BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Percetakan Sawah Baru di Pohuwato Resmi Dimulai, Bupati Saipul Harap Peningkatan Produksi Padi

Suaraindonesia1, Pohuwato – Pembangunan percetakan sawah baru seluas 1001,12 hektare resmi dimulai di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan. Groundbreaking yang ditandai dengan pemecahan kendi dipimpin Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan didampingi Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Senin (08/12/2025). Program ini menjadi langkah awal realisasi Cetak Sawah Baru Tahun Anggaran 2025 sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut juga merupakan kolaborasi antara TNI AD melalui Korem 133/NW, Pemerintah Kabupaten Pohuwato, dan Kementerian Pertanian. Program ini menjadi bagian dari total target percetakan sawah seluas 5.642 hektare yang akan dikerjakan secara bertahap hingga akhir 2025.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang, Forkopimda Provinsi Gorontalo, para pimpinan OPD Provinsi, pejabat Korem 133/NW, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Inf Madiyan Surya Hub. Int., M. Han., serta pejabat baru Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiat Suwandana, S.Sos.
Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, unsur Kejari Pohuwato, Kadis Pertanian Pohuwato Kamri Alwi, pihak perbankan, para camat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya turut menyaksikan momen peresmian tersebut.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menjelaskan bahwa program percetakan sawah merupakan hasil dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo meyakinkan Kementerian Pertanian terkait kesiapan Pohuwato.
“Kami berharap percetakan sawah ini pada musim tanam II tahun 2026 sudah dapat berkontribusi terhadap peningkatan luas tanam dan produksi padi di Pohuwato,” ungkap Bupati Saipul.

Ia menerangkan bahwa tahap pertama konstruksi dilakukan melalui pola swakelola bersama TNI dengan anggaran sekitar Rp28 miliar lebih, dan tahap berikutnya akan disesuaikan dengan target pemerintah. Bupati Saipul menambahkan bahwa perluasan sawah ini juga bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan Irigasi Randangan yang dibangun Kementerian PUPR.

“Dengan percetakan sawah sekitar 5.642 hektare ini, kedepannya Pohuwato akan menjadi lumbung pangan, mencapai swasembada, bisa mengurangi kemiskinan, serta membuka lapangan pekerjaan baru,” tambahnya.

Sementara itu, Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan di Gorontalo.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang memperluas areal tanam, tetapi membangun fondasi kemandirian pangan bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pohuwato,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh proses dikerjakan secara profesional dan tepat waktu.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyebutkan bahwa total percetakan sawah mencapai 5.642 hektare, dimulai dari 1001,12 hektare yang telah memiliki SID dan desain siap kerja.
“Target penyelesaian tahap awal sekitar 33 hari, mulai 28 November hingga 31 Desember 2025, sebelum berlanjut ke tahap berikutnya hingga total 5.642 hektare, program ini bersumber dari APBN dengan total anggaran Rp28.324.000.000,” jelasnya.

(Abd)
« PREV
NEXT »