Nuraeni Berharap Ada Kampung KB Di Desa Parang Loe
suaraindonesia1
-
Rabu, Juni 19, 2019
Skrinews_Bantaeng
_Pemerintah desa parang loe kec.eremerasa, berharap desanya dapat di terapkan kampung KB kepala desa parang loe"NURAENI"saat di temui awak media rabu ( 19/06/19)
Beliauw beharap agar di desanya dapat pula di bentuk kampung KB, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
Lebih langjut di ungkapkan
Desa parang loe dapat di pertimbangkan sebagai syarat di bentuknya kampung KB karna
Pertama, tersedianya data kependudukan yang akurat.
Kedua, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah yang giat melaksanakan sosialisasi
Ketiga, partisipasi aktif masyarakat
Dan dari segi wilayah desa parang loe memiliki jumlah keluarga pra sejahtera dan KS1 (miskin) di atas rata-rata Pra Sejahtera dan KS 1 dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian peserta KB serta kalau di tinjauw dari segi kriteria desa parang loe
Termasuk kategori kawasan miskin di tambah angka partisipasi penduduk usia sekolah rendah, dan program kepeserta KB Aktif dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) lebih rendah dari capaian rata-rata", tuturnya
Sementara kordinator penyuluh KB kecamatan eremerasa"Muh.Amir saba" mengapresiasi ulusulan kepala desa parang loe. Menurutnya tidak sulit membangun sebuah kampung KB hanya saja penunjukanya dari dinas provensi, namun ketika desa ingin membangun berbasis Kampung KB mandiri itu lebih bagus dan kini regulasi pengunaan dana desa sudah di tunjang dengan peraturan pemerintah daerah (gubernur)",jelasnya
Jadi Kampung KB sebenarnya dirancang sebagai upaya membumikan, mengangkat kembali, merevitalisasi program KKBPK guna mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan dan mengaflikasikan 8 (delapan) fungsi keluarga secara utuh dalam masyarakat. Dengan demikian kegiatan yang dilakukan pada Kampung KB tidak hanya identik dengan penggunaan dan pemasangan kontrasepsi, akan tetapi merupakan sebuah program pembangunan terpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya.
Sehingga wadah Kampung KB ini dapat kita jadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program yang mengarah pada upaya merubah sikap, prilaku dan cara berfikir (mindset) masyarakat kearah yang lebih baik, sehingga kampung yang tadinya tertinggal dan terbelakang dapat sejajar dengan kampung-kampung lainnya, masyarakat yang tadinya tidak memiliki kegiatan dapat bergabung dengan poktan-poktan yang ada, keluarga yang tadinya tidak memiliki usaha dapat bergabung menjadi anggota UPPKS yang ada.
Mrs KIM
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


