BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

API DARI LILIN DIDUGA PENYEBAB DUA RUMAH TERBAKAR DI WARUNGKIARA SUKABUMI


SukaBumi SKRINEWS.COM
   Sijago merah habiskan dua rumah warga dikampung bojonghaur, rt 02/01 desa Bantarkalong,Kecamatan Warungkiara Sukabumi

Walau tidak memakan korban jiwa kebakaran yang diduga bersumber dari lilin itu, menyebabkan kerugian sekitar 300 juta.

   Terjadinya kebakaran saat itu sedang mati lampu, dan salah satu pemilik rumah menyalakan lilin kemudian pergi ke mesjid untuk melaksanakan salat tarawih.

  Asep Suhenda Camat Warungkiara mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 21:00 WIB.

 Karena rumah korban terbuat dari  balik bambu, akhirnya api cepat membesar dan merambat kerumah yang berdekatan

Lanjut Asep suhenda, dirinya belum mengetahui pasti kronologis kejadiannya.
Pihaknya baru menerima laporan sementara.

   Dan korban untuk sementara waktu diungsiikan kerumah RT setempat

   Camat mengatakan dirinya sudah mengkoordinasikan kejadian tersebut ke pihak BPBD dan lainnya.

  Dan, Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutina mengatakan, dua unit rumah yang dihuni empat Kepala Keluarga (KK) dengan 13 jiwa ini hangus dilalap si jago merah.

   Menurut Daeng, kebakaran salama Ramadhan sudah beberapa kali terjadi. Yang disebabkan konsleting listrik, dan lilin,  bulan ramadhan bencana kebakaran biasanya kerap terjadi, karena sang pemilik rumah tidak bisa memastikan keamanan rumahnya ketika ditinggal pergi.

  Apalagi jika selesai sahur, Biasanya warga langsung tidur kembali tanpa memastikan api dalam kompor atau pun tungku sudah keadaan aman atau sudah padam, 

  Karena itu, Daeng Sutina  meminta agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

  Dan sebelum meninggalkan rumah hendaknya warga khususnya ibu-ibu, periksa terlebih dahulu rumah dan sekitarnya, pastikan semua dalam keadaan aman, terutama kompor gas, dan api dalam tungku, semua harus dipastikan padam imbuhnya .(Nandar)
« PREV
NEXT »