BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

TERORIS di mata pembina Patriot Garuda Nusantara ( PGN ) SATU TERORIS LAPANGAN DUA TERORIS MEDSOS

SKRINEWS.COM
Tahukah engkau ...
Wahai sahabat ku FB,bahwa ternyata tidak semua teroris itu menjadi  eks-ekutor bom .
Baik Bom higt eksplosif atau  daya ledak rendah . Bom khusus  atau Bom bunuh diri di lapangan.
Di mall
di gereja,
di masjid
atau target yang sudah di tentukan bakal mengguncangkan rasa aman sekaligus memicu perhatian dunia.

Menurut mantan ketua densus 88 Pada DIY.. yang kebetulan adik angkat saya.... Kombes Pol.....( Saya rahasiakan namanya , sebagai pen-jagaan etika Kepolisian  ) Teroris itu  ada juga yang bekerja di medsos.

Indikator atau ciri khas teroris yang bekerja di Medsos diantara nya nya dapat di deteksi lewat yaitu :
.
1. Mengatakan bahwa :
kejadian terorisme yang menelan banyak korban tersebut sebagai : 

 *settingan,
 * drama,
atau
 * rekayasa.

Ini dilakukan oleh para aktor teroris .
Yang dalam kehidupan sehari hari hari,  biasa saja . Mereka membayar dengan masyarakat sehingga  tidak ada yang menilai bahwa dia sesungguhnya teroris jeji. Karena jika dilihat  sepintas mereka berpro-fesi  sebagai karyawan biasa.

Bahkan 
kadang bergerak di bidang jasa pari-wisata, sebagai Pilot , pesawat terbang.
Juga bisa saja ber profesi sebagai  Dokter dan  juru sembuh. Atau bahkan hanya sopir. Dan kadang ibu ibu rumah tangga biasa.

Ungkapan mereka di medsos di gelontorkan secara masif. Datang dari berbagai daerah dan propinsi. Seolah olah sebagai pendapat umum.oadshsl di tujukan untuk membentuk opini :

Agar masyarakat tidak berisimpati terhadap hilangnya nyawa korban.
.

2. Mereka membanjiri mefsos dengan cerita dan khabar  bias. Guyonan
dan menyesatkan .
Ini semua untuk mengalih fokuskan korban  jiwa akibat terorisme dengan berita lain yang tak ada sangkut pautnya.
Tujuannya : agar masyarakat lupa dengan kekejaman teroris.
.
3. Menggunakan kata-kata yang tidak senonoh. Bahkan  melecehkan buat menggambarkan keadaan korban.
Ini memang sesuai tabiat para teroris yaitu ,:  Senang dan menikmati kesengsaraan manusia. Semakin korban nya menderita semakin berhasil mencapai tujuan . Karena salah satu tujuan Terorisme  adalah tercapai  tingkat kepuasan  dan keberhasilan bila korban nya tersiksa.
.
4. Suka menyalahkan
Para teroris ini di segala level jabatan , seolah olah sudah  di setel seragam di nedsos atau di mana saja langsung menyalahkan aparat  bila terjadi tindakan terorisme.

Organ teroris yang ada di instansi instansi baik umum, lembaga  Ham sampai Partai serempak bersuara koor menyalahkan :
kelemahan Intel.
Perencanaan anggaran sampai tataran  satisfaction atau tingkat kepuasan  anggota penegak hukum.

 Padahal ...
aparat hukum adalah garda terdepan membendung tindakan teroris. Tapi oleh para Teroris medsos _ keadaan nya diputar-balik an.
Teroris pengebom bunuh diri ,  di anggap korban konspirasi, sedang kan aparat lah yang menjadi sutradara terorisme nya.
.
5. Suka mencaci
Benar mereka ini sangat gemar mencaci maki pemerintah dengan istilah-istilah "tak enak" bahkan kadang kadang menyeret istilah agama dan keagamaan.
Misal nya :
 Pemerintah dituduh anti islam :
. Thoghut,
Musuh Allah,
Pelaku bid'ah,
Penegak sistem kufur, dan sebagainya.

Ini semua bertujuan membangkitkan aroma kebencian rakyat , khususnya fanatisme agama . Juga kedangkal an penguasaan rskyat atas syareat agama terhadap Pemerintah.

Sehingga orang mudah terseret arus hasutan dan pecahlah semangat persatuan dan  kohesifitasness. Mohon di ingat bahwa :
Akar utama terorisme itu adalah  Kebencian. Bukan persaudaraan atau kasih sayang. Sekali lagi Muslihat dan KEBENCIAN. Dan mesti di Ingat : " teroris hanya mau membunuh sesuatu yang dibenci nya."
.
Ciri yang lain tentu masih ada. Tapi sementara 5 ini dirasa cukup bagi kita untuk mengenal siapa teroris medsos itu.
.
Apakah anda memiliki teman medsos yang suka melakukan 5 point di atas ? Pastikan dia adalah teroris atau minimal simpatisan teroris.

 Waspadalah terhadap orang semacam ini
Sumber:
Sesepuh PGN
Nuril Arifin

By. Jerry Patty
« PREV
NEXT »