BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Mengapa Pilih PRABOWO, secara RASIONAL Memang Pantas DIPILIH. APAKAH ADA, Impact Electoral terhadap Caleg PENDUKUNG !!



By.Mochamad Firasat Mokodompit, SE ( Politisi).

Skrinews.com
Berbagai pendapat pro kontra selalu mengiringi perjalanan SANG TOKOH - SANG IDOLA Prabowo Subianto, #SANG PRESIDEN 2019_, In Shaa Allah, semua sisi negatif diangkat, semua sisi positif ditenggelamkan, Kata  Aa Gym sang Ulama.

Saya tidak mau masuk diwilayah pro kontra, atau sikapi Positif negatif krn dlm 6 bulan terakhir ini semua hal terkait ,Sang Capres Prabowo diangkat hingga masalah pribadi ketidak mampuan mengurus rumah tangga dengan berbagai Gorengan dan Bumbu penyedapnya oleh Nitizen untuk jatuhkan beliau., Marahkah beliau, jawaban nya

 " Semua Manusia Tidak Sempurna, Jangan Engkau Mengolok- olokkan Orang Lain, Karna Belum Tentu , Kau Lebih Baik Dari Orang Yang Kamu Olokkan"
Dan beliau maknai pepatah leluhur mengatakan ;
" Berlian Tetap Berlian Walau Dimasukkan Dalam Lumpur "

Apapun.orang katakan saya tetap respek pada beliau, sosok Negarawan yg walau agak temperamen bila bicara tentang Rakyat, namun itulah Gestur sosok Prabowo yg menurut teman dekat satu angkatan Made Pastika ( Gubernur Bali) Prabowo adalah sosok Patriotisme, Loyat, Cerdas dan Miliki jiwa korsa yg tinggi melampauhi batas pertemanan sejati dan KESABARAN BELIAU LUAR BIASA ujar Gub Bali.

Ketika bbrpa jendral menyampaikan keburukan Prabowo, justru ratusan Jendral berempati membela Prabowo termaduk Himawan Sutanto dan Made Pastika..krn merela miliki tanggung jawab janganlah mempertotonkan Keburukan orang krn manusia tidak ada yg sempurna, dimana Jiwa Korsa kalian.

ADA APA PARA JENDRAL INI !!

Kita tau alumni bukit Tidar ini selalu dijadikan  Tauladan, baik msh di barak maupun setelah mereka memegang jabatan karir di militer, tidak sedikit kemudian masuk jajaran Elit hingga capai puncak kepangkatan Jenderal.
Dalam.perjalanan nya , banyak DI antar para jendral pro penguasa, berbisnis atau menjadi Menteri, wilayah pengabdian terakhir inilah kadang didasarkan dukungan pd penguasa hingga mrk bisa eksis  menjadi Komisatis BUMN atau jabatan Strategis lain nya.

Jika kemudian sesama jendral kata kan bahwa AgumG-HendriP adalah sosok jendral yg lagi sakit atau Gila Kekuasaan, maka tak terbantahkan krn memang perilaku mrk seperti itu, sangat konyol dan tidak pantas jika kemudian Wir dan LBP ikut ikutan kritisi sisi negatif Prabowo.

Dalam kontestasi Pilpres dan Pileg 2019 ini kita di Sulut dan Gorontalo pantas Gembira dan Berbangga, capres Cawapres keduanya miliki Trah Tou Minahasa dan Trah Hulontalo, namun Politik kadang sadis, berbagai hal negatif dialamatkan, padahal kita belum beri KESEMPATAN pada keduanya.
Harusnya beri dulu Mandat KITA PILIH, baru komen jika kemudian memimpin tidak sesuai harapan.
Yang terjadi saat ini, belum kase kesempatan torang so vonis BELUM BERPENGALAMAN.

Tiga kali ikuti Kontestasi bukan hal.muda dan gampang, Prabowo sudah teruji berbagai hal, walau memang dia blm ada pengalaman jadi Presiden, mari kita beri kesempatan PILIH beliau baru kita kawal dan kritisi bila kemudian Janji janji tuk rakyat dia tidak lakukan...

WAJIBKAH PENDUKUNG PRABOWO MEMILIH CALEG DARI PARTAI PENGUSUNG/ PENDUKUNG !!!

Jika kita menginginkan adanya PERUBAHAN, maka Menangkan Prabowo- Sandi, jika kita hendaki Prabowo Presiden, maka menangkan Partai Pengusung/ Pendukung bersama Caleg dari partai tsb.

Realitas lapangan TIDAK BERBANDING LURUS, "  Pileg Rasa Capres " justru mengemuka, pileg tenggelam dimakan Isu,...Hoaks,...Ujaran Kebencian,.hingga Saling Perang Cyber dan Digital, sampe DPT pun hingga kini patut di duga msh bermasalah adanya Penggelembungan jumlah pemilih yg disikap Gerinda .(ILC 12.03.2019 smlm).

Lalu dimana posisi Electoral Impact Capres terhadap Pileg !!
Jika kemudian msh banyak Caleg pendukung Prabowo justru dlm pileg mendukung Caleg petahana, berbagai argumentasi disampaikan atas pembenaran sikap danbpilihan, alasan klasik FIGUR menjadi alasan utama, kekerabatan hingga titisan darah dan Garis Ukhuwah jadi Perekat penentuan sikap politik dalam MEMILIH.

Sah Sah saja sepanjang tidak ada SANGSI PARTAI, namun sangsi Moral senantiasa menjadi KACA BAYANG untuk keberadaan Kader kedepan.
Saya pun merasakan dilapangan terjadi perbedaan perbedaan pilihan, walau sebagian besar masih kedepankan GARIS TEGAK LURUS, Pilih Prabowo dan Pilih Caleg Pendukungnya >>>>> Berkarya- Gerindra- Demokrat- Pan - Pks.

Bolaang Mongondow Raya seperti apa,
Berbagai kajian lapangan posisi Fifty- Fifty, walau survey petahana diatas, namun jangan pandang enteng 2014 Prabowo Menang di BMR, dan mungkin berulang.
Untuk Caleg DPR RI 2019 harapan Dua kursi tetap DIPERTAHANKAN, dan bisa terbahagi dua SATU KURSI GARIS PETAHANA, SATU KURSI GARIS PRABOWO >>>> Siapa itu Petahana ada Herson Mayulu -Kamran Mochtar Podomi -Benny Ramdhany -??? dan Garis  Prabowo ada Deddy Dolot- Amelia Landjar-  Jasmin Damopolii.dan bisa saja keduanya dari garis yg sama, krn politik itu Dinamis detik menit menentukan.

Mereka putra putri terbaik Bolaang Mongondow Raya, yg ber Ikhtiar dan Berkhikmad untuk menjadi wakil rakyat DPR RI 2019.
Semoga tulisan singkat ini bermanfaat, terutama bagi kami semua yg sedang BERKONTESTASI. Semoga.

Bolmong,  Rabu, 13.03.2019.
Redaksi
« PREV
NEXT »