Skrinews - Di Hari Ketiga Walikota Bitung Lomban," Terus Melakukan Peletakan Batu Pertama Program BSPS.
suaraindonesia1
-
Sabtu, Juni 27, 2020
Nasional-skrinews1.com.bitung.
Hari Ini Tanggal 25 Juni 2020 Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung, Max J Lomban, yang juga Wali Kota Bitung didampingi jajaran meletakkan batu pertama rehabilitasi rumah masyarakat penerima manfaat yang merupakan realisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR,
Dalam kesempatan hari ketiga ini, Lomban mendatangi di Kelurahan Winenet 1 dan Kelurahan Winenet 2 dan melakukan peletakan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pekerjaan rehabilitasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah, yang terakomodasi dalam program pemerintah melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bitung
Empat rumah yang menerima bantuan ini merupakan milik keluarga Porodisa-Budingkalo dan Runtukalo-Budeng di Kelurahan Winenet 2 serta keluarga Taduminggir-Daeng dan Masutege-Kamaru di Kelurahan Winenet 1. “Kami mengusukan ke Kementerian PUPR sebanyak seribu rumah untuk menerima bantuan ini, namun yang mendapat persetujuan sebanyak 300 rumah. Jumlah ini adalah yang terbanyak di Sulawesi Utara, dimana Kabupaten/Kota lain hanya mendapat separuh dari jumlah yang diterima Pemkot Bitung,”ungkapnya.
Lanjut dia, bantuan stimulan yang diterima oleh keluarga berupa biaya bahan bangunan senilai 15 juta rupiah dan biaya kerja sebesar 2,5 juta rupiah. Untuk biaya bahan bangunan tidak akan diterima secara tunai tetapi langsung dalam bentuk bahan bangunan, yang jumlahnya telah dihitung/dikalkulasi oleh para pendamping program ini.
Lomban yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung terus mensosialisasikan program bantuan sosial berupa bahan pangan dan bantuan lainnya, serta protokol hidup sehat untuk memutus mata rantai Covid-19. “Selalu gunakan memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak di atas satu meter ketika berkomunikasi dan menjauhi kerumunan social distancing,”ujarnya.
Lomban berahrap, masyarakat yang terdampak Covid-19 (di luar ASN, TNI dan Polri) yang belum menerima bantuan sosial berupa bahan pangan harap segera melapor ke aparat kelurahan, atau bisa juga ke Babinsa atau Babinkamtibmas agar segera diusulkan untuk mendapatkan bantuan susulan
(Jmy is)
Postingan Populer
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...


