BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Apa itu Water Fasting ??

Lupita Abril Siwana dan Aisyah Firanda Aprillia
mahasiswa FEB UMM 


Skrinews1.com_
Ada beberapa macam model diet, antara lain diet kalori, diet kabro, dan tidak jarang sekarang ini banyak yang meniru cara diet yang dijalani oleh artis baik itu kalangan mahasiswa yang notabennya masih remaja menuju ke dewasa, begitu juga orang-orang dewasa demi untuk mendapatkan tubuh yang bagus dan sesuai dengan apa yang diharapkan, tanpa megetahui bagaimana dampak yang akan terjadi bagi sistem metabolisme tubuh. Nah Water Fasting merupakan salah satu dari beberapa program diet. Water fasting merupakan diet air putih, metode diet yang dilakukan hanya dengan mengkonsumsi air putih tanpa mengkonsumsi makanan atau minuman lain, namun perlu diperhatikan karena diet ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar.
Water fasting merupakan salah satu metode diet yang banyak diterapkan untuk mengurangi berat badan, menghilangkan racun dalam tubuh, hingga sebagai persiapan sebelum operasi. Selama menjalani diet ini, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman apa pun kecuali air putih, sehingga tidak ada kalori yang masuk ke dalam tubuh. Mengapa air putih? Karena selain tidak mengandung kalori, air putih juga terbukti sangat baik untuk kesehatan. Banyak yang tidak berhasil menjalankan program diet Water Fasting karena sistem metabolism tubuh yang tidak kuat sehingga akan mengakibatkan berbagai dampak. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa diet tersebut menjadi pilihan akhir bagi seseorang yang merasa frustasi jika memang benar-benar  mempunyai lemak diatas taraf normal.
Darimana asal diet ini ?
Asal diet ini sebenarnya tidak jelas darimana dan berapa lama seseorang harus melakukannya. Water fasting dikenal karena sedang booming dan menajdi berita utama dalam sosial media beberapa waktu lalu. Water fasting ini bukan sesuatu yang para ahli, seperti dokter dan ahli kesehatan anjurkan karena sistem diet ini sebenarnya yaitu dari bentuk pola makan yang tidak teratur, sedangkan semua orang pasti tahu bahwa makan yang tidak teratur akan mengakibatkan tubuh menjadi mudah lemas, mudah sakit dan tentunya kekbalan akan menjadi lemah. Masalah utama diet ini menjadi ramai diperbincangkan di sosial media yaitu, karena diet ini disebut sebagai membersihkan organ dalam atau detoks. Padahal kenyataannya diet ini sama sekali tidak sehat, karena diet yang sehat disebut diet seimbang, baik dari pola makan maupun minumnya.
Apabila seseorang yang menjalani water fasting telah gagal melakukan program diet tersebut maka, makanan selain buah yang dikonsumsi akan menjadi lemak. Dan dianjurkan setelah melakukan diet tersebut untuk memakan buah-buahan selama 3-7 hari, buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi yaitu, buah papaya, apel, pisang, timun yang berguna untuk membantu kelancaran organ, baik itu organ pencernaan atau organ lainnya. Dan jika terjadi hal terburuk atau kekurangan gizi yang parah, maka kemungkinan akan kehilangan otot rangka. Kebanyakan orang-orang yang mencoba diet ini hanya berhasil sampai 4 hari, dan banyak yang merasa pusing serta mual ketika berajalan diet ke-5 hari karena tubunya tidak ada asupan kalori dan karbohidrat. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan diet ini yaitu, tidak boleh dilakukan ketika sedang menstruasi atau dating bulan bagi wanita karena bisa menyebabkan hormone estrogen tidak seimbang.
Apa manfaat dari diet ini ?
Banyak orang yang merasa tertarik untuk melakukan diet ini, karena program diet ini terbilang diet yang sangat cepat tanpa dibarengi dengan olahraga. Karena pemikiran orang pada saat ini ingin untuk melakukan diet yang cepat tanpa dibarengi usaha yaitu dengan olahraga. Dalam diet in ada beberapa manfaat yang mungkin membuat orang merasa senang dan ingin untuk mencobanya, diantaranya :
Meurunkan berat badan
Ketika seseorang tidak memperoleh asupan kalori selama 24 jam bahkan lebih, makan berta badan akan otomatis turun sebesar 0,9 kg per hari. Selain itu, asupan air putih sebanyak 2 liter juga bisa membakar hingga 100 kalori per hari.
Menurunkan risiko diabetes
Diet water fasting ini dapat menurunkan risiko diabetes karena tubuh tidak memndapat asupan gula dari makanan maupun minuman, karena yang dikonsumsi dari diet ini hanyalah air putih, selain itu bagi yang mengalami kondisi darah tinggi, diet ini dianjurkan agar tekanan darah didalam tubuh dapat menurun.
Selain manfaat, kira-kira apa dampaknya ?
Banyak dampak yang perlu diketahui meskipun banyak manfaat yang menyenangkan bagi orang yang melakukan water fasting banyak dampak yang harus diwaspadai karena waterfasting memiliki dampak yang beragam jika water fasting tidak dilakukan dengan benar, berikut ini adalah beberapa dampak yang bisa muncul pada seseorang yang melakukan waterfasting, diantaranya:
Kekurangan Gizi
Karena tidak adanya asupan makanan atau minuman lain selain air putih, maka tubuh beresiko mengalami malnutrisi akibat tidak adanya nutrisi yang masuk kedlam tubuh. Paahal, nutrisi yang mencakup protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral dibutuhkan oleh tubuh untukdapat berfugsi dengan baik oleh sebab itu diet ini tidak dianjurkan untuk waktu yang lama. Kekurangan gizi ini adalah dampak paling buruk yang harus dihindari dari waterfasting karena dalam kekurangan gizi dapat menyebabkan pembesarab hati,  gigi yang mudah copot dan dermatitis atau kelainan kulit yang melepuh dan mengeuarkan air.
Melakukan water fasting yang benar
Meski belum ada aturan yang pasti mengenai cara melakukan water fasting sebelumnya, persiapkan diri anda 3-4 hari sebelumnya denganmakan dalam jumlah porsi kecil atau melakukan puasa dalam beberapa jam dalam sehari. Ada pun fase pasca diet untuk mengakhiri diet ini, jadi harus melakukam mengonsumsi makanan kecil seperti buah-buahan yang memang dianjurkan seperti buah papaya, timun, dan pisang, setelah itu dapat menaikkan porsi makan secara perlahan.
« PREV
NEXT »