HAMONGGO LELE TAMBOLAKA,SKRINEWS.COM
Pasalnya, keberadaan hewan ternak yang berkeliaran tersebut dianggap dapat mengancam serta membahayakan keselamatan pengemudi saat melintasi jalanan tersebut. Seperti contoh pengendara yang melintasi di jalan intas Wisata di wilaya kodi kabupaten Sumba barat daya,serta menuju Wisata Rate nggaro dari pusat Kabupaten SBA.barat daya , sangat resah akibat banyak ternak berkeliaran. Setiap harinya, di jalan tersebut banyak ternak warga yang sengaja dilepas untuk merumput di pinggir jalan. seperti yang terpotret beberap Ekor Kuda
Pengunjung Wisata (35), salah seorang warga Polandia yang melintasi jalan tepat di wilaya Desa Homonggo Lele, kecamatan Kodi Kamis (5 /12) 2019 mengatakan, ternak yang dilepas pemiliknya di Jalan umum menuju Jalur wisata sering ditabrak warga saat melintasi jalan tersebut. Tetapi para pemilik tak kunjung jera, meskipun ada sebagian ternaknya yang mati dilindas truk/mobil bahkan motor.
“Ada beberapa jenis hewan ternak yang sering berkeliaran di jalan itu. Seperti Babi, kambing, Kuda dan sapi, bahkan hampir setiap hari ada di seputaran jalan Propinsi menuju Kampung situs Rate nggaro ataupun sebaliknya yang mencari rumput. Dan keberadaan hewan ini sangat mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas,” katanya.
Beberapa waktu lalu katanya, salah satu pengendara sepeda motor asal Kecamatan Kodi Bangedo sempat terjatuh karena menabrak hewan ternak jenis babidan mengalami luka parah pada kepala bagian belakangnya dan harus dirujuk ke RS KARITAS untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, namun.setiba di rumah sakit nyawanya tak tertolong lagi
“Kita meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar bisa menertibkan hewan ternak di jalan-jalan umum di wilayah Kabupaten Sumba barat daya ,Khusus jalur wisata sebelum jatuh korban yang banyak. Karena menghindari kecelakaan lebih pas dari pada mengobati yang sudah terluka akibat jatuh ataupun menabrak,Ungkap Pengendara Roda dua ketika mintai tanggapannya,Liputan Tibo.


