Tapung Hilir,- Skrinews.com - Terkait pemilihan Kepala Desa serentak 2019 di Desa Kijang Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau diduga panitia memungut biaya dari para Cakades Sebesar 10 JT Jumat, 22/11/2019.
Dijelaskan Endang, selaku ketua panitia bahwa pada saat selesai penetapan dan pencabutan No urut panitia membahas masalah anggaran Pilkades kepada calon.
Anggaran pilkades Kijang Jaya direncanakan sebasar Rp 87 jt sementara anggaran yg disediakan Pemda hanya sekitar 34 jt jadi kekurangannya di musyawarahkan kpd calon gmn solusinya. Kata perangkat Desa ini. Ujar nya
Lebih lanjut dia, bahwa Desa tidak ada hak untuk membantu anggaran Pilkades karena tidak ada masuk di anggaran APBdes. Kalau dari PAD Desa sendiri uang tidak cukup untuk membantu biaya Pilkades makanya diminta ke calon dan alasannya calon sudah sepakati dan juga bukan hanya Desa kami saja. Kami juga sudah koordinasi dengan Desa Desa lainnya yang juga seperti itu. Ungkapnya
Mengenai hal tersebut awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas PMD Kab. Kampar Febrinaldi Tridarmawan S.Stp M.Si melalui telepon selulernya ia mengatakan kita sedang mengasosiasikan dan terakhir kita rapat evaluasi panitia tingkat kabupaten, bahwa untuk penyelanggaraan Pilkades ini dana nya sudah di siapkan oleh Pemerintah daerah melalui bantuan dari keuangan. Jadi dana nya sudah ada.
Tambah Febri lebih lanjut anggaran itulah yang akan dimanfaatkan oleh panitia, disinggung soal pungutan yang dilakukan oleh panitia ia menjawab itu tidak di benarkan karena biaya calon sudah di tanggung oleh Pemerintah. Tutupnya.
Penulis : Ryan


