Skrinews - AKSI PEDULI BAGI-BAGI MASKER SECARA GRATIS KEPADA MASYARAKAT.



Skrinews Sumba Timur. Frisky Palliosa Ketua Organisasi mudah MAJU

Konfirmasi oleh Media terkait degan Kegiatan  bagi-bagi Masker penutup Hidung secara Gratis pada Masyarakat yang dilakukan pada jam 4.00 Sore  tanggal 23-3-2020.

Menurutnya bahwa kegiatan yang kami lakukan ini,berawal dari peristiwa Wabah virus Corona Covid 19 yang kita tahu bersama  Mewabah di seluruh Dunia bahkan Sudah merebak sampai di Pulau sumba yang menimbulkan Kepanikan kita semua.  Sehingga kami Anak Mudah bersama teman-teman yang terhimpun dalam Organisasi Mudah Maju,memiliki Rasa keterpanggilan dan kepedulian serta Rasa   Tanggung jawab Atas sebuah peristiwa Dunia di mana  Virus Corona atau Covid 19 Sangat Mematikan sehingga saya bersama-sama dengan teman  bersepakat  pada hari ini untuk melakukan Aksi Sosial Membagikan Masker secara Gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun kepada Seluruh Masyarakat Sumba Timur. yang kami kemas dengan sebuah Topik
AKSI PEDULI GENERASI MAJU
 Yang dimana tujuannya untuk menguragi Rasa panik dan rasa ketakutan Masyarakat.

Aksi ini kami Lakukan Benar-benar  berawal dari Niat yang Tulus Saya Berasama Teman-teman membangun sebuah ide yang bisa menolong Sesama mengumpulkan Dana yang di bantu oleh beberapa Donatur dan Relawan mendatangkan Masker .karena beberapa waktu yang kita sudah lewati terjadi kelangkaan dan kurangnya ketersediaan baik di apotik-apotik maupun di Toko-toko yang ada di kota Waingapu. dan Kalaupun ada juga memang Harganya di jual sampai Rp, 15.000 itupun juga tidak ada kata Frisky.

Lebih lanjut Risky menjelaskan, Tujuan kami lakukan ini adalah benar-benar Murni berangakat dari Rasa kepedulian kami dan antusias yang ada dalam Hati kami dan keterpanggilan Kami orang Mudah secara pribadi dan Organisasi ini karena Kami melihat Dengan kelangkaan  Alat Pelindung Diri (ADP)dari ancaman Virus yang merebak ini.

Frisky juga Menambahkan Kegiatan ini kami Rencanakan target 3 hari di lakukan pembagian dan hari ini kami awali di titik pertama hari pertama di Payeti Lampu Merah. Setelah itu kami kembali di sekretariat kami Rapat lagi untuk menyepakati Titik kedua hari kedua untuk esok hari tempat untuk di lakukan pembagian berikutnya.
Frisky juga menyampaikan Harapan kiranya dengan sebuah tindakan yang kami lakukan ini walaupun tidak sebesar apa yang di Harapkan Namun kami sangat berterima kasih bahwa bisa Menolong sesama agar bisa dapat terbantu menguragi  kesulitan  yang di Alami.

Lebih lanjut Ia menjelaskan Menurutnya, ini Mesti orang Muda yang melakukan dan bertindak ,oleh karena itu saatnya Orang Mudah berpikir Maju, bertindak Majuh, dan kita harus Pedulih pada sebuah kemajuan, dan kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang di mana lagi dan inilah Saatnya Kita bepikir MAJU. Kata dia.


Mengakhiri penjelasannya Frisky  menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk sementara Waktu kita Batasi Kumpul-kumpul, Selalu jaga jarak,atau Social Distancing, dan hindari kontak langsung atau Fishical Distancing. Hentikan Kumpul-kumpul bikin pesta  tahu sendiri kita Orang Sumba Kapala Batu tidak mau dengar-dengaran harus kumpul buat pesta  sukannya Harus Makan Daging Candaannya (red).

Sole DD.