Home
Unlabelled
PPWI Dukung Polri Berantas Penyebar Hoax
PPWI Dukung Polri Berantas Penyebar Hoax
suaraindonesia1
-
3/16/2018 02:52:00 PM
Skrinews - PPWI, JAKARTA - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mendukung Kepolisian Republik Indonesia memberantas penyebar berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial.
"PPWI siap mendukung langkah-langkah Polri untuk memberantas penyebar hoax dan/atau siapa pun orang, kelompok, golongan, perorangan yang ingin memecah-belah masyarakat dengan menyebarkan, berita-berita yang sifatnya mengandung ujaran kebencian," kata Ketua Umum PPWI Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA melalui Via Whatshaap, Jum'at, (16/3/2018) di Jakarta.
Selain itu, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, juga mengapresiasi langkah kepolisian yang cepat dan tanggap, apalagi terkait rencana Kapolri untuk membentuk satgas guna menangkal hoax di media sosial.
Menurut Wilson, pemberantasan penyebaran berita bohong sangat penting agar tidak memecah belah masyarakat, dan hal ini harus ditindak tegas sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku.
"Media sosial itu harus dimanfaatkan untuk berkomunikasi, saling menyampaikan info yang benar, bukan sebaliknya dimanfaatkan untuk menyebarkan berita bohong atau fitnah, dan pelakunya juga harus ditindak," tegas Wilson yang juga merupakan trainer jurnalistik bagi ribuan anggota TNI, Polri, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum di berbagai daerah di Indonesia.
Kendatipun demikian, ia juga mempersilakan kepada pengguna media sosial untuk tetap kritis terhadap pemerintah, hal itu dimaksudkan untuk terjadi perubahan yang lebih baik. Namun, tidak boleh menghujat, menghina apalagi memfitnah.
"Kepada rekan-rekan PPWI dan media yang tergabung dalam PPWI Media Network di seluruh Indonesia agar tidak menyebarkan berita hoax atau berita bohong, apalagi menghasut rasa persatuan dan kesatuan bangsa. dan sampaikanlah informasi yang benar dan akurat," imbauanya.
Alumni dari tiga universitas terbaik di Eropa itu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar bijak dalam memanfaatkan media sosial, sehingga hal hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo juga telah meminta kepada Kapolri untuk menindak tegas para pelaku penyebar hoax atau ujaran kebencian. [JML/Red]
Postingan Populer
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


