Home
Nusa Tenggara
RAPAT DAN SOSIALISASI PEMUTAHIRAN KELOMPOK TANI
RAPAT DAN SOSIALISASI PEMUTAHIRAN KELOMPOK TANI
suaraindonesia1
-
Rabu, Januari 09, 2019
Wanokaka skrinews, tempat kantor desa Waihura kecamatan Wanokaka dihadiri Kepala desa,Babinsa wanokaka,PPL pendamping dan pokta 33 kelompok tani,Hari Selasa 8/1/2019
Salah satu permasalahan klasik petani di berbagai wilayah adalah produktivitas rendah, akses informasi teknologi dan pasar rendah,kapasitas permodalah usaha terbatas dan kapasitas SDM petani rendah. Kondisi ini diperburuk oleh fragmentasi lahan dan pengaruh perubahan iklim.Berbagai faktor tersebut menyebabkan daya saing petani rendah dan sulit beranjak dari ketidakberdayaan.
Salah satu strategi pemberdayaan petani adalah pembinaan/pendampingan petani melalui kegiatan penyuluhan secara terpadu melalui pendekatan kelembagaan usaha. Pendekatan kelompok usaha dalam penyuluhan dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan penyuluhan.Pendekatan kelompok juga dimaksudkan untuk mendorong penumbuhan kelembagaan petani kelompoktani,Hal ini dilakukan karena masih banyaknya jumlah petani yang belum bergabung dalam kelompoktani (poktan),terbatasnya jumlah tenaga penyuluh pertanian sebagai fasilitator,serta terbatasnya pembiayaan dalam pembinaan bagi poktan tani.
Serka Nursalam babinsa Wanokaka menuturkan, Pembinaan kelembagaan petani perlu dilakukan secara berkesinambungan, diarahkan pada perubahan pola pikir petani dalam menerapkan sistem agribisnis.Pembinaan kelembagaan petani juga diarahkan untuk menumbuhkembangkan poktan dalam menjalankan fungsinya, serta meningkatkan kapasitas poktan dan melalui pengembangan kerjasama dalam bentuk jejaring kemitraan usaha.
Penumbuhan dan pengembangan poktan dilakukan melalui pemberdayaan petani untuk merubah pola pikir petani agar mau meningkatkan usaha taninya dan meningkatkan kemampuan poktan dalam melaksanakan fungsinya.jelasnya
Pemberdayaan petani dapat dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan dengan pendekatan kelompok. Kegiatan penyuluhan melalui pendekatan kelompok dimaksudkan untuk mendorong terbentuknya kelembagaan petani yang mampu membangun sinergi antar petani dan antar poktan dalam rangka mencapai efisiensi usaha.Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan kemampuan poktan dilakukan pembinaan dan pendampingan oleh penyuluh pertanian dengan melaksanakan penilaian klasifikasi kemampuan poktan secara berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi
perkembangannya. ungkap Nursalam
Mustari
Postingan Populer
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...





