BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - New Normal Perekonomian Indonesia Bisa Berjalan Kembali




Skrinews1.com_
Pemerintah telah menerapkan skenario new normal untuk menjalankan roda perekonomian nasional. Skema ini diharapkan bisa memperbaiki kondisi ekonomi yang masih tertekan akibat pandemi COVID-19. New normal ditempuh pemerintah untuk menyelamatkan kondisi perekonomian Indonesia yang sedang anjlok atau menurun akibat pandemi COVID-19 ini, dengan adanya new normal diharapkan keadaan ekonomi Indonesia akan berjalan kembali seperti semula sebelum adanya pandemi ini, seperti sektor-sektor yang menguntungkan perekonomian Indonesia antara lain sektor pariwisata, sektor perikanan, sektor pertanian dan sektor transportasi yang diharapkan bisa memulihkan keadaan ekonomi negara saat ini.
Hal ini juga disambut baik oleh kalangan investor, para pemilik modal menganggap new normal bisa membangkitkan ekonomi nasional usai terdampak COVID-19. Hal itu didukung oleh nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sampai berada pada level Rp 13.980.  Selain itu penerapan new normal bisa menekan resiko PHK karyawan oleh pelaku industri, sehingga akan banyak pekerja yang tetap bekerja selama pandemi tersebut masih ada di Indonesia dan juga tingkat pengangguran di Indonesia tidak meningkat secara drastis akibat adanya PHK besar-besaran yang dilakukan oleh pelaku industri.
Kembalinya masyarakat dalam tatanan new normal yang produktif dan aman Covid-19 diharapkan mampu menghidupkan kembali perekonomian. UMKM dapat kembali tumbuh, pelayanan pemerintah menjadi lebih produktif, belanja pemerintah sebagai alat menaikkan produk domestik bruto kembali mengalir. Melalui new normal, pemerintah dan masyarakat bersinergi untuk mengembalikan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat, dan juga penerapan new normal ini pemerintah mengharapkan roda perekonomian Indonesia cepat pulih kembali. Namun, di sisi lain semua pihak diharapkan tetap berupaya menghentikan penyebaran virus Corona sampai virus tersebut ditemukan vaksinnya.
Bukan berarti diterapkannya kebijakan new normal masyarakat seenaknya sendiri melakukan kegiatan seakan-akan virus COVID-19 ini telah tiada, tetap dengan mengikuti arahan pemerintah untuk protokol kesehatan seperti selalu memakai masker saat berada diluar rumah, jaga jarak, selalu mencuci tangan, dan hindari kerumunan. Meskipun aktivitas masyarakat dibuka, kesadaran untuk hidup dalam protokol kesehatan yang ketat sangat diperlukan. Peningkatan aktivitas masyarakat harus disertai dengan peningkatan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan tersebut. Jika kebiasaan menerapkan protokol kesehatan ini terus berlangsung, tentu cita-cita masyarakat dan pemerintah untuk memulihkan ekonomi dan menurunkan kurva penularan virus Covid-19 ini bisa terjadi dan sukses.

Penulis : M. Ardian Seva N
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
« PREV
NEXT »