Siswi- siswi SMA N 1 KODI , diantara Sela Dengi, Marta buku, Devi Kondo bersama teman - teman penari saat mempertontonkan Sumba yang berlangsung pada tanggal 13 Mei 2019
Bondo kodi skrinews.com
Kita patut bangga sebagai warga Negara Indonesia yang tidak terlepas dari beragam budaya seperti yang di tontonan olej beberapa siswi SMA N 1 KODI
tanda palelansan bagi siswa siswi sekolah menengah atas( SMA N 1 KODI SBD). pada saat pengumuman kelulusan Kelas XII pada tanggal 14 Mei 2019 yang berlangsung di area SMA N 1 KODI
Yang di saksikan ratusan orang tua siswa yang di padati tenda di siapkan oleh panitia sekolah dan tempati undangan penerima Amplop tontonan penari sebagai warisan budaya Sumba dimana ketika ada acara apapun yang harus di tonton adalah tarian jika ada acara yang harus di persiapkan adalah tim penari dan kalau bicara tarian bukan hal yang mudah untuk tampil tanpa ada persiapan yang mantap
Jadi kalau tim penari seharusnya juga butuh seorang ibu yang di anggap pelatih dengan cara mengatur gerak gerik ketika penari berada dipanggung sehingga penonton bisa benar - ada keseriusan dalam menyaksikan eksisnya penari.
Budaya menari hampir semua lembaga pendidikan yang ada di Sumba di haruskan untuk di adakan seperti yang di sampaikan beberapa orang tua siswa yang hadir lewat media ini saya sebagai orang Sumba seharusnya kita pertahankan dan bila perlu sekolah - sekolah yang ada di Sumba untuk bisa dimasukkan sebagai jam pelajaran sehingga budaya kita tetap di pertahankan ungkap orang tua siswa pada media,(Tibo)


