BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Dikawasan Proyek RDMP Pertamina Balikpapan Terbakar.


Balikpapan,Skrinews,Kaltim  -  Terlihat gumpalan asap hitam pekat terlihat, diduga suber dari asap hitam tersebut dari dalam kawasan kilang milik Pertamina RU V. Diguga api bermula dari percikan di salah satu area Hydrocracker Unit Plant 3B.
Insiden kebakran itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita, tepatnya pada hari Jumaat (19/6/2020). Dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.10 Wita. Pertamina mengunakan 3 unit mobil pemadam dan 3 unit trailer foam (busa) untuk menjinakan si jago merah.

Humas Pertamina Kalimantan Roberth Dumatubun mengatakan kebakaran tersebut tidak sampai menganggu kegiatan produksi kilang, namun untuk pengamanan dan investigasi, Pertamina menghentikan sementara oprasinya.
“Kami segera melakukan Investigasi untuk mengetahui asal sumber api,” katanya. Hydrocker Unit adalah fasilitas untuk memisahkan bahan baku sekunder seperti miyak gas oil menjadi miyak disel, miyak tanah, dan jet fuel atau bahan bakar pesawat terbang. Dalam prosesnya antara lain mengunakan gas hydrogen sebagai pendingin.
Menurutnya tidak semua kilang miyak memiliki fasilitas hydrocracker. Pasalnya fasilitas ini mampu membuat produksi benilai rendah dengan kadar belerang tinggi menjadi bahan bakar bernilai ekonomis tinggi dengan belerang rendeah lebih murah lingkungan seperti yang diissaratkan oleh dunia sekarang.
Saat ini kilang Pertamina Balikpapan memproduksi minyak mentah menjadi sejumblah bahan bakar dengan kapasitas 260.000 barel per hari. Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) adalah proyek peningkatan kapasitas kilang tersebut menjadi 360.000 berel per hari, selain juga peremajaan sejumblah fasilitas kilang.
Proyek RDMP ini berlangsung diare yang sama dengan kilang yang sedang produksi. Proyek RDMP juga memperkerjakan ribuan orang. “ Kami mtetap menerapkan standar keselamatan kerja yang tinggi dan tidak ada kompromi saol itu,” tegas Roberth. Skrinews.com/spr.
« PREV
NEXT »