BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Pejabat PMD Kabupaten SBD Terjaring OTT Polres Sumba Barat



  TAMBOLAKA,Skrinews informasi yang beredar bahwa Polres Sumba Barat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa pejabat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD ) pada tanggal 2 Juli 2019

Disebutkan, Pejabat berinisila EK ditangkap di Kantornya. EK bertugas menerima uang setoran dari Kepala Desa atas perintah Kabid RD. Kedua pejabat ini sama-sama baru dilantik beberapa waktu lalu.

Sementara pimpinan dari kedua pejabat tersebut, ASB ikut diamankan untuk diambil keterangannya. Saat ini, ketiga pejabat dan beberapa diantaranya ditahan di Polres Sumba Barat.

“Informasi tersebut, masih simpang siur, namun dipastikan bahwa ketiga pejabat itu sementara di Polres Sumba Barat,” kata sumber media ini, Rabu 3 Juli 2019.


 Ketika  di Konfirmasi Pihak Polres Sumba barat Membenarkan adanya  Oknum Tiga Orang  yang terjaring OTT dan untuk sementara  masih dalam tahap penyidikan  tandasnya pada Skrinews

Permintaan dari  Polres Sumba barat   supaya teman-teman  Media jangan ada Pembritaan dulu, Karena  masih mendalami dan Nanti ketika hasil pemeriksaan sudah beres baru adakan pertemuan semua Media Yang ada ungkapnya

adanya  Informasi  Yang beredar bahwa tadi Malam ada pengeledahan  sebuah rumah milik  Pejabat yang terjaring OTT,.

Dari polres Sumba barat  tidak di benarkan infomasi itu yang Intinya Kami Sebagai Lembaga penegak hukum masih penanganan dari tadi.Malam pada saat ini ungkapnya pada   Media Skrinews

Media  Skrinews memperoleh Informasi dari beberapa Perangkat Desa Maupun Kepala Desa membenarkan adanya OTT Karena ada permintaan dari PMD Kabupaten Sumba baraut daya  untuk setiap Kepala Desa di Wajibkan untuk Setor Uang  sebesar  Lima belas Juta Rupiah tujuan bimtek keluar sumba tandasnya ketika di mintai keterangannya Pada tanggal 4 Juli 2019

 Lanjutnya  kalau kami ada beberapa orang Kepala Desa  yang belum menyetor, kami sarankan  untuk tahap Tiga baru ada penyetoran sebesar Rp 15000000,karena saya mengingat  tahun lalu sudah di angggaran  dengan Nilai Rp 25000000 di +dengan Uang   Rp25000000 untuk pengadaan Buku perpustakaan  Desa tapi Kenyataannya mana buku  yang di adakan di setiap desa ungkapnya,(Tibo Skrinews).
« PREV
NEXT »