BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Seleksi Pasukan Paskibraka Kota Bitung, Albert Sampaikan Sampai Saat ini Sudah Mencapai 90%



Nasional-skrinews1.com.bitung.
persiapan upacara Hari Kemerdekaan Repolik Indonesia Ke- 75 tahun 2020, untuk Paskibraka Kota Bitung kini masih diseleksi, Sampai dengan saat ini sudah mencapai 90% Penanggung jawab upacara Bendera di tanggal 17 Agustus, Kabag Humas Albert Sergius, menyampaikan kepada Awak Media Hari ini tanggal 14 Agustus 2020. 

Menurut Albert, pelatihan paskibraka untuk Kota Bitung tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena sebenarnya dari awal tahun sudah ada calon- calon yang telah lulus seleksi tapi berhubung dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, maka proses pelatihan tersebut tidak dapat dilanjutkan karena dampak Covid-19

 Sehubungan pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke 75 republik Indonesia tahun 2020. Akan Berjalannya dengan protokol kesehatan Covid-19.

peserta paskibraka tersebut diputuskan petugas pengibar bendera diambil dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2019, sehingga pada saat ini sudah berjalan dari beberapa hari yang lalu, dan terdiri dari 10 orang yang dipersiapkan untuk mengikuti proses pelatihan ini, dan Samapi saati ini sudah sekitar 90% dari kesiapan mereka tentunya masih akan dilakukan proses latihan Samapi dengan waktu pelaksanaan tiba, besok kita akan ikuti bersama, Ujarnya..

Lanjut Albert," menurut saya adik-adik ini sudah siap, dan mereka didukung oleh semua pihak, terlebih khususnya dalam menerapkan protokol covid-19 setiap pagi mereka dicek kesehatannya oleh tim dari dinas kesehatan kemudian beberapa hari yang lalu juga telah dilakukan rapid Test semua baik dan sehat,

Rapid dilakukan kepada adik-adik paskibraka dan kepada kakak- kakak' pendamping yang mendampingi mereka termasuk juga kakak pembinanya, dan puji tuhan syukur alhamdulillah semua dalam kondisi sehat tidak ada yang reaktif sehingga saya yakin sekali mereka siap untuk melakukan tugas negara, tutur Albert,

konsep pertama, ada tiga orang pengibar bendera dan ada konsep kedua kita menerapkan hanya pasukan 8 orang, dan apabila diterapkan nantinya tetap menggunakan protokol covid-19 dengan mengatur jarak yang serasa tidak akan ada Masalah, tempat pelaksanaan upacara tersebut di lapangan terbuka, dan yang penting kita bisa mengatur posisi Jaga jarak betul-betul dan standar protokol itu diterapkan benar-benar.

yang mengikuti pelatihan ada sekitar 9 orang jadi kalau nantinya kita akan menggunakan pedoman pasukan 8 berarti 8 bertugas di pagi 1 Cadangan, begitupun sebaliknya pada saat upacara penurunan Bendera.

Untuk para paskibraka tersebut rata-rata semua masih berstatus siswa, dan tentunya perwakilan ini tidak setiap sekolah lagi karena mereka memang sudah pasukan pengibar bendera lalu tahun 2019, kecuali kalau waktu proses seleksi calon itu ada perwakilan-perwakilan sekolahan minimal dia satu pasang, tutup Albert

(Jmy is)
« PREV
NEXT »