatakan bahwa antusiasme peserta yang tinggi sepanjang acara menjadi indikator nyata betapa kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, asosiasi, dan industri merupakan kunci utama dalam mengarungi era transformasi digital yang penuh tantangan sekaligus peluang. "Semangat kebersamaan inilah yang akan membawa kita melangkah lebih maju," pungkasnya.

Tragedi Pendidikan di NTT: Alarm Keras Bagi Negara, BEM Nusantara Jatim Tuntut Evaluasi Menyeluruh



Surabaya, Suaraindonesia1, 4 Februari 2026 – Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara Jawa Timur menyatakan duka cita mendalam sekaligus kemarahan atas tragedi kemanusiaan yang kembali mencoreng wajah pendidikan Indonesia. Kasus kematian YBS (10), seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi—tidak mampu membeli buku dan pena—adalah tamparan keras bagi negara.

Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainnur Abdillah, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar statistik kematian, melainkan bukti nyata kegagalan sistem perlindungan sosial dan pendidikan yang merata.


"Ketika seorang anak berusia 10 tahun merasa beban hidupnya begitu berat hanya karena tidak mampu membeli perlengkapan sekolah seharga puluhan ribu rupiah, maka negara telah gagal hadir untuk rakyatnya yang paling rentan. Ini bukan takdir, ini adalah pembiaran struktural," tegas Muhammad Zainnur Abdillah di Surabaya, Rabu (4/2/2026).

Sorotan Utama BEM Nusantara Jatim:

1. Ironi Pendidikan Gratis: Slogan pendidikan gratis yang didengungkan pemerintah terbukti masih semu di lapangan. Kasus YBS membuka mata kita bahwa biaya-biaya "kecil" (buku, seragam, alat tulis) masih menjadi tembok raksasa bagi masyarakat miskin, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

2. Rentetan Kasus di NTT: BEM Nusantara Jatim mencatat bahwa ini bukan satu-satunya kabar buruk dari NTT. Belum hilang dari ingatan kita kasus kekerasan guru terhadap siswa SD di Timor Tengah Selatan (TTS) pada akhir 2025 lalu yang juga berujung kematian. Rentetan peristiwa ini menandakan adanya kondisi "Darurat Pendidikan" dan "Darurat Perlindungan Anak" di Nusa Tenggara Timur yang luput dari prioritas nasional.

3. Solidaritas dari Jawa Timur: Sebagai sesama anak bangsa, mahasiswa Jawa Timur tidak akan diam. Penderitaan siswa di NTT adalah luka bagi mahasiswa di Jawa Timur. Kami menyerukan solidaritas nasional untuk mengawal kasus ini agar tidak menguap begitu saja tanpa perbaikan sistem.

Tuntutan BEM Nusantara Jawa Timur:

Menyikapi hal tersebut, BEM Nusantara Jawa Timur mendesak:

1. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh ke sekolah-sekolah di NTT. 

2. Pemerintah Daerah dan Pusat untuk menjamin ketersediaan perlengkapan sekolah (buku, pena, tas) bagi siswa kurang mampu secara riil, bukan hanya bantuan operasional sekolah (BOS) yang seringkali tidak menyentuh kebutuhan personal siswa.

3. Dinas Sosial dan Pihak Terkait untuk lebih peka mendeteksi keluarga rentan yang membutuhkan pendampingan psikologis dan ekonomi, agar anak tidak menjadi korban keputusasaan orang tua atau keadaan.

"Kami tidak ingin mendengar lagi ada anak Indonesia yang mati karena pena. Pena seharusnya menjadi alat mereka melukis masa depan, bukan alasan untuk mengakhiri hidup. BEM Nusantara Jatim akan terus bersuara hingga keadilan pendidikan benar-benar tercipta dari Sabang sampai Merauke," tutup Muhammad Zainnur Abdillah

Keluarga Besar Pasien Ucapkan Terimakasih kepada Pelayanan di RSUP Kemenkes Surabaya dengan Alamat Jalan Indra pura No 15-17 Surabaya



RSUP Surabaya kemenkes   -Suaraondonesia1.Com ,Surabaya  kamis 25 Desember 2025  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kemenkes Surabaya didirikan dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 6 September 2024, bersama dengan Menteri Kesehatan Bapak Budi Gunadi Sadikin, sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk menyediakan layanan kesehatan rujukan tersier berkualitas tinggi di Indonesia Timur.RSUP kemenkes Surabaya ini dilengkapi dengan staf ahli dan staf spesialis yang luar biasa 


Adapun Keunggulan utama RSUP Kemenkes Surabaya adalah menjadi pusat rujukan nasional & internasional untuk penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU), didukung teknologi medis canggih seperti PET-CT dan radioterapi lengkap, konsep Smart Hospital digital, dan fasilitas lengkap setara standar internasional untuk mengurangi rujukan pasien ke luar negeri, menjadikannya "super hub" kesehatan di wilayah timur Indonesia. 


*Layanan Unggulan (KJSU)

>,Kanker (Onkologi)* : Memiliki layanan komprehensif dari diagnosis hingga terapi, termasuk radioterapi lengkap (simulator, kobalt, bras terapi) dan kedokteran nuklir, memungkinkan perawatan satu atap.

>.Jantung: Mampu melakukan operasi jantung invasif (MIC, perbaikan katup mitral) dan memiliki teknologi tinggi tanpa perlu rujukan ke luar negeri.

>.Stroke (Saraf): Penanganan stroke yang komprehensif, menjadi rujukan utama di Jawa Timur.

>,Uronefrologi: Penanganan gangguan ginjal dan saluran kemih yang menyeluruh. 

Teknologi dan Fasilitas Canggih

Peralatan Modern: Dilengkapi MRI 3T, PET-CT, CT Scan 256, Mammography yang setara standar internasional.


*Konsep Smart Hospital* Mengedepankan digitalisasi pelayanan, efisiensi energi, dan ramah lingkungan.

Kapasitas Besar: Memiliki ratusan tempat tidur (rawat inap, HCU, ICU), ruang operasi, dan unit kemoterapi. 


salah satu pasien yang bernama Fatma wati  dari Desa Wallandimu kec Kodi Bangedo  Kab Sumba Barat Daya prov.Nusa Tenggara timur   mengungkapkan ucapan terimakasih dan apresiasinya terhadap pelayanan dan kerja sama yang baik di berikan oleh pihak RSUP kemenkes Surabaya 


Ibu separuh baya Fatma wati  yang sehari-harinya lebih akrab disapa Ma' Amindaha alias Ranik ini mengungkapkan rasa terimakasihnya atas PELAYANAN yang diberikan kepada imbuhnya selama di rawat di RSUP Kemenkes  yang di rawat di Ruangan Lantai 6 dengan No Kamar 0614,yang dirujuk dari Rumah karitas Waitabula ke rumah sakit RSUD Bahtik Dharma Husada Kota surabaya,yang awal nya memang pasien meminta di Rujuk kerumah sakit RSUD dr Soetomo,Namun pasien meminta RSUD Bakhti Dharma Husada ,Namun RSUD Bakhti Darharma husada merujuk RSUP  kemenkes  yang baru di sahkan oleh Presiden Joko widodo ,pasien tersebut mengeluhkan sakit karena Jatuh beberapa minggu lalu ( 25/12/2025).


Keluarga Pasien  serta  mewakili keluarga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada segenap Pimpinan dan staf di RSUP Kemenkes Surabaya  ,


berkat informasi dan kerja sama yang baik , sehingga kami merasa sangat puas dan berterima kasih kepada para dokter dan perawat di Ruangan Lantai 6 No 0614 serta kepada satpan Rumah sakit atas keramahan kami juga mengucapkan terima kasih (Tim Redaksi Gus Mone Al Mughni)

Suhada petani cabai (Lombok) di Desa Randu Pandangan menganti Gresik Jatim Raup Keuntungan Ratusan juta dari stengah hektar kebunnya



Gresik Suaraindonesia 1.Com -Kamis 25 Desember 2025 Petani memanen lombok  di kawasan sawah dibelakang kav.randu pandangan 2 cahaya Fajar  Desa Randu pandangan Rt 16 RW 6 ,kec.menganti,Gresik, Jawa Timur, kamis (25/12/2025).


 Ketika media ini Petani mewawancarai salah satu petani lombok yang bernama Suhada menuturkan bahwa setiap kalau panen meraup keuntungan hingga Ratusan juta tuturnya


 Lebih lanjut suhada sebagai petani sukses yang dijalan sejak masa remaja yakni sudah 17 tahun menjadi petani lombok hingga sekarang berumur 45 tahun ,menegas bahwa saya bertani lombok mas ini bisa menyekolah kan kakak-kakaknya,adik-adik nya serta ponakan sampai sekarang masih ada yang kuliah membantu orang tua mas imbuh nya ketika wawancara dikebun nya.


Cuman yang dikeluhkan ketika lema hama,virus mas saya bisa bangkrut mas,karena biaya perawatan lombok ini mencapai 10 juta,karena selama ini memang penyuluhan untuk obat-obatan tentang lombok ini hanya didapatkan ilmu dari selesmen obat tanaman mas,ya juga kita harapkan penyuluhan dinas pertanian imbuhnya sehingga mendapat wawasan lebih lanjut ujar nya


"Satu hektare lahan 3000 pohon cabai,ya saya bisa memperoleh hingga 100 juta mas 


Ia mengatakan biaya produksi mulai pupuk hingga perawatan, per pohon menghabiskan rata-rata Rp5.000. Satu pohon bisa menghasilkan 5-6 ons atau setengah kilogram cabai.


Dia menyebut, biaya produksi satu setengah  lahan cabai rata-rata Rp10 juta. Dengan harga  jual ke pengkulak perkilo gram mas menjadi saya mencapai penghasilan ratusan mas tegasnya sambil memyemprotkan ltanaman Lomboknya 


Dengan demikian keuntungan pemilik lahan cabai berlipat-lipat. Apabila dipotong biaya produksi dan rawatnya ya saya hanya habiskan 15 jt maksimal , keuntungannya bisa mencapai Rp 85 juta setengah hektare,setiap kalau panen ujarnya


"Kalau soal keuntungan, ya banyak banget. Alhamdulilah," kata pak suhada tersenyum.



"Kami juga atur waktu perkiraan panennya agar dapat harga terbaik. Misalnya yang panen sekarang ini, adalah hasil kami tanam November 2025l lalu kemungkinan panem nanti di bulan fubruari 2026 ,kalau pas ya Alhamdulillah sesuai perkiraan harga sekarang sangat baik. Intinya, petani jangan latah, tapi harus tahu di mana celah waktunya," kata suhada sambil membaca siruasi pasaran lombok imbunya 

(Tim Redaksi)

GERUDUK KANTOR BUPATI: MAHASISWA MADIUN TUNTUT SANKSI TEGAS BAGI CAMAT PEMBUBAR DISKUSI DAN USUT TUNTAS TEROR TELUR BUSUK



MADIUN, 24 Desember 2025 – Suaraindonesia1, Gelombang protes atas matinya ruang demokrasi di Kabupaten Madiun memuncak siang ini. Tepat pukul 14.00 WIB, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Madiun memadati halaman Depan Kantor Bupati Madiun.

Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Universitas Merdeka Madiun (UNMER), STAI Madiun, dan STIKES BHM turun ke jalan sebagai respons keras atas insiden pembubaran paksa acara “Bedah Buku Reset Indonesia” di Pasar Pundensari serta aksi teror pelemparan telur busuk kepada narasumber.



Ismail Hamdan, Koordinator Aksi sekaligus Presiden Mahasiswa STIKES BHM , dalam orasinya menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di Kantor Bupati adalah sinyal bahaya bagi pemerintah daerah yang abai terhadap kebebasan berpendapat.

“Kami berdiri di sini, di depan pusat kekuasaan Kabupaten Madiun, untuk mengingatkan bahwa arogansi Camat

IFBEX 2025 Resmi Dibuka, Kolaborasi Franchise dan Teknologi Digital Wujudkan Wirausaha Masa Depan



Surabaya, Suaraindonesia1 -  International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2025 secara resmi dibuka hari Jumat, 28 November 2025, di Surabaya Convention Center (SCC), Pakuwon Mall Surabaya. Pameran terbesar se-Jawa Timur ini, yang menampilkan 113 brand dan menargetkan 35.000 pengunjung hingga 30 November 2025, menandai sebuah momen kolaborasi strategis untuk mendorong gelombang baru wirausaha Indonesia. Keberhasilan pembukaan ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan kunci, termasuk perwakilan pemerintah, asosiasi bisnis, dunia perbankan, dan akademisi.


Secara khusus, Ir. Soegiharto Santoso, SH. (Hoky), Ketua Umum APKOMINDO dan APTIKNAS, hadir langsung dari Jakarta untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IFBEX 2025. Kehadiran pimpinan asosiasi TIK tertua dan paling berpengalaman di Indonesia ini menegaskan pentingnya sinergi antara dunia waralaba dengan transformasi digital.


Dalam konfirmasinya di lokasi acara, Hoky menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pameran yang dinilainya sangat potensial ini.



"Saya secara pribadi dan atas nama pengurus pusat APKOMINDO dan APTIKNAS, memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan IFBEX 2025 di Surabaya. Keberhasilan mengisi 100% booth dan menghadirkan ribuan calon investor adalah bukti nyata antusiasme masyarakat," ujar Hoky.


Lebih lanjut, Hoky menekankan bahwa kolaborasi semacam ini sangat dibutuhkan. "Saya melihat potensi kegiatan IFBEX 2025 ini sangat bagus dan masa depannya cerah. Untuk itu, dukungan dari semua pihak mutlak diperlukan. Kami dari APTIKNAS dan APKOMINDO siap menjadi bagian dari ekosistem ini," tambahnya.


Ia juga secara khusus menyampaikan penghargaannya kepada Kementerian Perdagangan RI dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir dan memberikan dukungan kebijakan yang kondusif. "Terima kasih kepada Kementerian Perdagangan dan semua pejabat Provinsi Jatim dan Ketua Umum KADIN Jawa Timur yang telah hadir dan mendorong terciptanya iklim usaha yang positif. Apresiasi juga kami sampaikan kepada semua sponsor, termasuk BRI dan Pertamina, serta perwakilan universitas yang telah terlibat aktif. Sinergi segitiga antara pemerintah, swasta, dan akademisi inilah yang akan mempercepat lahirnya wirausaha-wirausaha tangguh," pungkas Hoky.



Sebagai representasi asosiasi yang membawa lebih dari 2.000 perusahaan TIK, Hoky melihat IFBEX sebagai platform yang tepat untuk menyuntikkan semangat kewirausahaan berbasis digital. "Franchise adalah pintu masuk yang sempurna, tetapi penguasaan teknologi digital seperti digital marketing, CRM, dan analitik data adalah 'senjata' yang akan membawa para wirausaha baru ini memenangkan persaingan. Inilah nilai lebih yang kami bawa," jelasnya.


Keberhasilan menjembatani dan mengenalkan IFBEX 2025 kepada berbagai pemangku kepentingan di Jawa Timur tidak lepas dari peran aktif jajaran pengurus daerah. Ageng Permadi, Ketua DPD APKOMINDO Jawa Timur sekaligus Ketua DPD APTIKNAS Jawa Timur, bersama Supardjo (Akang), Bendahara DPD APKOMINDO Jatim sekaligus Bendahara DPD APTIKNAS Jatim, hadir dan berperan penting dalam memastikan dukungan lokal yang solid untuk acara ini.


Bersama timnya, Ageng Permadi aktif menjembatani komunikasi dan memperkenalkan IFBEX 2025 kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi terkait, dan pelaku usaha di Jawa Timur. Upaya proaktif ini berkontribusi signifikan dalam membangun ekosistem yang kondusif dan memastikan partisipasi yang luas dari komunitas bisnis lokal, sehingga memperkaya dan memperkuat jejaring IFBEX 2025 di tingkat regional.



Komitmen Pemerintah Dorong Kewirausahaan Nasional

Dukungan pemerintah terhadap gelaran IFBEX 2025 disampaikan langsung oleh Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Septo Soepriyatno. Dalam sambutannya, Septo menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan indeks kewirausahaan Indonesia menjadi minimal 10%.


“Kami berharap IFBEX 2025 menjadi pemicu bertumbuhnya wirausaha dalam negeri. Jawa Timur dengan daya beli masyarakatnya yang kuat adalah lokasi yang strategis,” ujar Septo.


Secara tegas, Septo juga mengingatkan kepada semua pelaku usaha dan exhibitor untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kepada seluruh peserta pameran, saya tekankan bahwa tidak boleh secara langsung menyebutkan sebagai bisnis Waralaba jika belum memenuhi persyaratan peraturan pemerintah, terutama kepemilikan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Jika belum memenuhi syarat, gunakanlah istilah lain seperti kemitraan atau peluang usaha,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia pun mengingatkan calon investor untuk selalu cermat, dengan memastikan aspek legalitas dan kelogisan sebuah bisnis sebelum memutuskan bermitra. “Pastikan legalitas usaha jelas dan proyeksi bisnisnya logis. Jangan mudah percaya dengan janji balik modal dalam waktu singkat yang tidak realistis,” tambah Septo.


Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Mhd. Aftabuddin RZ, menyoroti peran strategis BUMN seperti Pertamina. Platform digital Pertamina Patra Niaga disebutnya dapat mempermudah calon investor menemukan lokasi usaha potensial di jaringan SPBU, yang telah terbukti sukses bagi banyak brand nasional.


Pandangan Strategis dari Ketua Umum HIKPI

Djoko Kurniawan, Ketua Umum HIKPI sekaligus CEO DK Consulting yang juga dikenal sebagai ahli franchise terkemuka di Indonesia, menegaskan peran IFBEX sebagai katalis untuk pengembangan usaha. "IFBEX hadir bukan hanya sebagai pameran, tetapi sebagai ekosistem bisnis yang lengkap. Kami di HIKPI, dengan lebih dari 3.000 anggota, konsisten mendorong pertumbuhan franchise yang sehat dan berkelanjutan. Event semacam ini merupakan wujud nyata dari misi kami untuk mendidik calon investor dan membimbing brand lokal agar siap bersaing secara nasional bahkan global," ujarnya.


Djoko juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk APTIKNAS dan APKOMINDO, membuka perspektif baru. "Sinergi antara franchise dan teknologi digital adalah masa depan. Ketika model bisnis franchise yang teruji bertemu dengan inovasi digital dari APTIKNAS, lahirlah peluang usaha yang lebih efisien, scalable, dan siap menghadapi tantangan zaman."


Ketua Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, dan Ketua Umum HIKPI, Djoko Kurniawan, sepakat bahwa penyelenggaraan IFBEX di Surabaya sangat tepat. Dengan populasi lebih dari 40 juta jiwa dan daya beli yang terus menguat, Jawa Timur adalah pasar potensial bagi perkembangan model bisnis waralaba dan kemitraan.


CEO PT. Myevent Promosindo Asia, Ira Karen Wiraraharja, menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya pameran perdana ini. IFBEX 2025 tidak hanya menawarkan peluang bisnis, tetapi juga rangkaian aktivitas pendukung seperti Young Entrepreneur Competition, konsultasi bisnis, networking, serta beragam doorprize menarik yang didukung oleh sponsor utama, Bank BRI.


Dukungan dari seluruh pihak ini, mulai dari tingkat nasional hingga daerah, mencerminkan sebuah konsensus kolektif untuk bersama-sama membangun pondasi yang kokoh bagi masa depan kewirausahaan Indonesia yang lebih digital, berdaya saing, dan inklusif, dimulai dari Surabaya.


International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2025 adalah pameran waralaba dan pertukaran bisnis terbesar di Jawa Timur yang bertujuan mempertemukan brand potensial dengan investor. Menghadirkan lebih dari 113 brand dari berbagai sektor, IFBEX didukung oleh Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, HIKPI, Bank BRI, Pertamina, Universitas Ciputra, Kadin Jatim, APTIKNAS, APKOMINDO, CEO Indonesia dan berbagai institusi strategis lainnya.

Malam Puncak Healthy Fest: SEMMI Kediri Raya Gelar Kajian Kebangsaan dan Santunan 1000 Anak Yatim



PARE, KEDIRI RAYA, suaraindonesia1.com – Rangkaian acara Healthy Fest yang diselenggarakan oleh PC SEMMI Kediri Raya mencapai puncaknya pada malam hari, Minggu, 9 November 2025. Bertempat di Masjid At Taqwa Pare, acara malam puncak diisi dengan Kajian Sosial Kebangsaan dan kick-off program santunan akbar, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah.


Dihadiri Tokoh Lintas Elemen

Acara ini menegaskan komitmen kolaborasi PC SEMMI Kediri Raya.Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang menunjukkan dukungan terhadap restorasi sosial Kediri Raya:


- Achmad Doni, Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) SEMMI.

- Kompol Heri Kurniawan, S.H., M.H., Wakapolres Kediri, mewakili unsur keamanan.

- KH. Riza Sahlan Siroj, Ketua Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT) Kediri Pokja Kemenag.

- Ustadz Rifky Jaf'ar Talib, Pembina Sayap Dakwah Organizer (SDO).

- Mayor (Purn) M. Walifatma, Ketua Yayasan Miftahul Ulum Cokroaminoto.

- Kyai Efendi, Ketua Takmir Masjid At Taqwa.


Menguatkan Islam Wasatiyah dan Persatuan

Kajian Sosial Kebangsaan mengangkat tema strategis:"Islam Wasatiyah Mengintegrasikan Ibadah Mahdoh dan Ghoiru Mahdoh". Kajian ini menghadirkan tokoh-tokoh muda terkemuka dari dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Diskusi hangat tersebut menekankan pentingnya keseimbangan dalam beragama, di mana ibadah ritual (mahdoh) harus terintegrasi dengan ibadah sosial (ghoiru mahdoh), yang menjadi ruh dari kegiatan Healthy Fest itu sendiri.


Kehadiran KH Riza Sahlan Siroj dan Ustadz Rifky Jaf'ar Talib pada kegiatan tersebut semakin menguatkan semangat kolaborasi untuk generasi muda. Ketua PC SEMMI Kediri Raya, Adham Hakam Amrulloh, mengungkapkan kebahagiaannya. "Melihat beliau berdua duduk bareng, bertukar pikiran, ini adalah keindahan akan kebersamaan yang sesungguhnya. Inilah teladan yang harus diikuti oleh anak muda," ucap Adham.


Pesan Ketua SEMMI: Restorasi Harus Bersama

Adham Hakam Amrulloh,Ketua PC SEMMI Kediri Raya, dalam sambutannya menekankan bahwa perjuangan restorasi sosial dan kebersamaan tidak bisa dilakukan sendirian.


"Restorasi dan kebersamaan tidak bisa diperjuangkan sendiri, melainkan harus bersama-sama. Kolaborasi lintas elemen, dari ulama, aparat, mahasiswa, hingga pengusaha, adalah kunci utama untuk mewujudkan Kediri Raya yang guyub dan rukun," tegasnya.


Achmad Doni, Bendahara Umum PB SEMMI, juga turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. "Apa yang dilakukan SEMMI Kediri Raya ini adalah contoh nyata bagaimana gerakan mahasiswa Islam harus berkolaborasi dengan semua elemen, untuk mewujudkan kesejahteraan umat," tambahnya.


Kick-Off Santunan 1000 Anak Yatim

Momen paling mengharukan pada malam puncak adalah santunan anak yatim.Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda kick-off dari Program Santunan 1000 Anak Yatim se-Kediri Raya. Program ambisius ini menunjukkan fokus PC SEMMI Kediri Raya pada keberpihakan terhadap kaum duafa dan yatim piatu, menegaskan kembali semangat Syarikat Islam yang ke-113 tahun.


Apresiasi untuk Seluruh Pendukung

Kegiatan akbar ini dapat terselenggara berkat dukungan penuh dan kerja sama dari berbagai pihak.PC SEMMI Kediri Raya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bu Hj. Endang Mukhayat atas dukungan moril dan materilnya. Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. atas dukungan keamanan dan sinergi institusi. Para sponsor utama, yaitu LAZIS 4 Mei, Donat Tara, Republik Lele, dan Barokah Farm Kediri.


Dukungan lintas sektor ini membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun restorasi sosial di Kediri Raya.


Reporter: JO

Mendidik Anak Bangsa Bermanfaat Bagi Dirinya Demi Kepentingan Masa Depan mereka



Bangil Pasuruan -Sabtu 18 oktober 2025, Suara indonesia1.Com, IAINU Bangil Pasuruan, semakin barokah di tahun ini membuka s2 bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia, setelah membuka S1 sukses 7 program studi, kini membuka program pasca, sarjana (S2)  jurusan pendidikan Agama Islam. 


Menurut  wonadi Idris M. Pdi, ketua prodi S2 PAI (ketua pergunu PC bangil )mengatakan, Untuk memberi kesempatan kepada putra putri terbaik daerah .melakukan studinya di IAINU Bangil. Panitia penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2025/2026, mengadakan pembekalan pad hari Jumat tgl 18.

tempat di campus 2 IAINU BANGIL . untuk program studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana kepada calon mahasiswa tentang program studi, biaya kuliah, dan hal-hal lain yang terkait. informasi sosialisasi tersebut. 


- Program Studi, IAINU Bangil menawarkan beberapa program studi, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), sudah bejalan satu angkatan, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam, dan Tadris Bahasa Inggris.dalam proses perijinan Program Pascasarjana juga mungkin tersedia, tetapi perlu dikonfirmasi lebih lanjut.


- Biaya kuliah terjangkau  pada program studi dan beasiswa bagi mahasiswa. Pastikan untuk meminta informasi tentang biaya kuliah dan kemungkinan bantuan keuangan atau beasiswa.dari lembaga. 


- Kurikulum dan Materi, Program studi Pendidikan Agama Islam di IAINU Bangil mungkin mencakup mata kuliah seperti pendidikan agama, pedagogi, dan pengembangan kurikulum.


- Fasilitas dan Sumber Daya, IAINU Bangil  memiliki fasilitas dan sumber daya yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran, seperti perpustakaan, laboratorium, dan ruang kelas yang nyaman ber ac


- Prospek Karir Lulusan program studi Pendidikan Agama Islam dapat menjadi pendidik agama, guru, atau bekerja di bidang terkait lainnya. yg di latar belakangi dengan keberadaan wilayah kab Pasuruan daerah kota santri 


sosialisasi yang di adakan pada hari sabtu 18/10/2025 di kampus ini dapat membantu calon mahasiswa memahami lebih lanjut tentang program studi dan membuat keputusan yang tepat tentang studi mereka di masa depan. 

(Tim Redaksi Awak Media online).

Kunjungan Industri Ke PT Indofood Sukses Makmur MA ALFAQIHIYAH NU BABAT GEMPOL



Pasuruan- Suara Indonesia1.com, Pada hari RABU.10/8/ 2025 Program Studi IPS telah melaksanakan kunjungan SISWA SISWI  khususnya program IPS KE  PT Indofood CBP Sukses Makmur (Divisi HRD) yang berlokasi di CANGKRING MALANG. Kegiatan tersebut di ikuti oleh 53 siswa Program Studi ILMU PENGETAHUAN SOSIAL.

Rombongan siswa KLS X DAN X11 di dampingi guru pendamping  m saiful Arifin dan Abdul Muin SE JUGA KEPALA SEKOLAH ERNA JUNAINI SE. siswa SISWI dan pendamping berangkat dari masing-masing tepat sekitar pukul 06:30 wib setelah dilakukan arahan dan pendataan terlebih dahulu kepada siswa peserta kunjungan. Peserta dan pendamping berangkat menggunakan 2 bus pariwisata tiba di lokasi pabrik PT Indofood CBP Sukses Makmur cangkring malang sekitar jam 08:30 wib.



Setibanya di ruang rapat indo mie pabrik Indomie tersebut rombongan disambut dengan jamuan minum teh dan kopi oleh staff bagian Humas Bapak Farhan ( HRD) yang menangani kunjungan pabrik sekaligus pemateri.

Antusiasme sangat tinggi ditunjukkan kedua belah pihak baik dari Rombongan lembaga alfaqihiyah babat gempol ataupun Team Humas Divisi humas m Saiful arifin .dibawah komando BPK farhan selaku HRD PT Indofood CBP Sukses Makmur Cangkring malang.. Acara yang dimulai tepat pukul 08:30. Acara pertama peserta mendengarkan video company profile dari PT Indofood CBP Sukses Makmur, sehingga siswa bisa mengetahui gambaran umum dari perusahaan, unit-unit usahanya, pabrik, gudang, jalur produksi sampai jenis dan diversifikasi produk. Kegiatan kunjungan dilanjutkan ke pabrik guna melihat proses pembuatan produksi mie instan yang berteknologi tinggi dan menggunakan Standar Manajemen ISO. Disetiap tahapan produksi, Bapak FARHAN MEWAKILI PERSONALIA  menjelaskan proses produksi. siswa saiswi peserta kunjungan juga mendapat penjelasan perihal kapasistas produksi, peralatan mesin, jumlah karyawan, pengolahan limbah, pengiriman, pengemasan.

Setelah melihat proses prosduksi acara disambung dengan agenda tanya jawab interaktif dari siswi siswa peserta di ruang rapat disertai pembagian bingkisan bagi penanya terbaik. Kegiatan kunjungan ditutup dengan pemberian souvenir dari kedua belah pihak, tukar menukar kenang-kenangan dan foto bersama (terlampir). Rombongan kembali ke lembaga madrasah selepas acara ditutup pihak Humas PT Indofood CBP Sukses Makmur cangkring malang pada pukul 08;00 Wib dan tiba sekitar pukul 8;30 (Lipatan Tim.Awak Media)

APTIKNAS Dukung IGX Surabaya 2025 Hadirkan Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Ekonomi Kreatif



Surabaya – Suaraindonesia1, Festival Gim dan teknologi terbesar di Indonesia kembali menggebrak pencita gim tanah air. Kali ini Kota Surabaya menjadi tujuan penyelenggaraan Indonesia Game Experience (IGX) 2025 setelah sebelumnya sukses digelar secara besar-besaran di Tangerang Banten pada Juli baru-baru ini.


Tak tanggung-tanggung pelaksanaan IGX Surabaya 2025 berlangsung selama empat hari, yakni 14-17 Agustus 2025 di Fairway Nine Mall Surabaya. Pembukaan acara dan penutupan bertepatan dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan RI. 


Acara ini merupakan bagian dari roadshow nasional yang akan menjangkau lima kota besar: Tangerang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.



Pembukaan IGX Surabaya 2025 berlangsung sangat meriah karena digabungkan dengan pembukaan pameran Ethnic Indonesia Festival 2025. Gabungan event ini tidak hanya menjadi wadah bagi komunitas gim, tetapi juga platform strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan teknologi, dan pelestarian budaya Nusantara. 


Direktur Jendral Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kemenbud RI Ahmad Mahendra, M.Tr. AP yang diwakili Direktur Sarana Prasarana Kemenbud RI Dr. Ir. Feri Arlius, MSc., dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan Indonesia Game Experience 2025 ini sangat penting untuk terus mendorong lebih menguatnya ekosistem gim di Indonesia.


Ia mengutarakan bahwa Gim saat ini menjadi salah satu primadona dalam industri kreatif di Indonesia, karena mulai bisa bersaing dengan fashion, kuliner, dan film. Pada tahun 2021 saja, industri gim dan aplikasi ternyata mampu menyumbang PDB Indonesia sampai 31,25 triliun rupiah. 



Ia juga mengungkapkan, Industri gim menjadi industri dengan laju pertumbuhan nomor 2 dalam sektor industri kreatif. Data Januari 2024 lalu, Indonesia menyumbang 256 gim di platform Steam, terbanyak di Asia Tenggara. 


“Akan tetapi kita punya tantangan besar, yaitu, bagaimana menjadikan gim sebagai salah satu sarana pengembangan kekayaan budaya Indonesia. Sebagai sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan pengetahuan masa lampau,” imbuhnya. 


Menurutnya, Ekosistem adalah kata kunci untuk melakukan perubahan yang masif di arena kebudayaan. “Untuk langkah awal, kita akan menyelenggarakan program Inkubasi IP Video Game Berbasis Kebudayaan Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi game Indonesia,” ujarnya. 



Oleh karena itu, Ia pun meminta dukungan dari Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia untuk bersama-sama membangun ekosistem gim Indonesia untuk tumbuh dengan semangat pengembangan narasi budaya.


Sementara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dalam sambutannya mengapresiasi acara kolaboratif yang memadukan pameran keris, gamelan, dan gaming. Menurutnya, perpaduan tradisi dan modern ini membuktikan Surabaya sebagai kota yang mendukung kreativitas warga.


“Ada pameran keris, gamelan, dan gaming. Gamelan kini justru digandrungi Gen Z dan milenial,” ujarnya.

Armuji menekankan pentingnya melestarikan warisan budaya. Keris dan gamelan, yang telah ada sejak ratusan tahun lalu, jarang ditampilkan dalam kegiatan publik. “Dengan acara ini, kita ingatkan generasi muda bahwa gamelan dulu digunakan dalam berbagai acara penting, termasuk kerajaan,” tambahnya.


Pemkot Surabaya berkomitmen mendukung kegiatan yang menghidupkan budaya sekaligus memberi ruang bagi pelaku kreatif. “Ini membuktikan Surabaya benar-benar menerima dan mendukung inovasi warganya,” pungkas Armuji.


Selain kehadiran Direktur Sarana Prasarana Kemenbud RI (mewakili Direktur Jenderal) serta Wakil Wali Kota Surabaya, sejumlah tokoh kunci turut memberikan sambutan dalam acara peresmian IGX 2025 dan Ethnic Indonesia Festival 2025 yaitu;

1. Basuki Teguh Yuwono, SSn., MH., Staf Khusus Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Kemenbud RI.

2. Ir. Soegiharto Santoso, SH., Ketua Umum APTIKNAS dan Sekjen PERATIN.

3. H. Adik Dwi Putranto, SH., MHP., Ketua Umum KADIN Jawa Timur.

4. KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, Ketua Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi.

5. Kanjeng Pangeran Haryo. DR. H. Andi Budi S.H., M.I.Kom., Sentono R., Perwakilan Keraton Surakarta & Pemerhati Budaya.

6. Fanky Christian, Sekretaris Jenderal APTIKNAS.

7. Oce Jaswadi, Deputy Director Fairway Nine Mall Surabaya.

8. Ageng Permadi, Ketua DPD APTIKNAS Jawa Timur

9. Andi Mulja Tanudiredja, Perwakilan PT. MDC (Partner Taiwan Excellence) dan Waketum DPP APTIKNAS.


Kehadiran para tokoh ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas budaya dalam menyukseskan IGX 2025 dan Ethnic Indonesia Festival 2025 sebagai ajang eksibisi dan pengembangan ekosistem kreatif digital dan budaya di Indonesia.


IGX 2025 menghadirkan serangkaian kompetisi e-sports bergengsi yang memacu adrenalin. Sebanyak lebih dari 1.500 gamer akan bertanding dalam berbagai kategori gim ternama seperti Mobile Legends, Free Fire, dan Counter-Strike, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis melalui pendaftaran di platform resmi IGX.


Mengusung tema visioner "Digital Intelligence for Urban Innovation: ICT & AI for Smart Governance, Education, and Industry", APTIKNAS Tech Summit edisi ke-6 menjadi wadah diskusi kelas tinggi tentang penerapan ICT & AI. 


Kegiatan APTIKNAS Tech Summit menghadirkan narasumber terkemuka dari kalangan pemerintah, akademisi, dan industri yaitu; Dr. Ir. Feri Arlius, MSc., Ir. Soegiharto Santoso, SH., Dr. Untung Lasiyono, M.Si. (Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya), Fanky Christian, Vincent Suriadinata, SH., MH., (Mustika Raja Law Office & Ketua Komtap Hukum DPP APTIKNAS), Ageng Permadi, Michael Edward (Perwakilan Giga Computing Indonesia), Malvino Sukamto (Seagate Product Specialist), Ridwan Fariz (AMD Technical Marketing Manager) dan Ony Prabowo (CEO Nusa Indo Technology dan Sekda DPD APTIKNAS Jatim)


APTIKNAS Tech Summit kali ini berfokus pada beberapa poin yaitu: Implementasi AI untuk Smart Governance di pemerintahan daerah, Transformasi Digital Sektor Pendidikan Berbasis Cloud Computing, Integrasi IoT dalam Industri 4.0 Jawa Timur, serta Perlindungan Hukum Inovasi Digital (cyber law framework).


Selain itu, digelar pula Pameran Teknologi & Gaming Gear yang diikuti oleh lebih dari 20 merek IT ternama (Samsung, Acer, Hyte, Cube Sades, Telkomsel) yang memamerkan produk terbaru. Tersedia juga Zona VR/AR & Edu-Tech yang dapat dicoba secara langsung.


Acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan budaya dan UMKM, yang melibatkan lebih dari 50 UMKM lokal dalam Bazaar Budaya. Bahkan dua keris pusaka koleksi Presiden RI Prabowo Subianto dipamerkan yang dirangkai menjadi pameran keris dan pusaka Nusantara bertajuk "Melestarikan Warisan, Menempa Masa Depan", serta Cosplay Performance & Komunitas Kreatif dengan lebih dari 50 penampilan.


Ir. Soegiharto Santoso, SH., Ketua Umum APTIKNAS yang akrab disapa Hoky, menyatakan, "IGX 2025 adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas dalam membangun ekosistem digital Indonesia. Melalui roadshow ini, kami tidak hanya mempromosikan industri gim, tetapi juga mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, pemerintahan, dan UMKM. Dengan menggabungkan teknologi, e-sports, dan budaya, kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya adalah pusat inovasi masa depan."


Ia menambahkan, APTIKNAS terus berkomitmen membangun ekosistem digital yang holistic. “Selain IGX 2025, APTIKNAS dengan bangga mendukung penuh IFBEX 2025, International Franchise and Business Exchange Expo sebagai bagian dari misi strategis kami dalam menciptakan generasi pengusaha muda yang harus memanfaatkan teknologi digital dalam bisnisnya,” ujar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat sebagai Sekjen PERATIN, Penasihat FORMAS, Waketum SPRI, Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, Pengurus FBN RI, serta Ketua Dewan Pengawas AGKDI.


Pada kesempatan ini juga, Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI & Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, selaku pihak penyelenggara mengatakan, IGX Surabaya 2025 bukan hanya sebuah festival, melainkan momentum strategis untuk membangun masa depan industri gim dan teknologi informasi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari gamer, developer, akademisi, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menjadikan Surabaya sebagai episentrum digital culture di Indonesia," ujar Hendri. 


Seperti acara sebelumnya, kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan RI, AGKDI, APTIKNAS, APGI, PERATIN, dan Fairway Nine Mall Surabaya. Acara ini juga didukung oleh para pakar dan pelaku industri TIK nasional maupun internasional.


Sementara itu, berkaitan dengan kolaborasi event gim dengan event budaya, Ketua Yayasan Ethnic Indonesia KRA Rivo Cahyono Setyonegoro mengatakan, “Melalui Ethnic Indonesia Festival, kami ingin mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. IGX 2025 adalah wujud nyata harmoni tersebut."


Pembukaan acara ini turut dihadiri pula oleh; Agelika Putri (Sekjen APGI & Ketua Komtap Teknologi Finansial & Inovasi Pembayaran Digital DPP APTIKNAS, Dudung Rudi Hendratna (Kakanwil DJKN Jawa Timur), Widianto (Kepala Bidang lelang DJKN Jawa Timur), Mohammad Chifni (Kepala Seksi Bimbingan Lelang I DJKN Jatim), Annisa Hidayati, SH., (Ketua DPD PERATIN Jawa Timur), Vivi Novianti (Managing Director PT Myevent Promosindo Asia) dan Agnes Wiraraharja (Director Sales & Marketing PT Myevent Promosindo Asia). (Hndrk)

Indonesia Game Experience (IGX) Surabaya 2025: Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Ekonomi Kreatif



Surabaya – Suaraindonesia1, Setelah sukses menyelenggarakan Indonesia Game Experience (IGX) Banten 2025 di TangCity Mall, Tangerang, pada 17-20 Juli 2025, festival Gim dan teknologi terbesar di Indonesia kini hadir di Surabaya dengan skala yang lebih besar.


IGX Surabaya 2025 akan berlangsung di Fairway Nine Mall pada 14-17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan RI. 


Acara ini merupakan bagian dari roadshow nasional yang akan menjangkau lima kota besar: Tangerang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.



IGX Surabaya 2025 tidak hanya menjadi wadah bagi komunitas gim, tetapi juga platform strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan teknologi, dan pelestarian budaya. 


Acara ini berkolaborasi dengan Ethnic Indonesia Festival 2025, menciptakan perpaduan sempurna antara dunia gim, e-sports, teknologi digital, dan kekayaan budaya Nusantara.


Kegiatan ini akan dibuka secara resmi pada Kamis, (14/8/2025) pukul 10.00 WIB di Main Atrium, Lantai 2, Fairway Nine Mall, Surabaya. 



Pembukaan bakal dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci dari pemerintah, industri, dan budaya, di antaranya:

• Ahmad Mahendra, M.Tr.AP (Direktur Jendral Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kemenbud RI)

• Ir. H. AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, M.IP (Anggota DPD RI / MPR RI Dapil Jatim)

• Armuji (Wakil Wali Kota Surabaya)

• H. Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP (Ketua KADIN Jawa Timur)

• Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky) (Ketua Umum DPP APTIKNAS & Sekjen DPN PERATIN)

• Laksma TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. (Tokoh Maritim & Budaya Nasional)

• Fanky Christian (Sekjen APTIKNAS & Pengurus AGKDI)

• Andi Mulja Tanudiredja (Direktur PT. MDC & Partner Taiwan Excellence / TAITRA)

• Ageng Permadi (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Timur)

• Kanjeng Pangeran Haryo  DR.H. Andi Budi SH,. M IKOM Sentono R (Perwakilan Kraton Surakarta, Pemerhati Budaya)

• Kombes Pol Agung Budi Leksono. Sh. SIK.MPd. (Direktur Intelkam Polda Kepri)

• KRA Rivo Cahyono Setyonegoro (Ketua Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi)

• Agelika Putri (Sekjen APGI & Ketua Komtap Teknologi Finansial & Inovasi Pembayaran Digital DPP APTIKNAS)

• Dudung Rudi Hendratna (Kakanwil DJKN Jawa Timur)

• Widianto (Kepala Bidang lelang DJKN Jawa Timur)

• Mohammad Chifni (Kepala Seksi Bimbingan Lelang I DJKN Jatim)

• Kolonel Marinir Kanjeng Raden Mas Panji Sunardi Suryo Kusumo, S.E., M.M.

• Hendri Andrigo (Ketua Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia/ AGKDI)

• Annisa Hidayati, SH., (Ketua DPD PERATIN Jawa Timur)



Rangkaian Acara Unggulan di IGX Surabaya 2025


Memasuki era baru hiburan digital, IGX 2025 menghadirkan serangkaian kompetisi e-sports bergengsi yang siap memacu adrenalin. 


Sebanyak lebih dari 1.500 gamer akan bertanding dalam berbagai kategori gim ternama seperti Mobile Legends, Free Fire, dan Counter-Strike, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta. 


Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis melalui pendaftaran di platform resmi IGX.


Mengusung tema visioner "Digital Intelligence for Urban Innovation: ICT & AI for Smart Governance, Education, and Industry", APTIKNAS Tech Summit edisi ke-6 akan menjadi wadah diskusi kelas tinggi tentang penerapan ICT & AI. 


Even berskala nasional ini akan menghadirkan juga narasumber terkemuka dari kalangan pemerintah, akademisi, dan industri, termasuk:

* Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum APTIKNAS & Sekjen PERATIN)

* Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc. (Direktur Sarana Prasarana Kemenbud)

* Dr. Untung Lasiyono, M.Si. (Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)

* Fanky Christian (Sekjen APTIKNAS)

* Vincent Suriadinata, S.H., M.H. (Mustika Raja Law Office)

* Ageng Permadi (Ketua APTIKNAS DPD Jawa Timur)

* Michael Edward (Perwakilan Giga Computing Indonesia)

* Malvino Sukamto (Seagate Product Specialist)

* Ridwan Fariz (AMD Technical Marketing Manager)

* Ony Prabowo (CEO Nusa Indo Technology)


Diskusi dalam APTIKNAS Tech Summit akan berfokus pada Implementasi AI untuk Smart Governance di pemerintahan daerah, Transformasi Digital Sektor Pendidikan Berbasis Cloud Computing, Integrasi IoT dalam Industri 4.0 Jawa Timur, serta Perlindungan Hukum Inovasi Digital (cyber law framework).


Selain itu, digelar pula Pameran Teknologi & Gaming Gear yang diikuti oleh lebih dari 20 merek IT ternama (Samsung, Acer, Hyte, Cube Sades, Telkomsel) yang akan memamerkan produk terbaru. Tersedia juga Zona VR/AR & Edu-Tech yang dapat dicoba secara langsung.


Acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan budaya dan UMKM, yang melibatkan lebih dari 50 UMKM lokal dalam Bazaar Budaya. 


Ada juga pameran keris dan pusaka Nusantara bertajuk "Melestarikan Warisan, Menempa Masa Depan", serta Cosplay Performance & Komunitas Kreatif dengan lebih dari 50 penampilan.


Visi dan Harapan di Balik IGX Surabaya 2025


Ir. Soegiharto Santoso, S.H., Ketua Umum APTIKNAS yang akrab disapa Hoky, menyatakan, "IGX 2025 adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas dalam membangun ekosistem digital Indonesia. Melalui roadshow ini, kami tidak hanya mempromosikan industri gim, tetapi juga mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, pemerintahan, dan UMKM. Dengan menggabungkan teknologi, e-sports, dan budaya, kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya adalah pusat inovasi masa depan."


Sementara itu, KRA Rivo Cahyono Setyonegoro selaku Ketua Yayasan Ethnic Indonesia menambahkan, "Melalui Ethnic Indonesia Festival, kami ingin mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. IGX 2025 adalah wujud nyata harmoni tersebut."


Senada dengan hal itu, Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI & Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, mengatakan, "Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari gamer, develope*, akademisi, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menjadikan Surabaya sebagai episentrum digital culture di Indonesia."


IGX Surabaya 2025 bukan hanya sebuah festival, melainkan momentum strategis untuk membangun masa depan industri gim dan teknologi informasi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


“Sampai jumpa di Fairway Nine Mall pada 14-17 Agustus 2025. Mari bersama memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi. Ayo jadi bagian dari revolusi digital Indonesia!” ujar Hendri.


Seperti acara sebelumnya, kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan RI, Asosiasi Gim dan Konten Digital Indonesia (AGKDI), Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Payment Gateway Indonesia (APGI), Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Nasional (PERATIN), dan Fairway Nine Mall Surabaya. Acara ini juga didukung oleh para pakar dan pelaku industri TIK nasional maupun internasional.


Dukungan APTIKNAS untuk Generasi Pengusaha Muda


Hoky menegaskan komitmen APTIKNAS untuk terus membangun ekosistem digital yang holistik. “Selain IGX 2025, APTIKNAS dengan bangga mendukung penuh IFBEX 2025 - International Franchise and Business Exchange Expo sebagai bagian dari misi strategis kami dalam menciptakan generasi pengusaha muda yang harus memanfaatkan teknologi digital dalam bisnisnya."


Acara ini akan diselenggarakan pada 28-30 November 2025 di Surabaya Convention Center (SCC). IFBEX 2025 dirancang sebagai platform percepatan bisnis yang terintegrasi secara digital, dengan rangkaian acara seperti:

* Pameran lebih dari 100 merek franchise, kemitraan, distributor, dan keagenan ternama dengan penawaran eksklusif yang menguntungkan.

* Sesi konsultasi bisnis privat 1-on-1 dengan pakar industri.

* Peluang networking dengan investor dan pengusaha ternama.

* Program insentif menarik, termasuk doorprize motor, emas, dan uang tunai.


Kegiatan tersebut menargetkan lebih dari 35.000 pengunjung dari kalangan pengusaha, investor, dan pemula bisnis. 


Hoky mengimbau para pebisnis digital teknologi yang ingin mengembangkan usahanya untuk berpartisipasi dengan membuka booth di IFBEX 2025.


"Ini adalah momentum tepat bagi generasi muda Surabaya untuk #LevelUp menjadi pengusaha sukses melalui ekosistem bisnis digital yang kami bangun," pungkas Hoky.

Polda Jatim Dukung Asta Cita Salurkan Ribuan Porsi Makanan Bergizi Gratis Untuk Pelajar



MOJOKERTO – Suaraindoneaia1, Polda Jawa Timur mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pelayanan pemenuhan Gizi bagi para pelajar.


Sejak Senin (9/10) hingga Selasa (11/6)  melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Polda Jatim menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar sekolah-sekolah di berbagai jenjang.


Tak tanggung-tanggung, setiap harinya 2.872 porsi makanan bergizi langsung didistribusikan, mulai dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA sederajat.



Pemandangan keceriaan pun langsung terekam jelas di wajah-wajah polos para siswa dan siswi. 


Mereka tampak antusias menyambut hidangan yang disajikan. 


Respon positif pun datang dari Kepala Sekolah SDN Sidomulyo 1,Kasdi, S.Pd salah satu penerima manfaat, menyampaikan apresiasi mendalam. 


"Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo, Bapak Kapolri, dan Bapak Kapolda Jatim. Kami senang sekali dengan kegiatan ini dan semoga MBG ini benar-benar bermanfaat bagi siswa-siswi kami," tuturnya, Selasa (10/6).


Sementara itu Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo mengatakan Program MBG ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, namun wujud nyata kepedulian Polda Jatim terhadap masa depan generasi penerus bangsa. 


"Dapur SPPG berlokasi di area SPN Polda Jatim, seluruh personel SPN Polda Jatim siap mengawal demi kelancaran suksesnya pelaksanaan MBG sesuai amanah dari Bapak Kapolri dan Kapolda Jatim," ujar Kombes Agus.


Kepala SPN Polda Jatim itu berharap asupan gizi yang cukup bisa mendorong tumbuh kembang optimal anak-anak, meningkatkan konsentrasi belajar, dan tentu saja, membuka jalan bagi prestasi gemilang.


Ia menegaskan, SPPG Polda Jatim tak main-main soal kualitas dan keamanan pangan. 


Kombes Agus menerangkan, sebelum didistribusikan seluruh proses produksi MBG di dapur SPPG Polda Jatim melewati standar ketat. 


"Tim Biddokkes Polda Jatim kami libatkan langsung melakukan food safety untuk memastikan setiap porsi makanan yang sampai ke tangan pelajar layak dan higienis," kata Kombes Pol Agus usai membagikan makanan bergizi ke pelajar.


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, kegiatan itu adalah komitmen serius Polda Jatim agar MBG tidak hanya bergizi, tapi juga aman dikonsumsi.


"Kegiatan produksi dan pendistribusian MBG ini dilakukan setiap hari, menunjukkan konsistensi Polda Jatim dalam mendukung gizi anak bangsa," pungkas Kombes Abast.  ( Law )

Sambut Hari Bhayangkara ke -79 Polda Jatim Gelar Lomba Pekarangan Pangan Bergizi



SURABAYA - Suaraindonesia1, Komitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan Nasional, Polda Jawa Timur (Jatim) terus menggelorakan swasembada pangan dengan melibatkan seluruh personel satuan wilayah yang ada.


Untuk mengevaluasi kegiatan tersebut, Polda Jatim juga menggelar Lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tingkat Polda Jatim yang diikuti oleh Polres/ ta yang ada.


Lomba P2B ini digelar bertepatan dengan menyambut Hari Bhayangkara ke - 79.


Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Jatim, AKBP Saswito, S.E., M.H selaku tim juri mengatakan lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dalam menyambut Hari Bhayangkara ke -79 ini sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian dan ketahanan pangan di masyarakat.


Adapun aspek penilaian dalam lomba P2B antara lain Ketersediaan Pekarangan, Keberagaman Pangan Lokal Unggulan, Proses Pembibitan, Pemupukan dan Pemanenan, Sinergitas dan Kolaborasi serta Keberlanjutan, Manfaat Sosial dan Ekonomi.


"Lomba P2B ini bukan hanya ajang perlombaan tetapi juga sarana Polri menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian pangan di tengah masyarakat," kata AKBP Saswito, Rabu (11/6).


Penilaian dalam lomba ini melibatkan Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Purwinto Nugraha, SP,  DPMD Prov Jatim, Lianto, S.E., M.Sos, Akademisi UNAIR, Probo Daryono Yekti, S.Hub.Int. M.Hub. Int dan Bidang monitoring operasional Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Jatim.


Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Jatim mengungkapkan, lomba P2B menjadi bagian dari rangkaian Bhakti Sosial Bhayangkara bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan sehat dan memperkuat ketahanan pangan lokal.


"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang ada di desanya," tutup AKBP Saswito.


Sinergisitas yang terjalin antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam lomba ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program P2B.


Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. 


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan inisiatif lomba P2B dalam menyambut Hari Bhayangkara ke - 79 ini juga menjadi bentuk pendekatan humanis Polri.


"Lomba P2B  ini menjadikan peringatan Hari Bhayangkara ke - 79  sebagai momentum kehadiran dan kontribusi nyata Polri dalam hal ini Polda Jatim bagi masyarakat," ujar Kombes Pol Abast.


Dengan terselenggaranya lomba P2B, Polda Jawa Timur berharap program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dapat terus berlanjut sebagai gerakan berkelanjutan yang memperkuat ketahanan pangan dari lingkup yang paling kecil.


"Lomba P2B ini diharapkan menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan sehat dan kemandirian desa," pungkas Kombes Abast.


( Hasim Law )

Operasi Pekat II Semeru 2025 Polisi Berhasil Amankan Pesilat yang Bikin Onar di Ngawi



NGAWI - Suaraindonesia1, Kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, benar- benar dilakukan oleh Polres Ngawi Polda Jatim.


Hal ini dibuktikan dengan diamankannya pelaku perkara tindak pidana upaya perampasan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku dari salah satu perguruan silat.


Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jl. Raya Ngawi-Solo, Ds. Sambirejo Kec. Mantingan.


"Pelaku sudah diamankan berinisial AP (18) warga Widodaren Kabupaten Ngawi," kata AKBP Charles, Sabtu (10/5).



Awalnya pada Kamis (24/4/2025), sekira pukul sebelas malam di wilayah Mantingan, korban ingin membeli es teh di depan angkringan.


Tiba-tiba datang orang tidak dikenal menggunakan kendaraan roda dua dan hendak merampas kaos yang dipakai korban, namun korban mempertahankan kaos yang dipakainya.


Saat itu, Polisi Sigap bentukan dari Kapolres Ngawi yang terdiri dari anggota Polsek Mantingan dan Tim Tiger Satreskrim sedang berpatroli, sehingga pelaku yang berusaha melarikan diri, berhasil diamankan.


"Respon dengan cepat dan tepat atas segala potensi kerawanan kamtibmas sekecil apapun, harus segera ditindak lanjuti, agar Kamtibmas Ngawi tetap kondusif," tutup Kapolres Ngawi.


Adapun Barang bukti yang diamankan berupa: 1 (satu) buah kaos warna hitam bertuliskan DOG DESTROYER DENDAM ABADI, 1 (satu) buah rekaman CCTV, 1 (satu) buah Hodie warna hitam.


Terapan pasal kepada pelaku adalah

pasal 335 Ayat (1) ke 1e KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHP, dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. ( Law )

Polres Jember Tangani Cepat Laporan Dugaan Penyerobotan Tanah oleh PT Uniagri Prima Tekhnindo,Abd.Mukit DKK



Jember, 20 Maret 2025 – Suaraindonesia1, Kuasa hukum dari pihak Musthofa, BAMBANG L.A HUTAPEA, SH., MH., C.Med, Agung Sulistio, dan M. Fais Adam, mengapresiasi langkah cepat Polres Jember dalam menangani laporan dugaan penyerobotan tanah yang dilaporkan oleh Musthofa pada 4 Maret 2025 lalu. Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) tertanggal 7 Maret 2025, menandakan keseriusan Polres Jember dalam menangani dan menindaklanjuti laporan tersebut.  


Musthofa, yang didampingi oleh kuasa hukumnya, melaporkan dugaan penyerobotan tanah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 385 ayat (1) jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 502 jo Perppu Nomor 51 Tahun 1960 Pasal 2, milik Sdr.Musthofa yang berlokasi di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Jember. Tanah tersebut diduga digunakan secara ilegal oleh PT Uniagri Prima Tekhnindo dan Mukit beserta kawan-kawannya untuk kegiatan galian C.  

 

“Kami mengapresiasi langkah cepat Polres Jember dalam merespons laporan kami. Yang telah menerbitkan surat perintah penyelidikan hanya dalam kurun waktu yang sangat cepat setelah laporan diajukan, hal ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani laporan masyarakat” ujar BAMBANG L.A HUTAPEA, SH., MH., C.Med, salah satu kuasa hukum Musthofa.  


Agung Sulistio, kuasa hukum lainnya, menambahkan, “Kami akan terus mendampingi dan mengawal proses hukum ini hingga klien kami, Musthofa, sebagai ahli waris dari almarhumah Moertami Doelsamat, mendapatkan keadilan yang sebenarnya. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan hak-hak klien terlindungi.”  


Pada 20 Maret 2025, pemeriksaan saksi telah dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Hal ini menjadi langkah penting untuk mengungkap fakta-fakta hukum terkait dugaan penyerobotan tanah tersebut.  


M. Fais Adam, salah satu team kuasa hukum, menegaskan bahwa, “Kasus ini bukan hanya tentang penyerobotan tanah, tetapi juga tentang perlindungan hak-hak warga negara yang harus dijamin oleh hukum. Kami berharap proses hukum ini berjalan transparan dan adil. Dan dalam waktu dekat team Kuasa Hukum akan melaporkan pertambangan yang diduga illegal dan tidak berizin kepada GAKKUMDU Republik Indonesia, dan juga akan melaporkan beberapa tindak pidana terkait termasuk pemalsuan dokumen dan tanda tangan klien kami dengan dasar Pasal 263 ayat (1) KUHP jo Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 serta tindak pidana terkait dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi Berdasarkan Pasal 40 ayat (8) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Minyak dan Gas Bumi.”


Musthofa ahli waris Moertami Doelsamat (alm) sebagai pemilik sah tanah tersebut, merasa dirugikan secara materiil dan immateriil akibat aktivitas galian C di lokasi tanahnya yang dilakukan tanpa persetujuan yang menyebabkan pengerusakan lahan, yang mana hal ini dapat dikenai sanksi berdasarkan Pasal 406 KUHP jo Pasal 521 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Ia berharap proses hukum ini dapat mengembalikan haknya atas tanah tersebut dan memberikan efek jera bagi pelaku.  


Polres Jember, dalam melakukan penyelidikan diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum. Masyarakat setempat juga menaruh harapan besar pada proses hukum ini, mengingat saat ini Aparat Penegak Hukum (APH) di seluruh Indonesia sedang gencar-gencarnya memberantas tindak pidana pengerusakan ekosistem yaitu salah satunya Pertambangan Galian C yang illegal.


“Kami berharap proses hukum ini tidak hanya berfokus pada tahap penyelidikan atas laporan kami, tetapi kami juga berharap Kepada Aparat Penegak Hukum untuk melakukan Pemeriksaan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Jember yang telah mengeluarkan dokumen Surat-surat Perizinan atas Pertambangan Galian C yang terletak di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember tersebut.  Hal ini dilakukan agar ada kepastian Hukum bagi Para Pencari Keadilan. Berdasarkan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 27 ayat (1)D yang menyatakan bahwa setiap orang / warga negara Republik Indonesia berhak atas penegakan, perlindungan, jaminan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum (equality before the law)” pungkas BAMBANG L.A HUTAPEA, S.H.,M.H.,C.Med.