Home
Nusa Tenggara
Skrinews - Penanggulangan Sampah Kabupaten Sumba Timur NTT Masih Banyak Kendala.
Skrinews - Penanggulangan Sampah Kabupaten Sumba Timur NTT Masih Banyak Kendala.
suaraindonesia1
-
Selasa, Maret 10, 2020
Sumba Timur,Skrinews
"Seperti Kata pepatah
Bersih itu adalah bagian dari iman dan kita tahu bahwa penyebab awal dari sebuah penyakit adalah dari kebiasaan diri sendiri yang mengabaikan kebersihan, kata kuncinya adalah Bersih, kalau mau Sehat yaitu kita harus menerapkan pola hidup yang Bersih.
Gambar ini adalah aktifitas para petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan hidup kabupaten Sumba timur, yang di temui saat tim sedang mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk di teruskan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi lumayan jauh dari wilayah kota.
Ketika di temui oleh media ini selasa 10/03/2020, kedua petugas ini mengatakan kami cukup kewalahan walaupun kami di fasilitasi dengan kendaraan pengangkutan yang saat ini kendaraan yang selalu aktif ada sebelas unit, semuanya bekerja setiap hari namun penanggulangan Sampah ini tidak bisa di minimalisir karena tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakatnya sendiri belum ada bahkan masih sangat minim kata pak Petrus umbu hina (44) bersama rekannya.
Keduanya adalah petugas yang sudah tercatat sebagai Pegawai Tidak Tetap di unit kerja di Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Sumba timur.
Ditanya tentang sistem kerjanya di lapangan mereka mengatakan menerapkan sistem pembagian zona atau area masing - masing, dan yang mengangkut sampah dari rumah - rumah warga adalah petugas yang di bawah naungan Kelurahan yaitu yang memakai kendaraan tiga roda mereka mengangkutnya sampai ke tempat pembuangan sementara (TPS) lalu di teruskan oleh kami memakai kendaraan mobil truk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Jadi persoalan Sampah ini tidak saja dengan cara perbanyak personil petugasnya tapi yang paling pertama bagaimana cara untuk memberi edukasi atau pemahaman kepada masyarakat agar sadar akan dampak negatif ketika kebersihan lingkungan itu di abaikan. Jadi kami sangat mengharapkan agar perhatian pemerintah Daerah kabupaten sumba timur melalui semua instansi terkait agar tegas dalam menangani persoalan sampah ini, khusus di tempat - tempat vital seperti pasar dan terminal matawai itu agar pihak pemerintah tegas terhadap petugas dinas perhubungan agar bisa membersihkan lokasi atau area halaman parkiran terminalnya. Karena area itu kebersihannya adalah tanggung mereka, katanya tegas dan sedikit berdiplomasi.
Mengenai upah kami perbulannya yah sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) tentu cukup tidak cukup kami cukup cukupin sajalah kata keduanya, memang kami sangat berharap agar di umur yang sudah tidak mudah lagi saat ini kami mau agar di angkat sebagai Pegawai Negeri Sipil yah kalau di mungkinkan sesuai regulasi, Sebab kami ini sudah lumayan lama mengabdi, tandasnya.
Liputan:Yakob Konda
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...



