BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews.com - Wartawan Yang Meliput Aksi Demo Mahasiswa, Dipukul Anggota Polri Hingga Berdarah.



Nasional-Skrinews.com.
Kekerasan terjadi lagi terhadap oknum seorang wartawan disalah satu Media koran Sinar Pagi Nasional hendak melakukan tugas Fungsinya sebagai jurnalis", Katanya ini adalah  perintah  Pempred nya  agar turun kelapangan dan melakukan peliputan aksi demo mahasiswa menginginkan menuntut revisi RUU KUHP dibatalkan,

Ada apa dengan bangsa ini kepolisian seharusnya melindungi wartawan yang tentunya adalah pilar negara dan teropong masyarakat untuk menentukan bangsa ini akan baik di mata dunia' Suda jelas- jelas aturan UU PERS Tahun 1999 No 40 wartawan mempunyai hak untuk meliput, dan dilindungi oleh penegak hukum' bukan di kriminalisasi dan tentunya wartawan itu mitra polri.

Kejadian kekerasan 30/9-2019 yang dialami oleh wartawan  (Haryawan) mengatakan kronologis  Saya", selesai Shalat isya' di Masjid Polda Metro Jaya hendak pulang, sebelum gerbang pintu keluar persisnya depan indomaret atau samping SDM ada keramaian banyak sekali anggota polisi seperti ribut2, langsung naluri jurnalistik saya bergerak hendak ambil gambar Video tapi bgtu baru beberapa saat ambil Video mereka bentak saya ambil gambar yah?

Saya bilang saya Wartawan dari Sinar Pagi yg ngepos di Polda metro jaya sini, tapi tetep saja mereka minta di hapus! Mereka maksa minta di hapus.. terpaksa saya hapus, tapi lg berusaha ngehapus, mereka memukul saya beramai-ramai! Mukul dr belakang, jenggut rambut saya, Tonjok kenceng2 mata saya sblah kanan sampai darah mengucur, bgtu jugaa kepala blkang saya di hajar sampai bocor berdarah,

sembari teriak2 telanjangi telanjangi, saya bilang2 Wartawan Pak wartawan, sembari berusaha menyelamatkan diri ke arah Humas Pmj dengan harapan selain ada yg kenal mudah2an ada yg berpangkat atau komandan yg bisa menolong..
Untuk sementara Demikian, karena kepala senut-senut, mata kanan darah msh netes2 Hp dan kunci motor saya juga hilang. Tirimah kasi atas sahabat media yang ikut peduli atas kekerasan dilakukan Oleh beberapa angota polri yang bertugas dilapangan jelas Haryawan.



Red Redaksi.
« PREV
NEXT »