Manado - skrinews,
Segala macam cara ditempuh untuk berbuat jahat agar bisa mengelabui korbannya. Salah satu modusnya adalah meminjam uang. Bukannya dikembalikan, pelaku malah kabur dari tanggung jawab membayar utangnya.
Seperti yang menimpa warga di kecamatan poigar sulawesi utara Nurhayati Rauf warga desa poigar tiga ,salah satu korbannya. Tak hanya dirinya, beberapa rekannya Anita permata bertempat tinggal dimanado kampung merdeka sempat ditipu dengan berbagai cara dan juga anggota polisi yang bertugas digorontalo mengalami hal serupa lantaran uangnya dibawa kabur pelaku.
Nurhayati besama-sama korban lainnya pun tengah merundingkan untuk melaporkan pelaku ke pihak berwajib, agar pelaku segera ditemukan. Pasalnya dirinya mengalami kerugian yang tidak sedikit. Nurhayati ditipu sebesar Rp 8,5 juta Jumlah itu belum termasuk dari korban-korban lainnya ada yang mengalami kerugian sampai puluhan juta rupiah
Menurutnya, kedua pelaku berstatus sebagai suami istri. Sang istri Sumi alias (Wa)dan suaminya(Ab)alias Abu . Keduanya berhasil kabur bersama keluarga , usai menipu sejumlah korbannya. Nur mengaku meminjamkan uang kepada pelaku karena merasa percaya kepada pelaku sebagai keluarga dikenalnya baru 1 bulan di pasar malam yang mereka bekerja
“Kami ini seperti terhipnotis saat ditemui wartawan SKRI . Dia pintar sekali menipu, karena memberikan barang-barang seperti Beras kepada kami. Saat kami temui ditempat jualannya pasar malam Dia berikan kami makan dan memperlihatkan pada saya bahwa rumah yang ditempati dikompleks tumpaan yang sementara mereka tempati sekarang miliknya dan sekarang dikasih kos kosan makanya saya berani pinjamkan dia uang,”
Beberapa korban lain juga mengalami penipuan pelaku. Di antaranya Anita sudah dianggap saudara sendiri masih juga ditipu jutaan rupiah Para korban ini tengah merundingkan untuk segera melaporkan ke polisi agar pelaku segera ditangkap dan tidak lari ke luar daerah.
Untuk menarik simpati calon korbannya, pelaku ini kerap membagikan sejumlah bahan makanan kepada korbannya. Untuk mengelabui para korbannya,
Salah satu warga tumpaan yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan keduanya bekerja sebagai karyawan Pasar malam dan berjualan makanan dikompleks pasar malam mereka lama bekerja di pasar malam milik Saddam asal NTT bertempat tinggal di Amurang Minahasa selatan sulawesi utara . Bersama beberapa orang pekerja lainnya, ia sudah berkeliling ke beberapa tempat yang ada di sulawesi
“Banyak orang ditipu di sini. Dia bagi-bagikan kami makanan, itu motifnya menarik simpati biar orang percaya kepada dia,” terangnya.
Nur bersama korban lainnya mengharapkan agar pihak berwajib segera meringkus kedua sepasang suami istri atas perbuatan yang banyak menipu dan kabur bersama uang yang mereka pinjam jangan sampai ada korban berikutnya kami minta tim paniki segera tangkap mereka katanya (Rahman)
Home
Kriminal Dan Ham
Minta Polisi Segera Tangkap ,Pasutri Kompak Lakukan Penipuan Modusnya Pinjam Uang Puluhan Juta Dibawah Kabur
Minta Polisi Segera Tangkap ,Pasutri Kompak Lakukan Penipuan Modusnya Pinjam Uang Puluhan Juta Dibawah Kabur
suaraindonesia1
-
Sabtu, Mei 05, 2018
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


