MENDAFTARKAN DIRI SEBAGAI BAKAL CALON NOMOR 1, AYO KENDARAI UNIT VESVA MERAH



SBD - SuaraIndonesia1.Com , Pilkada serentak tahun 2024 tinggal berapa purnama lagi . Sesuai jadwal Pilkada untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati  Walikota dan Wakil Walikota serta Gubernur dan Wakil Gubernur akan digelar pada tanggal 27 November 2024 .


Di mana-mana ramai membahas,mensosialisasikan,mendukung,mendiskusikan dan menjagokan masing-masing kandidat bakal calon, entah sebagai bakal calon nomor satu maupun sebagai bakal calon nomor dua untuk bertempur mengadu politik 2024-1029 .


Dengan memanasnya moment pesta Demokrasi dalam tenggang waktu yang tidak lama lagi , masyarakat sebagai pemegang kedaulatan juga sudah menentukan arah untuk dapat menyalurkan suara hatinya .


Pada moment politik 2024-2029 bermunculan para kader dari berbagai wilayah untuk maju serta siap bertempur dengan berbagai teknik , Ada yang menarik perhatian ketika mendengar pernyataan beberapa politisi bacalon pilkada maupun pilgub baik  senior maupun Junior dalam menghadapi kanca demokrasi dimana dengan tujuan yang sama walau visi dan Misi para bakal calon  berbeda demi membangun SBD yang lebih bagus lagi dan harmonis .


Memanas dan gentingnya pesta demokrasi pemilihan kepala daera , hari ini sabtu 27/4/2029 , kembali Paket AYO mendaftarkan diri di sekretari DPC partai PDIP dan sekretariat DPC Partai PKB sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati SBD periode 2024-2029 .


Saat ini menghadapi pemilihan kepala daera khususnya di kabupaten Sumba Barat Daya serta berdasarkan hasil wawancara beberapa media pada salah salah satu petarung muda ( paket AYO ) ketika dimintai tanggapannya tentang Partai PDIP yang berkomitmen  mengusungnya menjadi bakal calon SBD1 dan didalam dinamika terdapat perubahan koalisi partai , paket AYO dengan wajah yang ceriah dalam sebuah tanggapannya menyampaikan bahwa paket AYO adalah salah satu paket Non partai  


Dan ketika partai menentukan yang lain dan mengatakan lain tentunya kami akan berkomunikasi mencari solusi yang terbaik . Dan soal jodoh saat ini Ya , tetapi yang perlu kita ingat adalah bahwa kami bukan anggota partai dan pengurus partai serta pemilik partai , kami adalah non partai dan kami hanyalah mengandalkan atau menawarkan kompetensi dan sumber daya yang kami miliki dan kalau partai menghendaki maka tentunya kami akan tetap menjalan dan siap bertempur ,  ungkapnya .


Meski demikian , Aleks sebagai petarung muda menampic berbagai info dimana masyarakat akan menjagokannya karena dirinya sangat memahami bahwa fenomena saat ini di NTT rakyat memilih pemimpin berdasarkan hatinurani . Bahwa pertama-tama kita harus menghargai INA - AMA sebagai pedahulu yang telah merintis pembangunan di SBD dalam hal ini maksudnya " Apakah layak serta mendapat restu dari mereka  ?  Menurutnya bahwa kita sebagai petarung muda kita harus bijak , ujarnya sambil senyum manis  . 


Dia juga menegaskan bahwa didalam bergumul dengan dunia politik bahwa setiap kandidat harus mempunyai kesiapan yang matang dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak terkait dan harus memiliki KUDA sebagai alat untuk berpacu dan berkontestasi di arena politik dan juga harus sesuai dengan regulasi . 


Dan tentunya didalam menghadapi kanca politik ini kita harus memiliki modal dasar  sebagai modal dalam mengadu politik .


Menurutnya , modal dasar bukan segalanya tetapi betapa pentingnya dalam mengadu politik dalam hal ini untuk memperlancar mesin politik , ungkapnya dengan tegas .


Ditambahkannya jika partai politik mengusungnya untuk bertempur dalam dunia politik periode 2024-2029 mendatang , Rangga Pidja mengatakan sebagai warga kabupaten SBD dirinya siap mendukung segala upaya yang bertujuan untuk membangun dan memajukan wilayah SBD dari dukungan berbagai kalangan masyarakat sebagai pemegang kedaulatan dan didalam mengadu politik tentunya yang menjadi kunci utama adalah partai pengusung . Namun perlu juga kita memiliki modal yang tidak sedikit untuk berkontestasi di pilkada dan juga apabila masyarakat percayakan untuk memimpin SBD tentunya tak lupa kami akan membesarkan partai dan semuanya bergantung pada masyarakat serta  menegaskan lagi bahwa yang dibutuhkan saat pilkada bukan memilih orang baik .  " Bukan mencegah orang jelek berkuasa tetapi memilih orang yang selalu berbuat baik dan benar-benar mau membangun daera , pungkasnya mengakhiri ........Eman Ledu .