Skrinews1 - Kebijakan New Normal!!! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Bagikan 200 Masker di Desa Takerharjo Lamongan
suaraindonesia1
-
8/18/2020 05:27:00 PM
Skrinews1.com_
Pandemi covid-19 yang meresahkan banyak negara dan tidak tahu kapan akan berakhirnya haruslah dilakukan proses pencegahan tertularnya virus tersebut secara rutin dan menyeluruh ke setiap masyarakat yang ada di Indonesia. Dalam rangka menyambut new normal para mahasiswa UMM membantu masyarakat Desa Takerharjo Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan RT 04/RW 02 dan RT 02/RW 02 untuk menghadapi wabah covid-19, dalam program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa di dampingi oleh dosen pendamping lapangan (DPL) Lintang Satiti Mahabella, ST., MT terus berupaya untuk membantu masyarakat Desa Takerharjo RT 04/RW 02 dan RT 02/002 dalam mengahadapi covid-19.
Mereka secara rutin melakukan blusukan setiap minggunya kepada masyarakat Desa Takerharjo RT 04/RW 02 dan RT 02/RW 02 untuk menempelkan poster tentang pencegahan covid-19 dan membagikan masker kepada warga desa guna meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Takerharjo RT 04/RW 02 dan RT 02/RW 02 dalam menyambut new normal. Selama berjalannya kegiatan ini mendapat dukungan dan antusias yang baik dari masyarakat setempat, sehingga kini berjalan dengan lancar sampai-sampai ketua rt setempat menyuruh anaknya sebagai perwakilan beliau ikut mendampingi dalam kegiatan bagi-bagi masker.
Masker yang dibagikan yaitu masker kain,kegiatan ini berlangsung secara bertahap dari tiap-tiap rumah satu ke rumah lainnya. Pembagian masker ini juga sebagai bentuk kritik ke pemerintah lantaran melakukan sebuah kebijakan semi lockdown. Dengan adanya pembagian masker ini diharapkan dapat menanggulangi virus covid-19. Penggunaan masker harus dilakukan sesuai anjuran dari kesehatan.
Penggunaan masker terlepas dari jenisnya penting untuk dilakukan dengan benar untuk memastikan masker tersebut efektif dan dapat menghindari peningkatan penularan. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Dengan pembagian masker ini kami ingin membangun kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda untuk sama-sama terlibat dalam gerakan memutus mata rantai virus corona (Covid-19). Tidak hanya sekedar membagikan masker, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam kelompok 60 gelombang 06 Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) ini juga berinteraksi dengan masyarakat dengan mengingatkan masyarakat yang dibagikan masker agar jika keluar rumah selalu menggunakan masker supaya terhindar dari virus corona.
Untuk tahap pertama kami membagikan 100 masker dan selanjutnya juga membagikan masker sejumlah 100, yang berjenis kain warna warni. Selain itu kami pun juga menghimbau para warga supaya menjaga jarak aman 1,5 - 3 meter, tetap stay dirumah terkecuali ada urusan penting dan jika mengharuskan keluar rumah tidak lupa memakai masker, selalu menjaga kebersihan, sering melakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta disiplin dalam mematuhi instruksi dari pemerintah tentang penanganan Covid-19.
Pembagian masker tahap pertama dilaksanakan pada hari sabtu 15 Agustus 2020 yang bertepatan di rt 04/rw 02. Pembagian masker tahap kedua dilaksanakan pada hari minggu 16 Agustus 2020. Kegiatan tersebut di lakukan dengan menyisir setiap rumah warga untuk di bagikan masker secara gratis. Tentu saja kegiatan tersebut di lakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ada. Kegiatan tersebut tidak menuai kesulitan dikarenakan ada salah satu anggota kelompok 60 gelombang 06 PMM merupakan warga desa Takerharjo. Anak ketua rt setempat juga ikut mendampingi kami dalam kegiatan tersebut sehingga interaksi dengan masyarakat bisa lebih mendalam. Respon masyarakat tentunya bermacam-macam, ada masyarakat yang sangat senang dan menerima dengan senang hati adanya kegiatan membagi masker gratis. Ada juga beberapa masyarakat yang menolak pemberian masker dikarenakan alasannya mereka hanya di rumah saja dan tidak keluar desanya, namun kami memberikan pengertian akan bahaya covid-19 dan kegunaan masker sebagai pencehan terhadap virus tersebut, akhirnya mereka pun menerima masker yang kami berikan. Ada juga masyarakat yang dengan langsung meninta masker kepada kita dan ada pula masyarakat yang menunggu di depan rumahnya karena mengetahui bahwa akan ada kegiatan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat. Setiap kegiatan yang di lakukan di masyarakat harus lah santun dan membaur agar masyarakat bisa menerima kita dengan baik.
Ilham.
Postingan Populer
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...




