Pati , Skrinews.Penyakit langka yang di derita Dani (17 th) warga Desa Gesengan dukuh omah tebu Rt02 Rw1, kecamatan Cluwak Kabupaten Pati Jawa Tengah. penderitaan selama 12 tahun membuat kelurga sangat menjadi beban terberat selama ini.
Dani hanya bisa terbaring di atas tempat tidur sebuah kamar sempit di rumahnya .sambil menahan rasa sakit yang selama ini di deritanya, setiap mau bangun dari tempat tidurnya harus ada orang yang membantu karena kaki yang sebelah kanan tak bisa digerakkan/membengkak .
Putra pasangan Sudarso dan Kumi ini, kondisinya sangat memprihatinkan, dan tak bisa melakukan aktifitas apapun,bahkan Dani sudah putus sekolah sejak di bangku Sekolah Dasar karena kondisi kesehatannya.
Beberapa tahun yang lalu Dani sempat di rawat di Rumah sakit Dr. Sardjito di Yogyakarta,menurut hasil pemeriksaan Dokter Dani mengindap penyakit Hemofilia.karena batasan biaya maka akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk menghentikan pengobatan dan akhirnya di rawat di rumah dengan seadanya.imbuh Darso.
Orang tua Dani berasal dari keluarga tak mampu, ayahnya hanya kuli serabutan penghasilan pun tak menentu, ,bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari hari masih sangat kurag,maka Mereka tidak mampu untuk membiayai pengobatan putranya yang sedang sakit.
Beberapa tahun yang lalu saat menjalani pengobatan di Rs,Sardjito menggunakan K I S (Kartu Indonesia Sehat) namun ternyata masih banyak memerlukan biaya tambahan terutama untuk transportasi ke rumah sakit .
Saat di konfirmasi awak media di kediamannya menjelaskan "keluarga hanyalah mengharapkan dari pemerintah untuk penanganan yang lebih serius tentang penyakit yang selama ini di derita anaknya, setiap mengalami pendarahan dari gigi atau dari hidung sangat membuat panik pihak keluarga,karena darah yang keluar sangat luar biasa dan susah berhenti .kini keluarga berharap supaya penyakit Dani segera mendapatkan pertolongan ". ungkap sudarso sambil meneteskan air mata.(Toro).