BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Polrestabes Surabaya melakukan pengecekan, Sarana Prasana Hingga Patroli Segway


SKRINews Surabaya–Jelang Operasi Ketupat Semeru 2018 dan Suroboyo Ramadhan Aman Terkendali (Surommandali) 2018. Polrestabes Surabaya melakukan pengecekan, mulai dari pengecekan personil, alut alsus hingga pengecekan ranmor (kendaraan bermotor) yang dimiliki oleh Satsabhara Polrestabes Surabaya.

Di depan Gedung Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya, Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo memimpin apel pengecekan tersebut. Apel ini merupakan bentuk kesiap siagaan personil Polri bilamana dibutuhkan sewaktu-waktu harus siap (24/5/18).

Dalam arahannya, pengecekan ini seharusnya kita lakukan setiap hari. Apabila kita melihat Polisi yg diluar sana (Luar Negeri) Sistem dan metode bisa dilihat dari kelengkapannya, semuanya seragam dan tidak ada yg berbeda-beda. Pada saat ada sesuatu yg lain, berarti itu menunjukan level. Pada saat levelnya sama seragamnya juga harus sama, jika berbeda berarti itu menujukkan tupoksinya yang berbeda. Serta setiap personil Polri harus memahami tupoksi masing-masing dan harus siap bilamana dibutuhkan sewaktu-waktu,” ujar Kabag Ops Polrestabes Surabaya.

Setelah itu dilanjutkan dengan penegecekan ranmor dinas miliki Satsabhara Polrestabes Surabaya oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Pratomo Satriawan didampingi Kabag Ops Porestabes Surabaya Bambang Sukmo Wibowo. Selain itu juga dilakukan simulasi pemadaman api dengan menggunakan APPAR / FIRE EXSTENGUISER.

“Jelang Operasi Ketupat 2018 Polrestabes Surabaya. Sebagai operasi kemanusiaan ini harus betul-betul dengan melakukan persiapan sejak awal dan rencana-rencana untuk melakukan pengamanan, ujar Kabag Ops Polrestabes Surabaya.

Seperti dengan temanya tersebut, Operasi ini akan menyasar ruang publik untuk memberikan keamanan kepada warga Kota Surabaya. Serta untuk prioritasnya adalah area yang menjadi perhatian publik. Yaitu tempat berkumpulnya massa dan tempat keramaian, ujar Kabag Ops.

Salah satunya di mall-mall yang ada di kota Surabaya. Apalagi pasca tragedy bom di Kota Surabaya, banyak warga enggan bepergian ke tempat umum, termasuk seperti pusat perbelanjaan. Dan untuk di mall, nantinya akan dikerahkan petugas yang dilengkapi dengan segway yang mempermudah petugas dalam mobilisasi.

Kehadiran petugas Polisi dengan Segway di pusat perbelanjaan juga diharapkan bias mengurangi kecemasan warga. “ini sebagai bentuk mitigasi dalam rangka untuk mengurangi kecemasan masyarakat. Polisi bukan hanya di mall-mall saja, melainkan patrol malam dan kegiatan-kegiatan masyarakat Polisi juga selalu hadir. Dan mall adalah salah satu dari kegiatan itu,” pungkasnya.Yudi.Ririn
« PREV
NEXT »