Skrinews - PEMERATAAN EKONOMI DI MASA PANDEMI




 Skrinews.com_
Virus Corona menjadi topik terhangat sejak dua pekan terakhir Januari 2020. Virus ini mendadak menjadi teror yang sangat mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut nyawa ratusan ribu orang hanya dalam kurun waktu yang singkat. Virus ini di sinyalir berasal dari pasar hewan dan makanan laut di kota wuhan. Indonesia juga salah satu negara yang terkena dampak dari virus Corona, pasien yang terjangkit virus Corona dari hari ke hari mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sampai saat ini pada tanggal 18 Mei 2020 pasien yang sudah terkonfirmasi sebanyak 17.514 jiwa, negatif 118.701, sembuh 4.129, dan meninggal 1.148. Dan setiap harinya baik jumlah pasien yang positif, meninggal dan sembuh terus mengalami peningkatan. Covid-19 tidak hanya merugikan dari sisi kesehatan saja tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian negara-negara di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Perekonomian di seluruh dunia saat ini mengalami perlambatan, dan tidak terkontrol, WHO juga  menyebutkan bahwa Covid-19 ini sebagai pandemi yang sangat berpengaruh terhadap dunia usaha. Di indonesia sendiri pemerintah mencoba melakukan berbagai upaya untuk menekankan dampak Covid-19 terhadap industri. Tidak hanya itu saja  presiden Jokowi juga sangat menekankan terhadap seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan social distancing dengan tujuan untuk mengurangi kemungkinan kontak anatara orang yang terinfeksi, sehingga dpat menimimalisir penularan penyakit, termasuk juga di berlakukannya Work From Home (WFH) dan sistem pembelajaran daring.
Tingkat tertinggi yang terkena dampak Covid-19 terhadap perekonomian di Indonesia dalam sektor industri adalah perusahaan manufaktur otomotif, industri garmen, pariwisata dan penerbangan, industri perfilm an, industri sektor jasa. Himbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing, karantina mandiri dan himbauan untuk lock down tentunya sangat berpengaruh terhadap proses produksi dan penjualan di berbagai perusahaan dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Sebanyak 6,3 juta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah  juga mengalami keterpurukan selama pandemi, pendapatan harian mereka mengalamai penurunan yang sangat drastis sehingga mengancam keberlangsungan usaha mereka. Beberapa dari mereka pun mencari solusi untuk bertahan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital marketing, salah satunya pemanfaatan e-commerce yang nantinya di harapkan menjadi jalan untuk pemerataan ekonomi di Indonesia. E-commerce sendiri juga mendukung penuh  UMKM  untuk bisa lebih maju dan berkembang di masa pandemi covid-19. Tidak hanya E-commerce saja media sosial Instagram juga ikut andil dalam mendukung UMKM, Instagram baru-baru ini meluncurkan serangkaian fitur baru yang mendukung keberlangsungan usaha mikro kecil menengah atau UMKM di tengah pandemi covid-19. Karena UMKM adalah termasuk bagian penting dari pengguna Instragram. Di sini instagram terus mengembangkan fitur-fitur seinisiatif-inisiatif yang dapat menghubungkan UMKM dengan pelanggan untuk membantu mempertahankan keberlangsungan bisnis mereka. Salah satu fitur yang di luncurkan oleh instagram adalah Sticker Gift untuk membantu UMKM mempromosikan onlineshop mereka. Sticker ini bisa di tambahkan stories atau berupa tombol tindakan di profil bisnis. Jika calon konsumen lain mengetuk tersebut di stories, atau profil bisnis mereka akan di arahkan ke mitra penyedia gift. UMKM dapat bergabung dengan mitra penyedia gift card dengan cara mengikuti langkah-langkah yang sudah di muat di situs resmi mitra Instagram. Selain itu Instagram bekerja sama dengan support local brands, gerakan yang di inisiasi Tada, Moka dan Gojek, untuk menjual gift card. Pengguna Instagram juga bisa memberikan semangat untuk UMKM lokal melalui “Dukungan Bisnis Kecil” yang nantinya bisa di sematkan di stories mereka. Setiap stories yang menggunakan sticker nantinya akan di kumpulkan menjadi story gabungan sehingga teman-teman yang ada di Instagram bisa melihat kumpulan UMKM lokal. Dari berbagai pihak baik dari E-commerce maupun Instagram yang membantu atau mendukung UMKM yang tersebar di berbagai lokasi dengan tujuan pemerataan ekonomi di indonesia bisa tercapai. Karena UMKM sendiri memiliki posisi penting dalam keberlangsungan perekonomian di Indonesia. Para pelaku industri e-commerce Indonesia juga di harapkan dapat memanfaatkan potensi digital marketing di Indonesia yang sekarang bertumbuh sangat pesat. Khususnya peningkatan penggunaan internet yang menjadikan peluang berkembangkanya e-commerce. Fasilitas yang di sediakan para pelaku industri E-commerce menjadi indikasi bagi para pelaku UMKM untuk memiliki kesempatan untuk meningkatkan usahanya melalui sistem online sehingga pandemi covid-19 ini bukan berarti tidak memberikan manfaat, akan tetapi justru menjadi momentum bagi mereka untuk membuktikan bahwa produk-produk dalam negri dan kebutuhan nasional dapat di penuhi.
Di lansir dari pidato Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Asian Agricultur and Food Forum (ASAFF) Presiden Joko Widodo memberi kebebasan pajak untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beromset di bawah Rp. 4,8 miliar per tahun. Hal ini bertujuan untuk meringankan kondisi ekonomi para pelaku usaha kecil dan menengah di tengah pandemi covid-19. Pembebasan pajak akan berlaku selama enam bulan mulai April sampai September 2020. Jokowi berharap dengan bantuan pembebasan pajak ini, pelaku UMKM tetap bisa bertahan di masa sulit ini. Selain pembebasan pajak, jokowi juga memastikan bahwa pelaku UMKM yang masuk kategori miskin akan tercatat dalam daftar penerimaan bantuan sosial dari pemerintah pusat. Jokowi juga memastikan mereka masuk sebagai bagian dari penerima bansos, baik itu PKH, paket sembako, bansos tunai, BLT desa, maupun pembebasan pengurangan tarif listrik dan kartu pekerja. Selain itu Jokowi juga menjanjikan relaksasi atau pelonggaran kredit kepada pelaku UMKM baik dengan menunda angsuran maupun memberikan subsidi bunga. 


Nama : Zuyyinatus Sa’adah
TTL : Pati, 29 November 1998
Status : Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang
Jurusan : Sosiologi
Email : ninazuyyina253@gmail.com