Skrinews - Seorang Tukang Parkir Pasar Tumpah di Waru, Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri
suaraindonesia1
-
Senin, Maret 09, 2020
Penajam,Skrinews.com, Kaltim - Seoaran tukang parker pasar tumpah di Waru nekat mengahiri hidupnya dengan gantung diri. Entah apa yang ada di benak pria yang masih muda berusia 19 tahun ini, asal kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini sampai nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang di larang agama yauitu gantung diri.
Pria berinisial JD ini ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jalan Payalontop Rt 22 Kelurahan Waru Kecamatan Waruh Kabupaten PPU dengan kondisi tubuh tergantung dan leher terikat tali dan sambungan serbet yang di ikat di tali.
Saat dikomfirmasi, Kapolres PPU AKBP Dharma Nugraha melalui Kapolsek Waru, Iptu Singgih membernarkan adanya kejadian seseorang gantung diri pada hari jumaat malam, (6/3/2020) sekitar pukul 18.30 Wita.
Sesampainya dirunah kata, Kaposek Singgih, pelapor langsung memandikan kedua anaknya dan pada saat itu kondisi rumah dalam keadaan sepi. Pelapor hanya mendengar suara , music/saud dari kamar korban, kemudian pelapor melihat ke kamar ternyata tilam dalam keadaan kosong, namun setelah menengok kea rah lainnya ternyata korban sudah dalam posisi tergantung dan meninggal,”jelasnya.
Lanjut Kapolsek, melihat peristiwa itu, kemudian pelapor teriak dan minta tolong sehingga datanglah ayah tiri korban yakni Hexa dan paman korban bernama japar. Setelah itu korban diturunkan dari tali gantungan oleh ayah tiri dan pamannya. Lalu, setelah itu korban diangkat dan dibaringkan di ruang tamu rumah. Kemudian kejadian di laporkan ke Polsek Waru,” ungkapnya.
Bedasarkan laporan tesebut ungkap, Kapolsek, pihaknya langsung mendatangi rumah korban dam]n melakukan identifikasi pada korban dan kondisi rumahnya.
Alhasil, kita menemukan sejumblah barang bukti berupa satu buah atli warna kuning sepanjang 1,5 meter, dua buah kain serbet berwarna merah putih satu botol alcohol 70 persen dan setenga gelas air kuku bima bercampur akohol,” tururnya
Setelah mengumpulkan barabg bukti (BB) pihak kepolisian dan keluarga korban membawa jasad korban ke RSUD Ratu Aji Putri Botung, Penajam Paser Utara (PPU) untuk dilakukan visum.
Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Dokter RSUD RAPB PPU sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan, hanya ada bekas tali di bagian leher dan mengeluarkan kotoran dari anusnya,” terangnya
Kapolsek Waru, menambahkan, Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parker di pasar tumpah waru ini, informasi terahir yang ia dapat, almarhum sebelum gantung diri sempat cemburu dengan pacarnya yang dicurigai punya pria lain, sehingga hal tersebut dapat menjadi dugaan sementara penyebab korban bunuh diri.
Untuk semetara ini data yang kami dapat seperti itu, apalagi korban juga merupakan pribadi yang tertutup,” tutup Kapolsek. (spr)
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


