BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

RUTAN PAGAR ALAM KONDISINYA SANGAT MEMPRIHATINKAN,PERAN SERTA PEMERINTAH SANGAT DIBUTUHKAN.



SKRInews,Pagar alam- penghuni atau orang di Bui sangat kental akan asumsi tindak kejahatan,namun tidak bagi bapak Elheryanto,SH.,MM. Selaku kepala rutan melalui bapak Yuliansa.,SE selaku pembina dan keamanan rutan pagar alam.

Berdasarkan keterangan bapak Yuliansa.,SE kepada awak media skrinews (6/7/2019) saat ditemui di acara senam rutin di pagi hari, penghuni rutan mayoritas warga pagar alam dan bapak Yuliansa menuturkan bahwa mereka masuk rutan ini,bukan karena jahat,tapi mereka tersesat dijalan yang benar.ujarnya

Disamping itu,selain mereka menerima hukuman dari perbuatannya, mereka juga akan di didik dan dibimbing kejalan yang baik serta mereka juga akan di bina dari segi keterampilan yang bisa mereka terapkan setelah mereka keluar kelak dan bisa menghasilkan uang bagi mereka itu sendiri.

Namun melihat situasi dan kondisi rutan pagar alam yang dinilai belum mampu untuk memberikan binaan serta bimbingan itu, maka peran serta pemerintah sangat dibutuhkan,karna mereka butuh perhatian pembinaan agar mereka kembali kejalan benar dan lurus.

Selain itu juga selain peran serta pemerintah untuk memberi perhatian dan untuk diketahui juga bahwa ruang kamar penghuni rutan ini juga sangat memperhatinkan,pasal nya penghuni rutan sudah melebihi kapasitas, karna ketersediaan ruangan yang ada hanya 8 ruangan, dan hanya bisa menampung 80 orang,tapi untuk sampai saat ini penghuni rutan sudah mencapai 163 orang jadi sudah over kapasitas.

Berdasarkan peninjauan dilapangan, awak media menemui beberapa penghuni rutan dan salah satunya inisial "P" penghuni kamar 1,menuturkan bahwa dalam satu ruangan kamar di huni 38 orang kurang lebih dengan ukuran kamar yang sangat kecil dan tidak hanya itu diruang kamar 2 pun demikian.tuturnya.

Bapak Elheryanto selaku kepala rutan melalui bapak Yuliansa sangat berharap kepada pemerintah kota pagar alam,agar dapat lebih memperhatikan kondisi rumah tahanan,seperti fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan di rutan, dan ini kami anggap sudah menjadi sebuah kewajiban bagi pemerintah.keluhnya"

Bapak yuliansa.,SE mengungkapkan akan kondisi rutan saat ini yang terbilang sudah sangat memperhatinkan,baik dari kekuranag ruang kamar dan terlebih nya fasilitas air bersih dan juga ruangan untuk penghuni rutan perlu penambahan.

Serta, selain itu yang saat ini dibutuhkan juga seperti buku-buku bimbingan, seperti buku tentang pertanian atau bercocok tanam dan buku-buku keagamaan serta buku-buku tentang Keterampilan lainnya seperti perbengkelan dan juga tidak hanya itu, rutan ini juga sangat membutuhkan tenaga-tenaga tambahan untuk dibidang keterampilan serta keagamaan dan lain nya.ungkapnya

Tambahnya lagi-pihak kami melalui bapak Elheryanto selaku Kepala rutan pagar alam dulu pernah mengajukan permohonan bantuan untuk fasilitas peralatan air bersih seperti tekmon dan lain-lain, namun bapak yuliansa menambahkan bahwa semenjak berkas permohonan diajukan,hingga sampai saat ini belum ada informasi keberlanjutannya.

Namun dalam hal ini,bapak Elheryanto selaku kepala rutan melalui bapak yuliansa mengungkapkan kepada awak media, kami sangat berharap agar pemerintah pagar alam dapat lebih memperhatikan kondisi rutan ini, dan juga perlu diketahui bahwa para penghuni rutan ini, bukan dikarenakan mereka jahat dan mereka hanya tersesat dijalan yang benar dan butuh perhatian serta bimbingan.

Bapak Elheryanto selaku kepala rutan melalui bapak yuliansa.SE selaku pembina dan keamanan rutan pagar alam, sangat berharap agar bapak wali kota pagar alam dapat memperhatikan kondisi rumah tahanan pagar alam, karna tidak bisa dipungkiri bahwa mereka adalah anak anak bangsa sendiri yang saat ini tersesat dikarenakan tidak punya pekerjaan dan keterampilan yang benar,jadi kami (yuliansa) siap memberikan bimbingan dan keterampilan kepada penghuni rutan ini, namun kami (yuliansa) butuh dukungan, perhatian serta fasilitas,baik dari buku panduan hingga tenaga ahli keterampilan.tutupnya.
@Riduan/sigit -skrinews sumsel
« PREV
NEXT »