Yapen Skrinews. Com
Yuliana Maria Simunapendi telah melaksanakan Natal di Kampung Mambo Distrik Kosiwo (06/12/2019)
Yuliana menyampaikan bahwa Natal itu sederhana. Itu sebabnya hanya hati yang sederhana yang dapat maknanya dan merayakannya bersama segenap penghuni sorga. Tak seorang pun yang mengetahui Natal yang pertama selain gembala-gembala yang percaya perkataan malaikat dan orang-orang pandai dari timur yang hatinya mencari Allah dan bersedia taat dipimpin Allah.
Mereka yang sibuk dengan urusan dan kepentingannya sendiri tak pernah tahu juruselamat telah lahir di kota Daud. Begitu juga orang-orang besar di mata manusia seperti Kaisar Agustus, Herodes atau tokoh-tokoh agama Yahudi waktu itu. Hanya mereka yang bersedia merendahkan diri dan mempercayakan diri pada Tuhan dengan iman dan ketaatan yang sederhana memperoleh berkat Natal yang sebenar-benarnya.
Dalam kerendahan, Juru Selamat dan manusia berdosa bertemu.
Dalam pengakuan dosa dan kejujuran diri, Raja Sorga itu bertahta di hati kita.
Dalam pelepasan ego dan harga diri, Natal pertama itu dirayakan kembali di hati kita.
Ya, Yesus menjadi miskin supaya kita kaya. Bukan menjadi kaya materi seperti dunia. Tetapi menjadi kaya karena memiliki lebih daripada yang dimiliki dunia. Kita memiliki hubungan dengan Bapa di sorga melalui iman sejati pada Anak Manusia yang telah dikaruniakan sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup bagi kita. Oleh Yesus pula Roh Allah berdiam di dalam kita.
"Oleh Kristus, kita yang merendahkan diri serta mengakui Dia sebagai Tuhan dan Raja akan dikaruniai segala yang terbaik dan yang paling berarti untuk hidup yang sekarang maupun yang akan datang". Tuturnya Yulia M. Simunapendi
Hanya yang rendah hati akan menerima hadiah Natal dari sorga.
Hadiah itu ialah karunia dari Bapa. Anaknya yang tunggal.
Skrinews. Mr.


