Skrinews - KAPUS Falabissahaya Diduga Tidak Paham Admistrasi


Sula | SkriNews.Com - Kepala Puskesmas Desa Falabissahaya, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Dinilai goblok beradministrasi sebab dalam konteks surat menyurat pun beliau tidak paham. Jum'at (24 /07 /2020).

Pasalnya, dalam amatan media sikorban (seorang farmasis) yang engan menyebut namanya merasa kesal dengan tindakan Kapus Desa Falabisahaya yang tidak beretika.

Lanjut Sikorban dengan kesal meyatakan bahwa "Tamsil Hi Hasim" sapaan akrab Kepala Puskesmas Desa Falabisahaya, Kabupaten Kepulauan Sula memberikan surat teguran/peringatan dengan tuntutan tiga poin.
Inilah tiga poin tersebut.

I. Membuka Layanan Praktik Klinis dirumah.

II. Dalam aktivitas telah menimbulkan keresahan di wilayah kecamatan mangoli utara khususnya desa falabisahaya.

III. Dalam aktivitas praktik klinis tanpa koordinasi dengan puskesmas falabisahaya.

"Surat Teguran/Peringatan yang katong tau yang sekelas BPOM saja, itu harus turun lapangan kalau ada pelanggaran, dan namaya teguran itu yang saya paham ini harus turun lapangan dan cek langsung kalau ada pelanggaran, itu harus kase teguran lisan sampai tiga kali di katorang baru menayangkan surat teguran" Ujar Korban dengan emosi.

Saat di konfirmasi dengan sikorban, pak kapus ini tidak paham dengan Administrasi makanya ancur di lapangan, saya ini besar difala, insyallah sdikit demi sdikit saya punya niat untuk memperbaiki masyarakat fala akan penggunaan obat yang lebih baik, sebagaimana akan disiplin ilmu saya sebagai seorang farmasis, dan juga sementara dalam proses pembuatan izin di dinkes sula untk buka Toko obat Berizin, jadi kalau mau tegur saya secara lisan tiga kali dulu baru bertindak secara tulisan dan itu pun kalau saya melanggar.

"Saya cuma bilang, kalo pak tamsil mengatakan saya ini meresahkan masyarakat, coba tunjukan masyarakat yang mana yang beta resahkan, saya mohon jangan bawa-bawa nama masyarakat, tapi seharusnya anda bertanya pada diri anda, apakah anda sendiri tidak pernah meresahkan masyarakat falabisahaya? Jangan sampai bukan masyarakat yang resah dengan kehadiran diri saya, tapi anda lah yang mungkin meresah resahkan dan gelisahkan, obik mesak kali eee". Paparnya sikorban dengan gaya leluconya

Selain itu, sikorban dengan luapan emosinya katakan pada media SkriNews.com "tapi ini beta lagsung dapat surat dari kepala puskesmas falabisahaya dan yang beta tau, praktik klinis itu ada praktik suntik, ada rawat inap, dan ada pemasangan infus, ini kan yang beta lakukan hanya konsultasi obat dengan masyarakat trus dengan tes kolesterol dengan alat digital, tes asam urat dan tes gula darah dan itu kan biar bukan orang kesehatan bisa miliki alat digital". Katanya sikorban dengan luapan emosinya.

Saya merasa kecewa dengan Kapus Falabisahaya karena kita ini kan masih ada hubungan keluarga seharusnya itu dibicarakan dulu secara kekeluargaan dan kita ini kan masih satu atap secara kesehatan. Tutupnya

Jurnalis, Riski Ode