BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

DILEMA RUMAH SAKIT RUJUKAN GORONTALO YANG SELALU PENUH

Gorontalo - Meningkatnya jumlah warga yang jatuh sakit ditambah lagi dengan pasien-pasien rujukan dari berbagai wilayah di Provinsi Gorontalo,
pihak RS. M.M Dunda Limboto kewalahan. Sebagian pasien terpaksa dirawat di luar ruangan mengunakan kursi roda gara-gara tak kebagian ruang perawatan.
 pada Rabu (12/7/2017), sejumlah pasien di RS M.M Dunda Limboto harus dirawat di luar ruangan dengan peralatan seadanya. Ada pasien yang menggunakan tempat tidur seadanya bahkan ada yang dirawat di atas kursi akibat pasien yang membludak.

RS M.M Dunda sudah menjadi rumah sakit regional yang menjadi tempat rujukan bagi pasien-pasien daerah lain yang tersebar di Provinsi Gorontalo. Dengan kejadian itu, masyarakat berharap ada penambahan ruangan demi kenyamanan dan kesehatan pasien.

Salah satu pasien, Kuneng Lagili mengatakan sudah 12 jam dirawat di rumah sakit itu dalam kondisi tidak ideal. "Kami meminta agar pihak rumah sakit bisa memperhatikan keadaan kami," katanya.

Garasi Terbakar, RS Terbesar di Gorontalo Krisis Ambulans
Amukan Si Jago Merah Tewaskan Lansia dan Hanguskan 10 Ambulans
Serunya Jelajah Pagi di Kerimbunan Hutan Mangrove Pandansari
Atas hal ini, Wakil Direktur Pelayanan RSUD MM Dunda Limboto, Titien Pahuhi mengatakan kondisi kelebihan pasien bukanlah hal baru di rumah sakit ini. Bahkan, kondisi itu hampir setiap hari dihadapi, termasuk di ruang UGD. Pasien yang idealnya maksimal hanya berada enam jam di ruang itu, bisa tertahan berhari-hari.

"Rumah sakit ini sudah memang langganan full, karena dari ribuan rumah sakit yang ada di Indonesia, Rumah Sakit MM Dunda masuk dalam rumah sakit regional yang menampung pasien dari berbagai kabupaten," katanya.

Syarifudi Bano, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, mengatakan bahwa Rumah Sakit MM Dunda sudah semestinya pihak rumah sakit menambah ruang inap seiring statusnya sebagai rumah sakit rujukan regional.

"Rumah sakit ini memang harus ada penambahan ruang inap, mengingat sudah menjadi rujukan bagi pasien-pasien dari daerah lain. Dan ini yang akan kita dorong bagi pemerintah juga Rumah Sakit," (ROMI.A)

LIPUTAN6 COM
« PREV
NEXT »