BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Kondisi kependudukan dan ketenagakerjaan di era Pandemi Covid -19

Muhammad athur reihan nadhif

Skrinews1.com_
Pandemi Coronavirus ini memang berdampak sangat luas di seluruh dunia,  tidak terkecuali Indonesia. Proyeksi jumlah penduduk Indonesia 2020 yang makin padat tiap tahun ternyata menyimpan risiko karena pandemik. Padatnya penduduk memudahkan penyebaran virus karena sering kontak dengan orang lain tiap hari. Kesulitan utama pada era pandemic ini adalah bahan baku. Negara yang diandalkan untuk mengimpor bahan baku melakukan kebijakan lockdown. Faktor lain, pihak perusahaan atau industri bergantung pada pembeli yang mayoritas berada di luar negeri yang menyatakan lockdown. Lalu kemudian apakah ada kebijakan pemerintah untuk menanggulangi bencana yang memakan semua sisi kehidupan masyarakat ini terutama prihal ketenagakerjaan. Apalagi Sektor-sektor yang terdampak termasuk akomodasi dan jasa makanan; perdagangan retail besar; manufaktur; dan properti.
Diterapkannya social distancing dalam pencegahan covid 19 ini akan berdampak signifikan terhadap pengendara ojek online. Karena masyarakat beraktivitas dirumah maka berkurangnya aktivitas di luar, tentu akan menyulitkan perekonomian ojek online. Dampak seriusnya adalah penurunan order antar penumpang secara dratis saat berlakunya kebijakan pembatasan interaksi sosial atau social distancing saat pandemik virus corona atau Covid-19.
Tidak hanya tenaga medis dan ojek online yang kesusahan dalam kondisi pandemic ini,  Banyak pemangkasan tenaga kerja ditengah Pendemi covid 19 ini. Buruh atau pekerja perusahaan skala kecil hingga besar harus dirumahkan dan tidak sedikit diberhentikan (pemutusan hubungan kerja). Hal ini tidak terlepas dari pengaruh ekonomi yang menurun dampak pandemi virus corona (Covid-19).
Presiden Joko Widodo telah mengumumkan dua paket stimulus ekonomi yang bernilai Rp405,1 triliun bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona. Di antaranya adalah kartu sembako dan keringanan pembayaran listrik. Namun tidak berimbang dengan kelas ekonomi menengah karena hanya fokus kepada golongan menengah ke bawah dan korporasi. Dampaknya menurut Bank Dunia pandemi virus corona akan menambah jumlah penduduk miskin, dan juga dapat mengakibatkan indeks bursa saham menurun serta nilai rupiah yang terperosok jauh.
Tentu ini adalah masalah yang sangat serius untuk Indonesia. Pemerintah harus cepat mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Sudah saatnya pemerintah mengalokasikan anggaran dana pemerintah untuk proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang gencar di lakukan pemerintah ke permasalahan saat ini, contohnya anggaran untuk tenaga, alat-alat medis dan rumah sakit. Karena banyak rumah sakit yang sudah tidak dapat menampung pasien dari pandemik ini, banyak tenaga medis yang rela mengorbankan diri mereka untuk merawat pasien yang terdampak virus ini, Dan juga banyak alat-alat rumah sakit seperti masker, APD yang sudah habis sehingga para tenaga medis menggunakan jas hujan untuk menggantikan APD tersebut.
Maka alokasikan anggaran pemerintah untuk mengatasi masyarakat - masyarakat yang kurang mampu karena terdampak physical distancing yang sedang di terapkan pemerintah kita saat ini terutama dalam sumber pendapatan masyarakat. dan juga anggarkan untuk membangun labolatorium yang digunakan untuk meneliti bagaimana cara mengatasi penyebaran virus ini dan membeli alat untuk rapid test, seperti yang sedang dilakukan gubernur DKI Jakarta. Labolatorium ini pun juga bisa di fungsikan untuk melakukan rapid test, labolatorium ini bisa menampung hingga ribuan orang untuk melakukan rapid test.  Kurangi gaji dan tunjangan dari pejabat Negara untuk masalah ini, seperti yang dilakukan pemerintah jawa barat yang memotong gaji dari gubernur, wakil gubernur, dan staf-staf nya untuk di alokasikan untuk menangani pandemic ini.
Kesimpulannya adalah bahwa mari kita bekerja sama untuk menangani Bencana dunia ini sudah saatnya kita untuk bahu membahu untuk keselamatan umat manusia di seluruh dunia, singkirkan ego kita masing-masing untuk mengatasi bencana ini, semoga bencana ini dapat segera terselesaikan dan kembali seperti semula.
« PREV
NEXT »