BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Nuraeni Berharap Ada Kampung KB Di Desa Parang Loe


Skrinews_Bantaeng

_Pemerintah desa parang loe kec.eremerasa, berharap desanya dapat di terapkan kampung KB kepala desa parang loe"NURAENI"saat di temui awak media rabu ( 19/06/19)

Beliauw beharap agar di desanya dapat pula di bentuk kampung KB, dengan tujuan  untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Lebih langjut di ungkapkan
Desa parang loe dapat di pertimbangkan sebagai syarat di bentuknya kampung KB karna
Pertama, tersedianya data kependudukan yang akurat.
Kedua, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah yang giat melaksanakan sosialisasi
Ketiga, partisipasi aktif masyarakat
Dan dari segi wilayah desa parang loe memiliki jumlah keluarga pra sejahtera dan KS1 (miskin) di atas rata-rata Pra Sejahtera dan KS 1 dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian peserta KB serta kalau di tinjauw dari segi kriteria desa parang loe
Termasuk kategori kawasan  miskin di tambah angka partisipasi penduduk usia sekolah rendah, dan program kepeserta KB Aktif dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) lebih rendah dari capaian rata-rata", tuturnya

Sementara kordinator penyuluh KB kecamatan eremerasa"Muh.Amir saba" mengapresiasi ulusulan kepala desa parang loe. Menurutnya tidak sulit membangun sebuah kampung KB hanya saja penunjukanya dari dinas provensi, namun ketika desa ingin membangun berbasis Kampung KB mandiri itu lebih bagus dan kini regulasi pengunaan dana desa sudah di tunjang dengan peraturan pemerintah daerah (gubernur)",jelasnya


Jadi Kampung KB sebenarnya dirancang sebagai upaya membumikan, mengangkat kembali, merevitalisasi program KKBPK guna mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan dan mengaflikasikan 8 (delapan) fungsi keluarga secara utuh dalam masyarakat. Dengan demikian kegiatan yang dilakukan pada Kampung KB tidak hanya identik dengan penggunaan dan pemasangan kontrasepsi, akan tetapi merupakan sebuah program pembangunan terpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya.

Sehingga wadah Kampung KB ini dapat kita jadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program yang mengarah pada upaya merubah sikap, prilaku dan cara berfikir (mindset) masyarakat kearah yang lebih baik, sehingga kampung yang tadinya tertinggal dan terbelakang dapat sejajar dengan kampung-kampung lainnya, masyarakat yang tadinya tidak memiliki kegiatan dapat bergabung dengan poktan-poktan yang ada, keluarga yang tadinya tidak memiliki usaha dapat bergabung menjadi anggota UPPKS yang ada.

Mrs KIM
« PREV
NEXT »