Home
Nusa Tenggara
Budaya Baik Terkikis Zaman,Sumba Barat kota Terkotor Di Negri Gotong Royong.
Budaya Baik Terkikis Zaman,Sumba Barat kota Terkotor Di Negri Gotong Royong.
suaraindonesia1
-
Kamis, Januari 24, 2019
Sumba Barat Skrinews,
Secara global masyaarakat internasional maupun nasional mengetahui pulau sumba, pulau terindah akan kekayaan alamnya, terlepas dari hal tersebut sumba memiliki hotel termahal di dunia. Masyarakat Provinsi NTT, khususnya kabupaten Sumba barat patut bangga dengan penghargaan yang di berikan sebagai pulau terindah dan hotel termahal di dunia ( Nihiwatu ) Oleh salah satu majalah internasional Amerika. Sempat juga di sampaikan oleh bapak. Gubernur Viktor B.L. di NTT, Kabupaten sumba barat memiliki hotel termahal di dunia dalam salah satu program televisi ternama di indonesia. Sempat juga hal yang sama di jadikan sebagai bahan stand up oleh comedian boy cakrawalah menyampaikan dengan penuh kebanggaan.Ini merupakan aset yang baik untuk masa depan Masyarakat Sumba Barat serta perluh di jaga dan dilestarikan.
Jika di bandingkan dengan saat ini, kami masyarakat sumba barat lebih dibanggakan oleh masyarakat lain.Ya dibanggakan dan terkenal di seluruh plosok tanah air dengan gelar yang disandangkan sebagai kota terkotor di indonesia.Hal tersebut bukan semata-mata kamuflase melainkan realita.Ini bukan salah pemerintah gagal dalam mengkelolah tata ruang kabupaten sumba barat, dan hal ini bukan pula kesalahan masyarakat sumba barat,karena yang terpenting saat ini bukan untuk saling menyalahkan melainkan saling membangun sinergisitas antara pemerintah daerah dan masyarakat itu sendiri.
Kesadaran diri masyarakat sumba barat dan kesadaran hukum oleh pemerintah daerah sumba barat sangat di perluhkan untuk menciptakan suasana pedulih akan kebersihan.
Khusus masyarakat sumba barat yang di kenal dengan manusia beradap dan tatakrama, di samping itu indonesia yang di kenal masyarakat gotong royong (kerja sama) maka perluh ada bukti yang nyata dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah daerah sumba barat. Hal ini bukan untuk merubah manset masyarakat public yang telah menilai masyarakat sumba barat adalah masyarakat yang apatis tidak pedulih terhadap lingkungannya. Akan tetapi hal ini untuk menciptakan suana yang nyaman, dan kita mengetahui kebersihan sebagian dari iman serta yang paling terpenting bersihan untuk menjaga kesehatan diri kita sendiri.
Hal ini,mengingatkan pada 13 tahun lalu, dimana masyarakat sumba barat yang terdiri dari pelajar,Guru,PEMDA dan Masyarakat sumba barat selalu ada program kerja bakti.Jikalau tidak salah pada hari kamis atau sabtu yang di lakukan antara 2 Bulan sekali,sebulan sekali ataupun 2 minggu sekali di wilayah kabupaten sumba barat.Berjalan nya waktu budaya atau kebiasaan positif tersebut hilang di kikis tertelan zaman dan pada akhirnya kita di sandang sebagai pemilik kota terkotor di negri gotong royong. Sangat tidak lucu.
Oleh:M.Akbar U.Nay. SH
"Salam Sejahtera"
Postingan Populer
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...





