Skrinews - Masa Aksi Meminta Dengan Tegas Kades Tabona Mengundurkan Diri



SkriNews.Com | Taliabu - Sekelompok pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Tabona Bersatu, dikecamatan tabona pulau taliabu,menggelar Aksi meminta Kepala Desa (Kades) Tabona, La Haruli, mengundurkan diri dari jabatannya.

Aksi demonstrasi yang dilaksanakan Aliansi Masyarakat Peduli Desa Tabona Bersatu, didepan kantor desa tabona pada Kamis, 28 Mey 2020, ini lantaran kades dinilai tidak mampu menjalankan roda pemerintahan desa yang baik.

Dalam selembaran mereka  membawa sejumlah poin persoalan yang dianggap sengaja di lalaikan oleh pemerintah desa di bawa kepemimpinan kades La Haruli, diantaranya;

1. Penyaluran BLT DD tahun 2020, tidak tepat sasaran.
2. Tanpa melalui Musyawarah desa, pembangunan fisik dikerjakan ditengah masyarakat sedang resah dengan Pandemi Covid 19.
3. Ketidak transparansi kepala desa dalam pengelolaan keuangan dan program serta hak-hak masyarakat lainnya.
4. Kepala desa sering melibatkan aparat desa dalam pekerjaan proyek desa, tanpa melibatkan masyarakat.
5. Meminta kejelasan kepala desa atas tunjangan aparat desa yang Belum terbayarkan selama 10 bulan, 5 bulan di tahun 2019 dan 5 di tahun 2020.

Saat terjadi dialog antara masa Aksi dan pemerintah desa selama kurang lebih 2 jam perdebatan panjang, namun tidak ada titik terangnya masa aksi langsung membubarkan diri.

Syahrudin Yoisangaji, mewakili masa aksi, Saat diwawancarai reporter media ini mengatakan pihaknya meminta agar La Haruli, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala desa. "Dengan segala pertimbangan yang ada maka kami meminta agar kades segera Turun dari jabatannya, karena tidak mampu menjalankan roda pemerintahan desa yang ada."Ungkapnya dengan nada geram.

Secara terpisah kepala desa tabona saat dimintai keterangan terkait sejumlah poin persoalan yang disampaikan oleh masa aksi, dirinya mengatakan "pada intinya saya sebagai kepala desa menjalankan sesuai prosedur yang ada, apa yang ade-ade dorang sampaikan ada 6 tuntutan tadi saya sudah jelaskan semua, ke mereka." Katanya.

Jurnalis, Riski Ode