BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Seniman Asal Minang dan Putranya Jadi Korban Penembakan di Selandia Baru

  SKRINEWS SUMATRA
Selandia baru jumat, 15 Maret 2019
 Seniman asal Minang, Zulfirman Syah menjadi salah satu korban penembakan di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) siang. Saat itu, ia sedang bersama putranya bernama Omar (2).

Zulfirman mengalami luka tembak di sejumlah bagian tubuh, termasuk paru-paru. Saat ini, Zulfirman sedang dirawat intensif di salah satu rumah sakit di sana.

Zulfirman Syah adalah lulusan ISI Jogjakarta angkatan 1997 asal Pesisir Selatan. Ia tergabung dalam Komunitas Seni Sakato Yogyakarta.



Zulfirman tinggal di Selandia Baru baru sekitar dua bulan karena ikut istri, seorang pengajar riset agama Islam.

Istri Zulfirman Syah, Alta dalam akun facebooknya beberapa jam yang lalu menuliskan tentang kondisi suami dan anak keduanya. Menurutnya, keduanya hidup, tapi terluka.

Anak keduanya mengalami luka tembak di kaki belakang. Ia mengalami trauma, tapi alhamdulillah semua hidup.

“Terima kasih atas doa dan pesan-pesan kekhawatiran Anda,” tulisnya.

Seperti diberitakan, penembakan brutal dilakukan oleh empat pelaku di dua masjid di Selandia Baru saat ibadah shalat Jumat. Sekurangnya, 40 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat pembantaian sadis tersebut,( HENDRA)
« PREV
NEXT »