MINAHASA UTARA - Skrinews,
Tatap muka Pabandamin Intel Dam XIII/Mdk Mayor Chb Novel J. Maridjan mewakili Asintel Dam XIII/Mdk bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Perum Agape Griya Desa Tumaluntung (8/3), berlangsung di PT. Japfa Comfeed Indonesia Desa Tumaluntung, Kec. Kauditan, Kab. Minahasa Utara.
Turut hadir dalam tatap muka tersebut, Ketua FKUB Kab. Minut Pdt. Ruben Renggi, S.Th. Pasi Intel Kodim 1310/Bitung Kapten Inf. Djhon Datangmanis, Aiptu Rizal Gilmar Bhabinkantibmas Desa Tumaluntung, Babinsa Ramil 1310-05/Kdt Serda Sumiran, Kepala jaga XV Desa Tumaluntung Ibu Ansela Karuntu, Sekdes Tumaluntung Bpk Jhonly Mantiri, Tokoh Adat Ds Tumaluntung Bpk Salmon Rumambi, Imam Masjid Al - Hidayah, Bpk Abdul Azis, Ketua Pembangunan Masjid Al- Hidayah Bpk Mohamad Rahmola, Ketua BPD Desa Tumaluntung Bpk Edi Dahlan, Tokoh Pemuda Sdra Firman Rahmola.
Dalam tatap muka tersebut, Pabandamin Intel Dam XIII/Mdk Mayor Chb Novel J. Maridjan menyampaikan, Pertama-tama kami mewakili Asintel Dam XIII/Mdk mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan. Kami dari pihak Kodam XIII/Mdk ingin mengetahui pasti tentang pasca kejadian yang lalu dan harapan kami setelah kejadian itu kerukunan tetap bisa terjaga dan terjalin kembali dengan baik.
"Kedatangan kami dalam tatap muka kali ini, untuk mendengar langsung dari semua tokoh yang hadir terkait pasca kejadian di Perum Agape Griya Desa Tumaluntung, untuk pengambilan langkah oleh pimpinan," kata Mayor Chb Novel J. Maridjan.
Ketua FKUB Kab. Minut Pdt. Ruben Renggi, S.Th. juga menyampaikan bahwa sampai saat ini situasi sudah aman dan sampai sekarang tidak ada masalah lagi antara kami umat beragama yang ada di Perum Agape Griya Desa Tumaluntung.
Lanjutnya, Kami mohon diklarifikasi bahwa penilain untuk wilayah Minut khususnya Agape ini bahwa dalam tanda kutib sudah di garis merah, itu di tinjau dari sisi mana mohon di jelaskan/sosialisasikan ke masyarakat bahwa Minut situasi sampai saat ini aman dan kondusif dalam segi Kamtibmas.
"Kemudian terkait kejadian yang sudah terjadi agar tidak ada pihak yang mengaitkan dengan Pilkada karena ini adalah tahun politik," pungkas Ketua FKUB.
Bpk Edi Dahlan selaku Ketua BPD Desa Tumaluntung mengutarakan, Kami bisa mengatakan ini adalah kemanunggalan TNI - Polri dan masyarakat, sehingga sampai saat ini semua permasalahan di Perum Agape bisa terselesaikan dengan cepat sehingga sampai dengan sekarang bisa kondusif.



