Evakuasi Cepat 2 Korban Kebakaran Di KRI Teluk Bintuni 520 Ke KRI dr. SUHARSO 990
suaraindonesia1
-
Senin, Juli 15, 2019
Jakarta -- skrinews.com Heli Phanter H-4207 milik Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) mengevakuasi 2 (dua) prajurit KRI Teluk Bintuni (TBN)-520 yang mengalami luka bakar ke KRI dr. Suharso 990 di Perairan Laut Jawa, Minggu (14/7).
Luka bakar 2 (dua) prajurit tersebut akibat insiden kebakaran yang terjadi di ruang dapur KRI TBN-520 yang sedang melaksanakan lintas laut di Laut Jawa.
Kejadian tersebut berawal saat KRI TBN-520 sedang melintas Laut Jawa bergerak dalam formasi dengan unsur-unsur Armada Jaya (AJ) ke-37 lainnya, tiba-tiba dikejutkan dengan bunyi ledakan dari ruang dapur yang begitu keras, menggelegar dan diikuti teriakan beberapa prajurit yang berada disekitar lokasi ledakan. Dan terlihat 2 (dua) juru masak KRI TBN-520 terlempar dari ruangan dan tergeletak dengan kondisi yang cukup mengenaskan.
Tim Medis yang tergabung dalam Satuan Tugas Dukungan Kesehatan AJ ke-37, segera melakukan penyelamatan dan pertolongan dipimpin Kapten Laut (K) Eko Purwanto. Bersamaan dengan evakuasi korban, Tim Pemadam Kebakaran (PEK) secara tanggap dan sigap langsung mengambil posisi yang tepat dan aman untuk memadamkan api yang berkobar.
Dikarenakan korban membutuhkan penanganan serius, maka Tim Medis merujuk korban ke Kapal Rumah Sakit, KRI dr. Suharso 990 dengan mengunakan heli guna mendapatkan perawatan lebih intensif, maka dalam waktu singkat korban dapat dievakuasi.
Kejadian tersebut merupakan skenario latihan Evakuasi Medis Udara (EMU) dan Penanggulangan Kebakaran (PEK) di KRI TBN-520, sebagai bagian dari serial latihan Armada Jaya ke-37. Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E.,M.M. selaku Pangkogasgabratmin mengatakan bahwa kegiatan latihan Evakuasi Medis Udara dengan menggunakan Heli jenis Panter ini merupakan bagian dari serial latihan Armada Jaya ke-37, yang dilaksanakan guna mengantisipasi kejadian yang mungkin terjadi dalam setiap pelaksanaan operasi. _“Latihan ini untuk menguji sejauh mana kesigapan dan kesiapan serta kerja sama antara Tim Medis, Pilot Heli dan Tim PEK dalam menghadapi situasi yang demikian”,_tegas Sang Panglima saat mengawasi jalannya latihan dari Geladak Isyarat KRI Banda Aceh (BAC)-593. Yudi/Ririn (Deni.M)
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


