BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

RAKERKESDA DAN PELANTIKAN TIM REAKSI CEPAT KESEHATAN BITUNG DIHADIRI KAPTEN INF BERTY M. SOMBAH

BITUNG - Skrinews,
Bertempat di Lantai IV Kantor Walikota Bitung Pasilog Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Berty M. Sombah yang mewakili Komandan Kodim 1310/Bitung hadiri Rakerkesda yang dibuka oleh Walikota Bitung Maximilian J. Lomban, dilanjutkan dengan pelantikan Tim Reaksi Cepat Kesehatan kota Bitung, (10/9/2018).


Turut hadir pada acara rapat, Sekot Bitung, Kadis Kesehatan kota Bitung, Kasatpol PP Bitung, Kadis Perdagangan kota Bitung, Kaban Kesbang Bitung, Para Camat se-kota Bitung, Kepala Puskesmas se-kota Bitung dan perwakilan dari BPJS.

Rapat yang membahas tentang pelayanan kesehatan yaitu Rumah Sakit bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dapat terus meningkat mutunya. Hal ini dapat dicapai dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu.

Kapten Inf Berty M. Sombah mengatakan, dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan meminta uang muka.
"Memberikan fasilitas pelayanan pasien tidak mampu, pelayanan gawat darurat tanpa uang muka, ambulan gratis, pelayanan korban bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial bagi misi kemanusiaan," ujarnya usai menyimak hasil rapat.

Beliau menuturkan, menekankan agar rumah sakit senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi pasien tanpa melihat kondisi ekonomi maupun jenis jaminan yang dimiliki. Hal ini perlu disosialisasikan dan dipahami seluruh jajaran rumah sakit mulai dari staf sampai pimpinan rumah sakit,'' ungkapnya.

Untuk mencegah dan menangani kasus di RS, tiap RS harus memiliki unit yang menangani masalah dengan membentuk Tim Reaksi Cepat Kesehatan yang dilantik Walikota Bitung sebagai upaya penanggulangan krisis kesehatan.

Jhoni katili
« PREV
NEXT »