BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - BUPATI KAMPAR TINJAU PEMBANGUNAN JEMBATAN DI JALUR INTERPRESTASI KAMPAR KIRI HULU



Kampar Kiri Hulu,SKRINEWS.Com - Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di jalur interpretasi yang saat ini telah dikerjakan pembangunannya adalah merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mewujudkan program 3i yang telah dicanangkan.

Demikian disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH saat meninjau pembangunan jalan dan jembatan di jalur interpretasi yang menghubungan 9 Desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Jumat (5/10).

Saat meninjau pembangunan jembatan Bupati didampingi oleh Kepala BKSD Haryono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Azwan, M.Si, Kadis PUPR Kampar Afdal ST, MT, Kepala Dinas Perkebunan Bustan, Kepala Satpol PP Nurbit, S.Sos MH, Kadis Kominfo Arizon, Camat Kampar Kiri Hulu Dasril.

Dikatakan Bupati, bahwa peninjaun ini dilakukan agar pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di jalur interprestasi yang sedang dikerjaan bisa tepat waktu dan segera membuka akses masyarakat di sembilan Desa.
" Kita kesini untuk memgetahui secara pasti berapa jembatan yang telah selasai dan berapa jembatan yang harus di bangun lagi," ujar Bupati.

Selanjutnya dikatakan Bupati bahwa dengan dibangunnya jalan dan jembatan akan segera membuka keterisoliran sehingga masyarakat dengan mudah melakukan hal-hal yang diinginkan, termasuk bersilaturahmi antar desa satu dengan yang lainnya.

Sementara itu tim percepatan pembangunan Ir. Azwan, MSi saat diwawacarai media mengucapkan terima kasih kepada kepala BKSD melakukan terobosan-terobosan agar pembangunan jembatan di kawasan hutan bisa dilaksanakan yaitu dengan memberikan izin kepada pemerintah. Dan juga kepala desa yang berkomitmen menjaga hutan. " kita telah bersepekat membangun jalan dan jembatan namun hutan tetap terpelihara, " ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Afdal ST MT mengatakan bahwa Pemkab terus berupaya agar pembanguan jalan dan jembatan di jalur interprestasi yang telah ada dalam dokumen perencanaan dapat seluruhnya diselesaikan. " Tidak bisa dalam waktu yang singkat tapi bertahap, dalam perencanaan kita perlu jalan sepanjang 37 Km dan jembatan 73, namun baru kita bangun jembatan sebanyak 8 untuk itu kita masih memerlukan dana pusat," harapnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Kampar mengatakan optimis dapat mengoptimalkan dana APBN. " Insha Allah dengan niat dan usaha pemerintah serta doa masyarakat kita akan dapat perhatian dari pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR. Buktinya jembatan yang sekarang ditinjau ini adalah bantuan dari APBN," ujar Bupati.

Sebelum melakukan peninjau terlebih dahulu bersilaturahmi dan makan bersama di desa serta melakukan sholat Jumat mesjid Al- Ubuddiyah Desa Tj Belit.

Kemudian dilanjutkan meninjau pembangunan jembatan besi dijalur interprestasi yang menghubungkan antara Sei Sidu Desa muara Bio dan Tanjung Belit. Jembatan ini merupakan jembatan ke 6 dari 8 jembatan yang di bangun di jalur interpretasi yang bersumber dari dana APBD Kampar Tahun 2019. Saat meninjau pembangunan jembatan, Bupati dan rombongan mengunakan sampan motor melewati sungai subayang. Jembatan yang sepanjang 34 meter direncanakan pada bulan depan sudah selesai. Bupati memerintahkan kepada pimpinan proyek dan kontraktor agar menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu. " Saat meninjau kembali ke sini lagi, saya ingin jalan dan jembatan ini sudah selesai dapat membuka isolasi masyarakat 9 Desa. jadi kita bisa melewati jalan darat," ujar Bupati.

Peninjauan selanjutnya adalah pembangunan jembatan gantung Sei Sidu Desa Muara Bio yang bersumber dari APBN tahun 2019. Pembangunan jembatan ganyung sei sidu dengan nilai 3 milyar menurut jadwal akan selesai pada akhir tahun ini.

Editor : Nefrizal Pili
Sumber : Kominfo Kampar
« PREV
NEXT »