Home
Nusa Tenggara
Pejabat PMD Kabupaten SBD Terjaring OTT Polres Sumba Barat
Pejabat PMD Kabupaten SBD Terjaring OTT Polres Sumba Barat
suaraindonesia1
-
Kamis, Juli 04, 2019
TAMBOLAKA,Skrinews informasi yang beredar bahwa Polres Sumba Barat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa pejabat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD ) pada tanggal 2 Juli 2019
Disebutkan, Pejabat berinisila EK ditangkap di Kantornya. EK bertugas menerima uang setoran dari Kepala Desa atas perintah Kabid RD. Kedua pejabat ini sama-sama baru dilantik beberapa waktu lalu.
Sementara pimpinan dari kedua pejabat tersebut, ASB ikut diamankan untuk diambil keterangannya. Saat ini, ketiga pejabat dan beberapa diantaranya ditahan di Polres Sumba Barat.
“Informasi tersebut, masih simpang siur, namun dipastikan bahwa ketiga pejabat itu sementara di Polres Sumba Barat,” kata sumber media ini, Rabu 3 Juli 2019.
Ketika di Konfirmasi Pihak Polres Sumba barat Membenarkan adanya Oknum Tiga Orang yang terjaring OTT dan untuk sementara masih dalam tahap penyidikan tandasnya pada Skrinews
Permintaan dari Polres Sumba barat supaya teman-teman Media jangan ada Pembritaan dulu, Karena masih mendalami dan Nanti ketika hasil pemeriksaan sudah beres baru adakan pertemuan semua Media Yang ada ungkapnya
adanya Informasi Yang beredar bahwa tadi Malam ada pengeledahan sebuah rumah milik Pejabat yang terjaring OTT,.
Dari polres Sumba barat tidak di benarkan infomasi itu yang Intinya Kami Sebagai Lembaga penegak hukum masih penanganan dari tadi.Malam pada saat ini ungkapnya pada Media Skrinews
Media Skrinews memperoleh Informasi dari beberapa Perangkat Desa Maupun Kepala Desa membenarkan adanya OTT Karena ada permintaan dari PMD Kabupaten Sumba baraut daya untuk setiap Kepala Desa di Wajibkan untuk Setor Uang sebesar Lima belas Juta Rupiah tujuan bimtek keluar sumba tandasnya ketika di mintai keterangannya Pada tanggal 4 Juli 2019
Lanjutnya kalau kami ada beberapa orang Kepala Desa yang belum menyetor, kami sarankan untuk tahap Tiga baru ada penyetoran sebesar Rp 15000000,karena saya mengingat tahun lalu sudah di angggaran dengan Nilai Rp 25000000 di +dengan Uang Rp25000000 untuk pengadaan Buku perpustakaan Desa tapi Kenyataannya mana buku yang di adakan di setiap desa ungkapnya,(Tibo Skrinews).
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


