SKRINEWS SULTENG.
MOROWALI.Berdasarkan laporan warga di desa umpanga Kecamatan Bungku Barat .Kabupaten Morowali ,tentang dana desa (DD) yang diambil alih oleh Kepala Desa Syamsuddin.
Angaran desa diantaranya.
1.embun desa
nakertrans.
2.pengilingan padi.
3.tanah restan yang di
berikan ke kontraktor
untuk penumbunan
irigasi.
4.masuknya PT CINA
(tambak udang)
ini semua tanpa sepengetahuan BPD dan masyarakat desa umpanga.
tahun 2015 suntikan dana bumdes sebesar rp100 juta. Dana bumdes yang disalurkan kepada masyarakat tidak sampai puluhan juta.
menurut penemuan BPD yang di kalkulasi sekitar 90 juta. yang diambil alih oleh kepala desa (Syamsudin) .dan bukan pengurus bumdes lagi yang tangani dana bumdes.
Tanggal 16 .2.2017 kepala desa meminjam dana bumdes sebesar rp 25 juta, mengatasnamakan pajak. dan dikembalikan hanya 10 juta .sisa pinjam 15 juta sampai saat ini belum dikembalikan.
Tgl 25.1.2018. Dana bumdes sebesar rp 74.202.5000 di ambil alih.
Ada proyek desa namanya drainase, yang ada anggarannya di desa. Kepala desa Syamsuddin meminta Pinjam ke Bundes sebesar rp525.000. Sampai saat ini juga belum dikembalikan.
Bahkan BPD telah menyurati dua kali kepada kepala desa Syamsuddin ,tapi sampai saat ini belum ada respon ,untuk diminta Pertanggung jawaban Dana bumdes.
Bahkan dari BPD sudah melaporkan tentang dana bumdes kepada BPMDES, yaitu pendamping badan bumdes dari kabupaten, dan sampai saat ini juga belum ada titik terangnya penyelesaian.
himbauan masyarakat desa umpanga Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali ,agar kiranya kepala desa (syamsuddin )diproses di jalur hukum.
Redaksi


