Home
Jawa Timur
Pemerintah Kota Batu Lemah tangani masalah PKL
Pemerintah Kota Batu Lemah tangani masalah PKL
suaraindonesia1
-
Selasa, Juli 24, 2018
SKRI News - Batu
Relokasi PKL seputaran alun alun yang terdiri dari 5 Paguyuban yaitu PKL PNS, PKL Sudiro, PKL Kartini Atas,PKL Kartini Bawah,PKL Pasar Laron yang diakomodir oleh Diskoperindag Kota Batu pada senin ,(23/7) tak sesuai harapan.
Hal itu disampaikan Ketua Paguyupan Pedagang niaga Sipil (PNS), Puspita Herdi Sari disela sela kegiatan penataan lokasi bagi anggota paguyubannya.
Puspita atau yang lebih dikenal dengan nama Pipit mengatakan kepada SKRI News," Dengan ditaruh disini , otomatis benturan dengan toko yang ada di belakang kita .
"kalau ingin merelokasi harusnya tidak meggunakan Fasilitas umum, apalagi pendampingan juga tidak total, tuturnya.
Dengan melihat kondisi sekarang perlu dipertanyakan apakah jalan umum ini layak sebagai tempat relokasi ? Kalau sama sama di tempat umum apa bedanya dengan tempat yang lama? Sindirnya dengan nada kesal.
Menimpali keterangan dari Ketuanya, Sekitar pukul 18.00 Wib , Koordinator PNS Okky mengungkap," Diawal saya sudah menyampaikan kepada Diskoperindag yang diwakili oleh Bapak Inol, agar kita cek lokasi lapangan terlebih dahulu, karena kenyatannya teori tidak sama dengan prakteknya, kotak pembatas yang telah mereka buat tidak sesuai dengan keadaan.
Usulan kami tadi agar rombong diturunkan lebih dahulu sehingga kita tahu kekurangannya, namun karena tidak dilakukan ,sekarang ada sekitar 30 anggota PNS yang berjualan aksesoris, pakaian dan kudapan belum tercover
Sedangkan tempat sudah tidak ada lagi, sudah di Plot oleh PKL Lain.
Kalau kami bersikeras , ada anggapan kami yang ingin menggila dan mau menang sendiri,karena itu saat ini kami tidak berjualan dulu sambil menunggu respon dinas terkait untuk menyikapinya.
Memang kalau pemerintah yang ngomong rakyat harus menerima dan menyesuaikan.tapi apakah harus seperti ini?
dan apakah fasilitas umum layak jadi tempat relokasi? Ungkap okky.
Disisi lain, Mantan Ketua Pasar Senggol Batu, Kristian Adi Candra menjelaskan keadaan carut marut itu dinilai karena Pemerintah tidak konsisten,dan Lemah.
Alasannya, sebelum dilakukan relokasi,sehari sebelumnya dihadapan Walikota Batu Dewanti Rumpoko telah ada komitmen Seluruh Paguyuban melebur jadi PKL KWB,
namun dalam perjalanan proses relokasi yang dihadiri oleh Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mereka mengingkari dan meminta dikoordinir masing masing paguyuban.
Namun tetap saja Pemerintah mengiyakan, Ini adalah kesalahan yang diteruskan oleh Pemerintah.seharusnya kalau memang mereka tidak bisa menjaga konsistensi sebuah kesepakatan maka proses relokasi dibatalkan.
melihat keadaan ini,saya Pribadi mengundurkan diri dengan tidak ikut masuk dalam relokasi PKL ,tutur Candra.
Sementara itu Wakil Walikota Batu Punjul Santoso yang pada pagi hari hadir, bertatap muka langsung dengan para PKL di Ganesha Kota Batu, menjelaskan bahwa kedatanganya hanya menyaksikan proses relokasi yang melibatkan anak anak berkebutuhan khusus.
Hal ini dimaksud agar saat pengundian tempat tidak ada dugaan tidak jujur .
Namun karena beberapa alasan diantaranya pertimbangan dalam satu contoh , apabila para penjual yang sama dagangannya dijadikan satu ,kemudian salah satu diantara mereka tidak laku , hal tersebut bisa memicu persilihan.
Menimbang hal demikian, kemudian monggo saya serahkan untuk di maping sendiri, kalau tidak sukses maka Pemkot yang atur sesuai Klaster.
Sebetulnya, tambah Wakil Walikota," pengundian tempat pada hari ini adalah perwakilan Paguyuban, namun karena ketua mereka belum sempat mensosialisasikan hasil kesepakatan sebelumnya, mereka berdatangan semua ke gedung Ganesha.
Masih Kata Punjul, dengan kondisi real yang sudah di hitung oleh pegawainya, maka jumlah PKL yang mencapai sekitar 249 orang, telah terverifikasi oleh Diskoperindag, semuanya bisa tercover ,sehingga mereka bisa berjualan sambil menunggu tempat yang representative,harapnya.Yud/Rin
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...



