Skrinews - OKNUM KADES TOMBOLANGO INTIMIDASI WARTAWAN TUNTUT BALIK KARENA DITUDING MELAKUKAN BERBAGAI PENYELEWENGAN, MEMPERKAYA DIRI SENDIRI

Nampak pada gambar oknum Kepala Desa Tombolango Abdul Muttalib Saromeng intimidasi wartawan. (Foto Tim Skrinews Risman). 

Sangkup, Skrinews. Wartawan dalam menjalankan tugsnya tetap menjunjung tinggi Praduga tak bersalah dan mengacu pada Kode etik Jurnalistik KEJ dilindungi Undang Undang NO 40 Tahun 1999 Tentang Pers yakni Pers adalah kontrol sosiak, mitra kerja Pemerintah, bebas dan bertanggung jawab, berani,  pantang mundur dalam menegakan amar makruf dan nahi mungkar.

Terkait dengan pelemik bantahan Kades Tombolango Kec Sangkup Kab Bulmut Abdul Muttalib Saromeng ia menegaskan membantah tidak benar semua yang diberitakan karena ia dituding diduga melakukan berbagai penyelewengan dan penyimpangan Dana Desa serta diduga memperkaya diri sendiri katanya semua ini tidak benar bahkan dianggapnya ini sebuah fitnah yakni soal kebun cengkih miliknya di Desa Pangi katanya tidak ada silakan kroscek, kandang sapi sampe hari ini belum ada tanah cuma di Sandra itupun cuma kecil tapi sesuai hasil investigasi Tim wartawan dilapangan menyebutkan bahwa kebun maupun Tanah Sawah dan kandang  Sapi, semuanya ada yang dibuktikan dengan foto foto terlihat satu persatu dalam berita ini yang dilengkapi dengan keterangan gambar.

Sehingga dengan demikian oknum Kades Tombolango termasuk orang yang sangat pandai untuk mengelak dan menghindar dari tuduhan kenyataan yaitu memperkaya diri sendiri bahkan oknum kades tersebut diduga dituding berbagai pihak pembohong.

Begitu juga mengenai rumah di kota Gorontalo itu cuman disewa pertahun silakan kroscek disamping  lurah tumbulotao selatan jadi semuanya fitnah kata kades dan silakan kroscek di lapangan.

Ini lagi baru alamatnya tidak jelas entah  disamping Lurah Tomulabutao tapi ditulis  Tumbulotao di Kota Gorontalo sehingga sulit terdeteksi sebab tidak ada nama kelurahan Tombulutao seperti ini.

Sehingga ketika di kroscek dilapangan tidak ditemukan nama Lurah seperti yang disebutkan Kades Tombolango. ini berarti Kades tersebut memberikan keterangan yang tidak benar alias pembohong.

Lanjut ditegaskan, memuat berita apapun saya sudah bilang kan tidak berpengaruh terhadap saya ungkap kades, karena ini sudah saya bahas dengan lembaga desa dan tokoh tokoh masyarakat.

Jadi apapun beritanya, saya punya dokumen yang jelas dan aturan main dana desa ini diatur dengan aturan aturan yang jelas apalagi sekarang non tunai semua. Jadi pak Risman secepatnya saja ketemu supaya cepat selesai urusanya to supaya persoalan selesai.

Apalagi hal ini oknum kades tersebut telah membahas semua persoalan apapun yang telah diberitakan, sudah dibahas dengan lembaga Desa dan tokoh tokoh masyarakat dan katanya tidak akan berpengaruh terhadap kinerjanya.

Ini berarti oknum Kades Tombolango telah menyusun strategis untuk bersekongkol dengan aparat lembaga di Desa dengan memperalat tokoh tokoh masyarakat untuk menutupi rekayasanya bahkan oknum kades tersebut mengajak Wartawan untuk bertemu datang ke Rumahnya Tombolango agar semua masaalah selesai.

Ini berarti perihal bertemu ini mengandung makna  maksud tujuan yang sangat luas, antara lain dapat ditafsirkan menyelesaikan massaalah dengan wartawan terkait  pemberitaan sebagai kontrol sosial. Ini berarti tujuannya adalah membungkam wartawan untuk  menghentikan pemberitaan miring dengan berbagai cara antaranya
 membuat pernyataan dimedia lain meskipun hak jawabnya telah kami muat namun oknum Kades Tombolango mengancam akan menuntut balik  wartawan sebagaimana diberitakan Sulut Perdana News tapi ternyata itu hanya sebuah intimidasi kepada wartawan agar berhenti untuk menjalankan tugas jurnalistik fungsi sosial kontrol. Masih banyak hasil investigasi Tim Wartawan yang belum disiarkan.
Nampak pada gambar ini. kandang sapi milik Kepala Desa sangadi tombolango Abdul Muttalib Saromeng  yang terletak di perkebunan ilolota. (Foto Tim Skrinews Risman). 

Nampak pada gambar Tanah gunung milik Kepala Desa sangadi tombolango Abdul Muttalib Saromeng yang terlerak di perkebunan sondana. (Foto Tim Skrinews Risman). 

Nampak pada gambar Sawah  milik Kepala Desa sangadi tombolango Abdul Muttalib Saromeng  di belakng tempat   pemotongan  sapi om awin nento terletak di dusun Satu. (Foto Tim Skrinews Risman). 

Nampak pada gambar Tanah Sawah milik Kepala Desa Sangadi Tombolango Abdul Muttalib Saromeng  terletak di Dusun satu yang digarap  oleh Raden Warga Busisingo Kec Sangkup (Foto Tim Skrinews Risman). 




(Tim Skrinews Risman)