RAPAT PEMBAHASAN TENTANG TATA RUANG, KEBERSIHAN KOTA, PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN DAN KEGIATAN PASOLA



Sumba Barat skrinews, Senin tanggal 11 Februari 2019, pukul 09:00 Wita bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Jln.Wekerau Kelurahan Wekerou Kecamatan Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat berlangsung tatap muka Pemda sumba barat bersama Gubernur NTT

Turut hadir Gubernur NTT
Bupati dan Wakil Bupati SB,Ketua DPRD SB beserta anggota.Sekda Dandim 1613/SB,
Kabagsumda Polres SB, Kajari Sumba Barat, Ketua PA.Waikabubak Para Staf Ahli Bupati dan Asisten Kabupaten Sumba Barat.Pimp.OPD Pimpinan BUMN/BUMD Sumba Barat.Camat, Lurah/ Kades se - Kab. Sumba Barat.Ketua dan Wakil ketua TP.PKK dan para pimpinan organisasi wanita Kabupaten Sumba Barat.ASN dan Para Kepala sekolah se- Kabuoaten Sumba Barat.

Pada kesempatan ini Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).Victor
B.Laiskodat
menyampaikan, utamakan kebersihan karena daerah kita ditetapkan sebagai daerah terkotor,maka akan dibuat festival rumah dan toilet bersih, dan di setiap 50.m akan disediakan tempat sampah.masalah perbatasan wilayah antara sumba tengah, sumba barat dan sumba barat daya harus segera diselesaikan.ketidak pastian investasi di wilayah sumba harus segera dicari jalan keluarnya.tanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal.pasola harus di agendakan agar memiliki jadwal tetap dan pasti setiap tahunnya.harus dibentuk Balai Latihan Kerja di wilayah Sumba.
Akan diupayakan membentuk polisi pariwisata di wilayah Sumba, karena kedepanya parwisata disumba akan berkembang sangat pesat.persiapkan diri untuk menghadapi pemilu serentak.Ungkap Gubernur.

Sekapur sirih oleh bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole,Perkenalkan menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan hari ini,Pemda Sumba Barat ucapkan terimakasih pada Gubernur NTT,ini adalah momentum penting dan strategis dalam rangka penguatan penyelenggara prioritas kabupaten Sumba Barat yang memiliki luas 7.3786 km persegi,Sumba Barat menunjukan fariasi cukup berbelok dengan kemiringan 14-40 derajat fotografi,dengan penggunaan lahan oleh masyarakat diantanya pola perkebunan dan pola peternakan.

Data menunjukan,bahwa penggunaan lahan sawah seluas 5.675 hektar,tanah kering 68,11 hektar,luas hutan 13.144 hektar spek geografis.Jumlah penduduk kabupaten Sumba Barat 2018,145.61 jiwa lebih kurang 13,398 KK.Tingkat kepadatan penduduk 1,645/jiwa/km,tingkat pertumbuhan penduduk 2.26%,dan aspek administrasi pemda Sumba Barat terdiri 6 kecamatan 63 desa dan 11 kelurahan.
Potensi unggulan Sumba Barat disektor  pertanian,peternakan,
kelautan,perkebunan,
perikanan dan pariwisata,komoditi unggulan antara lain,"Jambu mente,Kopi,kelapa dan coklat,sedangkan peternak padang yaitu,"Sapi dan kerbau.
Daya tarik wisata di Sumba Barat adalah "PASOLA".
Situasi dan kondisi masyarakat serta keamanan sejuk dan kondusif.Suasana kehidupan nasyarakat Sumba Barat aman,nyaman dan tentram.Pelaksanaan Pembangunan dan pelaksanaan masyarakat berjalan dengan baik dan lancar.

Terkait kota Waikabubak mendapat kabupaten kecil terkotor,bagi kami berita positif,Sehingga masyarakat semangat berperan melawan sampah dan kami sudah laksanakan.Namun di balik itu berita gembira kami sampai kepada bapak Gubernur NTT bahwa desa Tebara meraih penghargaan terbaik tingkat Nasional untuk pengolahan keuangan desa.Para ASN juga harus dapat menguasai bahasa Inggris,menjadi momen bagi kami sebagai kota pariwisata,dan kita mensejehterakan kehidupan masyarakat,mari kita membangun kesadaran masyarakat dengan sungguh-sungguh.imbuh Bupati.

Ms