SkriNews – Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara
19/10/2019 - Aliansi Remaja masjid dan pemuda timur Indonesia (ARMII – Red_more) membentuk Kepanitiaan dan merencanakan Event kegiatan Parade Akbar Pemuda Islam timur indonesia di Kota Tual, tepatnya Minggu/Ahad pagi di Lapangan Lodar EL pada Tanggal 27 Oktober 2019. Kegiatan parade akbar tersebut mengundang berbagai Elemen Kepemudaan Islam yang didalamnya turut melibatkan para Santri dan Remaja Masjid (Remas) bahkan mengundang Ormas Kepemudaan Islam (OKPI) Se-kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara dan terbuka untuk umat muslim secara umum. Event Parade Akbar ini akan diawali dengan longmarch sambil mengibarkan Bendera Panji Tauhid dan Bendera Merah Putih Indonesia sebagai seruan Pemersatu Umat Islam di indonesia Dan longmarch tersebut akan dilaksanakan setelah Ba’dah Subuh dan titik star dimulai dari masjid alfalah perumnas Kabupaten Maluku Tenggara dan menuju finish di Lapangan Lodar EL Kota Tual sebagai Pusat inti Event kegiatan Parade Akbar dimaksud.
Ketua Panitia Parade Akbar Pemuda Timur Indonesia Yakni Hassanal Bolkiah Renhoran yang biasa disapa Akhi Hassan dalam Jumpa Pers-nya melalui Media Suara Kedaulatan Rakyat Indonesia (SKRINEWS.COM) Biro Kota Tual – Malra, ia, sebagai ketua panitia menyampaikan, Pada dasarnya kegiatan Parade Akbar ini adalah bagian dari semangat keislaman dan merupakan misi dakwah dan syi'ar Islam di tanah kei dan kami panitia terinpirasi dari kota-kota besar lainya yang pernah melakukan acara yang sama seperti di ibu Kota Negara DKI jakarta, Kota Bandung, DIY Jogjakarta ,Medan dan Surabaya serta kota besar lainya. Parade Tauhid ini tujuannya adalah untuk silaturahim ukhuwah islam dan persatuan umat Islam di tanah kei. kemudian dalam kalimat tauhid "Laa ilaaha illallah Muhammaddarrosulullah " adalah terkandung nilai keyakinan untuk mempersatukan umat Islam diseluruh penjuru dunia bahkan yang ada ditanah Kei, karena tauhid membuat umat Islam menjadi Damai dan tentram serta menjadi kokoh imannya dan kuat semangatnya. Karena Tauhid : “Kalimat ini lah yang menggetarkan musuh-musuh Islam, kalimat inilah yang membawa umat Islam menjadi berjaya, kalimat inilah yang mengantarkan Negara Indonesia kepada Kemerdekaan yang Berdaulat dan kalimat inilah yang menjadi dakwah para Nabi; dari Nabi Adam Alaihis salam, sampai pada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Kalimat inilah mempersatukan umat Islam di seluruh penjuru dunia tanpa sekat batas wilayah, tanpa batas kedaerahan, tanpa batas bahasa dan sebagainya, karena semua berlindung dan bersandar serta bersatu di bawah seruan panji kalimat Laa ilaaha illallaah.” Ucapnya
Hassan pun memaparkan “pada rencana kegiatan parade Akbar tanggal 27 Oktober 2019 nanti bukanlah merupakan langkah kegiatan tandingan kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara pada acara puncak Meti Kei-nya tetapi justru kegiatan ini bersifat baik untuk ummat islam dan kami lakukan ini semata-mata merupakan wujud kepedulian ummat dan bagian dari misi semangat keislaman wujud pemersatu bangsa serta dalam hajatan ini pun kami akan mendoakan semoga kedua daerah ini terhindar dari musibah-musibah yang kita tidak inginkan, karena pengalaman tragedi bencana gempa bumi dan tsunami di palu dan ambon lalu serta beberapa Daerah lainnya di Indonesia menjadi pelajaran penting dan berharga bagi kita semua penduduk indonesia dan terkhusus kita yang ada di tanah kei agar bisa diambil hikmahnya dan lebih bermawas diri kedepannya.
Kemudian pada acara yang akan diselenggarakan ini Jumlah undangan yang sudah di sebar mencapai ratusan, dan Insya Allah target peserta dalam hajat Akbar ini berkisar lima ribuan peserta, Dimana Kegiatan Parade Akbar ini kita umat Islam diKota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara akan berkumpul untuk bersholawat dan bertahmid serta mendengar Nasihat/Ceramah siraman rohani dari para ulama kiyai/ustad demi kemajuan dan kemaslahatan serta kesalamatan negeri ini agar di jauhkan dari mubahala / musibah dari Allah azawajalla dari tanah kei yang kita cintai ini karena kami menginginkan Pemuda muslim Kei ini Mempunyai Akhlak Yang lebih baik sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW dan sekaligus pada acara ini pun kami akan memanjatkan doa keselamatan bagi para korban bencana alam yang terjadi di Ambon, dan termasuk tragedi kemanusiaan di Papua Wamena yang intinya adalah sebagai bentuk Kepeduliaan Ummat Islam kepada Negeri Ini, agar kedepannya Indonesia Lebih Baik dan Kita sekalian mendapat keberkahan dari Allah azawajalla ”. Paparnya
Hassan pun berharap “semoga melalui kegiatan Parade Akbar Pemuda Islam Timur Indonesia yang diprakarsai oleh Aliansi Remaja Masjid dan Pemuda Islam Timur Indonesia {ARMII}, Allah mengijabah doa2 kita dan Allah jahukan mubahala/ musibah di negeri ini (kepulauan atau tanah kei yg kita cintai ini) dan di satukan ukhuwah Islam lebih erat lagi dalam pandangan bingkai tauhid”. Tutupnya”
Tim SkriNews Biro Tual-Malra





